Anda di halaman 1dari 2

Pemeriksaan Luar

Pada pemeriksaan luar dapat terdapat beberapa hal yang harus ditemukan
yaitu:
1. Baju basah
2. Suhu dingin, kulit basah dan pucat.
3. Cutis Anserina. Suatu keadaan dimana kulit mengerut dan rambut yang
berdiri yang diakibatkan oleh kontraksi dari musculus erector pilorum
4. Washers woman hand. Terendamnya kulit pada air dalam waktu yang
lama akan menyebabkan maserasi akibat imbibisi dari air. Kulit pada
telapak tangan dan telapak kaki akan menjadi lebih putih dan mengkerut.
Selanjutnya epidermis akan dipisahkan dari dermis. Hal ini dapat
membantu dalam mengestimasi waktunya kematian.
a. Kerutan: Jika air dingin maka kulit akan segera mengerut segera
setelah perendaman
b. Kutikula akan terlihat menjadi lebih putih setelah 12 jam
c. Kulit menjadi lebih memutih dan mengkerut dalam waktu 24 jam
d. Kutikula mulai terlepas setelah 48 jam
5. Cadaveric spasme, merupakan tanda intravital yang terjadi pada waktu
korban berusaha menyelamatkan diri dengan memegang apa saja seperti
rumput atau benda-benda lain dalam air
6. Mata. Pada konjungtiva dapat terjadi kongesti. Jarang terjadi perdarahan
subkonjungtiva
7. Busa halus pada hidung dan mulut, kadang-kadang berdarah.
8. Lebam mayat. Lebam mayat dapat terjadi pada muka, kepala, leher, dan
dada bagian depan. Lebam mayat dapat berwarna merah muda.
9. Luka-luka lecet pada siku, jari tangan, lutut dan kaki akibat gesekan pada
benda-benda dalam air. Puncak kepala mungkin terbentur dasar waktu
terbenam, tetapi dapat pula terjadi luka post mortal akibat benda-benda
atau binatang dalam air.

Cadaveric spasm
Sumber:
1. Dahlan S. Ilmu kedokteran Forensik. Badan Penerbit Universitas
Diponegoro : Semarang;2000.
2. Bardale R. principles of forensic medicine and toxicology. New Delhi;
2011.