Anda di halaman 1dari 42

KELOMPOK 3

Diyah Yulistyorini
Elza Dewi Kusumaning Ayu
Hariyono

APA ITU ORGANISASI PROYEK


KONSTRUKSI ?

ORGANISASI PROYEK KONSTRUKSI


yaitu dua orang atau lebih yang
melaksanakan suatu ruang lingkup
pekerjaan secara bersama sama dengan
kemampuan dan keahlianya masing
masing untuk mencapai suatu tujuan
sesuai yang direncanakan.

Pengelolaan proyek
membutuhkan suatu organisasi
yang kuat dengan program, visi
dan misi dan tujuan yang jelas.
KENAPA ?

Apa yang harus dilakukan agar tujuan suatu


organisasi proyek dapat tercapai ?

Identifikasi dan pembagian kegiatan


Pengelompokan penanggung jawab
kegiatan
Penentuan wewenang dan tanggung
jawab
Menyusun mekanisme pengendalian

Organisasi proyek mempunyai susunan


dan hirarki yang berlainan. KENAPA ?
Karena struktur organisasi proyek dibuat
dengan situasi kultur dan keunikan
berbeda berdasarkan kebutuhan
sistem manajemen proyek.

Macam-macam Susunan
Organisasi

Organisasi Proyek Fungsional


Organisasi Proyek Murni
Organisasi Proyek Matriks

Pada konteks ini, antara perusahaan


dan organisasi proyek dipisahkan oleh
otoritas yang diberikan kepada
organisasi proyek, tetapi organisasi
proyek tetap berkoordinasi dengan
organisasi perusahaan. Untuk lebih
jelasnya perhatikan diagram dibawah
ini.

Pimpinan Perusahaan

Divisi
Engineerin
g

Proyek

Divisi Administrasi
& Umum

Divisi
Pemasaran

Otoritas Proyek

Engineering

Sipil

Kontruksi

Arsitektur

Pengendalian

Mekanikal

Pengadaan

Elektrikal

Kendali di dalam proyek membutuhkan


organisasi sendiri dalam rangka
mengelola tujuan, sasaran dengan
data, informasi serta sumber daya
yang ada dan terbatas. Hal ini
ditunjukkan dengan struktur organisasi
personel proyek dengan skala cukup
besar seperti dibawah ini.

Manajer Proyek

Deputi Manajer
Proyek
Divisi
Engineering

Administras
i Keuangan
Site Manager
Pengendalian

Site
Enginer

Biaya,
Mutu,
Waktu,K3

Sipil
Arsitektu
r
M/E

Logistik
Material,
Peralatan,
dll

Sipil

Arsitektur

Mekanikal

Elektrikal

Superviso
r
Pelaksana

Superviso
r
Pelaksana

Supervisor

Superviso
rPelaksan

Pelaksana

Diagram Linier Tanggung


Jawab Personel
Diagram linier tanggung jawab adalah
suatu alat / informasi yang berfungsi
sebagai alat komunikasi bagi personel
proyek dalam menjalankan tugasnya.

Reorganisasi Proyek
Seiring masuknya unsur eksternal ke
dalam lingkup internal akan
mengakibatkan pergeseran suatu
sistem yang telah dirancang. Hal ini
berakibat pada pencapaian tujuan
suatu proyek sehingga pihak
manajemen proyek harus cepat dan
tanggap untuk merombak struktur
organisasinya demi peningkatan kinerja
proyek agar mencapai tujuannya.

Penyebab Reorganisasi

Menurut Wallace, ada 4 hal


penyebab reorganisasi, yaitu:
Technology revolution
Competition and the profit squeeze
The high cost of marketing
The unpredctability of consumer
demands

Sistem organisasi merupakan


gabungan antara dua unsur, yaitu
manusia dan bukan manusia. Dengan
demikian, jika menginginkan
perubahan dalam tubuh organisasi
harus dilakukan analisis sosiotechnical
Social system, ditunjukkan oleh
perilaku individu dan grup-grup dalam
organisasi
Technical system, ditunjukkan oleh
faktor teknologi, material dan
kebutuhan peralatan dalam proyek.

Hubungan Fungsional
Pola hubungan yang berkaitan dengan
fungsi pihak-pihak yang berkaitan, dan
hubungan kerja (formal) yaitu pola
hubungan yang berkaitan dengan
kerjasama antara yang bersangkutan
yang dikukuhkan dengan suatu
dokumen kontrak.

APA SAJA PIHAK YANG


BERPERAN DALAM SUATU
PROYEK KONSTRUKSI ?

Faktor-faktor yang
dipertimbangkan dalam pemilihan
bentuk organisasi (pendekatan
manajemen) dalam suatu proyek
konstruksi adalah jenis proyek,
keadaan anggaran belanja, keadaan
dan kemampuan pemberi tugas yang
berkaitan dengan teknis dan
administratif dan sifat proyek

Pada hakikatnya, bentuk-bentuk organisasi


tersebut dapat dikelompokkan menjadi 5
bentuk organisasi atau pendekatan
manajemen.
APA SAJA YA ?
MAU TAU ?
KLIK DISINI

Tradisional (traditional/classical
organization)
Swakelola (force account)
Proyek putar kunci (turnkey project)
Proyek yang memisahkan kegiatan
perencanaan dengan kegiatan
pengawasan pelaksanaan proyek
Proyek yang menggunakan konsultan
manajemen sebagai manajer
konstruksi

Pemilik Proyek

Kontraktor Utama

Konsultan

Sub- Kontraktor

Kerja Dengan
Kemampuan
Sendiri

Organisasi Tradisional

Konsultan perencana terpisah


Kontraktor utama tunggal
Banyak melibatkan subkontraktor atau
dikerjakan sendiri oleh kontraktor
utama
Jenis-jenis kontrak yang biasanya
diterapkan: harga tetap, harga satuan,
maksimum bergaransi, kontrak biaya
tambah-upah tetap.

Pemilik Proyek

Devisi Perencana

Devisi Pelaksana

Kontraktor
Sub-Kontaraktor

Kerja Dengan
Kemampuan
Sendiri

Organisasi Swakelola
(Pembangun-Pemilik)

Pemilik proyek bertanggung jawab atas


perencanaan dan pelaksanaan proyek
(bertindak sebagai konsultan perencana
dan kontraktor).
Pekerjaan dapat dilaksanakan dengan
kemampuan sendiri secara fakultatif atau
dilaksanakan oleh
kontraktor/subkontraktor.
Jenis kontrak yang diterapkan: harga tetap,
harga satuan, kontrak yang dinegosiasikan.

Pemilik Proyek

Konsultan kontraktor

Konsultan

Kontraktor Utama

Sub-Kontaraktor

Kerja Dengan
Kemampuan
Sendiri

Organisasi Proyek Putar


Kunci

Satu perusahaam yang bertanggung


jawab baik untuk perencanaan maupun
pelaksanaan konstruksi.
Melibatkan kontraktor spesialis.
Jenis kontrak yang diterapkan: harga
tetap, harga maksimum bergaransi,
kontrak konstruksi desain dengan
biaya tambah-upah tetap.

Pemilik Proyek

Konsultan
Perencana

Konsultan Supervisi

Kontraktor

Pemilik Proyek

Manajemen
Konstruksi

Konsultan
Perencana

Kontraktor

Organisasi Proyek Menggunakan


Konsultan Manajemen
Ciri-ciri bentuk organisasi proyek yang
menggunakan konsultan manajemen
sebagai manajer konstruksi adalah
manajer konstruksi umumnya
bertindak sebagai wakil dari pemilik.

BENTUK ORGANISASI
ORGANISASI GARIS
Owner

Manajer
Proyek

Manajer
Perencana

Layanan
Pendukung

Manajer
Konstruksi

ORGANISASI GARIS DAN STAF

Owner

Divisi
Perencana

Manager proyek

Divisi Kontruks

Manajer
Perencana

Layanan
Pendukung

Manajer
Kontruksi

ORGANISASI FUNGSIONAL

Owner

Manajer
Proyek

Divisi
Perencana

Divisi
Kontruksi

ORGANISASI MATRIK
Owner

Divisi
Perencana
Manajer
Perencana

Manajer Proyek

Divisi Kontruksi

Manajer
Kontruksi

BENTUK STRUKTUR ORGANISASI


MATRIK LEMAH
Pimpinan

Manajer
perencana

Manajer
pelaksana

Manajer
pengendalian

Staf
perencanaan

Staf
pelaksanaan

Staf
pengendalian

Staf
perencanaan

Staf
pelaksanaan

Staf
pengendalian

BENTUK STRUKTUR ORGANISASI


MATRIK SEIMBANG
Pimpinan

Manajer
perencanaan

Manajer
pelaksana

Manajer
pengendalian

Staf
perencanaan

Staf
pelaksanaan

Staf
pengendalian

Staf
perencanaan

Staf
pelaksanaan

Kepala
Proyek
Tim Proyek

BENTUK STRUKTUR ORGANISASI


MATRIK KUAT
Pimpinan

Manajer
perencanaan

Manajer
pelaksana

Manajer
pengendalian

Manajer
Kepala Proyek

Staf
perencanaan

Staf
pelaksanaan

Staf
pengendalian

Kepala Proyek

Staf
perencanaan

Staf
pelaksanaan

Staf
pengendalian

Kepala Proyek

Tim Proyek

BENTUK STRUKTUR ORGANISASI


PROYEK
Pimpinan

Kepala
Proyek C

Kepala
Proyek A

Kepala
Proyek B

Staf
perencanaan

Staf
perencanaan

Staf
perencanaan

Staf
Pelaksanaan

Staf
Pelaksanaan

Staf
Pelaksanaan

Staf
Pengendalian

Staf
Pengendalian

Staf
Pengendalian

ORGANISASI PANITIA
Ketua Wakil
Ketua

Sekretaris

Seksi

Bendahara

Seksi

Seksi

TERIMA KASIH

PERTANYAAN

Julian : Pada organisasi garis apabila salah satu anggota


hilang maka akan terjadi kekacauan, contoh real ?
Gema : Bentuk struktur organisasi matriks kuat, kok sama
kenapa ?
Ihsan : Penempatan organisasi matriks kuat, lemah dan
seimbang
Sayidati : Bentuk organisasi yang sering digunakan
dalam proyek konstruksi ? Dan alasannya
Mahbub : Apa itu organisasi proyek sederhana ?

Sari : apa fungsi dan tugas konsultan supervise?


Irma: apkah pada saat proyek masih berlangsung
apala bila terjadi reorganisasi proyek apakah masih
tetap dijalankan atau tidak?
Nisa: jelaskan perbedaan Antara matrik lemah dan
seimbang?
Zaky: kerja sama dengan pihak lain (kepolisian atau
preman) itu masuk bagan yang mana?
Iga : apa bila budget proyek kecil mampukah
membuat organisasi matrik kuat?
Fenny: apa antisipasi agar oraganisasi tetap kuat
untuk menghadapi perkembangan ?