Anda di halaman 1dari 3

Dasar Teori Mengenai Long Term Evolution (LTE)

SedikitDasarTeoridariLTE(LongTermEvolution)sebenarnyasayabelumpahamtentangteoriini,
sedikitberbagisajayah.
PengertiandanSejarah
LTE(LongTermEvolution)adalahsebuahnamabarudarilayananyangmempunyaikemampuantinggi
dalamsistemkomunikasibergerak(mobile).Merupakanlangkahmenujugenerasikeempat(4G)dari
teknologiradioyangdirancanguntukmeningkatkankapasitasdankecepatanjaringanteleponmobile.
Dimanagenerasisebelumnyadikenalsebagai3G(generasiketiga),sedangkanLTEdipasarkansebagai
4G.BerdasarkansejarahnyaLTEdikembangkanoleh3GPP(ThirdGenerationPartnershipProjectatau
3GberbasisGSM).Disisilain3GPP2mengembangkan3GberbasisCDMA.LTEakanmenjadievolusi
darijaringanGSMdanjugabagiandariroadmapstandar3GPP2,bukanevolusidariCDMA.Sesuai
dengansifatnyasebagai4G,LTEakanmenjadiallIPbasednetwork.LTE(LongTermEvolution)atau
biasajugadisebutSAE(SystemArchitectureEvolution)disebutsebutsebagaigenerasikeempat(4G)
yang akan menggeser kemampuan 3G. Dalam akses data, LTE jauh melebihi generasigenerasi
sebelumnya,bahkanstandarspesifikasikecepatandatanyasampai100Mbpspadaarahdownlink.

TEKNOLOGI LTE dan Layanannya


TeknologiLTEsecarateoritismenawarkankecepatandownlinkhingga300MbpsdanUplink75
Mbps.
LTEmenggunakanOrthogonalFrequencyDivisionMutiplexing(OFDM)yangmentransmisikan
data melaului banyak operator spektrum radio yang masingmasing nya sebesar 180 kHz. OFDM
melakukantransmisidengancaramembagialirandatamenjadibanyakaliranaliranyanglebihlambat
yangditransmisikansecraserentak.DenganmenggunakanOFDMmemperekecilkemungkinanterjadinya
efek multi path.Meningkatakan kecepatan transmisi secara keseluruhan, channel transmisi yang
digunakan LTE diperbesar dengan cara meningkatan kuantitas jumlah operator spectrum radio tanpa
mengganti parameter channel spectrum radio itu sendiri. LTE harus bisa beradaptasi sesuai jumlah
bandwithyangtersedia.
LTEmengadopsipendekatanallIP.MenggunakanarsitekturjaringanallIPinimenyederhanakan
rancangan dan implementasi dari antar muka LTE, jaringan radio dan jaringan inti, hingga
memungkinkanindustriwirelessuntukberoprasilayaknyafixedlinenetwork.
Agarmenjadiuniversal,perangkatmobileyangberbasisLTEharusjugamampumenyokong
GSM,GPRS,EDGEdanUMTS.Jikadilihatdarisisijaringan,antarmukadanprotocolditempatkandi
tempat yang memungkinkan terjadinya perpindahan data selancar mungkin jika pengguna berpindah
tempatkedaerahyangmemilikiteknologiantarmukayangberbeda.
AsitekturjaringandanAntarmukadariTeknoloiLTE
SecarakeseluruhanjaringanarsitekturLTEsamadenganteknologiGSMdanUMTS.Secaramendasar,
jaringandibagimenjadibagianjaringanradiodanbagianjaringaninti.Walaupunbegitu,jumlahbagian
jaringanlogisdikurangiuntukmelangsingkanaristektursecarakeseluruhandanmengurangibiayaserta
latensididalamjaringan.
PengaturanTeknologiLTE

TransmisidatadalamLTEbaikdalamarahuplinkmaupundownlinkdikontrololehjaringan.Prosesini
samasepertiteknologiGSMmaupunUMTS.DidalamsistemLTE,pengaturansepenuhnyadikontrol
oleheNodeB.
PengaturanDownlink,Padaarahdownlink,eNodeBbertanggungjawabuntukmenyampaikandata
yangditerimadarijaringankepadaparapengguna,melaluiantarmukaudara.
PengaturanUplink,Untukmendapatkaninformasi,perangkatmobilharusmengirimkanpermintaan
penugasaankepadaeNodeB.

ProsedurDasar,PerangkatLTEyangcenderunglebihdatasentrisakanmemulaipencarianjaringan
yangsesuaiterdahulu.JikaperangkattidakmenemukancellLTEmakaperangkatakanmenggunakan
teknologicellUMTSdanGSM.
Setelahperangkatmobileinformasiuntukuntukbisamengaksesjaringanterpenuhi,makaperangkatakan
melakukan prosedur attach. Prosedur attach memberikan alamat IP dan perangkat mobile mulai bisa
mengirimdanmenerimadatadarijaringan.
PadateknologiGSMdanUMTSperangkatbisatersambungdenganjaringantanpaalamatIP,namun
padateknologiLTEperangkatharusmemilikialamatIPagartersambungdenganjaringan.
JaringanTelepon
SepertiyangsudahdiungkapkansebelumnyaLTEmenggunakanjaringanallIP.Sedangkanteleponpada
GSM dan UMTS menggunakan circuit switching. Dengan pengadopsian teknologi LTE, maka para
operator harus merencanakan ulang jaringan telepon mereka. Munculah tiga pendekatan yang dapat
digunakan:
CSFB(CircuitSwitchedFallback):Padapendekatanini,LTEhanyamenyediakanservisdatadan
ketikatelepondilakukanatauditerimamakaakankembalimenggunakancircuitswitching.Kerugian
yangdidapatkanadalahpengaturanteleponmengambilwaktuyanglebihlama.

SVLTE(SimultaneousVoiceandLTE):PadapendekataniniponselbekerjasebagaiLTEdan
circuit switching secara bersamaan. Kekurangan pada pendekatan ini adalah ponsel cenderung
memilikihargamahaldanmenggunakankonsumsitenagayangtinggi.

VoLTE(VoiceoverLTE):PendekataniniberbasispadaIPmultimediasubsistem,yangbertujuan
menyokongaksestelepondanmultimediamelaluiterminalnirkabel.
Selainketigapendekatandiatas, terdapat alternatif lain yangtidakdiinisiasikan oleh operator yaitu ,
Overthetopcontent servis , menggunakan aplikasi sepertiskypedan google talk untu menyediakan
servisteleponbagiLTE.Walupunbegitusekarangdanbeberapamasakedapan,servisteleponmasih
menjadipemasukanutamabagioperatormobile.MakamenggantungkanservisteleponLTEsepenuhnya
pada OTT, merupakan suatu tindakan yang tidak akan menerima banyak dukungan dari industri
telekomunikasi.

HakCiptaLTE

MenurutdatabasemilikEuropeanTelecommunicationsStandartInstitute(ETSI),terdapat50perusahaan
yangyangmemilikihakpatendariLTE.

KekuranganTeknologiLTE
KekuranganyangdimilikiolehteknologiLTEantaralainadalahbiayauntukinfrastrukturjaringanbaru
realtifmahal.Selainitujikajaringanharusdiperbaharuimakaperalatanbaruharusdiinstal.
Selain itu teknologi LTE menggunakan MIMO (Multiple Input Multiple Output), teknologi yang
memerlukanantenatambahanpadapancaranpangakalanjaringanuntuktransmisidata.Sebagaiakibatnya
jikaterjadipembaharuanjaringanmakapenggunaperlumemebelimobiledevicebarugunamengguna
infrastrukturjaringanyangbaru.
LTEdiIndonesia
TeknologiLTEyangtelahdiujicobaolehbeberapaoperatordiIndonesiabukanlahmerupakanteknologi
4Gyangsebenarnya.TeknologiyangtelahdiujicobadiIndonesiamerupakanLTErelease8yangbaru
memenuhispesifikasi3GPPtapibelummemenuhispesifikasiIMTadvanced.
3operatoryangsudahtercatatmelakukanujicobateknologiLTEadalahTelkomsel,IndosatdanXL
Axiata.WalaupunbegituLTEbisaditurunkankepasarankuranglebihsekitarduatahunlagi.Mengingat
pemerintahyangsedangberkonsentrasikepadateknologiWiMAXyangbarubaruinidiadopsiIndonesia.