Anda di halaman 1dari 7

PROTOKOL

PADA PEER TO
PEER
Anggota kelompok :
1. M . Fikri ardiansyah
2. Wahyu hariadi
3. Risa andriani
4. Shiti khotima
5. Dina ftri arimbi
6. Erfn setyowat

PENGERTIAN PEER TO PEER


Peer-to-peer (P2P) komputer atau jaringan adalah
arsitektur aplikasi terdistribusi yang partisi tugas
atau beban kerja antara rekan-rekan. Peer samasama istimewa, peserta equipotent dalam aplikasi.
Mereka dikatakan membentuk jaringan peer-to-peer
node.

ARSTEKTUR SISTEM PEER TO


PEER
Peer-to-peer sering menerapkan sistem jaringan
overlay abstrak, dibangun di Application Layer, di
atas topologi jaringan asli atau fisik. Lapisan
tersebut digunakan untuk penemuan pengindeksan
dan peer dan membuat sistem P2P independen dari
topologi jaringan fisik. Konten biasanya
dipertukarkan langsung melalui jaringan Internet
Protocol yang mendasari (IP). Anonim peer-to-peer
sistem pengecualian, dan menerapkan lapisan
routing tambahan untuk mengaburkan identitas
sumber atau tujuan pertanyaan.

CARA KERJA JARINGAN PEER


TO PEER
Semua pengguna (user) pada jaringan peer-to-peer dapat bertindak
sebagai administrator jaringan, sehingga setiap pengguna jaringan dapat
mengatur hak akses sumber daya pada komputer yang digunakannya.
Pengguna mungkin saja memberikan hak akses tidak terbatas (unlimited
access) pada sumber daya lokal, atau memberikan ijin hanya pada
sumber daya tertentu. Setiap pengguna dapat memutuskan apakah
pengguna lain dapat meng-akses sumber daya secara sederhana hanya
dengan melakukan permintaan (requesting), atau harus menggunakan
kunci (password).
Pada umumnya jaringan peer-to-peer terdiri dari sekumpulan komputer
workstation atau sering disebut juga client yang terhubung melalui media
jaringan yang sama. Komputer workstation tersebut pada umumnya tidak
dirancang untuk dapat berfungsi sebagai server jaringan, sehingga unjuk
kerja (performance) dari jaringan dapat dengan mudah menjadi sangat
lamban pada saat banyak pengguna yang mencoba meng-akses sumber
daya pada beberapa komputer atau peralatan lainnya.

TUJUAN JARINGAN PEER TO


PEER
Sharing resources,Kita dapat membagi sumber yang ada dalam
arti dapat digunakan secara bersama-sama seperti program,
peralatan, atauperipherallainnya sehingga dapat dimanfaatkan
setiap orang yang ada pada jaringan komputer tanpa harus
terpengaruh oleh lokasi.
Media komunikasi,Dapat memungkinkan terjadinya komunikasi
antar pengguna jaringan, baik itu untukteleconference,instant
messaging,chatting, mengirim surat elektronik (e-mail) maupun
mengirim informasi penting lainnya.
Integrasi data,Dapat mencegah ketergantungan pada komputer
pusat, setiap proses data tidak harus dilakukan pada satu
komputer saja melainkan dapat didistribusikan ke tempat lainnya
atau dengan kata lain dapat dikerjakan oleh komputer-komputer
lain yang ada dalam
jaringan.

Keamanan data,Sistem jaringan komputer dapat


memberikan perlindungan terhadap data melalui
pengaturan hak akses pengguna danpassword,
serta teknik perlindungan yang lainnya.
Web Browsing,Untuk mengakses informasi yang
ada pada jaringan, contohnyaweb browsing.
Hampir setiap orang yang membaca tulisan ini
mungkin pernah menggunakanbrowser
web(sepertiInternet Explorer,Mozilla
Firefox,Netscape,Operadan yang lainnya).
Browser web memungkinkan kita untuk melihat
informasi yang ada di dalam sebuahweb serverdi
suatu tempat di dalamInternet.

KELEBIHAN DAN KELEMAHAN


PEER TO PEER
Dalam jaringan P2P, klien menyediakan sumber daya, yang
mungkin termasuk bandwidth, ruang penyimpanan, dan
daya komputasi. Sebagai node tiba dan permintaan pada
sistem meningkat, total kapasitas sistem juga meningkat.
Sebaliknya, dalam sebuah arsitektur client-server biasa,
klien hanya berbagi tuntutan mereka dengan sistem, tetapi
tidak sumber daya mereka. Dalam hal ini, sebagai klien
lebih bergabung dengan sistem, sumber daya kurang
tersedia untuk melayani setiap klien.
Sifat terdistribusi jaringan P2P juga meningkatkan
ketahanan, Dan-dalam sistem P2P murni-dengan
memungkinkan rekan-rekan untuk mencari data tanpa
bergantung pada server indeks terpusat.Dalam kasus
terakhir, tidak ada satu titik kegagalan dalam sistem.