Anda di halaman 1dari 42

PENGGALIAN IDE

DALAM DKV
(BRAINSTORMING)
OLEH : R. WISNU WIJAYA DEWOJATI,S.Pd.

IDE????
Inspirasi???

Gagasan???

MPOKNALISA

Brainstorming
Brainstroming sudah lama dikenal sebagai teknik untuk mendapatkan
ide-ide kreatif sebanyak mungkin dari kelompok.
Setidaknya ada empat syarat dalam brainstorming, yaitu:
-Menghasilkan ide-ide sebanyak mungkin
-Menghasilkan ide-ide segila mungkin
-Membangun ide dari ide-ide sebelumnya
-Menghindari penilaian atas ide-ide yang dihasilkan

Brainstorming
Seperti yang diungkapkan oleh Osborn, bahwa penggalian ide
secara kelompok dapat menghasilkan ide lebih banyak dibanding
harus menghasilkan ide sendirian, meskipun seorang individu
mampu menghasilkan ide-ide yang banyak, tetapi dengan adanya
Brainstroming ternyata tidak mampu mengalahkan jumlah ide-ide
yang dihasilkan oleh ide-ide yang dikumpulkan masing-masing
kelompok setelah mereka bekerja sendirian.

Brainstorming
Teknik Brainstorming ada tiga, yaitu :
-Verbal Brainstroming, yaitu saling bertukar pikiran dalam satu
kelompok yang dilakukan secara verbal dengan tatap muka dan
pertemuan langsung.
-Nominal Brainstorming, yaitu mengeluarkan ide-ide secara terpisah,
tidak saling berinteraksi, dengan cara menuliskan ide diatas kertas
atau komputer.
-Elecktronik Brainstorming, yaitu saling bertukar pikiran dalam satu
kelompok dengan cara elektronik dengan menggunakan tools, seperti
Group Support System. (http://bebas.vslm.org)

Brainstorming
Aplikasinya, Verbal Brainstorming lebih populer dibanding Nominal
dan Electronic Brainstorming, karena ide-ide yang dihasilkan lebih
berkualitas. Karena saling bertukar pikiran secara langsung dan
membahas ide-ide dengan lebih matang.
Verbal Brainstorming juga dapat meningkatkan interaksi dengan
orang-orang dan bersosialisasi, serta metode ini dianggap lebih
mudah dilakukan dibanding harus mengungkapkan ide secara tertulis.

Brainstorming
James Mapes dalam M. Dwi Marianto (2004:40) memeberi
beberapa poin pedoman dalam melakukan curah pendapat yang
baik dan produktif, sebagai berikut :
-Tuangkan ide sebanyak-banyaknya, tujuannya membentuk
gagasan sebanyak-banyaknya dalam waktu yang ditentukan.
-Bergerak bebas dan ekspresif.
-Membonceng gagasan orang lain bisa dan boleh dilakukan dan
saling memberi inspirasi.
-Bergembira, dengan menciptakan suasana yang
menyenangkan, segar.
-Istirahat sejenak sebagai upaya memberi masa inkubasi bagi
gagasan untuk akhirnya dievaluasi pembentukan gagasan.

Key points:
Brainstroming is a great way of generating radical
ideas.
During the brainstroming process there is no criticism
of ideas,
As free rein is given to peoples creativity (criticism
and judgment cramp creativity).
(http://www.mindtools.com/brainstm.html)

Oleh: R. Wisnu Wijaya Dewojati, S.Pd.

TIPOGRAFI
Typography (Bahasa Yunani) :
Typos = bentuk
Grapho = menulis

TIPOGRAFI
Tipografi adalah seni merancang,
menyusun, dan mengatur tata letak
huruf dan jenis huruf dengan pengaturan
penyebarannya pada ruang-ruang yang
tersedia, untuk menciptakan kesan
khusus, sehingga akan menolong
pembaca untuk mendapatkan
kenyamanan membaca semaksimal
mungkin.

Bangsa Romawi dan Yunani:


Mengembangkan sistem komunikasi yang disebut
dengan alfabet yang dirangkai menjadi tulisan
latin.
Awalnya: 21 huruf
(A,B,C,D,E,F,G,H,I,K,L,M,N,O,P,Q,R,S,T,V,
X)
Huruf Y dan Z merupakan akomodasi kata
Yunani.
Abad Pertengahan: J,U,W.
Keseluruhan jumlah alfabet:26
Monumen informasi kejayaan Romawi:
Triumphal Arch berupa gambar dan tulisan yang
menceritakan peristiwa kerajaan.

Abad ke-15:
Penemuan teknologi mesin cetak tinggi (hand
press) oleh Johannes Gutenberg (13981468) di Jerman.
Gutenberg adalah inspirator yang luar biasa
bagi perkembangan seni menyusun huruf
(tipografi) dan seni ilustrasi untuk menghias
sampul dan halaman buku.
Hasil cetakan pertama: 42 baris kalimat dari
Bible dengan jenis huruf Textura
Blackletter yang dicetak di Mainz Jerman
pada tahun 1455.

Johannes Gutenberg

Jenis huruf
Textura Blackletter

Kemajuan teknologi
Tahun 1984:
Adobe Systems merilis PostScript Font
Tahun 1991:
Apple Computer dan Microsoft Corporations
mengeluarkan TrueType Font.
Postscript Font dan TrueType Font adalah huruf
elektronik atau yang disebut font.
Huruf digital sesungguhnya berupa bahasa komputer
yang berfungsi menerjemahkan kode-kode untuk
menghasilkan tampilan bentuk huruf yang sempurna
baik di layar monitor maupun pada saat pencetakan.
Saat ini dapat ditemukan beragam jenis huruf digital
yang digunakan dalam program komputer

Beberapa istilah yang berkaitan dengan tipografi, yaitu:


-Typeface, adalah desain dari satu set bentuk huruf , angka, tanda
baca, yang memiliki satu sifat visual yang standar dan konsisten .
Sifat tersebut membentuk karakter yang tetap meski rupa dan
bentuk dimodifikasi.
-Typefont, adalah satu set bentuk huruf, angka, tanda baca,
dalam rupa, ukuran, dan gaya khusus untuk komunikasi.
- Typestyle, adalah modifikasi typeface yang didesain berbagai
variasi guna memunculkan karakter visual. Modifikasi meliputi
weight (light, medium, bold), angle (roman, italic), elaboration
(outline, shaded, decorated).

Contoh: Font Tahoma dalam modifikasi weight (medium, bold), dan


angle (italic):

Medium:
ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ&!?(),:;
Abcdefghijklmnopqrstuvwxyz 1234567890
Italic:

ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ&!?(),:;
Abcdefghijklmnopqrstuvwxyz 1234567890
Bold:
ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ&!?(),:;
Abcdefghijklmnopqrstuvwxyz 1234567890

Empat kategori keluarga huruf sebagai pedoman perancangan


dalam desain grafis, yaitu:
1. Serif
Ciri: memiliki sirip/ kaki/ serif yang berbentuk lancip pada
ujungnya, memiliki ketebalan dan ketipisan yang kontras pada
garis-garis hurufnya.
Kesan: klasik, anggun ,lemah gemulai.
Font: Times New Roman, Lucida, Monotype Ball, Dutch 811,
dsb.
Aplikasi:

ROMANSA

2. San Serif
Ciri: tidak memiliki khaki/serif/sirip , bertangkai tebal, sederhana
dan tingkat keterbacaan tinggi.
Kesan: kokoh, kuat, kekar, stabil.
Font: Arial, Verdana, Halvetica, Futura, Avant Garde, dsb.
Aplikasi:

SEMANGAT

3. Script (huruf tulis/latin)


Ciri: menyerupai goresan tangan yang dikerjakan dengan pena,
kuas, atau pensil tajam, dan biasanya miring ke kanan.
Kesan: bersifat pribadi dan akrab
Font: Bickhman Script,Amazone, Monotype Corsiva,dsb.
Aplikasi:

Indah

4. Miscellaneous (dekorasi)
Ciri: memberi dekorasi atau hiasan pada hurufnya.
Kesan: indah, dekoratif, ornamentik.
Font: Zebrawood, Milano, Saphir, Bodoni Clasic Shadow,
dsb.
Aplikasi:

DEKORASI

Tipografi mampu memberikan kesan tertentu,


sering disebut dengan istilah semantic
interpretation.
Contoh (kata sifat):

VS

Mreanik !?
Murenut sautu pelneitian di
Uinervtisas Cmabridge, utruan hruuf
dlaam ktaa tiadk penitng. Ckuup huurf
petrama dan trekahhir ynag ada pdaa
tepmatyna.
Siasyna bsia dtiluis bernataakn, teatp
ktia daapt mebmacayna. Ini dsieabbkan
kaerna oatk ktia tdiak mebmcaa huurf per
hruuf, nmaun ktaa per ktaa.
Laur bisaa kan?

my biography
R. Wisnu Wijaya Dewojati, S.Pd
Married
Office : Prodi DKV ADV
POLITEKNIK SENI YOGYAKARTA
HP : 0818264037
E- mail : daivakhresna@yahoo.com
my awards
Nomine Djarum black innovation awards 2008
Jawara crea_tips A mild 2008
Best caracter cartoon design 2006
Good Desain of good design awards 2003 DGI
2st Mascot Pasar seni Gabusan 2007
Nomine Mascot Olahraga Nasional 2007
1st Peralatan olahraga Nasional Menpora 2010
Design consultan of design & handicraft 2000 - now