Anda di halaman 1dari 7

BADAN PUSAT STATISTIK

BPS PROVINSI PAPUA BARAT

No. 46/12/91 Th. III, 1 Desember 2009

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI


KOTA MANOKWARI

; Pada bulan Nopember 2009, Kota Manokwari mengalami inflasi sebesar 0,09 persen. Dari 66 kota,
tercatat bahwa pada bulan Nopember 2009, Manokwari menempati peringkat inflasi ke-tigapuluh, atau
turun dari yang sebelumnya menempati peringkat inflasi ke- limapuluhtujuh di Indonesia.
; Inflasi di Kota Manokwari terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks
pada kelompok-kelompok barang dan jasa sebagai berikut : kelompok kesehatan sebesar 1,26 persen;
kelompok sandang sebesar 1,09 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau
sebesar 0,33 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,32 persen; serta
kelompok bahan makanan sebesar 0,04 persen. Sedangkan dua kelompok pengeluaran lainnya justru
mengalami penurunan indeks, yakni kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar -0,83
persen; dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar -0,01 persen.
; Laju inflasi tahun kalender (Januari-Nopember) 2009 di Manokwari sebesar 5,92 persen.

BULAN NOPEMBER 2009, DI MANOKWARI TERJADI INFLASI SEBESAR 0,09 PERSEN


DENGAN INDEKS HARGA KONSUMEN (IHK) SEBESAR 129,96.

Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Nopember 2009, secara umum menunjukkan kenaikan.
Berdasarkan hasil pemantauan BPS, dengan menggunakan penghitungan dan tahun dasar baru (2007 = 100), di
Manokwari (hasil SBH 2007) pada bulan Nopember 2009 terjadi inflasi sebesar 0,09 persen, atau terjadi kenaikan
Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 129,84 pada bulan Oktober 2009 menjadi 129,96 pada bulan Nopember 2009.
Sedangkan laju inflasi Manokwari tahun kalender (Januari-Nopember) 2009 yakni sebesar 5,92 persen.

Inflasi di Kota Manokwari terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada
kelompok-kelompok barang dan jasa sebagai berikut : kelompok kesehatan sebesar 1,26 persen; kelompok sandang
sebesar 1,09 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,33 persen; kelompok
perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,32 persen; serta kelompok bahan makanan sebesar 0,04
persen. Sedangkan dua kelompok pengeluaran lainnya justru mengalami penurunan indeks, yakni kelompok
transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar -0,83 persen; dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga
sebesar -0,01 persen.

Inflasi yang terjadi di Kota Manokwari dipengaruhi oleh kenaikan indeks yang signifikan pada sub kelompok-
sub kelompok seperti : sub kelompok obat-obatan sebesar 4,05 persen; sub kelompok sandang laki-laki sebesar

Berita Resmi Statistik No. 46/12/91 Th. III, 1 Desember 2009 1


2,26 persen; sub kelompok bumbu-bumbuan sebesar 1,42 persen; sub kelompok sayur-sayuran sebesar 1,07
persen; sub kelompok bahan bakar, penerangan, dan air sebesar 0,76 persen; sub kelompok perawatan jasmani
dan kosmetika sebesar 0,53 persen; sub kelompok sandang anak-anak sebesar 0,52 persen; sub kelompok
makanan jadi sebesar 0,45 persen; sub kelompok sandang wanita sebesar 0,45 persen; serta sub kelompok buah-
buahan sebesar 0,41 persen. Sedangkan sub kelompok-sub kelompok yang sangat berperan menghambat laju
inflasi di Manokwari adalah sub kelompok-sub kelompok yang mengalami penurunan indeks yang signifikan, yakni
sub kelompok ikan segar sebesar -1,22 persen; sub kelompok transpor sebesar -0,92 persen; sub kelompok bahan
makanan lainnya sebesar -0,89 persen; sub kelompok komunikasi dan pengiriman sebesar -0,76 persen; serta sub
kelompok ikan diawetkan sebesar -0,51 persen.

Pada bulan Nopember 2009, beberapa komoditas yang memberikan andil/sumbangan inflasi terbesar adalah
sebagai berikut : bawang putih memberikan andil sebesar 0,09 persen; tomat sayur sebesar 0,06 persen; obat
dengan resep sebesar 0,03 persen; bahan bakar rumahtangga sebesar 0,03 persen; seng sebesar 0,03 persen;
kemeja pendek katun sebesar 0,03 persen; tukang bukan mandor sebesar 0,02 persen; rokok kretek filter sebesar
0,02 persen; nasi sebesar 0,02 persen; serta ikan bollu sebesar 0,02 persen.

Tabel 1
Laju Inflasi Manokwari Nopember 2009, Tahun Kalender 2009 dan
Tahun Ke Tahun Menurut Kelompok Pengeluaran (2007 = 100)

IHK IHK IHK IHK Inflasi bulan Laju Inflasi Inflasi


Nopember Desember Oktober Nopember Nopember Tahun Tahun Ke
Kelompok Pengeluaran 2008 2008 2009 2009 2009 *) Kalender Tahun

2009 **) 2009 ***)

[1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8]

U m u m 120,88 122,70 129,84 129,96 0,09 5,92 7,51


1 Bahan Makanan 125,97 129,60 135,53 135,59 0,04 4,62 7,64
2 Makanan Jadi, minuman, Rokok dan
Tembakau 134,10 134,95 140,68 141,14 0,33 4,59 5,25

3 Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan


bakar 122,77 123,50 139,22 139,66 0,32 13,09 13,76

4 Sandang 103,33 104,77 118,48 119,77 1,09 14,32 15,91


5 Kesehatan 112,82 115,07 126,38 127,97 1,26 11,21 13,43
6 Pendidikan, Rekreasi dan Olah raga
108,89 109,28 117,88 117,87 -0,01 7,86 8,25

7 Transpor dan Komunikasi dan Jasa


Keuangan 112,44 114,06 110,89 109,97 -0,83 -3,59 -2,20

*) Persentase perubahan IHK bulan Nopember 2009 terhadap IHK bulan sebelumnya.
**) Persentase perubahan IHK bulan Nopember 2009 terhadap IHK bulan Desember 2008.
***) Persentase perubahan IHK bulan Nopember 2009 terhadap IHK bulan Nopember 2008.

2 Berita Resmi Statistik No. 46/12/91 Th. III, 1 Desember 2009


Tabel 2
Kelompok Pengeluaran Komoditi yang Memberikan Andil Terbesar
Terhadap Inflasi Manokwari Nopember 2009 (persen)

Andil Inflasi
Kelompok Pengeluaran Komoditi
(%)
[1] [2]
1. Bahan Makanan
Bawang Putih 0,09
Tomat Sayur 0,06
Ikan Bollu 0,01
Cumi-cumi 0,01
Pisang 0,01
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau
Rokok Kretek Filter 0,02
Nasi 0,02
Sate 0,01
Makanan Ringan/Snack 0,01
Sirop 0,00
3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar
Bahan Bakar Rumahtangga 0,03
Seng 0,03
Tukang Bukan Mandor 0,02
Karpet 0,00
Sprey 0,00
4. Sandang
Kemeja Pendek Katun 0,03
Kemeja Panjang Katun 0,00
Sepatu 0,00
Seragam Sekolah Wanita 0,00
Celana Panjang Katun 0,00
5. Kesehatan
Obat dengan resep 0,03
Pasta Gigi 0,00
Obat Batuk 0,00
Shampo 0,00
Parfum 0,00
6. Pendidikan, Rekreasi & Olahraga
Tas Sekolah 0,00
Flash Disk 0,00
Sepatu Olahraga Pria 0,00
Kertas HVS 0,00
Personal Komputer/Desktop -0,01
7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan
Cuci Kendaraan 0,00
Sepeda 0,00
Helm 0,00
Telepon Seluler -0,03
Angkutan Udara -0,12

Berita Resmi Statistik No. 46/12/91 Th. III, 1 Desember 2009 3


URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN

1. Bahan Makanan

Kelompok bahan makanan pada bulan Nopember 2009 mengalami inflasi sebesar 0,04 persen atau
terjadi kenaikan indeks dari 135,53 pada Oktober 2009 menjadi 135,59 pada Nopember 2009.

Dari sebelas sub kelompok yang ada dalam kelompok bahan makanan, empat sub kelompok
mengalami inflasi, dan tujuh sub kelompok mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi pada sub kelompok
bumbu-bumbuan, yakni sebesar 1,42 persen, dan inflasi terendah terjadi sub kelompok daging dan hasil-
hasilnya, yakni sebesar 0,17 persen. Sedangkan untuk deflasi, yang tertinggi terjadi pada sub kelompok ikan
segar, yakni sebesar -1,22 persen dan deflasi terendah terjadi pada sub kelompok lemak dan minyak, yakni
sebesar -0,01 persen.

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau

Kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau pada Nopember 2009 mengalami inflasi
sebesar 0,33 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 140,68 pada Oktober 2009 menjadi 141,14 pada
Nopember 2009.

Dari tiga sub kelompok yang ada dalam kelompok ini, seluruhnya mengalami inflasi. Sub kelompok
makanan jadi mengalami inflasi tertinggi, yakni sebesar 0,45 persen; sedangkan dua sub kelompok lainnya,
yakni sub kelompok tembakau dan minuman beralkohol, dan sub kelompok minuman yang tidak beralkohol
mengalami inflasi masing-masing sebesar 0,33 persen; dan 0,07 persen.

3. Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar

Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar pada Nopember 2009 mengalami inflasi
sebesar 0,32 persen, atau terjadi kenaikan indeks dari 139,22 pada Oktober 2009 menjadi 139,66 pada
Nopember 2009.

Dari empat sub kelompok yang ada dalam kelompok ini, tiga sub kelompok mengalami inflasi dan satu
sub kelompok lainnya mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi pada sub kelompok bahan bakar, penerangan,
dan air, yakni sebesar 0,76 persen; dan inflasi terendah terjadi pada sub kelompok penyelenggaraan
rumahtangga, yakni sebesar 0,25 persen. Sedangkan satu sub kelompok yang mengalami deflasi adalah sub
kelompok perlengkapan rumahtangga, yakni sebesar -0,05 persen.

4. S a n d a n g

Kelompok sandang pada Nopember 2009 mengalami inflasi sebesar 1,09 persen, atau terjadi kenaikan
indeks dari 118,48 pada Oktober 2009 menjadi 119,77 pada Nopember 2009.

4 Berita Resmi Statistik No. 46/12/91 Th. III, 1 Desember 2009


Dari empat sub kelompok yang ada dalam kelompok ini, seluruhnya mengalami inflasi. Sub kelompok
sandang laki-laki mengalami inflasi tertinggi, yakni sebesar 2,26 persen. Sedangkan tiga sub kelompok
lainnya, yakni sub kelompok sandang anak-anak, sub kelompok sandang wanita, dan sub kelompok barang
pribadi dan sandang lain, masing-masing mengalami inflasi sebesar 0,52 persen; 0,45 persen; dan 0,34
persen.

5. K e s e h a t a n

Kelompok kesehatan pada Nopember 2009 mengalami inflasi sebesar 1,26 persen, atau terjadi
kenaikan indeks dari 126,38 pada Oktober 2009 menjadi 127,97 pada Nopember 2009.

Dari empat sub kelompok yang ada dalam kelompok ini, dua sub kelompok mengalami inflasi, dan dua
sub kelompok lainnya tidak mengalami perubahan indeks. Sub kelompok yang mengalami inflasi adalah sub
kelompok obat-obatan, dan sub kelompok perawatan jasmani dan kosmetika, yakni masing-masing sebesar
4,05 persen; dan 0,53 persen. Sedangkan dua sub kelompok yang tidak mengalami perubahan adalah sub
kelompok jasa kesehatan, dan sub kelompok jasa perawatan jasmani.

6. Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga

Kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga pada Nopember 2009 mengalami deflasi sebesar -0,01
persen, atau terjadi penurunan indeks dari 117,88 pada Oktober 2009 menjadi 117,87 pada Nopember 2009.

Dari lima sub kelompok yang ada dalam kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga, dua sub
kelompok mengalami inflasi, satu sub kelompok mengalami deflasi, dan dua sub kelompok lainnya tidak
mengalami perubahan. Inflasi terjadi pada sub kelompok olahraga dan sub kelompok rekreasi, yakni masing-
masing sebesar 0,34 persen dan 0,06 persen. Sedangkan sub kelompok perlengkapan/peralatan pendidikan
mengalami deflasi, yakni sebesar -0,20 persen. Adapun dua sub kelompok lainnya yang tidak mengalami
perubahan indeks adalah sub kelompok jasa pendidikan dan sub kelompok kursus-kursus/pelatihan.

7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan

Kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan pada Nopember 2009 mengalami deflasi sebesar -
0,83 persen atau terjadi penurunan indeks dari 110,89 pada Oktober 2009 menjadi 109,97 pada Nopember
2009.

Dari empat sub kelompok yang ada dalam kelompok ini, tiga sub kelompok mengalami deflasi, dan
satu sub kelompok lainnya tidak mengalami perubahan indeks. Deflasi tertinggi terjadi pada sub kelompok
transpor, yakni sebesar -0,92 persen, sedangkan yang terendah terjadi pada sub kelompok sarana dan
penunjang transpor, yakni sebesar -0,03 persen. Adapun sub kelompok yang tidak mengalami perubahan
indeks adalah sub kelompok jasa keuangan.

Berita Resmi Statistik No. 46/12/91 Th. III, 1 Desember 2009 5


Tabel 3
Indeks Harga Konsumen Manokwari Bulan Nopember 2009 (2007=100),
Perubahan Terhadap Bulan Sebelumnya dan Bulan Desember 2008

IHK IHK Inflasi bulan Laju Inflasi Laju Inflasi


Oktober Nopember Nopember Tahun Tahun
Kelompok Pengeluaran 2009 2009 2009 *) Kalender Ke Tahun
2009 **) 2009 ***)
[1] [2] [3] [4] [5] [6]

UMUM 131,41 129,96 0,09 5,92 7,51


I. BAHAN MAKANAN 143,09 135,59 0,04 4,62 7,64
Padi-padian, Umbi-Umbian dan Hasilnya 110,43 114,52 -0,10 0,35 1,28
Daging dan Hasil-hasilnya 136,52 154,02 0,17 12,15 15,14
Ikan Segar 131,63 115,02 -1,22 29,91 32,92
Ikan Diawetkan 146,95 119,80 -0,51 21,18 21,96
Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 164,35 177,10 -0,06 -17,85 -18,21
Sayur-sayuran 165,71 148,62 1,07 5,61 9,96
Kacang-kacangan 174,14 124,36 -0,19 -1,28 3,53
Buah-buahan 165,88 131,30 0,41 -6,27 2,04
Bumbu-bumbuan 207,49 196,39 1,42 7,53 18,82
Lemak dan Minyak 136,34 135,20 -0,01 -5,04 -4,62
Bahan Makanan Lainnya 140,93 155,15 -0,89 39,90 39,90
II. MAKANAN JADI, MINUMAN ROKOK &
TEMBAKAU 146,84 141,14 0,33 4,59 5,25
Makanan Jadi 162,95 156,14 0,45 7,70 8,51
Minuman yang Tidak Beralkohol 138,99 138,45 0,07 2,31 3,14
Tembakau dan Minuman Beralkohol 129,31 120,17 0,33 0,97 1,18
III. PERUMAHAN, AIR, LISTRIK, GAS &
BAHAN BAKAR 131,43 139,66 0,32 13,09 13,76
Biaya Tempat Tinggal 141,66 155,96 0,26 16,52 17,20
Bahan Bakar, Penerangan dan Air 110,76 107,42 0,76 4,87 4,76
Perlengkapan Rumahtangga 111,29 114,04 -0,05 6,35 7,02
Penyelenggaraan Rumahtangga 123,81 118,67 0,25 5,86 8,70
IV. SANDANG 115,49 119,77 1,09 14,32 15,91
Sandang Laki-laki 110,07 117,49 2,26 15,57 16,10
Sandang Wanita 111,81 112,91 0,45 7,49 7,47
Sandang Anak-anak 106,60 111,91 0,52 2,29 3,77
Barang Pribadi dan Sandang Lain 146,50 140,80 0,34 34,02 40,43
V. KESEHATAN 124,94 127,97 1,26 11,21 13,43
Jasa Kesehatan 123,57 140,69 0,00 6,93 6,96
Obat-obatan 126,46 132,79 4,05 23,78 28,08
Jasa Perawatan Jasmani 138,34 158,76 0,00 28,35 39,29
Perawatan Jasmani dan Kosmetika 121,20 111,16 0,53 3,14 4,59

*) Persentase perubahan IHK bulan Nopember 2009 terhadap IHK bulan sebelumnya.
**) Persentase perubahan IHK bulan Nopember 2009 terhadap IHK bulan Desember 2008.
***) Persentase perubahan IHK bulan Nopember 2009 terhadap IHK bulan Nopember 2008.

6 Berita Resmi Statistik No. 46/12/91 Th. III, 1 Desember 2009


Tabel 3 (Lanjutan)
Indeks Harga Konsumen Manokwari Bulan Nopember 2009 (2007=100),
Perubahan Terhadap Bulan Sebelumnya dan Bulan Desember 2008

IHK IHK Inflasi bulan Laju Inflasi Laju Inflasi


Oktober Nopember Nopember Tahun Tahun
Kelompok Pengeluaran 2009 2009 2009 *) Kalender Ke Tahun
2009 **) 2009 ***)
[1] [2] [3] [4] [5] [6]

VI. PENDIDIKAN, REKREASI DAN


OLAHRAGA 117,88 117,87 -0,01 7,86 8,25
Jasa Pendidikan 130,37 130,37 0,00 14,25 14,25
Kursus-kursus/Pelatihan 97,38 97,38 0,00 1,96 1,96
Perlengkapan/Peralatan Pendidikan 108,04 107,82 -0,20 -1,61 -0,18
Rekreasi 105,48 105,54 0,06 3,86 4,08
Olahraga 115,02 115,41 0,34 -4,53 -2,55
VII. TRANSPOR, KOMUNIKASI & JASA
KEUANGAN 110,89 109,97 -0,83 -3,59 -2,20
Transpor 114,14 113,09 -0,92 -3,16 -1,23
Komunikasi dan Pengiriman 92,20 91,50 -0,76 -7,36 -7,46
Sarana dan Penunjang Transpor 160,65 160,60 -0,03 3,01 3,31
Jasa Keuangan 118,86 118,86 0,00 0,97 0,97

*) Persentase perubahan IHK bulan Nopember 2009 terhadap IHK bulan sebelumnya.
**) Persentase perubahan IHK bulan Nopember 2009 terhadap IHK bulan Desember 2008.
***) Persentase perubahan IHK bulan Nopember 2009 terhadap IHK bulan Nopember 2008.

Diterbitkan oleh :
Bidang Statistik Distribusi
Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat
Jalan Trikora – Sowi IV, Manokwari 98315.
Fax. (0986) 213359
Contact Person :
Ir. Merry (0811486689)
Heri Tribowo, S.ST (085244542424)

Berita Resmi Statistik No. 46/12/91 Th. III, 1 Desember 2009 7