Anda di halaman 1dari 14

RINGKASAN MATA KULIAH (RMK) SAP 10

IMPLEMENTASI STRATEGI

Oleh:
KELOMPOK 5

Putu Ayu Anggya Agustina
Putu Iin Sulistyawati
Anak Agung Ayu Mutya Armika
Luh Dita Dian Wijaya

(1306305025)
(1306305118)
(1306305119)
(1306305161)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS UDAYANA
DENPASAR
2015

Tujuan strategis dan misi strategis disusun berdasarkan informasi yang diperoleh dari analisis lingkungan eksternal dan lingkungan internal. Walaupun implementasi biasanya baru dipertimbangkan setelah strategi dirumuskan. misi strategis mensefisikasi. dan kerjasama yang sebelumnya dipilih. Hitt. Implementasi terkadang lebih sulit karena implementasi membawa sebuah perubahan. Implementasi strategis merupakan proses dimana beberapa strategi dan kebijakan diubah menjadi tindakan melalui pengembangan program. produk-produk yang ingin diproduksi oleh perusahaan tersebut dan pasar yang ingin dilayani ketika mendayagunakan sumber daya. anggaran dan prosedur. Gaya kepemimpinanlah yang akan 1 . Kesuksesan persaingan terjadi ketika perusahaan menggunakan perangkat dan tindakan implementasi secara konsisten dengan strategi-strategi level–bisnis. level–perusahaan. akuisisi. oleh karena itu tidaklah mengherankan masalah kepemimpinan merupakan hal yang sangat penting dan perlu dicermati secara teliti dalam implementasi strategi. Perusahaan mempelajari lingkungan eksternal dan internal agar dapat mengidentifikasi peluang-peluang dan ancaman pasarnya dan menentukan bagaimana menggunakan kompetensi-kompetensi intinya dalam usaha mendapatkan hasil strategisnya yang diinginkan. banyak faktor-faktor tak terduga yang bisa menjadi hambatan. perusahaan membentuk tujuantujuan strategis. Ireland. Dengan pengetahuan ini.IMPLEMENTASI STRATEGI Definisi dan Konsep Implementasi Strategi Implementasi Strategi adalah jumlah keseluruhan aktivitas dan pilihan yang dibutuhkan untuk dapat menjalankan perencanaan strategis. dan kompetensi-kompetensinya Implementasi Kepemimipinan Implementasi strategi biasanya berkaitan erat dengan perubahan. secara tertulis. akan tetapi implementasi merupakan kunci suksesnya dari manajemen strategik. internasional. kapabilitas. Perumusan strategi dan implementasi strategi harus sesuai dengan tujuan strategis dan misi strategis. dan Hoskisson (2000) menekankan bahwa serangkaian tindakan strategis yang disebut formulasi strategi dan implementasi strategi harus disatukan dengan hati-hati jika perusahaan ingin mencapai daya saing strategis dan menghasilkan pendapatan di atas rata-rata.

Gaya kepemimpinan model ini biasannya selalu mencari pesaing dan menargetkan standar yang tinggi. serta Limited change. Dalam era turbulensi lingkungan seperti sekarang ini. Model kepemimpinan seperti ini jika mengacu kepada analisis perubahan yang telah kita bahas sebelumnya. Kepemimpinan model ini sangat mengutamakan logika dengan menggunakan pendekatan-pendekatan yang masuk akal serta kuantitatif. c. Pemimpin tipe asertif lebih terbuka dalam konflik dan kritik. setiap pemimpin harus siap dan dituntut mampu untuk melakukan transformasi terlepas pada gaya kepemimpinan apa yang mereka anut. Terdapat berbagai teori tentang gaya kepemimpinan. Namun secara umum teori-teori tersebut dapat diklasifikasikan ke dalam empat kelompok besar. biasanya pembuatan keputusan didasarkan pada proses analisis. termasuk di dalamnya mengubah budaya organiasi yang tidak lagi kondusif dan produktif.berpengaruh terhadap cara-cara berkomunikasi serta proses pengambilan keputusan di dalam perusahaan di mana semua itu nantinya akan bermuara pada terbentuknya budaya perusahaan. hanya cocok pada situasi Continuation. yaitu: a. b. Gaya Kemimpinan Asertif (Assertive) Gaya kepemimpinan ini sifatnya lebih agresif dan mempunyai perhatian yang sangat besar pada pengendalian personal dibandingkan dengan gaya kepemimpinan lainnya. Gaya ini berorientasi pada hasil dan menekankan pada rencana-rencana rinci serta berdimensi jangka panjang. Sikapnya konservatif serta kelihatan sekali takut dalam mengambil resiko dan mereka cenderung mencari aman. Gaya Kepemimpinan Entepreneur Gaya kepemimpinan ini sangat menaruh perhatian kepada kekuasaan dan hasil akhir serta kurang mengutamakan pada kebutuhan akan kerjasama. Pengambilan keputusan muncul dari proses argumentasi dengan beberapa sudut pandang sehingga muncul kesimpulan yang memuaskan. Routine change. d. Pemimpin harus mampu mengelola perubahan. Pemimpin harus mempunyai visi yang 2 . Gaya Kepemimpinan Analitis (Analytical) Dalam gaya kepemimpinan tipe ini. Gaya Kepemimpinan Yang Berkesan Administrator Gaya kepemimpinan tipe ini terkesan kurang inovatif dan telalu kaku pada aturan. terutama analisis logika pada setiap informasi yang diperolehnya.

Kebanyakan perusahaan besar telah meninggalkan struktur fungsional dan lebih memilih desentralisasi dan akuntanbilitas yang lebih baik. dan sistem informasi manajemen. meminimalkan peluang pengembangan karir. keuangan / akuntansi.tajam. Jadi. sementara departemen produksi menginginkan produk yang sederhana sehingga dapat diproduksi secara lebih murah. meminimalkan kebutuhan akan sistem pengendalian yang pelik. konflik lini / staf. Sebagai contoh. dan terkadang dicirikan oleh semangat kerja karyawan yang rendah. pemasaran. di mana strategi tersebut menghasilkan tugastugas yang diperlukan untuk merealisasikan strategi tingkat bisnis. meningkatkan efisiensi talenta manajerial dan teknis. penelitian dan pengembangan. komunikasi seringkali tidak berjalan dengan baik dalam struktur fungsional. departemen litbang berusaha merancang produk dan komponen sedemikian rupa untuk mencapai desain teknis yang elegan. Struktur fungsional seringkali memunculkan pemikiran jangka pendek dan sempit yang bisa membuat perusahaan tidak mampu mencapai apa yang terbaik baginya secara keseluruhan. Strategi fungsional diperlukan untuk masing-masing fungsi dari suatu usaha atau bisnis. dan memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat. Selain sederhana dan tidak mahal. struktur fungsional juga mendorong spesialisasi tenaga kerja. Implementasi Kebijakan Fungsional Pengembangan strategi tingkat fungsional diperlukan untuk mendukung strategi pada tingkat yang lebih tinggi agar dapat dipastikan bahwa keseluruhan strategi dapat berjalan dengan satu kesatuan dan konsisten pada tingkat operasional. Strategi tingkat fungsional di perusahaan terdiri dari fungsi-fungsi yang dijalankan perusahaan yang biasanya terdiri dari fungsi-fungsi sebagai berikut : 3 . serta pengawasan akan produk dan pasar yang tidak memadai. Beberapa kelemahan struktur fungsional antara lain spesialisasi yang berlebihan pada fungsi. Struktur yang paling luas digunakan adalah jenis fungsional atau tersentralisasi karena struktur ini yang paling sederhana dan paling murah dari tujuh alternatif yang ada. pendelegasian wewenang yang buruk. pandai mengelola keragaman dan mendorong terus proses pembelajaran karena dinamika perubahan lingkungan serta persaingan yang semakin ketat. Struktur fungsional (functional structure) mengelompokkan tugas dan aktivitas berdasarkan fungsi bisnis seperti produksi/operasi.

Perencanaa dan pengendalian operasi. dan Promotion. berapa banyak dan dengan cara yang bagaimana. Strategi tingkat fungsional pemasaran ini akan memberikan pedoman kepada manajer pemasaran dalam menentukan siapa yang akan menjual apa. Price.1) Strategi Bidang Pemasaran Peran dan fungsi pemasaran adalah bagaimana untuk mencapai sasaran perusahaan dengan menghasilkan penjualan produk / jasa yang menguntungkan di pasaran. 3. 3) Strategi Bidang Keuangan Strategi ini mengarahkan pemanfaatan sumber daya keuangan untuk mendukung strategi bisnis. Strategi ini biasanya diawali dengan melakukan segmentasi. Pembelian. Fasilitas dan peralatan. 2. 2) Strategi Bidang Operasional Strategi operasi merupakan bagian inti dari setiap perusahaan karena bidang inilah yang akan bertanggung dalam mengubah masukan menjadi keluaran bernilai berupa produk yang akan disampaikan pada konsumen. pembiayaan utang. alokasi deviden dan leveraging. strategi bidang ini cakupan waktu strateginya lebih panjang yang akan memberi pedoman bagi manajer untuk investasi. tujuan jangka panjang dan sasaran tahunan. Kemudian atas dasar itu disusunlah bentuk penawaran perusahaan pada pasarnya berupa pengembangan dari masing-masing unsur marketing mix yang biasa juga disebut dengan 4P yaitu Product. Place. penentuan Target Market dan positioning. kepada siapa. Adapun strategi fungsional kunci dalam bidang produksi/operasional adalah : 1. Beberapa hal yang perlu dijawab dalam strategi bidang keuangan adalah :  Akuisisi Modal :  Bagaimana proporsi utang jangka pendek dan panjang yang diharapkan?  Bagaimana keseimbangan yang diinginkan antara pendanaan internal dan eksternal?  Alokasi modal :  Bagaimana prioritas untuk proyak alokasi modal?  Atas dasar apakah seleksi akhir proyek dilakukan?  Deviden dan Manajemen Modal Kerja :  Berapa bagian modal yang harus dibagikan sebagai deviden?  Seberapa pentingkah kestabilan deviden? 4 . Berbeda dengan strategi fungsional lainnya. di mana.

metode. batasan. prosedur. formulir.4) Strategi Bidang Sumber Daya Manusia Strategi SDM haruslah mengarah pada pengembangan kemampuan manajerial dan teknis karyawan dan manajer untuk kemudian dapat di manfaatkan secara optimal dalam menjalankan bisnis perusahaan. aturan. Strategi ini sangat penting sekali perannya bagi perusahaan yang menekankan pada inovasi dalam menjalankan bisnisnya. Sedangkan orientasi defensif lebih mengarah pada pengembangan yang bersifat rnodifikasi dari produk yang sudah ada. Kebijakan menciptakan penghalang. Pengembangan dan mengkomunikasikan kebijakan Perubahan dalam arah strategis perusahaan tidak timbul secara otomatis. 5) Strategi Bidang Riset Dan Pengembangan Fungsi ini berperan dalam melahirkan ide dan gagasan baru di dalam perusahaan meliputi menghasilkan produk baru dan mengembangkannya sampai produk tersebut diproduksi dan memasuki pasar.  Kompensasi. Kebijakan menjembatani pemecahan masalah dan memandu implementasi strategi. 5 . Jika ofensif maka perusahaan menjalankan strategi inovasi yang kuat dan selalu berusaha untuk menjadi yang pertama (first mover) di dalam industrinya. kebijakan dibutuhkan untuk membuat strategi bekerja. disiplin dan pengambangan. Kebijakan mengacu pada panduan spesifik. hambatan dalam bentuk tindakan administratif yang dapat diambil untuk memberi penghargaan dan perhatian pada perilaku. dan praktik administrasi yang dibuat untuk mendukung dan mendorong pekerjaan melalui tujuan yang telah ditetapkan. eleksi dan orientasi. Terdapat dua orientasi keputusan R/D perusahaan yaitu apakah bersifat ofensif atau defensif. kebijakan merupakan instrument dari implementasi strategi.  Evaluasi. serta menjelaskan apa yang bisa dan apa yang tidak bisa dilakukan dalam mengejar pencapaian tujuan organisasi. Dalam kenyataan sehari-hari.  Pengembangan karir dan pelatihan. baik dari dalam maupun produk pesaing. mencari metode-metode tertentu dalam membentuk efisiensi produksi/operasional dan lainnya.  Hubungan kekaryawanan dan kesempatan kerja yang adil. Strategi fungsional ini juga meliputi elemen fungsi operasional dari manajemen sumber daya manusia itu sendiri seperti :  Rekrutmen.

dan mengurangi jumlah waktu yang diperlukan manajer untuk mengambil keputusan. memungkinkan koordinasi pada seluruh unit organisasi. Keputusan dan Implementasi Keputusan manajemen strategi tidak berarti apa-apa tanpa implementasi. Kebijakan mewakili cara untuk mengambil keputusan strategis. namun beberapa kebijakan juga dapat diterapkan pada satu departemen. Efektif dan Efisiensi Manajemen strategi disebut efektif jika hasil yang dicapai seperti yang di inginkan. taktik adalah internal dan kriteria yang 2. ada beberapa yang perlu diperhatikan dalam usaha pencapaian tujuan dalam perencanaan manajemen strategi antara lain : 1.Kebijakan memungkinkan karyawan dan manajer memahami apa yang diharapkan. Sebaliknya taktik adalah tindakan nyata yang diambil oleh pelaku dan sepenuhnya berada dibawah pengawasan pelaku. sebaliknya tujuan dan sasaran harus dipengaruhi oleh peluang yang tersedia. Karena kebanyakan situasi yang memerlukan analisa strategi tidak statis melainkan interaktif dan dinamis. Implementasi Organisasi Hubungan antar tingkat akhir (tujuan & sasaran) dengan alat pencapaiannya (strategi dan taktik) tidaklah mudah. Apa pun ruang lingkup dan bentuknya. Kebalikan dari strategi. sehingga dapat meningkatkan kemungkinan bahwa strategi akan diimplementasikan secara sukses. Kebijakan harus dinyatakan secara tertulis jika memungkinkan. Aturan dalam manajemen strategi persaingan : • Proses berfikir yang mendahului tindakan • Pengetahuan mengenai jumlah merupkan kunci penting • Menejemen strategi tindakan yang dilakukan dengan cepat akan mendominasi yang lambat. 6 . Kebijakan menyediakan dasar bagi pengendalian manajemen. digunakan bukanlah keefektifan melainkan efesiensi. Kebijakan juga menjelaskan apa yang harus dikerjakan dan oleh siapa. maka hubungan antara penyebab dan hasilnya tidak tetap atau pasti. • Kemenangan harus menunjukkan nilai dari tujuan • Menyerang hanya terhadap yang dapat diserang. Keputusan strategi harus dapat mencapai tujuannya. kebijakan digunakan sebagai mekanisme untuk menerapkan strategi dan mencapai tujuan. Kebijakan dapat diterapkan di semua divisi dan departemen. Keberadaan manajemen strategi tidak untuk mendikte tujuan. Strategi tergantung pada kemungkinan dan taktik yang potensial.

Pertumbuhan yang terjadi bisa vertikal dan bisa juga horizontal. dan berempati dengan berbagai perilaku dan sikap orang lain untuk mencapai tujuannya Kemampuan Mengalokasi (Allocation Skills) 7 . divisional geografis. budaya perusahaan maupun gaya kepemimpinan. manajemen perusahaan perlu terbiasa dan membiasakan diri dengan empat jenis keahlian dasar. Pertumbuhan dan Struktur Organisasi Tahap implementasi strategi memerlukan pertimbangan dalam penyusunan struktur organisasi. baik menyangkut struktur organisasi. Tahap implementasi dan evaluasi strategi ini merupakan tahap akhir dalam implementasi strategi. Nilai-nilai tersebut digunakan sebagai pedoman bagi setiap anggota selama mereka berada dalam lingkungan organisasi tersebut. Bonoma dalam Hari Purnomo dan Zulkiflimansyah (1999). untuk melakukan tahap implementasi dan evaluasi strategi dengan baik dan berhasil. Dalam tahap ini manajemen sudah harus mempunyai gagasan yang jelas mengenai tingkat perubahan yang diinginkan. yang diterima sebagai nilai-nilai yang harus dipertahankan dan diturunkan kepada setiap anggota baru. Kemampuan Berinteraksi (Interacting Skills) Kemampuan ini ditunjukkan dengan kapabilitas manajemen perusahaan dalam berinteraksi b.• Bertahan adalah bentuk terkuat dari persaingan • Superioritas dalam faktor persaingan yang mendasar adalah segalanya. Menurut Thomas V. yaitu: a. 3. dan dapat dianggap sebagai ciri khas yang membedakan sebuah organisasi lainnya. organisasi matrik dan struktur organisasi horizontal. Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Budaya organisasi sesungguhnya tumbuh karena diciptakan dan dikembangkan oleh individu-individu yang bekerja dalam suatu organisasi. organisasi unit bisnis. • Tidak terkalahkan adalah merupakan pertahanan yang sebenarnya. karena keselarasan struktur dengan strategi merupakan satu hal yang penting untuk tercapainya implementasi strategi. masing-masing. Pertumbuhan organisasi menghasilkan berbagai bentuk struktur organisasi seperti stuktur fungsional. Pertumbuhan organisasi terjadi kala skala organisasi berkembang. • Menajemen strategi membutuhkan pengembangan kekuatan yang unik. Masing-masing struktur tersebut mempunyai kelebihan dan kelemahan 4.

implementasi. Struktur organisasi akan membantu mempertajam aktivitas kunci perusahaan dan memperlihatkan pola koordinasi yang diterapkan dalam menjalankan strategi. Struktur Organisasi Fungsional Dalam struktur organisasi fungsional. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa struktur organisasi yang baik adalah struktur organisasi yang sesuai dengan strategi.Kemampuan ini diperlukan untuk menunjang kemampuan manajemen dalam menjadwallkan tugas-tugas. Transisi menuju spesialisasi ini 8 . atau jika tidak. Dalam hal ini. efisien. anggaran waktu. biasanya menggunakan struktur organisasi ini. a. stuktur dan lingkungan harus terpadu dalam satu kesatuan. dan terlibat langsung dalam setiap tahap kegiatan perusahaan. Perusahaan kecil dengan satu produk atau beberapa produk lain yang saling berhubungan. penetapan stuktur organisasi merupakan salah satu faktor penting dalam implementasi strategi agar semua aktivitas perusahaan yang diakibatkan perubahan tersebut dapat dilaksanakan dengan baik. b. setiap manajer yang mempunyai spesialisasi fungsional menggantikan tempat dan peranan si pemilik perusahaan. Oleh karena itu. Kemampuan Mengorganisasikan (Organizing Skills) Merupakan kemampuan untuk menciptakan jaringan atau organisasi informal dalam rangka menyesuaikan diri dengan berbagai masalah yang mungkin terjadi. Artinya. Struktur Organisasi Sederhana Struktur organisasi sederhana ini hanya memiliki dua tingkatan. Dengan kata lain struktur organisasi mengikuti strategi. Kemampuan Memonitoring (Monitoring Skills) Kemampuan ini meliputi kapabilitas perusahaan dalam menggunakan informasi secara efisien untuk memperbaiki atau menyelesaikan berbagai masalah yang timbul dalam proses d. Perusahaan-perusahaan yang menggunakan struktur organisasi sederhana ini biasanya dikelola oleh pemiliknya sendiri yang sekaligus menangani pekerjaan lain yang berhubungan dengan sebuah produk. maka kinerja perusahaan akan lemah. Menganalisis Struktur Organisasi Perubahan strategi perusahaan mungkin akan membutuhkan beberapa perubahan dalam organisasi dan juga keahlian yang dibutuhkan pada posisi-posisi tertentu. aspek strategi. serta sumberdaya-sumberdaya lain secara c. pemilik perusahaan cenderung mengambil semua keputusan penting secara sendiri. dalam struktur sederhana ini. yaitu pemilik dan pekerja.

adalah sebuah perusahaan berbasis di Taiwan yang memproduksi komponen komputer seperti papan induk. biasanya mengubah strukturnya menjadi struktur organisasi yang terdiri dari beberapa divisi. perusahaan mulai memfokuskan perhatiannya pada pengelolaan berbagai lini produk di berbagai industri dan mendesentralisasikan wewenangnya dalam pengambilan keputusan. Struktur Organisasi Matriks Struktur organisasi matriks digunakan untuk memudahkan pengembangan pelaksanaan beragam program atau proyek. d. divisi-divisi tersebut dapat menjadi tempat yang baik untuk “melatih” para manajer muda. Struktur Organisasi Divisional Ketika perusahaan berkembang. Kasus Asustek Computer Inc. kartu grafis. Ketika perusahaan mulai melakukan akuisisi dan mengembangkan berbagai produk baru dalam industri dan pasar yang berbeda. c. manajer divisi dapat mengembangkan strategi untuk masing-masing divisinya dan mungkin saja mereka menghadapi persaingan yang berbeda dengan divisi lainnya sehingga strategi yang ditempuh mungkin juga berbeda dengan divisi lainnya. Sedangkan setiap manajer proyek mempunyai “project responsibility” untuk penyelesaian dan implementasi strategi. atau yang lebih dikenal dengan ASUS. struktur organisasi ini secara teratur berubah untuk merefleksikan spesialisasi yang lebih besar. Setiap departemen dikepalai oleh vice president yang mempunyai tanggung jawab fungsional bagi seluruh proyek. maka salah satu solusinya adalah perusahaan mengubah struktur organisasinya dalam bentuk strategic business unit (SBU) atau strategic groups. Dalam struktur organisasi divisional. Struktur SBU ini mengelompokkan sejumlah divisi berdasarkan pada beberapa aspek seperti lini produk atau pasar. Struktur Strategic Business Unit (SBU) Ketika struktur organisasi divisional menjadi sulit diterapkan karena CEO mempunyai terlalu banyak divisi yang harus diurus. Pada organisasi divisional.membutuhkan sebuah perubahan substansial dalam gaya manajemen pimpinan perusahaan. Sebagai organisasi yang menumbuhkan dan mengembangkan sejumlah produk dan pasar yang berkaitan. Tiap-tiap divisi dapat beroperasi sendiri-sendiri dibawah pengarahan seorang manajer divisi yang bertanggungjawab langsung kepada CEO. e. 9 . Selain itu juga merupakan tempat yang baik dalam mengembangkan “intuisi” kewiraswastaan serta meningkatkan sejumlah pusat inisiatif dalam suatu perusahaan.

Selain itu. desain dari smartphone yang dikeluarkannya juga bisa dikatakan berbeda dari pada yang lain. Asus belakangan ini mulai memproduksi PDA. Asus berhasil mencatatkan penjualan smartphone mengesankan pada kuartal keempat (Q4) 2014. spesifikasi 10 .591. berhasil mengubah peta persaingan industri smartphone di Indonesia. monitor LCD. telepon genggam. Asus bisa mengeluarkan produk dengan spesifikasi yang mumpuni.5% dari yang menduduki posisi pertama Samsung.312 unit atau sekitar 0. Selain itu juga. atau yang lebih dikenal dengan ASUS. dengan harga yang terjangkau dari produsen yang lain. Pada posisi ini. tablet dan produksi komputer lainnya. dengan mengeluarkan produk smartphone yang bisa digunakan di tablet. strategi apa yang dilakukan Asustek untuk strategi tingkat bisnis dan bagaimana proses Asus terhadap pengimplementasian strategi? Strategi tingkat bisnis yang dilakukan Asustek adalah: 1.dan notebok. Selain itu. Perusahaan berbasis di Taipei ini berhasil menduduki posisi kedua industri smartphone Android di pasar Indonesia. Menurut kalian. Strategi Diferensiasi Strategi diferensiasi yang dilakukan oleh Asus dapat dilihat dari banyaknya produk-produk baru seperti laptop convertible. Asus berhasil memasarkan sebanyak 801. Strategi Kepemimpinan Biaya Asustek Computer Inc. 2. dan notebook. Dan juga.489 unit smartphone separuhnya dari produsen Samsung. dimana laptop tersebut bisa digunakan sebagai tablet hanya dengan mencopot bagian keyboardnya. yang memimpin pasar dengan penjualan 1. tablet dan produk komputer lainnya. adalah sebuah perusahaan berbasis di Taiwan yang memproduksi komponen komputer seperti papan induk.490 unit. setara dengan produk-produk kelas atas dari produsen yang lain. monitor LCD. Asus belakangan ini mulai memproduksi PDA. Sementara itu. Asus terpaut 8. secara total penjualan. kartu grafis. Telepon genggam. Sehingga konsumen bisa mendapatkan 2 jenis gadget dengan hanya membeli seharga 1 jenis gadget saja. Produk produk asus ditawarkan dengan harga yang lebih murah dari pesaingnya hal ini disebabkan dalam setiap perakitan komponen produk nya asus tidak melibatkan pihak ke tiga sehingga mereka dapat menghemat biaya produksi. Hadirnya smartphone Asus Zenfone.

dan memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat. Pada posisi ini. Implementasi strategi yang dapat dilakukan Asustek adalah: 1. Strategi Fokus Asustek dari awal berdiri sudah fokus untuk menyediakan barang-barang elektronik dengan harga terjangkau.312 unit atau sekitar 0. Implementasi Kepemimpinan Menurut kami. Asus bisa dikatakan sukses terhadap produk yang dipasarkannya. struktur fungsional seringkali memunculkan pemikiran jangka pendek dan sempit yang bisa membuat perusahaan tidak mampu mencapai apa yang terbaik baginya secara keseluruhan. Sehingga bisa menimbulkan kesan bahwa Asus ini merupakan penyedia produk yang inovatif. akan tetapi dengan kualitas yang bisa dikatakan bagus dan dapat bersaing dengan produk yang berada diatasnya. dan berhasil menduduki posisi kedua industri smartphone Android di pasar Indonesia. implementasi kepemimpinan yang dapat diterapkan oleh Asustek berupa gaya kepemimpinan asertif. Asus dapat masuk ke pasar dan dapat diterima lebih mudah oleh konsumen. Dimana pemimpin tipe asertif lebih terbuka dalam konflik dan kritik. 3. meminimalkan kebutuhan akan sistem pengendalian yang pelik. Dari data tersebut. menggambarkan bahwa masyarakat bisa menerima kehadiran produk Asus karena mereka bisa menawarkan apa yang memang diinginkan maupun dibutuhkan oleh masyarakat dengan inovasi-inovasi terbarunya. Implementasi Kebijakan Fungsional Karena sekaran ini Asustek sudah mulai terkenal dan mempunyai nama di masyarakat. Apalagi Asus berhasil mencatatkan penjualan smartphone mengesankan pada kuartal keempat (Q4) 2014. Akan tetapi. Asus terpaut 8.5% dari yang menduduki posisi pertama Samsung. Pengambilan keputusan muncul dari proses argumentasi dengan beberapa sudut pandang sehingga muncul kesimpulan yang memuaskan. 3. Dengan data diatas. sebaiknya mereka bisa memilah-milah di dalam struktur fungsional tersebut.yang digunakannya tersebut. Sehingga dengan demikian. Implementasi Organisasi 11 . Karena gaya kepemimpinan ini sifatnya lebih agresif dan mempunyai perhatian yang sangat besar pada pengendalian personal dibandingkan dengan gaya kepemimpinan lainnya. bisa memberikan tren baru terhadap produk sejenisnya yang berada di level yang sama. meningkatkan efisiensi talenta manajerial dan teknis. 2. Karena struktur fungsional memiliki kelebihan dalam spesialisasi tenaga kerja.

Karena struktur organisasi divisional cocok diterapkan pada perusahaan berkembang. sebaiknya mereka memperhatikan implementasi organisasinya dengan beberapa kriteria : a) Efektif dan Efisiensi Perusahaan bisa dikatakan efektif apabila sudah bisa mencapai tujuannya dengan baik. Pertumbuhan yang terjadi bisa vertikal dan bisa juga horizontal. Tiap-tiap divisi dapat beroperasi sendiri-sendiri dibawah pengarahan seorang manajer divisi yang bertanggungjawab langsung kepada CEO. c) Pertumbuhan dan Struktur Organisasi Diperlukan pertimbangan dalam penyusunan struktur organisasi. biasanya mengubah strukturnya menjadi struktur organisasi yang terdiri dari beberapa divisi. perusahaan mulai memfokuskan perhatiannya pada pengelolaan berbagai lini produk di berbagai industri dan mendesentralisasikan wewenangnya dalam pengambilan keputusan. implementasinya bisa berjalan dengan baik. Pada organisasi divisional. karena keselarasan struktur dengan strategi merupakan satu hal yang penting untuk tercapainya implementasi strategi. d) Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Nilai-nilai yang sudah diciptakan sebelum-sebelumnya tersebut dapat diturunkan dan digunakan sebagai pedoman bagi setiap anggota selama mereka berada dalam lingkungan organisasi tersebut. 12 .Agar Asustek bisa berkembang lebih baik dari sekarang ini. Struktur organisasi yang dapat digunakan oleh Asustek berupa struktur orgnisasi divisional. Dengan demikian. Selain itu juga merupakan tempat yang baik dalam mengembangkan “intuisi” kewiraswastaan serta meningkatkan sejumlah pusat inisiatif dalam suatu perusahaan. Keputusan strategi harus dapat mencapai tujuannya. dan dapat dianggap sebagai ciri khas yang membedakan sebuah organisasi lainnya. Ketika perusahaan mulai mengembangkan berbagai produk baru dalam industri dan pasar yang berbeda. b) Keputusan dan Implementasi Strategi tergantung pada kemungkinan dan taktik yang potensial. divisi-divisi tersebut dapat menjadi tempat yang baik untuk “melatih” para manajer muda. Sehingga manajer divisi dapat mengembangkan strategi untuk masing-masing divisinya dan mungkin saja mereka menghadapi persaingan yang berbeda dengan divisi lainnya sehingga strategi yang ditempuh mungkin juga berbeda dengan divisi lainnya. Pertumbuhan organisasi terjadi kala skala organisasi berkembang.

Implementasi Manajemen Strategi dalam Organisisasi.co.doc (Diakses pada tanggal 19 November 2015) 13 . 2013. 2012.ut.academia. 1425w010.DAFTAR PUSTAKA Dewiyanti.ac. Hani. Okta.blogspot. Implementasi Strategi. www. Diakses pada tanggal 19 November 2015 web-suplemen.id. (Diakses pada Tanggal 19 November 2015) Libriyanti.id/html/suplemen/ekma5309/paling%20gres%2008.edu.