Anda di halaman 1dari 3

Senam Hamil di Rumah

Menjadi Ibu Rumah Tangga


Written by Lala
Tuesday, 11 March 2008
Usia kehamilanku sekarang adalah 22 minggu (sekitar 5 bulan), perut sudah mulai besar, kalau habis
makan kadang bisa sampai melenting dan menjadi berat hehe..

Selama proses migrasi ke rumah ibuku, banyak barang kesayanganku yang masih tertinggal di Pasar
Minggu. Salah satunya kursi kerja kesayanganku (karena besar dan empuk -- susah masuk mobilnya).
Jadi sekarang ini, kalau kelamaan duduk di depan komputer, kakiku jadi agak kaku-kaku. Mungkin
karena kursinya kurang nyaman. Kalau salah posisi tidur juga badan suka jadi nggak enak. Jadi...
kayaknya sudah harus mulai memikirkan senam hamil deh.

Walau sudah 3 kali hamil, tapi aku belum pernah lho ikut senam hamil. Waktu hamil Yudhis, aku
tinggal di Bogor, di atas bukit. Jadi hampir setiap pagi jalan pagi, terus kegiatannya banyak banget
kegiatan fisik, seperti berkebun, main ke kali (nekat ya hamil-hamil... hehe), dll. Jadi badanku jarang
ngilu-ngilu karena secara fisik suehaaat banget. Ketika hamil Tata, kegiatanku juga banyak fisiknya.
Hanya di akhir-akhir masa kehamilan saja (bulan ke 8 dan 9) gara-gara posisi Tata yang menutupi jalan
lahir dan sempat keluar flek akhirnya malah justru bikin aku harus istirahat. Tapi.. secara fisik, aku
juga no problem.

Kehamilan yang ketiga ini, mungkin karena posisi rahim yang turun terus sejak awal kehamilan,
jadinya semua orang terus-terusan menyuruhku untuk istirahat. Bahkan sebulan ini, aku betul-betul
dapet istirahat total. Nggak ada kerjaan sama sekali. Proses migrasi ke rumah ibuku juga dilakukan
sambil lalu, nggak ada acara ngepak-ngepak barang yang gimana gitu. Santai.. Mas Aar take care
hampir semuanya. Dia yang ngepak, dia yang beres-beres, dia yang angkat-angkat, dia yang bolak-
balik Cipinang-Pasar Minggu. Halah... enaknya aku.. hehe..

Tapi ya ini dia. Aku kok malah merasa jadi ngerasa agak kurang fit gitu ya? Kurang exercise.
Kebayang dong, orang yang biasanya nggak bisa diem.. muteeer terus kayak kitiran, sekarang dikit-
dikit disuruh istirahat. Emang sih, aku juga merasa, kalau aku kerja fisik agak banyak sedikit posisi
rahim ini langsung turun dan efeknya selangkanganku jadi seperti diteken apaan gitu, kalau lagi parah
malah seperti ada yang nyundul ke bawah, susah jalan dan kadang agak nyeri. Tapi gimana yaa.. ??
Orang kayak aku ini susah banget lho di suruh duduk tenang...
Akhirnya aku merasa kalau untuk kehamilan yang sekarang aku butuh ikut Senam Hamil. Kebetulan di
dekat rumah ada rumah sakit ibu dan anak yang membuka kelas senam hamil. Hm... kayaknya boleh
juga. Tapi... gimana ya, nanti aku dipaksa melahirkan di situ lagi. Padahal aku mau melahirkan di
rumah bukan di rumah sakit. Apalagi cita-citaku pengen Inisiasi Menyusui Dini, kalau di rumah kan
proses itu jadi lebih leluasa.