Anda di halaman 1dari 4

Pada tanggal 19 januari 2016 jam 10.

30 bayi A datang ke poliklinik RSIA Budi Kemulian dengan


sudah tiga hari bayi tidak mau minum dan makan serta rewel. Dalam tiga bulan terakhir berat
badan bayi tidak bertambah bahkan turun.

s/
Ibu mengatakan anaknya rewel, tidah mau makan, menangis terus . Bayi A merupakan anak ke 3
dari 3 bersaudara. Sudah tiga bulan berat badan tidak bertambah bahkan semakin meurun.
Riw. Penyakit sekarang : rewel, tidah mau makan, menangis terus
Riw. Penyakit dahulu : Ibu mengatakan bahwa anaknya tidak pernah menderita penyakit yang di
deritanya saat ini.
Riw. Penyakit keluarga
: Dalam keluarga pasien tidak pernah menderita penyakit
keturunan seperti asma, diabetes mellitus, penyakit jantung serta penyakit menular seperti TBC.
Riw. Imunisasi

: bayi telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap

O/
KU

: lemas

Kesadaran

: Compos Mentis

TTV

: 95 x/menit

:N
S

: 35,4 0C

RR

: 35 x/menit

Berat Badan

: 5 Kg

Tinggi badan

: 65 cm

Pemeriksaan Fisik
Kulit
Kepala
mnonjol

: tugor otot jelek kulit tampak keriput


: ubun-ubun cekung dan besar, tulang dagu dan rahang tampak

Rambut

: kering, tipis dan mudah rontok

Mata

: mata lebih besar dan cekung, tidak ikterik

Mulut

: mukosa bibir basah, tidah ada caries dan somatitis

Hidung

: tidak ada pernafasan cuping hidung

Leher

: tidak kaku kunduk

Dada

: tulang rusuk tmpak terlihat

Abdomen

: terlihat buncit

Ekremitas

: akral teraba dingin dan sianosis

Pemeriksaan Laboratorium
SGOPT

: 72 u/i

normal 0-46 u/i

SGPT

: 46 u/i

normal 0-45 u/i

Albumin

: 0,4 mg/dl

normal 0,6-1,2 mg/dl

Hemoglobin

: 8,2 g/dl

Mikroskopik
Bakteri (batang gram negatif) : positif (+)

A/ bayi umur 11 bulan dengan marasmus


Maspot

: Hipotermi, Hipoglikemia, Kekurangan elektrolit dan cairan tubuh

P/
1. Menjelaskan pada ibu tentang keadaan anak dan hasil pemeriksaan bahwa anak ibu terkena
marasmus, yaitu keadaan kekurangan energi dan protein tingkat berat akibat kurang
mengkonsumsi makanan yang bergizi
Nadi

: 95 x/menit

Suhu

: 35,4 0C

Respirasi

: 35 x/ menit

Ibu mengetahui keadaan anaknya.


2. Melakukan pemeriksaan laboratorium dan berkolaborasi dengan tim medis. Ibu mengerti
bahwa anaknya perlu perawatan lebih lanjut.

3.

Memberitahukan hasil laboratorium anak pada ibu, yaitu :

SGOPT

: 72 u/i

normal 0-46 u/i

SGPT

: 46 u/i

Albumin

: 0,4 mg/dl

Hemoglobin

: 8,2 g/dl

normal 0-45 u/i


normal 0,6-1,2 mg/dl

Mikroskopik
Bakteri

(batang gram negatif) : positif (+)

Ibu mengetahui hasil pemeriksaan anaknya.


4. Menganjurkan ibu agar memberikan makan yang bergizi, dan tetap memberikan ASI. Ibu
berjanji akan melakukannya.
5. Menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan anak dan lingkungan tempat tinggalnya, serta
asupan untuk anaknya. Ibu mengerti dan berjanji akan menjaga kebersihan, lingkungan dan
makanan untuk anaknya.
6. Menganjurkan kepada ibu agar anaknya memakai pakaian yang hangat. Ibu mengerti dan
akan melakukannya.
7.
Berkolaborasi dengan tim medis dan dokter spesialis dalam memberikan pengobatan,
yaitu :
o Memperbaiki gangguan keseimbangan elektrolit
o Mengobati infeksi :

Injeksi ampicilin 4 x 125 mg


Injeksi gentamicin 2 x 125 mg

o Memperbaiki kekurangan zat gizi mikro :


-

Asam folat 1 mg/hari (5 mg hari pertama).


(Asam folat telah diberikan sebanyak 5 mg)

- Seng (Zn) 2 mg/KgBB/hari


(seng Zn telah diberikan 10 mg/hari)
- Bila berat badan mulai naik berikan Fe (zat besi) 3 mg/KgBB/hari.
- Vitamin A oral pada hari 1, 2, dan 14.

Umur > 1 tahun : 200 ribu SI (satuan Internasional).


Umur 6-12 bulan : 100 ribu SI (satuan Internasional).
Umur 0-5 bulan : 50 ribu SI (satuan Internasional).
(vitamin A oral telah diberikan sebanyak 100 ribu SI pada hari pertama)
Kolaborasi dengan dokter spesialis anak telah dilakukan.
8. Berkolaborasi dengan ahli gizi untuk memberikan diet bubur tinggi kalori protein (BTKTP).
Kolaborasi telah dilakukan berdasarkan anjuran ahli gizi.
9. Mendokumentasikan semua kegiatan yang sudah dilakukan dalam bentuk SOAP.