Anda di halaman 1dari 2

1.

Tes Penyimpangan Penunjukan (Past Pointing Test Of Barany)
A. Pendahuluan
Keseimbangan diartikan sebagai kemampuan relatif untuk mengontrol pusat massatubuh (center
of mass) atau pusat gravitasi (center of gravity) terhadap bidang tumpu (base ofsupport).
Keseimbangan melibatkan berbagai gerakan di setiap segmen tubuh dengan di dukungoleh
sistem muskuloskleletal dan bidang tumpu. Kemampuan untuk menyeimbangkan massatubuh
dengan bidang tumpu akan membuat manusia mampu untuk beraktivitas secara efektif
danefisien.Keseimbangan terbagi atas dua kelompok, yaitu keseimbangan statis : kemampuan
tubuhuntuk menjaga kesetimbangan pada posisi tetap (sewaktu berdiri dengan satu kaki, berdiri
diataspapan
keseimbangan);
keseimbangan
dinamis
adalah
kemampuan
untuk
mempertahankankesetimbangan ketika bergerak.Keseimbangan merupakan interaksi yang
kompleks dari integrasi/interaksi sistem sensorik(vestibular, visual, dan somatosensorik termasuk
proprioceptor) dan muskuloskeletal (otot, sendi,dan jar lunak lain) yang dimodifikasi/diatur dalam
otak (kontrol motorik, sensorik, basal ganglia,cerebellum, area asosiasi) sebagai respon terhadap
perubahan kondisi internal dan eksternal.1
B. Tujuan
Menerangkan pengaruh percepatan sudut serta cara mendemonstrasikannya terhadap
kejadian penyimpangan penunjukan.
C. Alat dan Bahan
1. Kursi Barany.
D. Cara Kerja
1. Perintahkan OP duduk tegak dikursi Barany dan memejamkan kedua matanya.
2. Pemeriksa berdiri tepat didepan kursi Barany sambil mengulurkan tangan kirinya ke arah OP.
3. Perintahkan OP meluruskan lengan tangannya ke depan sehingga dapat menyentuh jari
tangan pemeriksa yang telah diulurkan sebelumnya.
4. Perintahkan OP mengangkat lengan kanannya ke atas dan kemudian dengan cepat
menurunkannya kembali sehingga menyentuh jari pemeriksa lagi (tindakan 1 s/d 4 merupakan
persiapan untuk tes yang sesungguhnya, sebagai berikut :
5. Perintahkan OP dengan kedua tangannya memegang erat lengan kursi. OP menundukan
kepala 30˚ ke depan.
6. Putar kursi ke kanan 10 kali dalam 20 detik secara teratur tanpa sentakan
7. Segera setelah pemutaran, kursi dihentikan dengan tiba-tiba, dan suruh OP menegakan
kepalanya dan melakukan tes penyimpangan pertunjukan seperti telah disebutkan diatas
(langkah 1 s/d 4).
8. Perhatikan apakah terjadi penyimpangan penunjukan oleh OP. Bila terjadi penyimpangan,
tetapkanlah arah penyimpangannya. Teruskan tes tersebut sampai OP tidak salah lagi
menyentuh jari tangan pemeriksa.
E. Hasil
Hasil yang didapat saat percobaan ialah:
1. Tidak ada penyimpangan saat OP diminta melakukan penunjukkan baik pada mata
terbuka maupun tertutup sebelum pemutaran.
2. Setelah pemutaran kursi barrany didapatkan hasil :
Posisi kepala

Arah penyimpangan

30o ke depan

Ke arah kiri OP

60o ke belakang

Kea rah kanan OP

2005. Hal ini dakibatkan proses pemutaran menyebabkan perubahan pada sistem vestibularis dan juga mempengaruhi penglihatan dan gerakan tubuh OP sehingga keseimbangcan OP terganggu untuk sementara waktu. Mc Graw Hills Company: San Fransisco. 2. Devisasi cenderung ke arah kanan. 7 th Edition. Hal ini menyebabkan OP tidak bisa memfokuskan gerakan tangannya untuk menyentuh jari pemeriksa. Australia. Ganong WF.Bagaimana penjelasan terjadinya penyimpangan penunjukan? Jawaban: Karena sesaat pascapemutaran aliran endolimfe masih bergerak searah rotasi sehingga kupula masih menekuk. Namun setelah beberapa saat OP dapat kembali menunjuk jari pemeriksa dengan benar karena sistem kesiembangan sudah kembali ke keadaan normal.120o ke depan Ke arah kiri OP Miring 90o ke bahu kanan Ke arah jauh ke depan OP melewati tangan pemeriksa Miring 90o ke bahu kiri Ke arah depan OP namun tidak melewati tangan pemeriksa F. 2011. Daftar Pustaka 1. . 22 nd edition. Sherwood L. Lampiran Pertanyaan5. Human Physiology from Cells to System. 2 G. sesuai arah rotasi. Review of medical physiology. Pembahasan Setelah dilakukan pemutaran OP tidak dapat menunjuk jari pemeriksa dengan tepat. H. Brooks/Cole Cengange Learning.