Anda di halaman 1dari 21

APA YANG TERJADI SAAT BANJIR DAN SETELAH BANJIR

SAAT BANJIR
Terjadi pengungsi
Anak-anak
Orang tua resiko tinggi
Dewasa

Keperluan kebutuhan hidup

Minum
Makan
Pakaian
Perlindungan
MCK

BILA TIDAK TERTANGANI PENGUNGSI BERDAMPAK ?


Timbul penyakit menular

ISPA
DIARE
Demam Berdarah Dengue
Thypoid
Leptospirosis
BP

Kekurangan makanan
Lingkungan yang tidak
bersahabat

Mengapa demikian terjadi


Ketidak serasian antara
Host Agent Lingkungan
Bagaimana kalau terjadi
pengungsi lebih lama, apa
yang timbul ?

Masalah sosial
Masalah kriminal
Masalah ekonomi
Masalah ibadah

KENAPA DEMAM BERDARAH DENGUE ( DBD)


MASIH ADA DAN DI TAKUTKAN

Penyakit menular
Penyebabnya virus Dengue dengan serotype
Den 1, Den 2, Den 3, Den 4
Di tularkan oleh nyamuk Aedes aegypti
Sifatnya Endemis
Sifat nyamuk
Mobilisasi nyamuk
Hidup dalam air bersih
Saat telur larva Dewasa makan
waktu 10 12 hari
Nyamuk betina hidup berkisar 2
minggu 3 bulan bergantung pada suhu
dan kelembaman udara di sekelilingnya
Hati-hati di waktu musim hujan

Dengue & Demam Berdarah


Dengue
pearls & pitfalls
dalam diagnosis & tata laksana
Mengingat infeksi Dengue/DBD
termasuk penyakit endemis
(dan sangat populer) di Indonesia,
mengapa
masih terjadi misdiagnosis atau
kegagalan pengobatan

Hal-hal Umum
yang perlu mendapat perhatian

Perjalanan infeksi dengue sangat klasik,


namun para dokter mengatakan sulit diramal
(unpredictable)
Tidak banyak dokter mempunyai pemahaman
dasar patogenesis infeksi dengue. Padahal
hal ini penting sebagai dasar pengobatan
dan meramal perjalanan penyakit

Perubahan Ht, Trombosit & LPB


dalam Perjalanan Penyakit DBD

Hal-hal Umum
yang perlu mendapat
perhatian

Untuk ketepatan diagnosis perlu pemantauan


cermat & berkala, karena tidak adanya alat
diagnostik yang dapat memastikan diagnosis
dengan sekali pemeriksaan
Dasar pengobatan: volume replacement dan
pertahankan oksigenasi dg baik untuk
mencegah terjadinya perdarahan masif &
kematian

Pearls dalam Diagnosis


Anak dengan demam tinggi
mendadak
Uji tourniquet positif dengan atau
terdapat petekie
Facial flushing tanpa pilek atau batuk,
membedakan dg influenza & ISPA
Demam 2-3 hari + uji tourniquet pos +
leukosit <5000/ul, 60-70% positive
predictive value untuk diagnosis
dengue/ DBD

Uji Tourniquet
Manset 2/3 lengan atas
Pertahankan antara sistolik & diastolik
Tunggu 5 menit
Lakukan sendiri!

Pearls dalam Diagnosis


Anak dengan demam tinggi
mendadak
+ hepatomegali
Leukopenia, penurunan PMN, relatif
limfositosis, tanda akhir fase demam
Penurunan drastis trombosit bersamaan
dengan peningkatan Ht (20%) dugaan
kuat DBD, segera intervensi

Pearls dalam Diagnosis


Syok disertai LED rendah/normal
(<10mm/jam) + hasil lab tersebut
terdahulu : membantu
membedakan dgn syok septik
Adanya efusi pleura dan asites
membantu diagnosis, walaupun Ht
<20% (telah mendapat pengganti
cairan atau terjadi perdarahan)

Konsep yang Salah


Demam + perdarahan = DBD
Perlu 4 kriteria WHO, plasma leakage
Uji Tourniquet positif = DBD
Uji Tourniquet tidak spesifik, fragilitas kapiler
Infeksi dengue yang tidak diobati dengan baik akan menjadi
DBD
Infeksi dengue bila tidak diobati dengan baik
akan menjadi berat, tapi DBD merupakan
spektrum klinis yang berbeda tetap terjadi
walaupun diobati dengan baik

AKIBAT TIDAK TERTANGANI DBD

Aktifasi berbagai sistem oleh komplex virus antibodi


Kompleks virus-Antibodi

XII

Koagulasi

XIIa

Fibrinolisis

Kinin

Komplemen

Sistem
kardiovaskuler

Plasmin

DIC
Fibrin

FDP

Perdarahan

Syok

PATOGENESIS
Virus hanya dapat hidup di dalam sel hidup
Perlu persaingan dengan sel manusia untuk keperluan
protein
Akan mempengaruhi kedaya tahanan tubuh seseorang, bila
kuat akan sembuh sempurna, bila tidak akan memperberat
infeksi bahkan dapat menjadi kematian
Disini perlu kehadiran Antibodi untuk melawan virus
Dengan adanya Antibodi, dapat kita deteksi untuk
Diagnosis atau perkembangan infeksi
Apakah DD, DBD atau SSD

Patogenesis DBD dan SSD


Hipotesis infeksi sekunder (Teori secondary
Heterologous infection)
Mengalami infeksi kedua kalinya dengan virus dengue serotipe yang
heterolog, mempunyai resiko lebih besar untuk kemungkinan
mendapatkan DBD/SSD
Antibodi heterolog yang telah ada didalam tubuh sebelumnya akan
mengenali virus lain yang menginfeksi kemudian dan membentuk
kompleks antigen-antibodi yang kemudian berikatan dengan Fc reseptor
membran sel leukosit terutama makrofag
Oleh karena antibodi adalah heterolog, maka virus tidak di netralisasikan
oleh tubuh dan bebas melakukan replikasi di dalam sel makrofag
Terjadi sekresi mediator vasoaktif yang akan meningkatkan permeabilitas
p. darah

Hipotesis kedua, menyatakan bahwa virus


dengue secara genetik dapat berubah
sebagai akibat dari tekanan pada seleksi
sewaktu virus melakukan replikasi pada
tubuh manusia maupun nyamuk, disamping
itu terdapat strain virus yang mempunyai
kemampuan untuk menimbulkan wabah
lebih besar.
Dari perubahan genetik di dalam genom
Virus dapat menyebabkan peningkatan
replikasi virus dan viremia, virulensi, dan
potensi terjadinya wabah

Akibat dari patogenesis akan terjadi


1. Aktivasi sistem komplemen yang akan
mengeluarkan zat anafilatoksin
2. Agregasi trombosit ------ Trombositopenia
3. Kerusakan sel endotel p.darah ------ akan
merangsang faktor pembekuan
Dampaknya akan terjadi Syok dan perdarahan