Anda di halaman 1dari 9

METROLOGI INDUSTRI

JULIAN RIO SANTOSO


061.13.062
TEKNIK MESIN

DIAL GAUGE
ALAT

UKUR

MEMERIKSA

YANG

DIPERGUNAKAN

PENYIMPANGAN

YANG

UNTUK
SANGAT

KECIL DARI BIDANG DATAR, BIDANG SILINDER


ATAU PERMUKAAN BULAT DAN KESEJAJARAN.
KONSTRUKSI SEBUAH ALAT DIAL INDIKATOR
SEPERTI TERLIHAT PADA GAMBAR DI ATAS,
TERDIRI ATAS JAM UKUR (DIAL GAUGE) YANG DI
LENGKAPI DENGAN ALAT PENOPANG SEPERTI
BLOK ALAS MAGNET, BATANG PENYANGGA,
PENJEPIT, DAN BAUT PENJEPIT.

1. SENSOR
2. PENUNJUK
3. PENGUBAH

CARA PEMBACAAN DAN PENGGUNAAN


ALAT
SAAT AKAN DIGUNAKAN DIAL INDIKATOR TIDAK
DAPAT DIGUNAKAN SENDIRI, TAPI MEMERLUKAN
KELENGKAPAN SEPERTI DI ATAS YANG HARUS
DIATUR

SEDEMIKIAN

PENGUKURAN.

POSISI

RUPA
DIAL

PADA
GAUGE

SAAT
HARUS

TEGAK LURUS TERHADAP BENDA KERJA YANG


AKAN DIUKUR.

PADA DIAL INDIKATOR TERDAPAT 2 SKALA.


YANG PERTAMA SKALA YANG BESAR (TERDIRI
DARI 100 STRIP) DAN SKALA YANG LEBIH
KECIL.

PADA

SKALA

YANG

BESAR

TIAP

STRIPNYA BERNILAI 0,01 MM. JADI KETIKA


JARUM PANJANG BERPUTAR 1 KALI PENUH
MAKA MENUNJUKKAN PENGUKURAN TERSEBUT
SEJAUH 1 MM. SEDANGKAN SKALA YANG KECIL
MERUPAKAN

PENGHITUNG

PUTARAN

DARI

JARUM PANJANG PADA SKALA YANG BESAR.

SEBAGAI CONTOH, JIKA JARUM PANJANG PADA SKALA BESAR BERGERAK


SEJAUH 6 STRIP DAN JARUM PENDEK BERGERAK PADA SKALA 3 MAKA
ARTINYA

HASIL

PENGUKURANNYA

DIPEROLEH

ADALAH3,06

MM.

PENGUKURAN

DARI

INI
:

SKALA PADA JARUM PANJANG DIBACA : 6 X 0,01 MM = 0,06 MM


SKALA

PADA

JARUM

PENDEK

DIBACA

MM

MM

MAKA HASIL PENGUKURANNYA ADALAH 0,06 MM + 3 MM = 3,06 MM.


SKALA DAN RING DIAL INDIKATOR DAPAT BERPUTAR KE ANGKA 0 AGAR
LURUS DENGAN PENUNJUK. PENGHITUNG PUTARAN UKUR JAM BERFUNGSI
MENGHITUNG JUMLAH PUTARAN PENUNJUK. YANG PERLU DIPERHATIKAN
DALAM MENGGUNAKAN DIAL INDICATOR ADALAH KEADAAN PERMUKAAN
BENDA YANG AKAN DIUKUR HARUS BERSIH, POSISI SPINDEL DIAL (UJUNG
PERABA) TEGAK LURUS PADA PERMUKAAN KOMPONEN YANG DIPERIKSA, DAN
METODE PENGUKURAN YANG DIGUNAKAN.

METODE PENGUKURAN

1. LETAKKAN V-BLOCK DI ATAS PLAT DATAR DAN LETAKKAN POROS DI ATAS


BLOCK.
2. SENTUHKAN SPINDEL DIAL GAUGE PADA PERMUKAAN POROS. ATURLAH
TINGGI DIAL GAUGE

LOCK SEDEMIKIAN RUPA SEHINGGA MENYENTUH

PERMUKAAN

POROS.

3. PUTARLAH POROS PERLAHAN-LAHAN DAN TEMUKAN POINT PADA


PERMUKAAN PEMBACAAN
PENUNJUKKAN

PALING KECIL. PUTARLAH OUTER RING SAMPAI


PADA

0.

4. PUTARLAH POROS PERLAHAN-LAHAN. BACALAH JUMLAH GERAKAN


POINTER.

ADAPUN METODE PENGUKURAN YANG DIGUNAKAN DIAL INDIKATOR


ADALAH SEBAGAI BERIKUT:

(A) BENDA KERJA YANG DIPINDAHKAN, DIAL INDIKATOR TETAP PADA


POSISI

DIAM.

(B) DIAL INDIKATOR YANG DIPINDAHKAN, BENDA KERJA TETAP PADA


POSISI

DIAM.

(C) BENDA KERJA DIPUTAR, DIAL INDIKATOR TETAP PADA POSISI DIAM.

STUDI KASUS
PAKING