Anda di halaman 1dari 4

Tambang

Undang-undang No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral


dan Batubara
Perihal
Deskripsi
Pertambang
Sebagian atau seluruh tahapan kegiatan dalam
an
rangka penelitian pengelolaan dan pengusahaan
mineral atau batubara yang meliputi penyelidikan
umum, eksplorasi, studi kelayakan, konstruksi,
penambangan, pengolahan dan pemurnian,
pengangkutan dan penjualan, serta kegiatan
pascatambang
Mineral
Senyawa anorganik yang terbentuk di alam, yang
memiliki sifat fisik dan kimia tertentu serta susunan
kristal teratur atau gabungannya yang membentuk
batuan, baik dalam bentuk lepas atau padu [Psl 1
angka 2]
Batubara
Endapan senyawa organik karbonan yang terbentuk
secara alamiah dari sisa tumbuh-tumbuhan [Psl 1
angka 3]
Pertambang
Pertambangan kumpulan mineral yang berupa bijih
an mineral
atau batuan, di luar panas bumi, minyak dan gas
bumi, serta air tanah [Psl 1 angka 4]
Pertambang
Pertambangan endapan karbon yang terdapat di
an batubara
dalam bumi, termasuk bitumen padat, gambut, dan
batuan aspal [Psl 1 angka 5]
Usaha
Kegiatan dalam rangka pengusahaan mineral atau
pertambang
batubara yang meliputi tahapan kegiatan
an
penyelidikan umum, eksplorasi, studi kelayakan,
konstruksi, penambangan, pengolahan dan
pemurnian, pengangkutan dan penjualan, serta
pascatambang [Psl 1 angka 6]
Komoditas a) mineral radioaktif meliputi:
tambang
- radium
- thorium
- uranium
mineral dan - monasit
- bahan galian radioaktif lainnya
batubara
b) mineral logam meliputi:
- litium
- kalsium
- timbal
mangaan
- bauksit
- barit
- kobalt
- indium
- galena
- ilmenit
- dysprosium - niobium
- aluminium - ruthenium
- strontium - berilium
- emas
- seng
- platina
- air
raksa
- vanadium - tantalum
- yitrium
- alumina
- khrom
- thorium
- neodymium palladium
- iridium
- germanium - magnesium - tembaga
- timah
- bismuth
- wolfram
- kromit

- cadmium
- magnetit
- niobium
- erbium
- cesium
- hafnium
- rhodium
selenium
- zenotin
- kalium
- perak
- nikel
- molybdenum- titanium
- antimony
- galium
- besi
- zirconium
- ytterbium
lanthanum
- scandium
- osmium
- telluride
c) mineral bukan logam meliputi:
- intan
- pasir kuarsa - brom
- halit
- magnesit
- ball clay
- feldspar
- kalsit
- zircon
- perlit
- korundum
fluorspar
- klor
- asbes
- yarosit
- fire
clay
- bentonit
- rijang
- wolastonit
- garam
batu
- grafit
- kriolit
- belerang
- talk
- oker
- zeolite
- gypsum
pirofilit
- tawas
- clay
- arsen
yodium
- fosfat
- mika
- fluorit
kaolin
- dolomit
- kuarsit
- batu kuarsa - batu
gamping
d) batuan meliputi:
- pumice
- obsidian
- tanah diatome - slate
- andesit
- basalt
- tanah liat
- opal
- kristal kuarsa
- kayu terkersikan
- kerikil sungai - kerikil sungai ayak tanpa pasir
- kerikil berpasir alami (sirtu)
- bahan timbunan pilihan (tanah)
- tanah merah (laterit)
- agat
- onik
- batu gunung
tras
- marmer
- tanah serap - granit
gabro
- trakhit
- tanah urug - kalsedon
jasper
- gamet
- diorite
- quarry besar
batu kali
- urukan tanah setempat
- batu gamping
- pasir laut
- toseki
- perlit
granodiorit
- peridotit
- leusit
- batu apung
chert

- krisoprase
- giok
- top
kerikil galian
- pasir urug
- pasir pasang
- pasir yang tidak mengandung unsur mineral logam
atau unsur mineral bukan logam dalam jumlah yang
berarti ditinjau dari segi ekonomi pertambangan
e) batubara meliputi:
- bitumen padat
- batubara
- batuan aspal
- gambut
Sumber: http://www.transformasi.net/articles/read/134/pengertian-pertambangan-mineral-danbatubara.html

Energi Terbarukan
Indonesia adalah negeri yang kaya raya. Sumber daya alamnya
sangat melimpah. Beberapa di antaranya bisa dikembangkan
menjadi energi alternatif sebagai pengganti bahan bakar minyak
yang terus menurun dan menyusut.
Sejumlah negara masih mengandalkan minyak bumi, batu bara, dan
gas alam untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan energinya.
Padahal, stok bahan bakar fosil sebagai sumber energi saat ini terus
berkurang. Dalam banyak studi, Indonesia menyimpan ribuan energi
terbarukan (renewable energy).
Berikut 10 energi terbarukan yang dimiliki Indonesia dan berpotensi
besar untuk menyediakan sumber energi berlebih.
1. Energi matahari
PT PLN (Persero) memanfaatkan energi ini untuk menerangi 1.000
pulau terpencil pada 2012.
2. Energi biomasa (biomass energy)
3. Hydropower (sumber daya air)
Sungai-sungai dan air terjun di Indonesia sangat potensial bagi
energi ini.
4. Energi dari laut (ocean energy)
Masih seputar lautan. Lautan menyediakan energi terbarukan
(renewable energy), seperti energi gelombang atau pemanfaatan

pasang surut air laut dapat digunakan untuk membangkitkan energi


listrik dan energi panas air laut (ocean thermal energy)yang
berasal dari panas yang tersimpan dalam air laut.
5. Energi angin
Sepertiga luas Indonesia adalah lautan. Potensi angin sebagai
energi terbarukan dengan menggunakan turbin angin untuk
menghasilkan listrik.
6. Energi geothermal
Di dalam perut negeri ini, tersimpan 40 persen cadangan panas
bumi di dunia. Mayoritas masih tidur di bumi Andalas atau
Sumatra. Cadangan panas bumi di Sumatra sebesar 6.645
Megawatt electric (MWe) atau hampir 50 persen dari total cadangan
nasional, sebesar 15.882 MWe.
7. Hidrogen
8.Biodiesel
Saat ini, pengembangan biodiesel yang bersumber dari tanaman
jarak (Jatropha) terus dilakukan.
9. Bioetanol
Bioetanol merupakan salah satu jenis biofuel (bahan bakar cair dari
pengolahan tumbuhan) di samping biodiesel. Bisa berbahan baku
dari singkong, jagung, kelapa sawit.
10. Gasifikasi batu bara (gasified coal)

Sumber: http://drn.go.id/index.php/en/48-info-iptek/236-10-energi-terbarukan-di-indonesia

Kondisi energi di Indonesia kini:


http://www.esdm.go.id/berita/37-umum/1962-potensi-energi-baruterbarukan-ebt-indonesia.pdf