Anda di halaman 1dari 8

Lembar Kerja No.

Kompresor AC

Adalah motor / mesin untuk menyemburkan udara yang bercampur uap freon
kedalam pipa kapiler yang menuju Indoor AC , & kemudian disedot kembali .
begitu cara kerja terus menerus

.
Karena dilakukan terus menerus , uap freon yang bertemperatur rendah lama
kelamaan akan menjadi tinggi . maka dari itu , secara berkala perlu di lakukan
pengisian freon kembali agar AC tetap dingin .

Membersihkan Kompresor

Ini dilakukan agar kompresor terus bekerja dengan baik . Langkah – Langkahnya
adalah :
1. Buka Bodi smping Outdoor .
2. Lepas semua komponen pada outdoor yang menyambung pada Fan Motor
outdoor , terminal strip ,& kompresor .
3. lepas semua pipa kapiler yang menyambung pada kompresor dengan Las
agar tembaga yang melekatnnya mencair .
4. Buka tutup Neplle yang ada di samping Kompresor agar gas freon keluar .
5. setelah itu , balik kompresor agar oli yang ada di dalam kompresor .
6. setelah dipastikan keluar , balik kembali kompresor & masukkan thinner B
melalui pipa kompresor dan goyang – goyangkan agar kerak yang ada didalam
kompresor ikut terlarut dalam thinner B .
setelah itu keluarkan dengan membalikkan kompresor dan lihat Thinner yang
keluar , apakah berwarna jernih atau masih keruh . jika keruh ulangi
pembersihan kembali sampai thinner yang keluar jernih .
7. bersihkan juga bagian luar bodi kompresor agar tidak terjadi pengkaratan .
pembersihannya dengan dikuas thinner B lalu dikuas agar kotoran terangkat .
lalu lap semua bagian bodi kompresor sampai bersih .
Lembar Kerja No .
8. setelah selesai , pasang kembali kompresor pada outdoor dan pasang
kembali semua komponen yang menyambung pada Fan Motor , terminal Strip ,
kompresor . lalu las kembali pipa kapiler dengan pipa kompresor .
9. Operasikan Kembali AC .

Cara mencuci AC

anda lakukan bila anda mempunyai sebuah mesin steam.


selain itu anda juga harus menyiapkan sebuah terpal yg berukuran panjang 3
meter dan lebar 1,5 meter.
terpal ini berfungsi untuk mengalirkan air kotor dari ac yg kita service ke sebuah
bak/ember yg diletakan dibawah ujung terpal.

anda juga membutuhkan plastik ukuran panjang 1,5 meter dan lebar 30 cm untuk
menutupi bagian atas indoor unit agar disaat anda mencuci ac split, tekanan air
yg keluar dari mesin steam tidak membasahi plafon.
anda juga harus menutupi bagian komponen pcb dengan sebuah kantung
plastik, agar air tidak mengenai komponen pcb.
bila air mengenai komponen pcb akan mengakibatkan kerusakan dan ac split
tidak akan berfungsi/mati total.
Pertama-tama sebelum melakukan pencucian ac split anda harus terlebih dahulu
mencabut steker ac agar aliran listrik tidak tersambung pada ac split.
ini untuk menjaga keselamatan agar anda tidak tersengat arus listrik disaat anda
mencuci ac split.
selanjutnya buka tutup indoor unit, ada sebuah ac split merk tertentu yg
menyembunyikan letak posisi baut pengunci tutup indoor unit.
jika anda tidak mengetahui letak posisi baut pengunci tutup indoor unit itu, saya
sarankan membaca buku petunjuknya.
setelah tutup indoor unit terbuka, pasang terpal yg bagian atas sebelah kanan yg
sudah diikatkan sebuah tali plastik atau karet ban dalam, agar terpal dapat
menggantung/terikat dibawah sisi indoor unit.
jangan lupa pasang plastik dibagian atas indoor unit, dan kantung plastik untuk
menutupi bagian komponen indoor unit.
selanjutnya bila pemasangan terpal sudah dilakukan dan mesin steam sudah
dipasang, operasikan mesin steam dan tunggu sampai tekanan air keluar dari
ujung selang.
mesin steam yg merknya terkenal dapat secara otomatis ke posisi off bila pada
ujung spray gun ditutup.
tapi bila mesin steam anda tidak otomatis, saya sarankan pada waktu pencucian
ac, anda meminta bantuan seseorang untuk mengoperasikan mesin steam dan
menambahkan air kedalam bak yg susut karena terhisap oleh mesin
steam.lakukan penyemprotan pada evaporator bagian atas dulu, lalu turun
kebagian bawah dan lakukan berulang-ulang sampai evaporator bersih dari
kotoran dan lumut.
Lembar Kerja No.
bila lubang selang pembuangan air dialihkan kesebelah kanan, semprot lubang
pembuangan air sampai lumut yg berada pada selang pembuangan air keluar
semua.
tapi bila lubang pembuangan air berada disebelah kanan dekat komponen pcb,

hati-hati menyemprotnya karena semprotan air dapat mengenai komponen pcb.


untuk itu pergunakan selang yg panjangnya 50 cm yg diameternya lebih kecil
dari lubang pembuangan air, agar selang dapat masuk ke lubang pembuangan
air dan semprotkan selang tersebut agar kotoran/lumut yg berada pada selang
pembuangan air dapat dibersihkan/dikeluarkan.

setelah bagian evaporator dibersihkan, beralih kebagian blower yg berada


dibawah evaporator, lakukan penyemprotan sampai air yg mengalir keluar
melalui terpal menjadi bening/bersih.
lakukan lagi penyemprotan pada bagian evaporator dan bagian blower sampai
benar-benar indoor unit menjadi bersih.

setelah penyemprotan indoor telah selesai dilakukan, lap bagian bawah sisi
indoor unit dengan kain kering, lalu lepaskan terpal dan kantung plastik pada
komponen indoor unit.
bersihkan tutup indoor unit beserta filternya, bila sudah dibersihkan lap tutup dan
filter indoor unit sampai benar-benar kering, khususnya bagian yg menutupi
komponen pcb.
pasang kembali tutup indoor unit dan jangan lupa pasang kembali bautnya.
setelah penyemprotan pada indoor unit telah selesai, beralih kebagian outdoor
unit, dibagian ini tidak diperlukan terpal atau kantung plastik.semprotkan bagian
condenser yg dipenuhi oleh debu, cuci outdoor sampai bersih.

setelah penyemprotan/pembersihan pada outdoor selesai dilakukan, operasikan


ac split, keringkan air yg keluar dari bagian blower ketika ac dioperasikan.
Lembar Kerja No.
Mengenal Tower

Tower adalah menara yang terbuat dari rangkaian besi atau pipa baik segi empat
atau segi tiga, atau hanya berupa pipa panjang (tongkat), yang bertujuan untuk
menempatkan antenna dan radio pemancar maupun penerima gelombang
telekomunikasi dan informasi.

Tower BTS (Base Transceiver System) sebagai sarana komunikasi dan


informatika, berbeda dengan tower SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra
Tinggi) Listrik PLN dalam hal konstruksi, maupun resiko yang ditanggung
penduduk di bawahnya. Tower BTS komunikasi dan informatika memiliki derajat
keamanan tinggi terhadap manusia dan mahluk hidup di bawahnya, karena
memiliki radiasi yang sangat kecil sehingga sangat aman bagi masyarakat di
bawah maupun disekitarnya.

Tipe Tower jenis ini pada umumnya 3 macam,

1) Tower dengan 4 kaki, atau tower pipa besar (diameter pipa 30 cm keatas)
(tanpa kawat spanner).

2) Tower segitiga yang dikokohkan dengan tali pancang/spanner.

3) Pipa besi yang dikuatkan dengan tali spanner.

Tower dengan 4 kaki sangat jarang dijumpai roboh, karena memiliki kekuatan
tiang pancang serta sudah dipertimbangkan konstruksinya. Tipe ini mahal
biayanya (650 juta hingga 1 milyar rupiah), namun kuat dan mampu menampung
banyak antenna dan radio. Tipe tower ini banyak dipakai oleh perusahaan-
perusahaan bisnis komunikasi dan informatika yang bonafid. (Indosat, Telkom,
Xl, dll).
Lembar Kerja No.
Tower Segitiga disarankan untuk memakai besi dengan diameter 2 cm ke atas.
Beberapa kejadian robohnya tower jenis ini karena memakai besi dengan
diameter di bawah 2 cm. Ketinggian maksimal tower jenis ini yang direkomendasi
adalah 60 meter. Ketinggian rata-rata adalah 40 meter.

Tower jenis ini disusun atas beberapa stage (potongan). 1 stage ada yang 4
meter namun ada yang 5 meter. Makin pendek stage maka makin kokoh, namun
biaya pembuatannya makin tinggi, karena setiap stage membutuhkan tali
pancang/spanner. Jarak patok spanner dengan tower minimal 8 meter. Makin
panjang makin baik, karena ikatannya makin kokoh, sehingga tali penguat
tersebut tidak makin meruncing di tower bagian atas.

Tower jenis ketiga lebih cenderung untuk dipakai secara personal. Tinggi tower
pipa ini sangat disarankan tidak melebihi 20 meter (lebih dari itu akan
melengkung). Teknis penguatannya dengan spanner. Kekuatan pipa sangat
bertumpu pada spanner.

Sekalipun masih mampu menerima sinyal koneksi, namun tower jenis ini tidak
direkomedasi untuk penerima sinyal informatika (internet dan intranet) yang
stabil, karena jenis ini mudah bergoyang dan akan mengganggu sistem koneksi
datanya, sehingga komputer akan mencari data secara terus menerus
(searching).

Tower ini bisa dibangun pada areal yang dekat dengan pusat transmisi/ NOC =
Network Operation Systems (maksimal 2 km), dan tidak memiliki angin kencang,
serta benar-benar diproyeksikan dalam rangka emergency biaya.

Dari berbagai fakta yang muncul di berbagai daerah, keberadaan Tower memiliki
resistensi/daya tolak dari masyarakat, yang disebabkan isu kesehatan (radiasi,
anemia dll), isu keselamatan hingga isu pemerataan sosial. Hal ini semestinya
perlu disosialisasikan ke masyarakat bahwa kekhawatiran pertama (ancaman
kesehatan) tidaklah terbukti. Radiasinya jauh diambang batas toleransi yang
ditetapkan WHO.

Tower BTS terendah (40 meter) memiliki radiasi 1 watt/m2 (untuk pesawat
dengan frekuensi 800 MHz) s/d 2 watt/m2 (untuk pesawat 1800 MHz).
Sedangkan standar yang dikeluarkan WHO maximal radiasi yang bisa ditolerir
adalah 4,5 (800 MHz) s/d 9 watt/m2 (1800 MHz).

Sedangkan radiasi dari radio informatika/internet (2,4 GHz) hanya sekitar 3


watt/m2 saja. Masih sangat jauh dari ambang batas WHO 9 watt/m2.

Radiasi ini makin lemah apabila tower makin tinggi. Rata-rata tower seluler yang
dibangun di Indonesia memiliki ketinggian 70 meter.
Lembar Kerja No.
Dengan demikian radiasinya jauh lebih kecil lagi. Adapun mengenai isu
mengancam keselamatan (misal robohnya tower), dapat diatasi dengan
penerapan standar material, dan konstruksinya yang benar, serta pewajiban
perawatan tiap tahunnya.

Seluk Beluk BTS

Sempurna tidaknya sinyal yang diperoleh sebuah ponsel sangat tergantung


dengan BTS. Namun, seperti apa sebenarnya cara kerja sebuah BTS?

Bila anda sedang berada di kota-kota besar, semacam Jakarta atau Surabaya
Jamak terlihat pemandangan sebuah tower menjulang dan dilengkapi dengan
perangkat-perangkat berbentuk piringan, atau benda berbentuk kotak.
Terkadang, tower-tower semacam ity tegak berdampingan. Benda serupa,
kadang bisa dijumpai juga saat anda berkendara ke luar kota.

Tower seperti itu adalah bagian dari sebuah BTS (base transceiver station).
Istilah BTS sendiri sebenarnya sudah menjadi istilah umum bagi pelanggan
selular. Baik pelanggan GSM maupun CDMA. Sebab memang BTS-lah
komponen jaringan GSM yang pertama kali koneksi dengan ponsel anda.

BTS sendiri sebenarnya terdiri dari tiga bagian utama. Yakni, tower, shelter dan
feeder. Dari ketiga komponen utama itu, towerlah yang paling jelas terlihat. Di
bawah tower, biasanya ada sebuah bangunan yang biasanya berukuran 3 x 3
meter. Inilah yang disebut shelter. Di dalam terdapat berbagai combiner, module
per carrier, core module (module ini(, power supply, fan (kipas) pendingin, dan
AC / DC converter.

Seluruh perangkat dalam shelter BTS tidak ubahnya seperti rak-rak besi, atau
malah lebih mirip lemari pendingin. Rak besi ini disebut juga sebagai BTS
equipment (BTSE). Untuk mentenagai perangkat tadi rata-rata diperlukan range
antara 500 sampai 1500 watt, tergantung module dan hadrware yang digunakan.

BTS hanyalah salah satu bagian dari seluruh rangkaian proses pengiriman
sinyal, yang sebenarnya juga terdiri dari tiga komponen utama. Takni BBS, SSS
dan intelligent network. BTS sendiri termasuk dalam komponen BSS (Base
Station Subsystem). Selain BTS, dalam BSS juga dikenal BSC (Base Station
Controler), dimana dalam alur sistem, beberapa BTS ditangai oleh satu BSC –
umumnya satu BSC menangani sekitar 200 BTS.

Adapun komponen SSS (Switching Subsystem), mencakup kombinasi berbagai


perangkat seperti MSC (mobile service Switching Center), HLR (Home Location
Register), dan VLR (Visitor Location Register). Alur sistem informasi
Lembar Kerja No.
yang terdapat pada komponen BSS, dapat dilihat dalam gambar sistem jaringan
GSM.

Alur Sistem BSS


Alur jaringan bisa diilustrasikan sebagai berikut: Pertama terpancar data atau
sinyal dari ponsel yang diterima oleh antena (cell), dimana data atau sinyal
tersebut dipancarkan lewat udara dalam area converage cell BTS. Kedua data
atau sinyal yang diterima antena disampaikan melalui feeder (kabel antena),
yang selanjutnya diolah dalam modul-modul hardware dan software BTS.
Setelah itu tercipta output data yang diteruskan ke rangkaian luar BTS, yakni
BSC. Untuk menghubungkan transmisi antara BTS dan BSC dipergunakan
microwave.

“Microwave dipergunakan untuk menggantikan perang fungsi kabel, seperti PCM


(Pulse Code Modulation) cable, seperti PCM (Pulse Code Modulation) cable atau
fiber opric. Namun baik microwave dan fiber optic memiliki kelebihan dan
kekurangan masing-masing,” papar Hendarmin, technical instrction ICM Training
Center Siemens. Kelebihan microwave ialah infrastruktur yang dibangun lebih
murah. Sedang kekurangan microwave kapasitas lebih rendah, kualitas bisa
lebih buruk jika terjadi gangguan di udara. Lalu alternatif lain fiber optic, dengan
kelebihan kapasitas lebih besar (fisik lebih kecil) ditunjang kualitas data lebih
baik.

Kelemahan fiber optic adalah investasinya lebih mahal, sebab memerlukan


penggalian tanah atau laut. Excelcom merupakan operator yang mempopulerkan
penggunaan fiber optic guna mendukung transmisi, istilah yang dulu dikenal
dengan teknologi Connetrix. Selain ity microwave juga dapat dipergunakan untuk
mendukung koneksi dari BSC ke TRAU (Transcoder and Rate Adaption Unit),
atau dari TRAU ke MSC. Proses alur tadi juga bisa berjalan dari arah sebaliknya.
TRAU merupakan jalur penghubung dari BSC ke komponen SSS. Selain sebagai
penghubung, TRAU berfungsi untuk mengkompresi traffic channel GSM. Sedang
untuk kebutuhan channel GPRS tidak dipergunakan komponen TRAU.

Jenis dan Kelas BTS


Dalam istilah BTS juga dikenal berbagai pembagian kelas. Semisal untuk
penempatan BTS, dibagi kedalam kelas indoor dan outdoor. BTS indoor
mempunyai spesifikasi desain yang lebih ramping atau simpel, dan relatif lebih
awet karena ditempatkan di dalam ruangan. Namun BTS indoor juga memiliki
kelemahan pada penempatan ruangan tersendiri yang harus dilengkapi AC (Air
Conditioner) sebagai pendingin. Rentang suhu yang dapat diterima komponen
BTS antaa -5 hingg 55 derajat celcius. Umumnya perangkat BTS ini yang
terdapat di dalam shelter dan mall-mall.
Lembar Kerja No.
Selain itu terdapat BTS outdoor yang mempunyai spesifikasi tidak memerlukan
ruangan khusus. Dapat ditempatkan pada dinding (wall mounted), terowongan,
dan pinggir jalan. Sifatnya yang lebih fleksibel, tapi punya kelemahan desain
yang lebih besar dan berat. Perbedaan biasanya hanya pada rack, tapi isi
module-nya hampir sama dengan BTS indoor.

kemampuan BTS juga dipengaruhi kapasitas yang tersedia. Kapasitas dalam hal
ini menyangkut daya tampung Trx (Tranceiver) atau frekuensi. Biasanya dalam
satu tower BTS terdiri dari 3 cell. Jika 1 cell memiliki 3 Trx, dimana 1 Trx tersebut
memiliki 8 time slot. Artinya time slot inilah yang digunakan oleh subscriber atau
pelanggan untuk melakukan komunikasi selular. Dari 8 time slot, 1 time slot
khusus digunakan untuk signaling yang berfungsi untuk membawa informasi
tentang parameter cell. Sisanya tujuh time slot biasa digunakan untuk
komunikasi voice dan GPRS. Jadi satu cell yang memiliki tiga Trx (3 x 8 slot) – 1
time slot, artinya terdapat 23 time slot yang bisa digunakan komunikasi oleh 23
pelanggan secara bersamaan. Singkatnya 69 percakapan suara dapat di cover
bersamaan oleh 1 tower BTS dengan 3 cell yang ada.

Rectifier

Rectifier adalah alat untuk mengubah arus AC PLN ke DC , dan selanjutnya


masuk ke battery & beban load . beban itu termasuk CU, ACOM , COBA , Fan .

Battery

Apabila ENVA / PLN mati , Battery berfungsi untuk menyuplai power ke beban
(Load) & itu dikendalikan oleh LVBD ( Low Voltage Battery Disconnect ) .
selanjutnya battery dan beban di control oleh MCU . MCU adl pengontrol arus
yang masuk ke battery atau tegangan total yang dikeluarkan oleh battery .
pada saat MCU menunjukkan 46 / 43 volt , BTS akan mengalami down
( Hilangnya sinyal) dan selanjutnya akan dikontrol oleh LVLD ( Low Voltage Load
Disconnect ) . untuk tindakan selanjutnya dilakukkan support genset untuk
menyuplai arus rectifier .