Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK

Isdiyah, Analia ika. NIM, 3213083035, 2012. Using Think Pair Share (TPS) to
Improve the Descriptive writing Skill of the VII Grade Students of MTs
Darussalam Aryojeding. Thesis. Tarbiyah/ PBI (Pendidikan Bahasa
Inggris). Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Tulungagung.
Pembimbing: Ida Isnawati M.Pd
Kata kunci: improving, think pair share, writing skill.
Menulis atau membuat karangan adalah kemampuan yang paling sulit
diantara empat kemampuan yang ada dalam bahasa. Meskipun demikian, ini harus
dikuasai oleh siswa SMP/MTs.
Sesuai dengan wawancara dan pre-test kepada siswa sebelum masuk ke
siklus penelitian, diketahui bahwa mayoritas masalah yang dihadapi adalah
bagaimana memunculkan ide untuk menulis. Guru juga tidak pernah memberikan
model tertentu dalam menulis karangan berbentuk descriptive karena aktivitas
menulis hanya pada menulis kata kemudian kalimat atau menyampur adukkan
kata dalam kalimat. Disamping itu, strategi guru tidak menarik.
Untuk mengatasi itu, salah satu strategi yang digunakan dalam pengajaran
writing adalah think pair share strategi. Think pair share adalah salah satu metode
pembelajaran kooperatif, strategi ini digunakan untuk meningkatkan kemampuan
siswa dalam skill writing sesuai yang terdapat dalam thesis ini. Dalam penelitian
ini masalahnya adalah Dapatkah atrategi TPS mengembangkan keahlian menulis
teks deskriptiv pada siswa kelas 7-A MTs Darussalam Aryojeding.
Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 2
pertemuan yang didalamnya ada: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan
perefleksian dari hasil pengamatan. Yang menjadi subjek disini adalah 23 murid
dari kelas VII-A yang ada di MTs Darussalam Aryojeding tahun pelajaran
2011/2012. Alat alat yang digunakan untk mengumpulkan data adalah lembar
observasi dan hasil nilai dari murid. Kriteria sukses dalam pembelajaran ini
adalah semua siswa harus mencapai nilai rata-rata 70, dan nilai siswa min 80%
harus lebih dari 70.
Hasil dari penelitian itu menunjukkan bahwa metode TPS berhasil
membantu memberikan ide kepada murid dalam menulis karangan berbentuk
descriptive. Nilai dari murid meningkat secara signifikan dari tes sebelum

ix

memasuki siklus 1 dan dari siklus satu ke siklus 2. Nilai rata-rata murid
meningkat dari 56,8 pada penelitian awal, menjadi 58,7 pada siklus 1 dan
mencapai 73,69 pada siklus 2. Beberapa prosedur yang dilakukan guru dikelas : 1)
guru memberikan motivasi pada siswa sebelum memberikan materi, 2) guru
menjelaskan tentang metode TPS, 3) guru memberikan sedikit penjelasan tentang
kalimat descriptive, 4) murit-murit mendiskusikan materi yang diberikan guru, 5)
murit-murit mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas.
Sesuai dengan hasil dari penelitian ini, peneliti menghimbau guru bahasa
inggris agar menggunakan metode TPS dalam pembelajaran menulis. Untuk
murid, peneliti menghimbau agar mereka menulis outline sebelum menulis
paragraph, khususnya dalam membangkitkan dan meningkatkan ide dalam
menulis karangan berbentuk descriptive.
Selain itu, peneliti menghimbau peneliti lain agar mengadakan penelitian
menggunakan metode TPS untuk tipe karangan dan pada tinggkat yang berbeda,
untuk membuktikan apakah metode ini efektif memecahkan masalah menulis
karangan atau tidak.