Anda di halaman 1dari 9

TINJAUAN PONDASI TIANG PANCANG

PADA PEMBANGUNAN GEDUNG EVAKUASI SEMENTARA


LANTAI III DI KAWASAN RAWAN BENCANA TSUNAMI
KABUPATEN LOMBOK UTARA
H. Lutfi, ST., MT.1)
Moh. Zaenuddin, ST., M.Pd.2)
Fakultas Teknik Sipil Universitas Islam Al-Azhar Mataram,
Indonesia
Email: lutfiunizar@gmail.com
Email: mzain.karza64@gmail.com
ABSTRAK
Pondasi tiang pancang (pile foundation) adalah
bagian dari struktur yang digunakan untuk menerima dan
mentransfer (menyalurkan) beban dari struktur atas ke
tanah penunjang yang terletak pada kedalaman tertentu.
Penelitian ini untuk menghitung dan membandingkan
hasil perencanaan dengan penyelidikan langsung di
lapangan tentang tiang pancang dengan beberapa metode,
pada Pembangunan Gedung Evakuasi Sementara Lantai III
Di Kawasan Rawan Bencana Tsunami Kabupaten Lombok
Utara dari hasil data sondir dan data yang didapat
dilapangan.Berdasarkan data sondir parameter kuat geser
tanah yang diperoleh dan dihitung dengan beberapa metode
diperoleh hasil perhitungan untuk data sondir dengan
menggunakan metode Aoki de Alencar titik 1 Kapasitas
dukung ujung tiang pancang 55.737 ton , Kapasitas dukung
kulit 90,432 ton dan titik 2 Kapasitas dukung ujung tiang
pancang 48.899 ton, Kapasitas dukung kulit 87,982 ton,
Kapasitas kelompok ijin tiang 268,722 ton, penurunan tiang
tunggal adalah sebesar 44,81 mm. Hasil perhitungan daya
dukung tiang tunggal berdasarkan data sondir dan
parameter kuat gesek tanah pada saat pemancangan adalah
sebagai berikut pada titik sondir pertama (S-1) didapat
daya dukung ultimit tiang pancang dengan menggunakan
data sondir dan metode De Aleence 146,169 ton sedangkan
menggunakan sondir Metode langsung 30,441 ton. Pada
titik sondir kedua (S-2) didapat daya dukung ultimit tiang
pancang dengan menggunakan data sondir dan metode De
Aleence 136,881 ton sedangkan menggunakan sondir
Metode langsung 35,548 ton.
Berdasarkan hasil perhitungan didapat kapasitas
kelompok tiang sebesar 268,722 ton, dengan beban yang
diterima oleh tiang maximum adalah sebesar 94,61 ton.
Hasil perhitungan penurunan tiang tunggal dan kelompok
tiang (pile group) adalah sebagai berikut Penurunan tiang

tunggal 215,00 mm, Penerunan kelompok 15,62


penurunan tiang yang diijinkan 25 mm, dari
perhitungan penurunan diatas untuk penurunan
tunggal lebih besar dari penurunan ijin sehingga
disimpulkan penurunan tersebut tidak aman dan
memenuhi syarat. Hasil perhitungan daya dukung
pancang individue gaya yang diperoleh pada tiang
ton, sedangkan beban
yang dipekenankan pada
tersebut 49,08 ton untuk tiangnya cukup aman.

mm,
hasil
tiang
dapat
tidak
tiang
99,60
tiang

Kata Kunci : Pondasi Tiang Pancang, Daya


Dukung, Gedung Evakuasi Sementara Lantai III.
PENDAHULUAN
Pembangunan Gedung Evakuasi Sementara Lantai III Di Kawasan
Rawan Bencana Tsunami Kabupaten Lombok Utara dengan bentuk
struktur

adalah

bangunan

bertingkat

dimana

pondasinya

menggunakan pondasi tiang pancang dengan dimensi dengan panjang


10 m lebarnya 0.4 m. dengan menggunakan alat pancang

PH 325

type diesel hammer dengan berat hammernya 3.5 ton dengan panjang
boomnya 16 meter. Pada pelaksanaan proyek pembangunan Gedung
Evakuasi Sementara Lantai III Di Kawasan Rawan Bencana Tsunami
Kabupaten

Lombok

Utara,

dalam

penelitian

ini

penulis

hanya

meninjau kembali hasil perencanaan yang dilakukan oleh PT. Qorinan


Konsultan Indonesi dengan hasil peninjauan langsung dilapangan
pada pondasi tiang pancang

yang digunakan. Adapun tujuan dari

penulisan Penelitian ini untuk Meninjau kembali hasil perencanaan


yang dilakukan oleh PT. Qorina Konsultan Indonesia.Membandingkan
tinjauan dilapangan secara langsung dengan hasil perencanaan yang
sudah ada. Menghitung dan membandingkan hasil perencanaan dan
hasil tinjauan di lapangan berdasarkan metode yang lain. Lokasi
Tinjauan Pembangunan Gedung Evakuasi Sementara Lantai III Di
Kawasan Rawan Bencana Tsunami Kabupaten Lombok Utara tepatnya
berada di Desa Bangsal Kec. Pemenang Kab. Lombok Utara.
DAYA DUKUNG PONDASI JIKA MENERIMA BEBAN GEMPA
DAN TSUNAMI END BEARING PILE (TAHANAN UJUNG)
Terhadap kekauan bahan tiang.
Ptiang = bahan x Atiang ton

Terhadap Kekakuan Tanah Berdasarkan komus


Q

tiang

A tiang x p
kg
3

End Bearing And Friction Pile (Tahanan Ujung dan cleef)


1. Terhadap Kekuatan Bahan tiang
P tiang
= bahan x Atiang ton
2.
Terhadap Kekuatan Tanah
Akibat Tahanan ujung (and-bearing)
Pada kedalaman 14,80 m harga konus p = 70 kg/cm 2
Atiang = 40 x 40 = 1600 cm2
Daya dukung tiang :

A tiang x p
kg
3

Akibat Cleef (friction pile)


Perhitungan harga cleef rata-rata
Disini panjang tiang kita bagi menjadi 3 bagian

1. 0-3,00 - c =

2. 3-7,00 - c =

3. 7-15,00 - c =

Daya dukung tiang: =

1000
300

= 0,33 kg/cm2

185100
= 0,121 kg/cm2
400

420185
800

= 0,293 kg/cm2

O x1c
5

Tiang Pancang Kelompok (Pile Group)


Data tiang pancang :
Diketahui :
V = 500 ton, Mx = 250 ton, My
= 240 ton
Ukuran tiang = 40 x 40
Ukuran Poer = 2,50 x 3,70 x 1,00
Jarak tiang (spacing ) S = 1,00 m
Beban tiang maksimum adalah

Banyak tiang pancang n


= 6 buah
Absis maximum X max
= 3,70 m
Ordinat maximum Ymax
= 2,50 m
Banyak tiang pancang dalam satu baris arah x : n x = 3
Banyak tiang pancang dalam satu baris arah y : n y = 2
Jumlah kwadrat absis absis tiang pancang:
Pmax =

V
n. A= r 2

M y . X max
n y . X 2

M x . Y max
n x . Y 2

Beban maximum ini harus lebih kecil dari pada daya dukung tiang.
Daya dukung kelompok tiang (pile group)
Daya dukung tiang individue
1 Berdasarkan kekuatan bahan tiang.
Gaya yang diperoleh pada tiang
Ptiang = b x Atiang ton
2
Berdasarkan kekakuan tanah
Qtiang =

A tiang x P
3

Oxc
5

ton

Menentukan daya dukung kelompok tiang pancang (pile


group)
1) Berdasarkan perhitungan daya dukung tanah Direktorat
Jendral Bina Marga Departemen P.U.T.L.
Daya dukung keseimbangan :
Qt = C NC A + 2 (B + Y) 1 c.
di sini : A = B x Y cm2
untuk pondasi persegi menurut SKEMPTON
NC =(1 + 0,2
-

B
Y

NCS)

1. c total pada kedalaman 15 meter


Dengan angka keamanan: n = 3
Qpg =

Qt
n

kg

Dengan angka keamanan : Konus = 3


Kleef = 5
Perhitungan Daya Dukung Tanah
Dari Persamaan (3.1) Nilai daya dukung ijin tanah (q) adalah:
-

q=

q ult
ton
Sf

Kapasitas Daya Dukung tiang Pancang Berdasarkan Data


Lapangan Perhitungan Kapasitas
Daya Dukung Tiang
Pancang Dengan Metode Aoki Dan De Alence Pada Titik S-1
Dan S-2.
Perhitungan Di Titik S-1 Diperoleh Data Sondir Yaitu :
Data tiang pancang :
Diameter tiang (D)
= 40 cm
Keliling tiang pancang (As) = x D cm2

Luas tiang pancang (Ab)

1
4

x x D2 cm2

1. Perhitungan Kapasitas Dukung Ujung Tiang (qb)


Kapasitas dukung ujung tiang pancang (Q b) :
Qb = qb x Ap ton
2. Perhitungan Kapasitas Dukung Kulit (Qs)
Kapasitas dukung kulit (Qs) : Qs = f . As ton
Kapasitas ijin tiang (Qa) : Qa =

Qu
SF

Perhitungan Dititik S-2 Diperoleh Data Sondir yaitu :


Niali qca diambil rata rata seperti dalam gambar diatas
Kapasitas dukung ujung tiang pancang (Q b) :
Qb = qb x Ap ton
Kapasitas dukung kulit persatuan luas (f) :

f = qc (side) F s

kg/cm2 (Nilai s dan Fs dari tabel 3.1 dan

3.2)
Kapasitas dukung kulit (Qs) :
Qs = f . As ton
Kapasitas daya dukung aksial ultimit tiang pancang (Q u) :
Qu = Qb + Qs ton
Kapasitas ijin tiang (Qa) :
Qa =

Qu
SF

ton

Perhitungan Kapasitas Daya Dukung Tiang Dengan


Metode Langsung
Sebagai ilustrasi atau contoh perhitungan diambil data sondir S
1 :
-Kedalaman 1,0 m : Perlawanan Penetrasi Konus (PPK) (qc) = 20
kg/cm2
-Kedalamn 1,0 m : Jumlah Hambatan Lekat (JHL) = 46 kg/cm 2
-asumsi : Diameter tiang Pancang Rencana (D) = 40 cm
-qc 1 = Rata rata PPK (qc) 8D diatas ujung tiang
qc 1 = Kedalaman 1,0 meter = (0+20)/2 = 10 kg/cm2
-qc 2
= Rata rata PPK (qc ) 4D dibawah ujung tiang
qc 2 = Kedalaman 1,0 meter = (20+60)/2 = 40 kg/cm2
-qp
= Tahanan ultimate ujung tiang (qc 1 + qc 2)/2
qp
= Kedalaman 1,0 meter = (10+40)/2 = 25 kg/cm2
-Qultimate = Kapasitas Daya Dukung Tiang Pancang Tunggal
Qultimate = (Qult) = qp x Ap + JHL x K
Ap
= Luas Penampang Ujung Tiang
K

= Keliling tiang =

x D cm2

Pengumpulan Data dari Laboratorium. Menghitung Kapasitas


Daya Dukung Tiang Pancang Berdasarkan Parameter Kuat
Geser Tanah.
Perhitungan kapasitas daya dukung tiang pancang per lapisan dari
data laboratorium pemeriksaan tanah dan data diambil pada titik 1
dan titik 2.
A. Perhitungan pada titik 1 :
Daya dukung ujung pondasi tiang pancang pada tanah non kohesif
(kedalaman 15 meter) :
Qp
= Ap . q (Nq* - 1)
q
= . Li = 1,66 . 1 = 1,66 ton/m2
Dengan nilai = 21,3 0 maka berdasarkan grafik korelasi antara
dan Nq* didapatkan nilai Nq = 10
Qp
= Ap . q (Nq* - 1) = 1,256 x 1,66 x (10-1 = 18,764
ton
Daya dukung selimut tiang pancang adalah:
Qs
= fi . Li . p = 1,938 x 1 x 1,60 = 3,100 ton
Menghitung Kapasitas Kelompok Tiang Berdasarkan
Efisiensi
Menghitung Efisiensi kelompok tiang
Eg

=1

(n 1). m+(m1) .n
90.m . n

Kapasitas kelompok ijin tiang (Qg)


Dari data sondir dengan moetode Aoki De Alencar didapat nila
Qa = 54,752 ton
Qg
= Eg . n . Qa ton
Menghitung Penurunan Tiang Tunggal (Singgle Pile),
Penurunan Kelompok Tiang (Pile Group), Dan Penurunan
Ijin. Penurunan Tiang Tunggal (singgel pile)
Untuk penurunan tiang elastis
S=

(Q+Q s) L
A .E p

Penurunan Yang Diijinkan (Sijin)


Dari persamaan diatas penurunan yang diijinkan (S ijin) Sijin = 25
mm
Penurunan total tiang tunggal < Penurunan ijin 44,81 mm < 25
mm
Maka perkiraan total tiang tunggal tidak memenuhi syarat aman.
Penurunan Kelompok Tiang (Sg)
Sg =

q.B g.I
2. q c

< 25 mm (penurunan ijin)....aman

TINJAUAN HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL PERHITUNGAN


PONDASI

End Bearing and Friction Pile (Tahanan ujung dan cleef) Jadi daya
dukung keseimbangan total 52, 92 ton Berat sendiri tiang 3,84 ton,
Beban netto yang diperkenankan pada tiang tersebut

49.08 ton <

Ptiang cukup aman Tiang Pancang Kelompok (Pile Group) maka Beban
tiang maksimum adalah

94,61 ton Beban maximum ini harus lebih

kecil dari pada daya dukung tiang. Daya dukung kelompok tiang (pile
group), Berdasarkan perhitungan daya dukung tanah Direktorat
Jendral Bina Marga Departemen P.U.T.L. Daya dukung keseimbangan
92500 cm2 untuk pondasi persegi menurut SKEMPTON 10,21, 1. c
total pada kedalaman 15 meter 952709 kg, Untuk satu tiang pancang
dalam kelompok tiang 52,92 ton, Dengan angka keamanan 22284 kg,
Untuk satu tiang pancang dalam kelompok tiang

37,14 ton.

Berdasarkan effisiency dari kelompok tiang pancang (pile group)


menurut Methoda feid Effisiency tiap tiang 0,83, Daya dukung tiang
menurut field 025, 630 ton Dari hasil perhitungan daya dukung tanah
(q) di dapatkan daya dukung tanah adalah 7,083 ton. Kapasitas Daya
Dukung Tiang Pancang Berdasarkan Data Lapangan , Kapasitas Daya
Dukung Tiang Pancang Dengan Metode Aoki Dan De Alence Pada Titik
S-1 Dan S-2. Kapasitas daya dukung ultimit didapat sebagai berikut :
Di Titik S-1 Diperoleh Data Sondir yaitu kapasitas dukung ujung tiang
pancang (Qb) adalah sebesar 55.737 ton, Kapasitas dukung kulit (Q s)
tiang pancang adalah sebesar

90,432 ton dan pada Dititik S-2

Diperoleh Data Sondir yaitu Kapasitas dukung ujung tiang pancang


(Qb) adalah sebesar 48.899 ton, Kapasitas dukung kulit (Q s) tiang
pancang adalah sebesar 87,982 ton Kapasitas Daya Dukung Tiang
Dengan Metode Lansung Daya Dukung Pondasi Tiang Pancang
Berdasarkan Data Sondir S-1 Kedalaman (meter) 0,00 m Qult (ton)
0,00 , 15m : 30,441 ton. Sedangkan Hasil Perhitungan Daya Dukung
Pondasi

Tiang

Pancang

Berdasarkan

Data

Sondir

S-2

adalah

Kedalaman (meter) dan Qult (ton) 15m : 35,548 ton. Data dari
Laboratorium Kapasitas Daya Dukung Tiang Pancang Berdasarkan
Parameter Kuat Geser Tanah Pada Titik 1 : Daya dukung ujung
pondasi tiang pancang pada tanah non kohesif (kedalaman 15 meter) :
1,66 ton/m2 Daya dukung selimut tiang pancang adalah 3,100 ton
Penurunan Tiang Tunggal (Singgle Pile), Hasil perhitungan penurunan

tiang tunggal adalah sebesar 44,81 mm dan Penurunan Yang Diijinkan


(Sijin) Dari persamaan diatas penurunan yang diijinkan (S ijin) 25 mm
maka Penurunan total tiang tunggal < Penurunan ijin 44,81 mm < 25
mm Maka perkiraan total tiang tunggal tidak memenuhi syarat aman
dan Penurunan Kelompok Tiang (Sg) 1,562 cm = 15,62 mm < 25 mm
(penurunan ijin)....aman

PENUTUP
Kesimpulan
Hasil perhitungan daya dukung tiang tunggal berdasarkan data
sondir dan parameter kuat

gesek tanah pada saat pemancangan

adalah sebagai berikut :


1. Pada titik sondir pertama (S-1) didapat daya dukung ultimit tiang
pancang dengan menggunakan data sondir dan metode De
Aleence 146,169 ton sedangkan menggunakan sondir Metode
langsung 30,441 ton. Pada titik sondir kedua (S-2) didapat daya
dukung ultimit tiang pancang dengan menggunakan data sondir
dan metode De Aleence 136,881 ton sedangkan menggunakan
sondir Metode langsung 35,548 ton.
2. Dari hasil perhitungan didapat kapasitas kelompok tiang sebesar
268,722 ton, dengan beban yang diterima oleh tiang maximum
adalah sebesar 94,61 ton, sehingga kapasitas kelompok tiang lebih
besar dibandingkan dengan beban tiang maka kapasitas kelompok
tiang cukup aman.
3. Hasil perhitungan penurunan tiang tunggal dan kelompok tiang
(pile group) adalah sebagai berikut :
1) Penurunan tiang tunggal 215,00 mm
2) Penerunan kelompok 15,62 mm
3) Penurunan tiang yang diijinkan 25 mm
Dari hasil perhitungan penurunan diatas untuk penurunan tiang
tunggal

lebih

besar

dari

penurunan

ijin

sehingga

dapat

disimpulkan penurunan tersebut tidak aman dan tidak memenuhi


syarat.
4. Hasil perhitungan daya dukung tiang pancang individue gaya yang
diperoleh

pada

tiang

99,60

ton,

sedangkan

beban

yang

dipekenankan pada tiang tersebut 49,08 ton untuk tiangnya cukup


aman.

3. SARAN
Dari hasil perhitungan di atas saya dapat memberikan saran :

1) Sebelum melakukan perhitungan hendaknya kita memperoleh


data teknis yang lengkap, akurat dan benar karena data tersebut
sangat menunjang dalam membuat rencana analisa perhitungan,
sesuai dengan standar dan syarat-syarat.
teliti dalam melaksanakan pengujian

2) Lebih

baik

dalam

penggunaan peralatan ataupun pembacaan hasil yang tertera


pada sebagian alat uji sehingga pada pengolahan data.

3) Dalam hal tersebut diatas, penelitian di lapangan dengan sondir


untuk perencanaan daya dukung tiang pondasi tiang masih kurang
akurat, sehingga masih perlu digunakan alat uji yang lain seperti
alat uji SPT, uji pembebanan tiang.