Anda di halaman 1dari 2

ANALISIS KRITIS

Oleh
Anggi Gusti Kristyawan (NIM. 201310070311133)
Tanggal 30 November 2014
1.

Bibliografi
A.K Meena, A.K Yadav, U.S Niranjan, Brijendra Singh, A.K Nagariya, Mansi
Verma. 2010. Review On Cyperus rotundus A Potential Herb.
International Journal of Pharmaceutical and Clinical Research 2010;
2(1): 20-22.

2. Tujuan Penulisnya
Tujuan penulis yaitu pengendalian gulma tanaman padi dengan metode
ekperimen dan dengan racangan acak.
3. Fakta-fakta Unik
Beberapa fakta unik yang muncul dari artikel ini adalah :
a.

Genus Cyperus termasuk gulma umum ditemukan di dataran tinggi


dan sawah di beriklim ke daerah tropis. Di Asia negara, rimpang Cyperus
rotundus, yang digunakan

sebagai obat rakyat tradisional untuk

pengobatan lambung dan gangguan usus, dan penyakit inflamasi, telah


b.

luas, diselidiki
Cyperus rotundus (Cyperaceae) adalah herbal tradisional Obat
yang digunakan secara luas sebagai analgesik, sedatif, antispasmodic,

c.

antimalaria, gangguan lambung dan meredakan diare.


Umbi bagian dari C. rotundus adalah salah satu yang tertua yang
diketahui tanaman obat yang digunakan untuk pengobatan dismenore dan
menstruasi tidak teratur. Infus ramuan ini telah digunakan kesakitan,
demam, diare, disentri, emmenagogue dan masalah usus lainnya.
Aktivitas antioksidan ekstrak rimpang Cyperus rotundus (CRRE) telah
evaluveted dalam serangkaian in vitro assay melibatkan radikal bebas dan
spesies oksigen reaktif dan IC 50 nilai-nilai ditentukan. CRRE dipamerkan
efek pemulungan di Konsentrasi cara tergantung pada anion superoksida

radikal, radikal hidroksil, oksida nitrat radikal, hidrogen peroksida, dan


d.

milik kelat logam dan mengurangi kekuasaan.


Kemanjuran ovicidal dan larvasida minyak atsiri dari umbi
Cyperus rotundus giganteus dan Cyperus Linn. dipelajari pada telur dan
larva instar keempat Aedes albopictus. Telur dan larva terkena seri
konsentrasi minyak mulai 5-150 ppm dan terus di bawah pengawasan
selama 24 jam. Kedua minyak menunjukkan luar biasa Kegiatan ovicidal
dan larvasida ditunjukkan oleh EC50 nilai <5 ppm dan LC50 dan LC90
nilai <20 ppm

4. Pertanyaan-pertanyaan yang dapat dimunculkan.


a. Apakah efektif penggunaan obat dari rumput teki tersebut?
b. Apakah ada obat lain dari gulma?
c. Apakah umbi yang muda tidak dapat digunakan?
5. Refleksi
Saya akhirnya memahami dan menyadari bahwa gulma khususnya rumput teki
dapat dimanfaatkan sebagai obat alami untuk pengobatan lambung. Tapi
apakah obat tradisional ini efektif dan ada efek sampingnya saya belum tahu.
Tetapi saya mendapat pengetahuan baru dari mengantis jurnal ini. Semoga
bermanfaat dan dapat bertguna bagi banyak orang.