Anda di halaman 1dari 189

LAPORAN PRAKTIK KEPERAWATAN GERONTIK

PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA (PSTW)


BUDI MULIA 01 CIPAYUNG
WISMA FLAMBOYAN

Disusun Oleh:
Dara Rezky Sukandari

1206248413

Evalina Romauli

1206249504

Fadila Hapsari

1206278813

Haniul Karomah

1206247083

Nurul Fadillah

1206278744

Wilujeng Mugi S. M

1206248445

Untuk Mata Ajar Praktikum Klinik V

FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN


UNIVERSITAS INDONESIA
2016

DAFTAR ISI

Latar Belakang

Hasil Pengkajian.

Analisis Masalah.

15

Masalah Keperawatan

15

Rencana Asuhan Keperawatan.

16

Implementasi yang Dilakukan..

20

Analisis SWOT

22

SOAP....

22

Kesimpulan.

23

A. LATAR BELAKANG
B.

Kulit merupakan organ yang paling luas permukaannya yang membungkus

seluruh bagian luar tubuh, mewakili kira-kira 16% dari berat badan orang dewasa (Potter
& Perry, 2005). Terhadap tubuh kulit mempunyai fungsi : proteksi, absorbs, termoregulasi,
ekskresi, persepsi, pembentuk pigmen, dan pembentuk vitamin D. Lansia, mengalami
perubahan fungsi pada sistem integumen termasuk kulit. Potter dan Perry (2005)
mengemukakan perubahan fisik yang terdapat pada lansia, salah satunya pada sistem
integument, diantaranya warna kulit akan terlihat pigmen berbintik diarea, pucat meski
tidak anemis; pada tekstur akan terjadi penurunan elastisitas (kerutan dan kondisi berlipat);
penurunan kelembapan kulit sehingga kulit lansia terlihat kering dan bersisik; penurunan
suhu tubuh sehingga lansia rentan sulit beradaptasi pada suhu ekstrem dingin; penipisan
pada rambut baik pada tubuh maupun pada kulit; dan penurunan laju pertumbuhan kuku.
C. Saat ini sudah lebih dari 70% lansia di dunia menderita gangguan integritas
kulit (Barry, 2006). Kerusakan atau gangguan pada kulit merupakan hasil dari paparan luar
seperti tekanan, gesekan, suhu tinggi, dan penurunan kelembapan. Wisma Flamboyan,
terletak di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 01, Cipayung, dihuni oleh kurang lebih
34 lansia laki-laki, yang sebagian besar mengalami gangguan integritas pada kulitnya.
Perawat melakukan pengkajian head to toe terhadap 28 lansia, ternyata didapatkan juga
lansia mengalami gangguan integritas kulit melalui observasi terhadap kulit lansia. Selain
itu lansia juga mengeluhkan gatal-gatal (pruritus) sepanjang hari dan menunjukkan
perilaku menggaruk badan. Perawat melakukan pengkajian terhadap lingkungan lansia dan
pola PHBS mereka, dan didapatkan data ternyata banyak lansia yang kurang menjaga
kebersihan diri seperti tidur di lantai wisma, di tempat yang menjadi sarang kuman, dan
lainnya, selain itu adanya faktor lingkungan yang kurang mendukung. Oleh karena itu
perlu adanya intervensi yang tepat dilakukan perawat untuk menyelesaikan masalah
gangguan integritas kulit pada lansia di wisma Flamboyan.
D.
E. HASIL PENGKAJIAN
I.

Dimensi Biologis
1. Usia
F.

Jumlah Warga Binaan Sosial (WBS) di wisma Flamboyan adalah 33 orang.

Distribusi frekuensi umur WBS di wisma Flamboyan adalah sebagai berikut:


G.
3

H. Tabel 1. Usia WBS di Wisma Flamboyan


I.

J. Umur (tahun)

K. Frekuensi

N
L.
1 M.

N. 4
50-59

O.
2 P.

Q. 10
60-69

R.
3 S.

T. 7
70-79

U.
4 V.

W. 3
80-89

X.

Z. 9

5 Y.

Tidak terkaji

AA.

Jumlah

AB.

33

AC.
2. Jenis kelamin
AD.

Semua WBS berjenis kelamin laki-laki karena Wisma Flamboyan memang

dikhususukan bagi WBS laki-laki.


AE.
3. Suku
AF.Sebagian besar WBS bersuku Jawa, Sunda, Betawi, serta beberapa ada yang berasal
dari daerah lain.
AG.
AH.

Tabel 2. Suku WBS di Wisma Flamboyan

AI. Suku
AL.

Jawa

AO.

Sunda

AR.

Betawi

AJ.Juml

AK.

Persentas

ah
AM.

e
AN.

27,27 %

9
AP.4
AS.

AQ.
12,12 %
AT.9,1 %

3
4

AI. Suku
AU.
AX.
BA.

Padang
Aceh
Tiongho

a
BD.

Ternate

BG.

Nusa

AK.

Persentas

ah
AV.1
AY.1
BB.

e
AW.
AZ.
BC.

3,03 %
3,03 %
3,03 %

1
BE.

BF.3,03 %

1
BI. 3,03 %

BH.

Tenggara

Timur
BJ. Lampung
BM.

AJ.Juml

Batak

Karo
BP.Tidak terkaji

BK.

BL.

3,03 %

1
BN.

BO.

3,03 %

1
BQ.

BR.

30,3 %

10
BT.

BS.Total

BU.

100 %

33

BV.
4. Tingkat tumbuh kembang/maturasi kelompok
BW.

WBS

di

wisma

Flamboyan

mengalami

perubahan

fisiologis

sebagaimana yang terjadi pada lansiaumumnya akibat proses penuaan seperti kulit
kering dan keriput, memori menurun (terutama jangka pendek), penurunan sensori,
melemahnya kekuatan otot, tanggalnya gigi, rambut memutih, penurunan saliva, dan
menurunnya tinggi badan secara progresif.
BX.

WBS di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 01 memperlihatkan

perkembangannya dalam menyesuaikan diri sesuai dengan usianya. Terlihat WBS


mampu menyesuaikan diri dengan penurunan kekuatan fisik dan kesehatan yang
dialami dengan menggunakan alat bantu (terdapat satu lansia yang menggunakan alat
bantu

jalan)

tanpa

mempengaruhi

kesejahteraan

dirinya.

Beberapa

WBS

menyesuaikan diri dengan keadaan dirinya yang sudah tidak memiliki pekerjaan dan
pasangan hidup dengan cara mengabaikan masalah tersebut. Namun, diketahui
hubungan sosial yang terjalin antar penghuni wisma Flamboyan yang kurang lebih
pada rentang usia yang sama belum dapat terjalin dengan baik. Sehingga masih dapat
ditemukan WBS yang jarang menjalin komunikasi yang baik antar sesama dan kurang
peduli dengan WBS lain.
5

BY.
5. Masalah kesehatan utama
BZ.

Masalah kesehatan yang umumnya terjadi pada WBS di wisma

Flamboyan yaitu sebagian besar mengalami masalah psikotik (waham & halusinasi),
hipertensi, diabetes, satu orang menggunakan alat bantu jalan (tongkat), satu orang
mengalami katarak, merokok, serta gatal-gatal yang menyebabkan kerusakan
integritas kulit.
CA.
II.

Dimensi Psikologis
1. Gambaran diri kelompok
CB.

Sebagian besar WBS di wisma Flamboyan memiliki masalah psikotik

sehingga harus mengkonsumsi obat. Umumnya mereka sering menyendiri dan jarang
berbincang-bincang, sebagian besar WBS juga tidak saling mengenal anggota
penghuni wisma. Berdasarkan observasi kami terhadap WBS di Wisma Flamboyan,
terdapat konflik antar WBS yaitu diantaranya tidak mengantri saat mengambil makan.
CC.

Terdapat beberapa WBS yang memiliki konsep diri baik dan dapat

menerima keadaan dirinya sedangkan WBS lainnya merasa rendah diri, tidak berdaya,
putus asa dengan keadaannya, serta berniat untuk keluar dari panti. Diketahui juga
sebagian besar WBS sudah tidak memiliki sanak saudara yang dapat berkunjung
sehingga WBS memiliki dukungan keluarga yang kurang dalam menghadapi masalah
psikologis yang selanjutnya menyebabkan beberapa WBS terlihat kesepian.
CD.
2. Keterampilan koping
CE.

Tidak banyak pilihan koping yang dapat dilakukan oleh WBS, hal ini

didapat dari observasi dan wawancara terhadap WBS bahwa jika mereka merasa
bosan tidak banyak yang bisa dilakukan sehingga mereka hanya duduk-duduk atau
tidur. Beberapa WBS yang lain terkadang bercerita dengan petugas panti untuk
menghilangkan rasa bosan.
CF.
3. Insiden dan prevalen masalah psikologis
CG.

Sebagian besar WBS mengalami isolasi sosial, beberapa mengalami

masalah halusinasi, dan sebagian besar lain mengalami penurunan sensori yang dapat
menjadi penyebab hambatan interaksi sosial.
CH.
6

4. Stressor psikologis di dalam kelompok


CI.

Stresor dalam kelompok berasal dari sesama WBS sendiri,

ketidakakraban sesama WBS dan kondisi WBS yang mengganggu WBS lainnya
(WBS dengan halusinasi).
CJ.
III.

Dimensi Fisik
1. Lokasi/tempat target grup:
CK.

Wisma Flamboyan Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Mulya

01 Cipayung. Wisma terletak pada bagian paling belakang bangunan bersebelahan


dengan Wisma Edelweis. Wisma ini terdiri dari satu lantai. Pada bagian depan wisma
terdapat kursi-kursi, halaman kecil serta gazebo untuk bersantai WBS.
CL.
2. Kondisi lingkungan yang dapat membahayakan (polusi, pertukaran cuaca, risiko,
penyakit)
CM.

Lantai wisma menggunakan keramik putih yang sedikit licin di bagian

teras wisma. Kondisi di dalam kamar mandi terdapat handrail namun lantai kamar
mandi licin. Terdapat tanjakan saat menuju wisma. Pencahayaan di wisma cukup baik.
Ventilasi di wisma sudah cukup baik sehingga sirkulasi udara di dalam wisma cukup
terjaga.
3. Tempat tinggal
CN.

Wisma Flamboyan terletak di bagian belakang PSTW Budi Mulia 01.

Terdapat kebun di sebelah kanan wisma yang ditanami tanaman oleh WBS serta
terdapat kolam juga. Di dalam Wisma Flamboyan terdapat 34 tempat tidur, 28 lemari,
6 kamar mandi, 1 tempat mencuci piring, dan 1 lemari untuk menyimpan peralatan
makan dan minum WBS di Wisma Flamboyan. Terdapat 1 lemari yang berfungsi
menyimpan berbagai alat-alat kesehatan, lotion, minyak zaitun, alat kebersihan, dan
obat-obatan. Secara umum, kondisi panti bersih dan rapi, namun ruangan sedikit
berbau yang kemungkinan berasal dari kasur dan bantal WBS yang lembab atau bisa
saja berasal dari kolong tempat tidur WBS yang kurang diperhatikan kebersihannya.
CO.
IV.

Dimensi Lingkungan Sosial

1. Sikap komunitas terhadap target grup

CP.

Komunitas (pegawai panti werdha) menerima kehadiran WBS wisma

flamboyan sedangkan warga WBS lainyya bersikap biasa saja terhadap WBS wisma
Flamboyan.
CQ.
2. Status sosial dan ekonomi target grup
CR.

WBS di wisma Flamboyan berasal dari kalangan menengah ke bawah.

Sebagian WBS merupakan WBS hasil penertiban di jalan raya dan/atau WBS yang
tidak mempunyai keluarga. Tetapi, ada pula beberapa WBS yang masih memiliki
keluarga.
CS.
3. Pelayanan kesehatan yang bersifat proteksi
CT.

Tindakan pencegahan penyakit yang dilakukan yaitu senam bersama walaupun

ada beberapa WBS wisma Flamboyan yang tidak mengikuti senam baik karena alasan
kesehatan / tidak ingin. PSTW Budi Mulia 1 juga mempunyai klinik yang menangani
WBS yang sakit serta mempunyai sistem rujukan ke rumah sakit bagi WBS dengan
penyakit yang tidak / sulit untuk ditangani oleh klinik.
CU.
4. Transportasi
CV.

Wisma Flamboyan dekat dengan jalan utama dalam lingkungan panti yang

dapat memuat kendaraan roda empat. Satu orang WBS di wisma Flamboyan
menggunakan tongkat sebagai alat bantu berjalan, satu orang WBS mempunyai
gangguan dalan berjalan, satu orang WBS mempunyai penurunan penglihatan
sehingga mengganggu sikap berjalan, sedangkan sisanya masih dapat berjalan dengan
normal di dalam maupun di sekitar lingkungan wisma
V.

Dimensi Perilaku

1. Kebutuhan nutrisi
CW.

Pemenuhan nutrisi pada setiap WBS sama (menu makan tiga kali sehari dan

makanan selingan) sehingga tidak disesuaikan dengan kondisi kesehatan WBS saat ini
dan juga dengan kemampua mengunyah dan menelan WBS. Adapun menu makan
pagi dan makan siang WBS termasuk nasi, sayur, lauk pauk, dan buah. Di wisma
Flamboyan tiap WBS diberikan jatah makanan tetapi beberapa WBS jika masih lapar
dan masih terdapat sisa makanan, diperbolehan untuk menambah makanannya. WBS
mempunyai jadwal makan pagi 7, jadwal makan siang jam 11.45, dan jadwal makan
8

sore (makan terakhir jam 16.10) dan untuk makanan selingan, WBS kadang diberikan
makanan selingan oleh pramuwisma berupa biskuit, gorengan, singkong. Selain itu,
beberapa pramuwisma juga masih mengkonsumsi kopi.
CX.
2. Merokok
CY.

Beberapa WBS terlihat sering merokok dengan menggunakan kertas yang

digulung atau bahkan sisa kertas rokok yang telah dipakai oleh WBS lainnya.
CZ.
3. Gerak badan
DA.

WBS di wisma Flamboyan tidak memiliki keterbatasan dalam bergerak

kecuali satu orang WBS yang memerlukan alat bantu unuk membantunya berpindah.
DB.
4. Aktifitas rekreasi:
DC.

PSTW mempunyai program senam di hari selasa jumat, seni angklung di hari

selasa, pengajian di hari sabtu, dan ceramah di hari senin kamis jumat. Tetapi
kebanyakan lansia di wisma Flamboyan tidak mengikuti kegiatan tersebut dan lebih
banyak menghabiskan waktu dengan hanya berjalan-jalan di dalam atau di sekitar
lingkungan wisma.
DD.
5. Perlindungan khusus yang digunakan
DE.

Beberapa toilet di wisma Flamboyan telah dilengkapi oleh handwalk handle

walaupun kondisi luar dan dalam toilet seringkali terlihat basah. Di dalam wisma
belum terdapat handwalk handle.
DF.
VI.

Dimensi Kesehatan
1. Pelayanan kesehatan yang dibutuhkan dan yang tersedia
DG.

Pelayanan kesehatan yang dibutuhkan yaitu perawatan luka (luka akibat

Diabetes Mellitus, luka akibat menggaruh, dan luka kecil lainnya yang kebanyakan
dibiarkan terbuka pada WBS) dan pelayanan masalah psikososial dan kognitif.
DH.

Pelayanan kesehatan yang tersedia:

Klinik

Fisioterapi (Senin dan Rabu)

WBS dengan gangguan psikologis dapat melakukan check up di RS kawasan Duren


Sawit pada hari Rabu di minggu pertama tiap bulannya
9

DI.
2. Sikap terhadap kesehatan dan pelayanan kesehatan
DJ.

Sikap WBS sudah cukup baik terhadap kesehatan dan pelayanan kesehatan

yang dibuktikan dengan WBS mengkonsumsi obat yang telah diresepkan oleh tenaga
medis
DK.
3. Jaminan pemeliharaan kesehatan
DL.

Seluruh WBS di wisma Flamboyan mendapatkan jaminan pemeliharaan

kesehatan dari pemerintah.


DM.
4. Sumber daya (SDM, sarana, prasarana)
DN.

Sumber Daya Manusia (SDM):

Dokter

Perawat

Care giver

Kepala ruangan

DO.
DP.

10

DQ.

Tabel 3. Data WBS di Wisma Flamboyan PSTW Budi Mulya 01 Cipayung


DR.

DS.

11

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
EF.

EG.

EH.

EI. K

EJ. SD

EK.

EL.N

EM.
12

EN.

Katarak,

miksi

)
EO.

EP.

EQ.

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
1

70

Menikah

13

tidak

normal,

gigi

15

75

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
i

karies,
14

gangguan

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
s

pendengaran, gigi karies


15

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
t
16

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
e
17

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
n
18

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
ER. ES.

ET.6

EU.

EV.SM

EW.

EX.

EY.Kar
19

EZ.Gatal-gatal,

berjalan

)
FA.5

FB.

FC.1

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
2

Tidak

Jawa

yaw
20

tidak

normal,

gigi

)
6

15

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
meni

an
21

karies, mata melihat ke

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
kah

bawah ketika berbicara


22

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
dengan
23

orang

lain,

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
defisit perawatan diri
24

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
FD. FE.

FF. 5

FG.

FH.

FI. Cera

FJ. P

FK.
25

FL.Parkinson, mulut kotor,

)
FM.

FN.

FO.

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
3

STM

Buruh
26

gigi karies

51

60

95

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
d
27

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
a
28

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
n
29

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
g
30

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
FP.

FQ.

FR.6

FS. -

FT. SM

FU.

FV.J

FW.
31

FX.

Rambut/mata/gi

)
FY.5

FZ.

GA.

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
4

Buruh
32

gi/mulut/hidung kotor

)
2

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
w

ban
33

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
a

gun
34

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
T

an
35

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
i
36

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
m
37

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
u
38

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
r
39

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
GB. GC.

GD.

GE.

GF.-

GG.

GH.

GI. Bur
40

GJ. -

)
GK.

GL.

GM.

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
5

Isla

Menikah

Beta

uh
41

15

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
m

w
42

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
i
43

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
GN. GO.

GP.8

GQ.

GR.

GS.

GT.

GU.
44

GV.

Asam

urat,

)
GW.

GX.

GY.

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
6

SD

Cerai

Jawa

Pedaga
45

hipertensi,

jarang

51

25

100

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
ng
46

komunikasi

dengan

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
orang lain
47

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
GZ. HA.

HB.

HC.

HD.

HE.

HF.T

HG.
48

HH.

Sering

pusing,

)
HI. 4

HJ.

HK.

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
7

71

Isla

SR

Tidak

er

Petani
49

hipertensi,

gangguan

)
8

20

100

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
m

meni

berjalan
50

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
kah

at
51

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
e
52

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
HL. HM.

HN.

HO.

HP.SM

HQ.

HR.

HS.
53

HT.

)
HU.

HV.

HW.

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
8

71

Aceh

Kurir
54

54

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
ban
55

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
k
56

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
HX. HY.

HZ.

IA. I

IB. SD

IC. Cera

ID. J

IE. Ser
57

IF. Kesepian karena tidak

)
IG. 5

IH.

II. -

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
9

72

abu
58

dianggap oleh keluarga,

)
6

35

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
l

tan
59

luka di kaki, luka bekas

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
a

operasi karena infeksi,


60

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
m

gula
61

darah

tidak

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
seimbang
62

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
IJ.

IK.

IL. 6

IM.I

IN. Tida

IO. Cera

IP. S

IQ. Ser
63

IR. Jarang

komunikasi

)
IS. -

IT.

IU. 1

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
1

abu
64

dengan orang lain

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
l

seko

tan
65

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
a

lah

d
66

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
m

a
67

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)

68

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
IV.

IW.

IX. 8

IY. I

IZ. -

JA. Men

JB. J

JC. 69

JD. Gatal-gatal,

gangguan

)
JE. -

JF.

JG. -

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
1

ikah

persepsi
70

sensori:

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
l

pendengaran
71

dan

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
a

penglihatan
72

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
m
73

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
JH.

JI.

JJ. 7

JK. I

JL. SD

JM.

JN. J

JO. Ser
74

JP. Gatal-gatal,

kerusakan

)
JQ. -

JR.

JS. -

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
1

Cerai

abu
75

interaksi sosial

25

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
l

tan
76

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
a

a
77

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
m
78

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)

79

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
JT.

JU.

JV. -

JW.-

JX. -

JY. -

JZ. -

KA.
80

KB.

Spasme

lengan

)
KC.

KD.

KE.

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
1

81

kiri, tidak ada kemauan

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
untuk
82

bergerak,

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
demensia
83

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
KF.

KG.

KH.

KI. -

KJ. -

KK.

KL.

KM.
84

KN.

)
KO.

KP.

KQ.

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
1

85

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)

86

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
KR. KS.

KT.

KU.

KV.

KW.

KX.

KY.
87

KZ.

Pusing,

)
LA.

LB.

LC.

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
1

63

Isla

SMP

Menikah

Jawa

Sales
88

hipertensi,

gangguan

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
m

pendengaran
89

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)

90

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
LD. LE.

LF. 6

LG.

LH.

LI. Men

LJ. S

LK.
91

LL.Gatal-gatal, nyeri pada

)
LM.

LN.

LO.

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
1

Isla

ikah

Tukang
92

paha

saat

malam,

56

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
m

bec
93

gangguan

integritas

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
d

ak
94

kulit

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
a95

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
M
96

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
el
97

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
a
98

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
y
99

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
u
100

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
LP.

LQ.

LR.

LS.I

LT. SD

LU.

LV.B

LW.
101

LX.

Gatal-gatal

)
LY.3

LZ.

MA.

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
1

62

Menikah

et

Wirasw
102

)
6

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
l

asta
103

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
a

w
104

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
m

i
105

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)

106

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
MB. MC.

MD.

ME.

MF.

MG.

MH.

MI.Bur
107

MJ.

Penyakit syaraf,

)
MK.

ML.

MM.

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
1

65

Bu

SMA

Tidak

Tion

uh
108

defisit perawatan diri:

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
d

meni

mandi
109

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
d

kah

h
110

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
h

o
111

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
a

a
112

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
MN. MO.

MP.

MQ.

MR.

MS.

MT.

MU.
113

MV.

Isolasi

sosial,

)
MW.

MX.

MY.

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
1

70

Isla

SR

Menikah

Tukang
114

kurang bergaul, defisit

56

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
m

say
115

perawatan diri

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
ur
116

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
MZ. NA.

NB.

NC.

ND.

NE.

NF.L

NG.
117

NH.

Nyeri punggung,

)
NI. 5

NJ.

NK.

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
2

76

Tid

SD

Tidak

Buruh
118

anemia,

konstipasi,

)
4

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
a

meni

kay
119

resiko jatuh

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
k

kah

u/p
120

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
u

etan
121

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
a

i
122

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
d

g
123

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
a
124

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)

125

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
a
126

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
g
127

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
a
128

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
m
129

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
a
130

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
NL. NM.

NN.

NO.

NP.SD

NQ.

NR.

NS.
131

NT.

Gatal-gatal, gusi

)
NU.

NV.

NW.

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
2

Z/

52

Isla

Menikah

Jawa

Buruh
132

sariawan, isolasi sosial,

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
m

gangguan
133

pola

tidur,

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
risiko infeksi
134

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
NX. NY.

NZ.

OA.

OB.

OC.

OD.

OE.
135

OF.-

)
OG.

OH.

OI. -

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
2

66

136

15

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)

137

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
OJ.

OK.

OL.

OM.

ON.

OO.

OP.B

OQ.
138

OR.

Gigi

kotor,

)
OS.

OT.

OU.

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
2

62

Isla

SMP

Mengata

et

139

keram

di

daerah

54

100

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
m

kan

kelamin,
140

defisit

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
masi

perawatan
141

diri,

nyeri

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
h

akut,
142

risiko

infeksi,

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
buja

hambatan mobilitas fisik


143

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
ngan
144

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
(tida
145

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
k
146

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
meni
147

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
kah)
148

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
OV. OW.

OX.

OY.

OZ.

PA.Men

PB.D

PC.149

PD.

Isolasi

sosial,

)
PE.5

PF.

PG.

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
2

52

Isla

SMA

ikah

hambatan
150

mobilitas

)
4

45

100

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
m

fisik, hemiparase
151

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
o
152

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
k
153

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
PH. PI.

PJ. 8

PK.

PL.-

PM.

PN.

PO.
154

PP. Hipertensi,

)
PQ.

PR.

PS. 1

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
2

Isla

Cerai

Jawa

155

ketidakseimbangan

36

25

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
m

nutrisi
156

kurang

dari

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
kebutuhan tubuh, nyeri
157

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
akut,
158

hambatan

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
mobilitas fisik
159

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
PT.

PU.

PV.5

PW.

PX.

PY.Tida

PZ.S

QA.
160

QB.

Demensia,

)
QC.

QD.

QE.

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
2

Kri

SR

Tambal
161

defisit perawatan diri

30

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
s

meni

ban
162

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
t

kah

d
163

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
e

a
164

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
n
165

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
QF.

QG.

QH.

QI. I

QJ. SD

QK.

QL.

QM.
166

QN.

Pusing,

gatal-

)
QO.

QP.

QQ.

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
2

62

Cerai

Bata

Pedaga
167

gatal,

gangguan

35

95

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
l

ng
168

mobilitas

fisik

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
a

mar
169

(menggunakan

kruk),

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
m

ar

taba
170

inkontinensia

urin,

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
o

k
171

kerusakan

integritas

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
kulit,
172

intoleransi

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
aktifitas
173

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
QR. QS.

QT.

QU.

QV.

QW.

QX.

QY.
174

QZ.

Gangguan

)
RA.

RB.

RC.

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
2

Tidak

175

mobilitas

fisik

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
meni

(menggunakan tongkat)
176

EC.
Ber
g
B

EE.

DV.

Ba

Usi

a
DW.
DT. DU.

In

Ag

EA.

DY.
DX.

Status

Pendidi

perk

kan

awin

Pekerj

EB.

Masalah

DZ.

aan

keperawatan/kesehatn

Suku

yan

yang

dialami

sedang/pernah

ED.

an

lalu

B
B
T
)
kah
177

RD.
RE.
RF.
RG.
RH.
RI.
RJ.
RK.

178

RL.

ANALISIS MASALAH

RM.

Berdasarkan hasil observasi, pemeriksaan fisik, dan wawancara yang

dilakukan oleh mahasiswa FIK UI pada WBS ruang Flamboyan, maka didapatkan data
sebagai berikut:
Hasil observasi, meskipun rutin dibersihkan, namun ruangan Flamboyan sedikit berbau

yang kemungkinan berasal dari kasur dan bantal WBS yang lembab, selain itu terlihat juga
kebersihan kolong tempat tidur WBS kurang terjaga sehingga menimbulkan bau tidak
sedap.
Hasil wawancara didapatkan data bahwa 10 dari 15 WBS sering mengeluh gatal-gatal dan

tindakan yang dilakukan untuk mengatasinya adalah menggaruk, sehingga timbul


kerusakan kulit akibat garukan.
Hasil observasi fisik, beberapa kulit lansia terlihat ruam-ruam kemerahan, ada juga yang

sudah mengalami kerusakan kulit (epidermis) atau luka.


RN.
RO.
MASALAH KEPERAWATAN
RP.Data Kelompok

RQ.

RR.

Keperawatan
RU.
Ganggua

Data Subjektif (DS):

Terdapat beberapa WBS yang mengatakan bahwa ia mengalami

n
Kulit

gatal-gatal pada tubuhnya dengan intensitas sering.


WBS mengatakan sangat tidak nyaman jika sedang gatal-gatal
RS.
RT. Data Objektif (DO):

Sebagian besar WBS mengalami gangguan integritas kulit (kulit

kemerahan, terdapat luka hasil menggaruk, dll)


Terdapat WBS yang mempunyai luka akibat penyakit Diabetesnya
Terdapat banyak WBS yang menggaruk-garuk tubuhnya
Terdapat seorang WBS yang menggaruk punggungnya
menggunakan tembok
SE.
SF.
SG.

179

RV.
RW.
RX.
RY.
RZ.
SA.
SB.
SC.
SD.

Masalah

Integritas

SH.
RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN PADA KELOMPOK LANSIA DI WISMA FLAMBOYAN
SI. PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA (PSTW) BUDI MULYA 01 CIPAYUNG
SK.

Diagnosis

SL.NOC

Keperawatan
SO.
SJ. Data

Ko
d

SQ.
SP. Diagnosis

Karakteristik

TA. Gangguan

TE.

000

Integritas

110

lapisan

kulit

(dermis)

SX.

Kerusakan pada

SY.

permukaan kulit

SZ.

tubuh

Hasil

SW.

Kerusakan pada

Invasi

SR.

ST.Intervensi

d
e

Masalah Kesehatan: Gangguan Integritas Kulit (Domain 11: Keamanan), (Kelas 2: Luka Fisik)

SV.Batasan
-

NIC

SS. K

Ko

e
SU.

SM.

struktur

Kulit
Def

inisi;
TD.

Per

Integritas

Jaringan:
1

TB.
TC.

TZ.

Mukosa

TG.

Kulit

TH.

UA.

TI. 1

UB.

ubahan

epidermis

UC.

dan dermis

UD.

VA.

0
dan

pada kulit

UN. - Memonitor warna dan temperature


UO.

kulit

UP. - Memonitor
Temperatu

re kulit 36,5-37,5

UQ.

memar

dan

UR. - Memonitor adanya ruam dan luga


US.

Dapat

adanya

kerusakan pada kulit


gores pada kulit

UT. - Memonitor

merasakan

UU.

sensasi sentuhan,

UV. - Memonitor

180

Surveillance Kulit

359 - Memeriksa kemerahan, dan edema

Membran

TF.

UM.

kelembaban

dan

kekeringan yang berlebihan


sumber

tekanan

dan

SK.

Diagnosis

SL.NOC

Keperawatan
SO.
SJ. Data

Ko
d

SM.

SQ.
SP. Diagnosis

SS. K

Ko

SR.

Hasil

ST.Intervensi

TJ.

panas, dingin, dan

e
UW.

gesekan

TK.

nyeri

UX.

VB.

TL.1
1

NIC

UE.

UY. - Memeriksa kulit untuk iritasi, pecah-

UF.Turgor

kulit

kembali <2 detik

UG.

UH.

2
UI.

TN.

UJ. Tidak

TO.

Kulit

pecah, lesi, kalus, dan edema

166 - Monitor

kebersihan

dan

kondisi

umum sepatu dan kaus kaki

- Monitor tingkat kelembaban kaki


- Mengeringkan sela-seal jari dengan
benar dan hati-hati

terdapat

luka pada kulit

TP. 1

UK.

UL.

- Memberikan lotion pada seluruh area


kulit
- Menginstruksikan

Kulit

tampak

bersisik

UZ.
0

tampak lembab

TM.

Perawatan kaki

klien

untuk

melakukan perawatan kaki secara


tidak

rutin
- Berikan

apresiasi

positif

tentang

perawatan kaki secara mandiri


181

SK.

Diagnosis

SL.NOC

Keperawatan
SO.
SJ. Data

Ko
d

SM.

SQ.
SP. Diagnosis

SS. K

Ko

SR.

NIC

e
3

Hasil

o
d

ST.Intervensi

e
yang dilakukan klien

TQ.
TR.
TS.1
1
0
1
0
4
TT.
TU.
110
1
1
5
TV.
182

SK.

Diagnosis

SL.NOC

Keperawatan
SO.
SJ. Data

Ko
d
e

SM.

SQ.
SP. Diagnosis

NIC

SS. K

Ko

SR.

d
e
TW.

Hasil

o
d
e

TX.
110
1
2
0
TY.
VC.
VD.
VE.
VF.
VG.
VH.
VI.
VJ.

183

ST.Intervensi

VL.
VK.

Data

VP.K
o
d
e

Diagnosis
Keperawatan
VQ.

Dia
gnosis

VM.
VR.
Ko
d
e

NOC
VS.

Hasil

VN.
VT.
Ko
d
e

VU.

NIC
Intervensi

VV.
Masalah Keperawatan: Defisiensi Kesehatan Komunitas (Domain 1 Promosi Kesehatan dan Kelas 2 Manajemen
Kesehatan
VW.
Batasan
Karakteristik
- Masalah
kesehatan yang
dialami
oleh
agregat
atau
populasi
- Program
yang
tidak
tersedia
untuk
menurunkan
masalah
kesehatan dalam
agregat / populasi
(dalam konteks
ini
masalah
kesehatan yang
dimaksud adalah
gangguan
integritas kulit)
VX.
Faktor
yang

VY.
00
2
1
5

VZ.

WA.
Def
isiensi
Kesehatan
Komunita
s
WB.
Def
inisi:
Adanya
satu atau
lebih
masalah
kesehatan
atau faktor

faktor
yang dapat
menurunka
n
kesejahtera
an
atau
meningkat
kan risiko
masalah

WC.
270
1
WD.
WE.
27
0
1
1
5

WF.
270
1
0
2
WG.
WH.
270
1
0

WL.
Status
Kesehatan
Komunitas
WM.
Status
Kesehatan lansia
WN.
Prevalensi
program promosi
kesehatan
WO.
Prevalensi
program
untuk
melindungi
kesehatan
WP.
Tingkat
partisipasi pada
program
kesehatan
komunitas
WQ.

184

WR.
XF.Perkembangan Kesehatan
850
Komunitas
0- Bantu anggota agregat untuk
WS.
meningkatkan
perhatian
akan
WT.
masalah kesehatan agregat
WU.- Identifikasi
dan
kembangkan
WV.
pemimpin agregat
WW.- Kuatkan kontak antara individu dan
WX. kelompok untuk mendiskusikan
WY.
keinginan
yang
sama
dan
WZ.
keinginan yang bertolak belakang
XA. - Buat situasi yang nyaman di mana
XB.
baik individu dan dalam agregat
XC.
dapat merasa nyaman dalam
XD.
menyampaikan pandangannya
XE. - Buat strategi untuk mengatasi konflik
- Bangun komitmen dalam agregat
dengan mendemosntrasikan bahwa
partisipasi semua anggota agregat
akan mempengaruhi kehidupan
sebagai individu dan meningkatkan
kesehatan agregat

VL.
VK.

Data

berhubungan:
Kurangnya jumlah
sumber daya (sumber
daya
manusia,
pendidikan
lansia,
aspek sosial ekonomi
lansia)
Kurang lengkapnya
program
untuk
menangani masalah
kesehatan (Gangguan
Integritas Kulit)

VP.K
o
d
e

Diagnosis
Keperawatan
VQ.

Dia
gnosis

kesehatan
yang
dialami
oleh
agregat.

VM.
VR.
Ko
d
e
3
WI.
WJ.
WK.
270
1
0
7

NOC
VS.

Hasil

VN.
VT.
Ko
d
e

VU.
XG.

185

NIC
Intervensi

XH.

IMPLEMENTASI YANG DILAKUKAN


1. Topik
XI. Latihan perawatan diri: perawatan kulit pada lansia laki-laki di Wisma Flamboyan
PSTW Budi Mulia 01 Cipayung
2. Metode
XJ. FGD diskusi dan demonstrasi
3. Media
XK.

Peralatan perawatan kulit (detol, handbody, sabun), air bersih, handuk.

4. Waktu dan Tempat


XL.

Selasa, 14 April 2015 pukul 10.00-11.00 WIB di di halaman depan wisma

Flamboyan PSTW Budi Mulia 01, Cipayung.


XM.
XN. Pembagian Waktu Terapi Aktivitas Kelompok
XO.

XP.

Kegiat

XQ.

Pukul
XR.

an
XS.

Pembu

Petugas
XT.

10.00 10.15 WIB

kaan: perkenalan, penyampaian tujuan

Ketua

XU.

dan peraturan kegiatan


XV.

Simula

XW.

10.15 10.30 WIB


XX.

si latihan keseimbangan
XY.

Demon

Fasilitator
XZ.

10.30 10.45 WIB


YA.

strasi oleh 3 WBS


YB.

Penutu

Fasilitator
YC.

10.45 11.00 WIB

p: evaluasi, pemberian reward.

Ketua

YD.
5. Evaluasi
a) Evaluasi struktur

Laporan pendahuluan sudah dikonsulkan dengan dosen pembimbing

Mahasiswa berperan aktif dan menjalankan tugasnya masing-masing selama


kegiatan berlangusng

Kegiatan berlangsung sesuai dengan rundown yang telah dibuat

Media yang digunakan sudah tersedia sehingga dapat memperlancar kegiatan

YE.
b) Evaluasi proses

Pelaksanaan kegiatan dijalankan tepat waktu sesuai dengan rundown yang telah
dibuat
186

60% penghuni panti dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan

100% mahasiswa mengikuti kegiatan dan hadir 20 menit sebelum acara dimulai

100% mahasiswa mengetahui alur jalannya kegiatan dan menguasai tanggung


jawab yang diberikan

100% tahapan latihan perawatan kulit diikuti secara urut dan sesuai dengan teori

YF.
c) Evaluasi hasil

75% penguhini panti aktif mengikuti kegiatan

55% penghuni panti memahami perlunya perawatan diri

55% penghuni panti memahami perlunya pemakaian lotion setelah mandi atau
kulit dibersihkan agar menjaga kelembapan kulit

30% penghuni panti dapat menunjukkan kembali penggunaan lotion secara benar
terhadap diri sendiri dan orang lain.

YG.
6. Pengorganisasian Kelompok
YH.

Kelompok lansia dibagi menjadi 3 kelompok FGD yang akan didampingi oleh

masing-masing 2 mahasiswa sebagai fasilitator. Tugas fasilitator adalah sebagai


berikut:
a) Membuka jalannya kegiatan
b) Memperkenalkan diri
c) Menetapkan tujuan dan peraturan kelompok
d) Mendemontrasikan kegiatan latihan perawatan kulit
e) Menganalisa dan mengobservasi pola komunikasi dalam kelompok
f) Motivasi kelompok untuk aktif
g) Memberi dorongan positif
h) Menyimpulkan keseluruhan aktivitas kelompok
i) Menutup kegiatan
YI.

Fasilitator:

a) Dara Rezky Sukandari


b) Evalina Romauli
c) Fadila Hapsari
d) Haniul Karomah
e) Nurul Fadillah
187

f) Wilujeng.
YJ.
YK.

ANALISA SWOT
a) Strength:

Mahasiswa mempersiapkan kegiatan intervensi secara optimal

Pemilihan intervensi disesuaikan dengan masalah di wisma Flamboyan

WBS bersedia mengikuti intervensi sehingga kegiatan berjalan lancar

Pihak wisma memfasilitasi tempat dan waktu untuk pelaksanaan intervensi.

b) Weakness:

Pengaturan posis kurang rapi

Hanya sedikit WBS yang mengikuti kegiatan

Beberapa WBS kebingungan saat mengikuti kegiatan

Saat melakukan TAK tidak melakukan perkenalan terlebih dahulu

Pelaksaan intervensi kurang terorganisir dalam pembagian peran

c) Opportunity:

Kegiatan didukung oleh pengurus wisma

Pihak wisma dan peserta mendukung kegiatan yang kita laksanakan

d) Threat

Beberapa WBS mengalami penurunan kognitif sehingga sulit mengikuti intervensi

Beberapa WBS hanya diam saja dan tidak menunjukkan ketertarikannya saat
kegiatan berlangsung

YL.
YM. SOAP
1. Subjektif
WBS mengatakan senang melakukan perawat kulit (mengoleskan hand body).
WBS mengatakan akan melakukan perawatan kulit kembali saat mandi dan setelah

mandi.
WBS mengatakan tidak akan menggaruk lagi saat gatal hanya diusap saja.
188

YN.
2. Objektif

WBS mampu melakukan demonstrasi ulang.

WBS terlihat mengikuti kegiatan yag dilakukan.

WBSmemperhatikan saat demonstrasi dilakukan.

WBS dapat menjawab pertanyaan yang diberikan oleh fasilitator.

3. Analisis
YO.
Kegiatan TAK yang dilakukan sebagai intervensi terhadap masalah gangguan
integritas kulit cukup baik yang ditunjukkan dnegan WBS mampu mengoleskan hand
body di tangan maupun kaki mereka bahkan daerah punggung yang gatal.
YP.
4. Planning
Menyarankan kepada pengurus wisma untuk rutin melakukan perawatan kulit pada
lansia seperti memakaikan hand body dan sabun serta cairan anti septik yang sudah

YQ.
YR.

kami sediakan.
Menstimulasi WBS untuk selalu melakukan perawatan kulit sehari 2 kali.
Menyarankan WBS untuk mandi menggunakan sabun.

KESIMPULAN
YS.

Kelompok kami mengangkat masalah gangguan integritas kulit dan defisiensi

kesehatan komunitas sebagai prioritas masalah pada kelompok lansia di wisma Flambyan
ini, dikarenakan terdapat 10 WBS sering mengeluh gatal-gatal dan tindakan yang
dilakukan untuk mengatasinya adalah menggaruk, sehingga timbul kerusakan kulit akibat
garukan serta beberapa kulit lansia terlihat ruam-ruam kemerahan, ada juga yang sudah
mengalami kerusakan kulit (epidermis) atau luka.
YT.

Intervensi yang kami lakukan yaitu memberikan latihan perawatan diri:

perawatan kulit pada lansia laki-laki di Wisma Flamboyan PSTW Budi Mulia 01
Cipayung. Kegiatan TAK ini berjalan cukup baik yang ditunjukkan dnegan WBS mampu
mengoleskan hand body di tangan maupun kaki mereka bahkan daerah punggung yang
gatal.
YU.

189