Anda di halaman 1dari 20

Gigi Goyah dan Bau Mulut

pada pernderita Diabetes


Mellitus

drg. Indrawati Joewono

Definisi DM
Berasal dari kata
diabetes yang berarti kencing dan
melitus dalam bahasa latin yang berarti madu
atau mel (Hartono, 1995).
Merupakan penyakit menahun yang timbul pada
seseorang disebabkan karena adanya peningkatan
kadar gula atau glukosa darah akibat kekurangan
insulin baik absolut maupun relatif (Suyono, 2002).
DM tipe II adalah DM yang pengobatannya tidak
tergantung pada insulin, umumnya penderita
orang dewasa dan biasanya gemuk serta mudah
menjadi koma (Soesirah, 1990).

Definisi DM
Diabetes melitus:
kelainan metabolik dimana ditemukan
ketidakmampuan untuk mengoksidasi
karbohidrat
Akibat dari gangguan pada mekanisme
insulin yang normal
menimbulkan hiperglikemia, glikosuria,
poliuria, rasa haus, rasa lapar, badan
kurus, dan kelemahan
Kamus Saku Kedokteran Dorland, Penerbit Buku Kedokteran EGC,
Jakarta,1998. Hal 309.

Diabetes Mellitus
sering disebut sebagai the great imitator
dapat mengenai semua organ tubuh dan
menimbulkan berbagai macam keluhan dan gejala
yang bervariasi
jika tidak ditangani dengan baik akan
mengakibatkan timbulnya komplikasi pada berbagai
organ tubuh
Komplikasinya terjadi pada :
mata,
ginjal,
jantung,
pembuluh darah kaki,
syaraf, dan lain-lain
Noer, Prof.dr.H.M. Sjaifoellah, Ilmu Penyakit Endokrin dan Metabolik,
Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, Jilid I, Balai Penerbit FKUI, Jakarta,

Klasifikasi DM
Klasifikasi Diabetes Mellitus dan gangguan
toleransi glukosa (Tjokro Prawiro,
1999)
a) Klasifikasi klinik
1). Diabetes Mellitus
(a) Diabetes Mellitus tergantung Insulin (Tipe I)
(b) Diabetes Mellitus tak tergantung Insulin(Tipe
II)
-Tidak gemuk
-Gemuk

Klasifikasi DM
2). Diabetes tipe lain yang berhubungan dengan keadaan atau sindrom
tertentu :
(a) Penyakit pankreas
(b) Hormonal
(c) Obat atau bahan kimia
(d) Kelainan reseptor
(e) Kelainan gestional
3). Toleransi glukosa terganggu
a). Tidak gemuk
b). Gemuk
4). Diabetes Gestasional
Klasifikasi Resiko Statistik
1). Toleransi glukosa pernah abnormal
2). Toleransi glukosa potensial abnormal

Etiologi DM
Diabetes Mellitus dibedakan menjadi dua
Tipe I atau IDDM ( Insulin-Dependen DM)
Tipe II atau NIDDM (Non Insulin-Dependent DM)

DM tipe I atau IDDM terjadi akibat kekurangan


insulin karena kerusakan sel beta pankreas
(Moore,1997)
DM tipe II disebabkan oleh berbagai hal seperti
bertambahnya usia harapan hidup,
berkurangnya kematian akibat infeksi dan
meningkatnya faktor resiko akibat cara hidup
yang salah seperti kegemukan, kurang gerak,
dan pola makan yang tidak sehat (Suyono,
2002).

Etiologi DM
Etiologi penyakit Diabetes Mellitus
menurut Mansjoer dkk. (1999):
Diabetes mellitus Tipe I (DMT I)
disebabkan oleh deskripsi sel beta
pulau Langerhans akibat proses auto
imun, sebab-sebab multi faktor
seperti presdisposisi
genetik.
Diabetes Mellitus Tipe II (DMT II)

Radang gusi menyebabkan bau


mulut
Bau mulut akan menimbulkan
masalah besar a.l:
Mengurangi rasa percaya diri dalam
pergaulan

Penyebab Bau Mulut


Infeksi di rongga gigi
Gigi keropos / berlubang
Gusi bengkak / infeksi
Infeksi amandel
Adanya karang gigi
Lidah yang meradang
Kanker pada rongga mulut
Badan tidak fit / baru sembuh dari sakit
Perut kosong
Kekurangan vitamin B12

Cara mengatasi bau mulut

Menggosok gigi teratur


Menambal gigi yang berlubang
Menggunakan obat kumur
Untuk yang disebabkan oleh
penyakit, maka penyakit tsb harus
diobati sampai sembuh, mis: infeksi
amandel, infeksi gusi dan rongga
mulut

Cara mengatasi bau mulut


Untuk yang disebabkan penyakit kronis yang
memerlukan pengobatan jangka panjang, bau
mulut akan hilang bila penyakitnya benar-benar
telah sembuh, misalnya:
Penyakit sifilis (kencing nanah)
Herpes di lidah atau selaput lendir lidah
Terserang kuman difteri, campak, leukemia, dan
tuberculosa
Pengidap penyakit paru-paru, hidung, lambung,
usus, hati dan ginjal
Gangguan pada hati, yang menyebabkan hembusan
bau amis pada mulut
Pengidap diabetes

Cara pencegahan bau mulut


Menggosok gigi dan lidah
Berkumur dengan air garam atau daun sirih minimal
3 kali sehari
Sering-sering minum air putih
Banyak mengkonsumsi buah-buahan seperti: jeruk,
tomat, air kelapa, belimbing,dll
Bersihkan karang gigi, karena bakteri anaerob yang
menyebabkan bau mulut sering bersarang pada gigi
Tambalah gigi yang berlubang atau perbaikki
tambalan yang sudah rusak
Bersihkan gigi palsu bagi yang menggunakannya
Periksakan gigi setiap 6 bulan sekali ke dokter gigi
Jangan merokok, karena merokok dapat mengurangi
air liur

Cara mencegah sakit gigi


Sakit gigi merupakan penyakit yang sering dianggap
sepele dikalangan masyarakat, padahal penyakit gigi
dapat menimbulkan dampak buruk bagi seseorang
yang dapat merambat kepada organ tubuh lain
sehingga muncul suatu penyakit lain
Kasus yang banyak terjadi biasanya gigi berlubang,
hampir 90% orang mengalami hal ini.
Merawat kesehatan gigi adalah hal yang sangat
penting. Lebih-lebih terhadap anak-anak agar
kesehatan tubuh lainnya dapat terjaga
Orang yang terserang sakit gigi akan mengalami
keluhan yang tajam sekali dan terus menerus,
kondisi seperti ini akan mengganggu keadaan fisik,
mental, sosial dan produktivitas kerja

Karies gigi dan gigi berlubang merupakan


pintu masuk berbagai penyakit ke dalam
tubuh
Penyakit gigi yang menahun menyebabkan
bakteri dan toksin dapat masuk ke pembuluh
darah dan beredar ke seluruh tubuh
Bila bakteri menyangkut di jantung dan dapat
menimbulkan penyakit jantung, bila masuk ke
sendi dapat menimbulkan penyakit sendi
Bagi anak-anak, sakit gigi dapat
menyebabkan hambatan dalam pertumbuhan
karena berbagai momentum perkembangan
anak dapat hilang

Cara yang paling efektif dalam


mencegah sakit gigi pada anak-anak
adalah
Melakukan sikat gigi yang teratur
Menghindari makanan yang
menyebabkan gigi berlubang, infeksi
dan kerusakan pada gigi
Memeriksakan gigi ke dokter gigi bila
terdapat gejala yang menimbulkan
penyakit gigi

Faktor penyebab gigi berlubang dan


radang gusi
Memotong benang atau menyobek plastik
(pembungkus makanan) dengan menggunakan gigi
Mengikir gigi yang mengakibatkan kerusakan email
Merokok
Kurang mengkonsumsi makanan yang
mengandung kalsium
Salah dalam teknik menyikat gigi
Banyak menyantap makanan yang mengandung
kadar gula tinggi
Sering makan / minum yang terlalu dingin atau
panas

Hal-hal yang perlu diperhatikan


ketika merawat gigi dan mulut
Penggunaan obat kumur yang berlebihan
yang justru dapat meningkatkan populasi
jamur dan kuman di mulut
Pemakaian benang gigi yang terlalu tebal
dan kasar membuat gigi menjadi renggang
Pemakaian tusuk gigi yang dapat melukai
gusi
Gigi berlubang dimana kuman berkumpul
dan akan bertambah banyak sehingga akan
berbahaya bila sudah menembus syaraf gigi

Sakit gigi dapat menyebabkan


timbulnya beberapa penyakit antara
lain:
Jantung
Rematik
Alergi