Anda di halaman 1dari 8

IV.

HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Keadaan Parameter Fisika Perairan
1. Kecepatan Arus
Kecepatan arus menggambarkan kecepatan aliran arus di permukaan perairan per satuan
meter/detik. Kecepatan arus secara langsung akan mempengaruhi padatan-padatan terlarut dan
tersuspensi di perairan. Tingginya kecepatan arus biasanya akan mengakibatkan kekeruhan di
perairan semakin meningkat pula.

Kecepatan arus yang diukur adalah kecepatan arus

permukaan. Pengukuran kecepatan arus ini dilakukan di permukaan air laut yang bertempat di
perairan laut Desa Marok Tua yang dilakukan sebanyak 3 (tiga) kali sehari yaitu pada saat pagi,
siang dan sore. Hasil pengukuran secara lebih lengkap dapat dilihat pada tabel.
Tabel 6. Hasil pengukuran kecepatan arus perairan laut Desa Marok Tua.
Tanggal

Kecepatan Arus (m/detik)
Stasiun

20 Juni 2015

Kondisi

Pagi

Siang

Sore

I

0,08

0,09

0,10

Cuaca Cerah

II

0,09

0,10

0,09

Cuaca Cerah

III

0,06

0,07

0,12

Cuaca Cerah

0,07

0,08

0,10

Pengukuran

Rata – rata
Sumber : Data Primer

Dari hasil pengukuran diperoleh kecepatan arus rata-rata pada saat pagi hari (surut)
adalah 0,07 pada siang hari ( menjelang pasang ) adalah 0,08 dan pada sore hari (pasang
menjelang surut) adalah 0,10. Kecepatan arus pada sore hari terlihat lebih cepat dibanding pada
pagi dan siang hari, hal ini disebabkan oleh arus yang menuju kelaut pada saat menjelang surut.
Untuk perairan laut tertutup Desa Marok Tua ini arusnya terbilang relatif tenang.
2. Salinitas

6 30 31 32 31 31 32 30 31 Kondisi Cuaca Cerah Cuaca Cerah Cuaca Cerah Berdasarkan hasil pengamatan salinitas di ketiga stasiun berkisar antara 29. Pada umumnya salinitas perairan selalu mengalami perubahan karena dipengaruhi oleh berbagai faktor. Hasil pengukuran secara lebih lengkap dapat dilihat pada tabel. sedangkan pada waktu surut akan dipengaruhi oleh daratan atau (sungai) sehingga akan menyebabkan salinitas turun. Tabel 7. terutama pada saat pasang (siang hari) dan menjelang surut ( sore hari ) yang terlihat pada tabel lebih tinggi di bandingkan dengan pada saat surut (pagi hari). Kecerahan di suatu perairan sangat dipengaruhi oleh bahan-bahan tersuspensi dan penetrasi cahaya matahari yang masuk ke perairan. 3. siang dan sore. Pada waktu pasang air laut mengandung konsentrasi garam mineral yang tinggi yang dibawa dari arah laut terbuka menuju pantai. Salinitas (0/00) Tanggal Stasiun Pengukuran I II 20 Juni 2015 III Rata-rata Sumber : Data Primer Pagi Siang Sore 29 30 30 29.6 – 31 0/00. semakin tinggi suatu kecerahan maka perairan semakin dalam cahaya menembus ke dalam air. Pengukuran kecerahan ini dilakukan di perairan Laut Desa Marok Tua yang . Kecerahan Kecerahan air merupakan ukuran kejernihan suatu perairan. Hasil pengukuran salinitas perairan laut Desa Marok Tua.Effendi (2003) mengatakan salinitas dapat berubah menurut pasang surut air laut. Pengukuran salinitas ini dilakukan di permukaan air laut yang bertempat di perairan Laut Desa Marok Tua yang dilakukan sebanyak 3 (tiga) kali sehari yaitu pada saat pagi.

Hasil pengukuran secara lebih lengkap dapat dilihat pada tabel. Hasil pengukuran kecerahan perairan laut Desa Marok Tua Tanggal Kecerahan (cm) Pengukuran Kondisi Pagi Siang Sore Stasiun I 145 148 146 Cuaca Cerah Stasiun II 147 150 148 Cuaca Cerah Stasiun III 146 147 147 Cuaca Cerah Rata – rata Sumber : Data Primer 146 148 147 Pengukuran 20 Juni 2015 Berdasarkan hasil pengukuran kecerahan perairan pada ketiga stasiun dapat disimpulkan bahwa ketiga stasiun tersebut tidak memiliki perbedaan nilai kecerahan yang secara signifikan. Hasil pengukuran secara lebih lengkap dapat dilihat pada tabel. siang dan sore. Hasil pengukuran suhu perairan laut di Desa Marok Tua Tanggal Stasiun Suhu (oC) Kondisi . Pengukuran suhu ini dilakukan di permukaan air laut di perairan Laut Desa Marok Tua yang dilakukan sebanyak 3 (tiga) kali sehari yaitu pada saat pagi.dilakukan sebanyak 3 (tiga) kali sehari yaitu pada saat pagi. Suhu Suhu di perairan dipengaruhi oleh intensitas cahaya matahari yang masuk ke dalam air yang menyebabkan semakin dalam suatu perairan suhunya pun semakin rendah. Tabel: 9. siang dan sore. 4. Tabel: 8.

12 7.9 32.1 30.29 Pengukuran 20 Juni 2015 Kondisi Pagi Rata-rata Sumber : Data Primer .7 30. kondisi ini menunjukan suhu perairan laut termasuk normal.Pengukura Pagi Siang Sore I 29. Hasil pengukuran pH perairan laut Desa Marok Tua Tanggal pH Stasiun Ulangan I Siang Sore 3 6.9 n 20 Juni 2015 Rata – rata Sumber : Data Primer Dari hasil pengamatan suhu yang diamati di perairan Laut Desa Marok yaitu Suhu di perairan laut meningkat pada siang hari karena penetrasi cahaya matahari yang juga meningkat.8 30.00 7.2 29.8 Cuaca Cerah III 29. 1.2 31.80 7.6 30.68 6.82 Cuaca Cerah 6.9 Cuaca Cerah II 29.67 7.30 Cuaca Cerah III 3 7.80 6.6 30.0 Cuaca Cerah 29. Tabel 10. Keadaan Parameter Kimia Perairan Derajat Keasaman (pH) Derajat keasaman (pH) merupakan gambaran konsentrasi ion hydrogen dan salah satu parameter perairan yang sangat penting.10 7. B.76 Cuaca Cerah II 3 6.07 7. Hasil pengukuran dapat dilihat pada tabel.

0 Cuaca Cerah 20. dan sore 7. 1981).5 dikatagorikan sebagai perairan yang tidak produktif lagi (Mubarok.5-6. 2.5 adalah perairan yang memiliki produktifitas yang sangat tinggi.2 g 17.5 24.3 20.13 20. perairan dengan pH 7.5-7. Tabel 11. Hasil pengamatan pH pada pagi hari bernilai 6.4 22. Dari pengamatan tersebut dapat dilihat bahwa pengukaran pagi hingga sore meningkat nilai pHnya.9 23. DO DO adalah oksigen terlarut dalam air.29. dan perairan dengan pH yang lebih besar dari 8.pH air merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi produktifitas perairan.2 Cuaca Cerah II 23. Hasil pengukuran dapat dilihat pada tabel.43 Pengukuran 20 Juni 2015 Rata-rata Sumber : Data Primer Kondisi .00.1 Cuaca Cerah III 17. Nybakken (1992) menyatakan jumlah ion hidrogen dalam suatu larutan merupakan tolak ukur keasaman. Nilai pH merupakan hasil pengukuran konsentrasi ion hidrogen dalam larutan menunjukkan keseimbangan antara asam dan basa air.5 termasuk perairan yang tidak produktif.46 23. Suatu perairan dengan pH 5. DO merupakan suatu salah satu parameter kualitas air.5 24. Hasil pengukuran DO perairan laut Desa Marok Tua Tanggal Stasiun Pagi DO Sian Sore I 19.5-8.5 termasuk perairan yang produktif. perairan dengan pH 6. pada siang hari 7.80.

43 mg/l. Tabel 12. Hasil identifikasi jenis plankton dapat dilihat pada tabel.46 mg/l sedangkan pada sore hari yaitu sebesar 23. Rata-rata hasil pengukuran oksigen terlarut ( DO ) pada perairan laut Desa Marok Tua saat pagi yaitu sebesar 20.43 mg/l. antara lain digunakan untuk proses respirasi dimana oksigen digunakan untuk proses metabolisme bahan organik sehingga terbentuk energi yang diikuti dengan terbentuknya CO 2 dan H2O ( Wibisono. pada siang hari yaitu sebesar 20. Keadaan Parameter Biologi Perairan Jenis Plankton Berdasarkan hasil pengamatan plankton dengan menggunakan mikroskop.13 mg/l – 23. Hasil Identifikasi Plankton di perairan laut Desa Marok Tua Stasiun I Fitoplankton Zooplankton Trichodesmium Calanus firmancius thiebauti Bacillariaciae Microcalanus copepoda Sida sp Parafavella ventricosa II Favella campanula Copepod nauplius Spirogyra Naiades cantraiini .Hasil pengukuran oksigen terlarut di perairan laut Desa Marok berkisar antara 20. 1. plankton yang telah terlihat di mikroskop dapat di identifikasi dengan buku yang terdapat di laboratorium Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan UMRAH. 2005 ). C.13 mg/l. Keberadaan oksigen terlarut dalam perairan dimanfaatkan oleh organisme untuk kehidupan.

dan 5 (lima) jenis jenis zooplankton yang terdiri dari Calanus firmancius. Spirogyra pseudocylindrica. Favella campanula. Copepod nauplius. dan Naiades cantraiini. Parafavella ventricosa. Radiolaria. Pengambilan plankton ini dilakukan pada siang hari. . Microcalanus copepoda. Plankton yang didapat yaitu fitoplankton dan zooplankton. Yaitu terdiri dari 6 (enam) jenis fitoplankton yang terdiri dari Trichodesmium thiebauti. Sida sp. di perairan laut Desa Marok Tua dijumpai 11 (sebelas) jenis plankton yang di dapat.pseudocylindrica Trichodesmium III thiebauti Spirogyra Microcalanus copepoda Naiades cantraiini Calanus firmancius pseudocylindrica Radiolaria Sumber : Data Primer Parameter ini meliputi plankton pada perairan laut Desa Marok Tua. Bacillariaciae.

kimia dan biologi di perairan laut Desa Marok Tua Kecamatan Singkep Barat Kabupaten Lingga masih dalam keadaan baik untuk mendukung kehidupan organisme akuatik dengan nilai sebagai berikut : Suhu 29-300C. kecepatan arus 0. Saran Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menambah jumlah stasiun pengamatan dan waktu pengamatan yang lebih lama sehingga mendapatkan data yang lebih lengkap. . Parafavella ventricosa. Copepod nauplius. dan 5 (lima) jenis jenis zooplankton yang terdiri dari Calanus firmancius. Microcalanus copepoda. B. Jenis-jenis plankton yang ditemui terdiri dari 6 (enam) jenis fitoplankton yang terdiri dari Trichodesmium thiebauti.VI.6-31 0/00. kecerahan 146-148 cm. Bacillariaciae. A.07-0. PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil pengamatan terhadap parameter fisika. Spirogyra pseudocylindrica.10 m/s. Sida sp. dan salinitas 29. Sedangkan hasil pengukuran parameter kimia yaitu nilai pH yang ada di perairan laut Desa Marok Tua berkisar antara 6-8 dan nilai DO yang di dapat adalah berkisar 20-23 mg/L. dan Naiades cantraiini. Favella campanula. Radiolaria.