Anda di halaman 1dari 51

Assalamualaikum

Selamat Pagi Menjelang


Siang

03/07/16

03/07/16

Kelompok Golongan IV
Hapalkan Sesuai Nama Dan Bagian Masing2..
Anggota :
1.Bagus Widianto (Mederator Pembukaan
Kesimpulan)
2.Novi Eka (Karbon)
3.Resa Eviyani (Silikon)
4.Retno Anggraini (Germanium)
5.Tika Puspita Dewi (Timah)
6.Yundi Yusrina (Timbal)

Karbon

Timah

Silikon

Jari-jari atom semakin kebawah semakin besar


Energi ionisasi semakin kebawah semakin rendah
Elektronegatifitas semakin kebawah semakin kecil
Afinitas elektron semakin bawah semakin kecil

03/07/16

Sifat fisika dan kimia

KARBON

Sejarah Karbon

Latin: carbo,
arang
Suatu unsur yang telah ditemukan sejak jaman pra-sejarah
sangat banyak ditemukan di alam.

Kelimpahan di Alam
Karbon adalah unsur paling berlimpah ke-15 di
kerak Bumi dan ke-4 di alam semesta. Karbon terdapat
pada semua jenis makhluk hidup karbon merupakan unsur
paling berlimpah kedua (sekitar 18,5%) setelah oksigen.
Sumber karbon anorganik terbesar terdapat pada
batu kapur, dolomit, dan karbon dioksida, sedangkan
sumber organik terdapat pada batu bara, tanah gambut,
dan minyak bumi.

Sifat-Sifat Karbon
Unsur karbon terdapat dalam tiga bentuk yaitu bentuk
amorf,grafit,dan intan.
Amorf
Unsur karbon dalam bentuk amorf,selain terdapat
dialam,juga dihasilkan dari pembakaran terbatas minyak
bumi (jumlah oksigen terbatas, sekitar 50 % dari jumlah
oksigen yang diperlukan untuk pembakaran sempurna).
Secara alami,karbon amorf dihasilkan dari perubahan
serbuk gergaji,lignit batu bara,gambut,kayu,batok
kelapa,dan biji-bijian.

03/07/16

Grafit
Grafit adalah zat bukan logam yang mampu
mengantarkan panas dengan baik. Bentuk kristal
mikro grafit banyak kita kenal sebagai
arang,jelaga,atau jelaga minyak. Sifat fiska grafit
ditentukan oleh sifat dan luasnya permukaan. Bentuk
grafityang halus akan mempunyaipermukaan yang
relatif lebih luas,sehingga dengan sedikit gaya tarik
akan mudah menyerap gas dan zat terlarut.
Grafit, terdapat dalam bentuk padatan yang memiliki
ukuran kristal dan tingkat kemurnian yang berbedabeda.

03/07/16

Intan
Bentuk unsur karbon yang ketiga adalah
intan. Intan secara alami diperoleh dari
karbon yang dikenal tekanan dan suhu tinggi
dalam perut bumi. Intan juga dapat dibuat
dari grafit yang diolah pada suhu 3.000 K
dan tekanan lebih dari 1,25 x 107Pa. Proses
ini menggunakan katalis logam
transisi,seperti kromium (Cr), besi (Fe), dan
platina.

03/07/16

Proses Pembuatan
Karbon dapat dibuat dengan proses yang
disebut karbonasi yakni pemanasan bahan yang
mengandung karbon.
Karbon

juga

dapat

diperoleh

dari

pembakaran hidrokarbon atau coal atau yang lainnya


dengan kondisi
yang
terbatas
terjadi
Reaksi udara
: CH4(g)
+ O2(g)
sehingga
C(s) +
pembakaran yang tidak2H2O(l)
sempurna

Reaksi Pada Karbon


1. Reaksi subtitusi
atom atau gugus atom yang terdapat dalam suatu
molekul digantikan oleh atom atau gugus atom yang
lain. sebagai contoh :

CH4 + Cl

CH3Cl + HCl

2. Reaksi adisi
Reaksi pemutusan ikatan rangkap

(CH3)2C=CHCH3 + HCl
CH2CH3

03/07/16

(CH3)2CCl +

3. Reaksi Eliminasi

Reaksi pembentukan ikatan rangkap. reaksi ini


merupakan reaksi kebalikan dari reaski adisi.

03/07/16

Kegunaan
Intan untuk perhiasan dan pemotong kaca, dalam
industri untuk membuat bubuk penggosok yang paling keras
untuk roda pengasah, ujung mata bor dan gigi gergaji.
Grafit sebagai bahan hitam dalam pensil biasa, pigmen
dalam cat hitam, bahan pembuatan krus (mangkok untuk bahan
kimia), elektode untuk penggunaan pada suhu yang sangat
tinggi, pelumas kering. Jika serbuk grafit didispersikan dengan
minyak, akan dihasilkan pelumas cair.

Karbon Monoksida (CO) sebagai bahan bakar, reduktor


pada pengolahan logam
Karbon

Dioksida

(CO2)

digunakan

sebagai

zat

pembeku (misal es krim), minuman berkarbonasi yang akan


menguap saat botol minuman di buka, pelindung kebakaran.
Asam Sianida (HCN) di industri sebagai bahan nilon.
Karbon Disulfida (CS2) digunakan sebagai pemadam
kebakaran,

pelarut

lilin,

damar,

menghilangkan noda lemak pada baju

minyak,

dan

untuk

Dithiokarbamat

(R2NCS2-) digunakan untuk fungisida dalam bidang pertanian

SILIKON

Sejarah Silikon
Sejarah Kemungkinan bahwa di Inggris pada tahun 1808 Humphry
Davy berhasil mengisolasi silikon sebagian murni untuk pertama kalinya,
namun dia tidak menyadarinya. Pada 1824 kimiawan Swedia Jns Jakob
Berzelius menghasilkan sampel dari silikon amorf, solid coklat, dengan
mereaksikan kalium fluorosilikat dengan kalium, memurnikan produk dengan
mencuci berulang-ulang. Itu dinamakan silicium unsur baru. Silikon diberi
nama pada tahun 1831 oleh kimiawan Skotlandia Thomas Thomson. Dia tetap
bagian dari nama Berzelius, dari 'silicis', yang berarti batu. Dia mengubah
akhiran elemen dengan elemen on karena itu lebih mirip dengan nonmetals
boron dan karbon daripada untuk logam seperti kalsium dan magnesium.
(Silicis, atau batu api, mungkin penggunaan pertama kali silikon dioksida)

Sumber dan Kelimpahan


Silikon membentuk 28% kerak bumi dalam
jumlah berat. Silikon tidak ditemukan bebas di alam.
Silikon terdapat dalam bentuk senyawa oksida silika
SiO2, dan mineral yang disebut silikat. Granit,
hornblende, asbestos, feldspar, tanah liat, mica, dsb
merupakan contoh beberapa mineral silikat.

Sifat-Sifat Silikon
Silikon kristalin memiliki tampak kelogaman
dan bewarna abu-abu. Silikon merupakan unsur
yang tidak reaktif secara kimia (inert), tetapi
dapat terserang oleh halogen dan alkali.
Kebanyakan asam, kecuali hidrofluorik tidak
memiliki pengaruh pada silikon.Unsur silikon
mentransmisi lebih dari 95% gelombang cahaya
infra merah, dari 1,3 sampai 6 mikrometer.

03/07/16

Reaksi pada Silikon


1. Melalui reaksi pembakaran akan terbentuk senyawa
oksidanya
Si(s) + O2(g) -> SiO2(s)

2. Dapat membentuk senyawa halida saat direaksikan dengan Cl


Senyawa ini merupakan cairan yang mudah menguap. Senyawa
ini dihasilkan dari reaksi padatan Silikon dengan gas klor.
Si(s) + 2Cl2(g) -> SiCl4(l)

03/07/16

3. Reaksi Hidrolisis
Cairan Silikon (IV) Klorida merupakan molekul
kovalen sederhana. Masing-masing senyawa
bereaksi hebat dengan air membentuk gas HCl.
Reaksi ini dikenal dengan istilah hidrolisis. Larutan
yang terbentuk bersifat asam
SiCl4(l) + 2H2O(l)

03/07/16

SiO2(s) + 4HCl(l)

Kegunaan Silikon
Silika dan silikat digunakan untuk membuat gelas, keramik,
porseelin dan semen
Silikon karbida (SiC) merupakan zat padat yang sangat keras
digunakan untuk ampelas (abrasive) dan pelindung untuk pesawat
ulang alik terhadap suhu yang tinggi sewaktu kembali ke bumi
Silika gel suatu zat padat amfort yang sangat berpori dibuat
dengan melepas sebagian air dari asam silikat (H2SiO3) atau
SiO2H2O silika gel bersifat higroskopis sehingga digunakan
sebagai pengering dan macam produk

GERMANIUM

Sejarah
Germanium (Ge)
(Latin: Germania, Jerman). Ditemukan sekitar 100
tahun yang lalu oleh ahli kimia Rusia, Mendeleev
Omitri. Sementara pada tahun 1886, seorang
kimiawan Jerman, Clemens Winkler, memutuskan
untuk memberi nama unsur baru germanium,
sebagai penghormatan kepada tanah airnya.

Sumber dan Kelimpahan


Logam ini ditemukan di
argyrodite, sulfida germanium dan perak
germanite, yang mengandung 8% unsur ini
bijih seng
batubara
mineral-mineral lainnya
Unsur ini diambil secara komersil dari debu-debu pabrik pengolahan
bijih-bijih seng, dan sebagai produk sampingan beberapa pembakaran batubara.
Germanium murni ditemukan dalam bentuk yang keras, berkilauan,
berwarna putih keabu-abuan, tapi merupakan metalloid yang rapuh.

Sifat-Sifat Germanium
Unsur ini logam yang putih keabu-abuan. Dalam
bentuknya yang murni, germanium berbentuk
kristal dan rapuh. Germanium merupakan bahan
semikonduktor yang penting. Tehnik pengilanganzona (zone-refining techniques) memproduksi
germanium kristal untuk semikonduktor dengan
kemurnian yang sangat tinggi.Germanium
(Ge)stabil di udara & air pd keadaan yg normal, &
sukar bereaksi dgn alkali & asam, kecuali
denganasam nitrat.

03/07/16

Reaksi pada Germanium


Reaksi dengan Oksigen Bila dipanaskan dalam
udara, germanium bereaksi dengan oksigen dalam
reaksi pembakaran yang sangat eksotermik untuk
membentuk oksida GeO2. Reaksi antara germanium
dengan oksigen adalah sebagai berikut :
Ge(s) + O2(g)

GeO2(s)

Kegunaan Germanium
Sebagai bahan semikonduktor.
Sebagai bahan pencampur logam,
sebagai fosfor di bola lampu pijar dan sebagai katalis.
Germanium dan germanium oksida tembus cahaya sinar infra merah dan digunakan
dalam spekstroskopi infra merah dan barang-baran goptik lainnya, termasuk pendeteksi
infra merah yang sensitif. Index refraksi yang tinggi dan sifat dispersi oksidanya telah
membuat germanium sangat berguna sebagai lensa kamera wide-angle dan microscope
objectives.
Bidang studi kimia organogermanium, beberapa senyawa germanium memiliki tingkat
keracunan yang rendah untuk mamalia, tetapi memiliki keaktifan terhadap beberapa
jenis bakteria, sehingga membuat unsur ini sangat berguna sebagai agen kemoterapi

Timah (Sn)

Sejarah Timah
Dalam bahasa Inggris disebut sebagai Tin dengan
symbol kimia Sn.
Nama latin dari timah adalah Stannum dimana kata
ini berhubungan dengan kata stagnum yang dalam
bahasa inggris bersinonim dengan kata dripping yang
artinya menjadi cair / basah, penggunaan kata ini
dihubungkan dengan logam timah yang mudah mencair.
Tidak diketahui siapa penemu unsur ini.

Sumber dan Kelimpahan


Sumber utama Timah di alam terutama terdapat
sebagai mineral kasiterit/batu timah (SnO2)

Sifat-Sifat Timah
Timah biasa terbentuk oleh 9 isotop yang
stabil. Ada 18 isotop lainnya yang diketahui.
Timah merupakan logam perak keputihputihan, mudah dibentuk,ductiledan
memilki struktur kristal yang tinggi. Jika
struktur ini dipatahkan, terdengar suara
yang sering disebuttangisan timah ketika
sebatang unsur ini dibengkokkan.

03/07/16

Reaksi pada Timah


Reaksi dengan Oksigen
Bila dipanaskan dalam udara, timah bereaksi
dengan oksigen dalam reaksi pembakaran yang
sangat eksotermik untuk membentuk oksida SnO2.
Reaksi antara silikon dengan oksigen adalah
sebagai berikut :
Sn(s) + O2(g)

SnO2(S)

Kegunaan
Sebagai pembungkus makanan dan kaleng minuman
Paduan timah dan timbal dengan kadar yang sangat tinggi
dipakai sebagai bahan pembuat alat musik (misal pipa organ)
Paduan Sn, Cu, dan Pb digunakan untuk kompas
SnF2 digunakan dalam pasta gigi untuk mencegah
terjadinya lubang pada gigi
SnO2 untuk bahan amplas atau penggosok permata
SnS2 dipakai pada industri pewarnaan serta proses
penyepuhan atau bahan imitasi

Timbal (Pb)

Sejarah Logam timbal


Telah dipergunakan oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu
(sekitar 6400 SM) hal ini disebabkan logam timbal terdapat diberbagai
belahan bumi, selain itu timbal mudah di ekstraksi dan mudah dikelola.
Unsur ini telah lama diketahui dan disebutkan di kitab Exodus.
Para alkemi mempercayai bahwa timbal merupakan unsur
tertua dan diasosiasikan dengan planet Saturnus. Timbal alami, walau ada
jarang ditemukan di bumi.
Timah dalam bahasa Inggris disebut sebagai Lead dengan
simbol kimia Pb.
Simbol ini berasal dari nama latin timbal yaitu Plumbum yang
artinya logam lunak.

Sumber dan Kelimpahan


Di alam timbal terutama terdapat sebagai :
Galena (PbS) dengan proses pemanggangan.
Anglesite (PbSO4), cerussite (PbCO3), dan minim
adalah mineral-mineral timbal yang lazim
ditemukan.

Sifat-Sifat Timbal
Timbal atau Timah Hitam (Pb) adalah unsur
yang bersifat logam, hal ini merupakan
anomali karena unsur-unsur diatasnya (Gol
IV) yakni Karbon dan Silikon bersifat nonlogam. Di alam, timbal ditemukan dalam
mineral Galena (PbS), Anglesit (PbSO4 ) dan
Kerusit (PbCO3,), juga dalam keadaan bebas.

03/07/16

Memiliki sifat khusus seperti dibawah ini, yakni:


1. Berwarna putih kebiru-biruan dan mengkilap.
2. Lunak sehingga sangat mudah ditempa.
3. Tahan asam, karat dan bereaksi dengan basa kuat.
4. Daya hantar listrik kurang baik. (Konduktor yang
buruk)
5. Massa atom relative 207,2
6. Memiliki Valensi 2 dan 4.
7. Tahan Radiasi
8.Timbal larut dalam beberapa asam
9.Bereaksi secara cepat dengan halogen

03/07/16

Senyawa Timbal
Senyawatimbal yang umum adalah
Tetra Etil Lead (TEL), PbO2, Timbal(II)
Klorida (PbCl2), Timbal tetroksida
(Pb3O4), dan Timbal(II) Nitrat.

03/07/16

Cara Pemerolehan
Pada umumnya biji timbal mengandung 10% Pb dan biji yang memiliki kandungan timbal
minimum 3% bisa dipakai sebagai bahan baku untuk memproduksi timbal. Biji timbal
pertama kali dihancurkan dan kemudian dipekatkan hingga konsentrasinya mencapai 70%
dengan menggunakan proses froth flotation yaitu proses pemisahan dalam industri
untuk memisahkan material yang bersifat hidrofobik dengan hidrofilik.
Timbal oksida yang terbentuk direduksi dengan menggunakan alat yang dinamakan blast
furnace dimana pada proses ini hampir semua timbal oksida akan direduksi menjadi
logam timbal. Hasil timbal dari proses ini belum murni dan masih mengandung
kontaminan seperti Zn, Cd, Ag, Cu, dan Bi. Timbal oksida yang tidak murni ini kemudian
dicairkan dalam furnace reverberatory dan ditreatment menggunakan udara, uap, dan
belerang dimana kontaminan akan teroksidasi kecuali perak, emas, dan bismuth.
Kontaminan ini akan terapung pada bagian atas sehingga dapat dipisahkan. Logam perak
dan emas dipisahkan, dan bismuthnya dihilangkan dengan menggunakan logam kalsium
dan magnesium. Hasil logam yang dihasilkan dari keseluruhan proses ini adalah logam
timbal. Logam timbal yang sangat murni diperoleh dengan cara elektrolisis meggunakan
elektrolit silica flourida.

03/07/16

Kandungan sulfida dalam biji timbal


dihilangkan dengan cara memanggang biji
timbal sehingga akan terbentuk timbal
oksida (hasil utama) dan campuran antara
sulfat dan silikat timbal dan logam-logam
lain yang ada dalam biji timbal.
Pemanggangan ini dilakukan dengan
menggunakan aliran udara panas. Reaksi
yang terjadi adalah:
MSn + 1.5nO2 MOn + nSO2.

03/07/16

Timbal oksida yang terbentuk direduksi dengan menggunakan

alat yang dinamakan blast furnace dimana pada proses ini


hampir semua timbal oksida akan direduksi menjadi logam
timbal. Hasil timbal dari proses ini belum murni dan masih
mengandung kontaminan seperti Zn, Cd, Ag, Cu, dan Bi. Timbal
oksida yang tidak murni ini kemudian dicairkan dalam furnace
reverberatory dan ditreatment menggunakan udara, uap, dan
belerang dimana kontaminan akan teroksidasi kecuali perak,
emas, dan bismuth. Kontaminan ini akan terapung pada bagian
atas sehingga dapat dipisahkan. Logam perak dan emas
dipisahkan, dan bismuthnya dihilangkan dengan menggunakan
logam kalsium dan magnesium. Hasil logam yang dihasilkan dari
keseluruhan proses ini adalah logam timbal. Logam timbal yang
sangat murni diperoleh dengan cara elektrolisis meggunakan
elektrolit silica flourida.

03/07/16

Kegunaan
Digunakan pada baterai Pelindung kawat, pipa ledeng, dan amunisi
Logamnya sangat efektif sebagai peredam suara Pelindung radiasi
pada sinar X dan reaktor nuklir Insektisida Digunakan dalam accu
Dipakai sebagai agen pewarna dalam bidang pembuatan keramik
terutama untuk warna kuning dan merah.
Dipakai dalam industri plastic PVC untuk menutup kawat listrik.
Dipakai sebagai proyektil untuk alat tembak dan dipakai pada
peralatan pancing untuk pemberat disebakan timbale memiliki
densitas yang tinggi, harganya murah dan mudah untuk digunakan.

adapun berbagai kegunaan dari timbal antara lain:

A. Timbal digunakan dalam accu dimana accu ini banyak dipakai dalam bidang
automotif.
B. Timbal dipakai sebagai agen pewarna dalam bidang pembuatan keramik
terutama untuk warna kuning dan merah.
C. Timbal dipakai dalam industri plastic PVC untuk menutup kawat listrik.
D. Timbal dipakai sebagai proyektil untuk alat tembak dan dipakai pada peralatan
pancing untuk pemberat disebakan timbale memiliki densitas yang tinggi,
harganya murah dan mudah untuk digunakan.
E. Lembaran timbal dipakai sebagai bahan pelapis dinding dalam studio musik.
F. Timbal dipakai untuk pelindung alat-alat kedokteran, laboratorium yang
menggunakan radiasi misalnya sinar X.
G. Timbal cair dipergunakan sebagai agen pendingin dalam peralatan reactor
yang menggunakan timbale sebagai pendingan.

03/07/16

Kesimpulan
1. Golongan IVA pada tabel sistem periodik disebut pula golongan
karbon.
2. Dinamakangolongan karbon karena unsur pertama dan umum
ditemukan.
3. Unsur-unsur Golongan IVA adalahkarbon (C), silikon (Si),
germanium (Ge), timah (Sn), dan timbal (Pb).
4. Setiap Unsur memiliki sifat,kesenyawaan,cara pemerolehan,dan
kegunaan yang berbeda-beda.
5. Adapun faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan terbentuknya
ion positif pada golongan 4 dari atas ke
bawahadalahElektronegativitasdan energi ionisasi.

03/07/16

03/07/16