Anda di halaman 1dari 28

Ingatan

Kelompok 3 (a)

Pengertian
• Kemampuan psikis untuk
memasukkan (learning), menyimpan
(retension), dan menimbulkan
kembali (remembering), hal-hal yang
lampau.

Tiga tahapan ingatan Penyusunan code penyimpanan Memasukkan dalam ingatan Mempertahan kan dalam ingatan Pengingatan kembali Memperoleh dari ingatan .

Dua jenis ingatan • Ingatan jangka pendek (short-term memory) • Ingatan jangka panjang (long-term memory) .

• Perbedaan antara kedua macam ingatan itu terletak pada waktu antara masuknya stimulus untuk dipersepsi dan ditimbulkannya kembali sebagai memory output. • Apabila jarak waktu antara pemasukan stimulus dan penimbulan kembali sebagai memory output berkisar antara 20-30 detik. ini merupakan short-term memory. Sedangkan jika lebih dari itu merupakan long-term memory. .Ingatan jangka pendek (short-term memory) • Suatu sistem penyimpanan sementara yang dapat menyimpan informasi secara terbatas.

.Pemasukan pesan dalam ingatan jangka pendek(encoding) • Informasi yang dimasukkan dalam ingatan jangka pendek adalah informasi yang diperhatikan atau difokuskan.

yang lainnya dapat menyimpan 9.Penyimpanan (storage) • Batas rata-ratanya adalah 7 butir -+2 (7 lebih kurang 2). Sebagian orang dapat menyimpan paling sedikit 5 butir. .

dimana butir-butir itu diuji satu per satu. .Pengingatan kembali (retrieval) • Untuk mengingat kembali diperlukan pencarian penggalian ingatan jangka pendek.

.Ingatan jangka pendek dan pikiran • Para peneliti yakin bahwa ingatan jangka pendek dapat memengang peranan penting dalam pikiran sadar. • Ketika dengan sadar kita mencoba memecahkan suatu soal. kita seolaholah mempergunakan kapasitas yang sama untuk menyimpan suatu daftar angka.

.Chunking ( Pengelompokan unit-unit) • Chunking adalah interaksi yang sangat penting antara ingatan jangka pendek dan ingatan jangka panjang yang dapat terjadi pada kegiatan rentang ingatan.

INGATAN JANGKA PANJANG • Ingatan jangka panjang meliputi informasi yang telah di simpan dalam ingatan dengan rentang waktu beberapa menit atau sepanjang hidup. .

.Pemasukan Pesan dalam ingatan Jangka Panjang • Kode ingatan jangka panjang yang dominan tidak besifat akustik atau visual melainkan didasarkan pada pengertian akan butir-butir tersebut.

Maka.Penyimpanan dan Pengingatan Kembali • Proses lupa dari ingatan jangka panjang merupakan akibat dari tidak adanya cara untuk mencapai informasi itu dan bukanlah karena tidak adanya informasi itu sendiri. ingatan yang lemah dapat mencerminkan kegagalan pengingatan kembali dan bukan merupakan kegagalan penyimpanan informasi. .

memastikan bahwa konteks informasi yang di ingat kembali sama dengan konteks informasi dimana kita memasukkan pesan dalam .Organisasi dan konteks • Penelitian telah mengidentifikasi dua faktor yang meningkatkan kemungkinan berhasilnya pengingatan kembali: 1. mengorganisasi dalam penyimpanan 2.

Interferensi • Ada pula beberapa faktor yang menurunkan kemampuan mengingat kembali. ketika kita mencoba menggunakan isyarat itu untuk mengingat kembali salah satu butir (butir target). Kalau kita mengasosiasikan berbagai butir dengan isyarat yang sama. . butirbutir lain justru akan teringat dan mengganggu penemuan butir target. terutama faktor interferensi.

2. Bahwa kita cenderung lebih banyak memikirkan situasi emosional yang berisi hal-hal positif atau negatif. paling tidak dengan 4 cara yang berbeda : 1. daripada situasi yang netral. Emosi dapat mempengaruhi ingatan adalah melalui dampak konteks. 4.Faktor Emosional dalam Lupa • Emosi dapat mempengaruhi pengingatan kembali akan ingatan jangka panjang. Interferensi 3. Represi .

. kapasitas ingatan jangka pendek tidak dapat ditingkatkan diatas 7+-2 chunk. Namun kita dapat menambah ukuran chunk dan oleh karena itu dapat meningkatkan jumlah butir dalam rentang ingatan kita.Meningkatkan ingatan • Chunking dan rentang ingatan bagi sebagian besar orang.

Dan ini merupakan prinsip utama dibalik banyak sistem mnemonik (bantuan ingatan) atau yang dikenal dengan metoda loci. .• Pembayangan dan penyusunan kode mengingat suatu pasangan kata akan sangat berhasil bila dua kata tersebut dihubungkan oleh suatu bayangan. Pembayangan juga digunakan dalam metode kata kunci dalam belajar kosa kata asing.

bila kita akan mengingat sesuatu maka luaskan artinya. kita dapat meningkatkan ingatan kita dengan memulihkan konteks dimana belajar terjadi. Dengan kata lain.• Penguraian dan Penyusunan kode Semakin rinci kita menguraikan butirbutir. • Konteks dan pengingatan kembali Karena konteks merupakan suatu isyarat pengingatan kembali yang kuat. . makin baik kita akan mengingatnya.

• Organisasi dan pengingatan kembali Seseorang dapat menyimpan dan mengingat kembali sejumlah besar informasi bila saja kita mengorganisasikannya. . • Melatih pengingatan kembali cara melatih pengingatan kembali dapat dilakukan dengan mengajukan pertanyaan kepada diri sendiri tentang apa yang ingin kita pelajari.

Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan seseorang dalam belajar dan mengingat materi yang disajikan dalam suatu buku teks.• Metode PQ4R yaitu metode yang paling terkenal untuk peningkatan ingatan. P = Preview (penjajakan) Q = Question (mengajukan pertanyaan) R = Read (membaca) R = Reflect (merefleksikan) R = Recite (menceritakan) R = Review (mengulang) .

Ingatan jangka pendek Ingatan jangka panjang • Encoding lebih memilih suatu kode akustik • Penyimpanan kapasitas 7-+2 • Pengingatan kembali bebas dari kesalahan • Encoding didasarkan pada makna • Penyimpanan tidak terbatas • Pengingatan kembali mudah keliru dan sebab utama lupa .Hubungan antara Ingatan Jangka Pendek dan Jangka Panjang.

Teori Ingatan ganda a latih Informasi yang masuk n an g n u la g n Ingatan Pe dipindahk jangka an pendek Ingatan jangka panjang Diganti / dialihkan .

. yaitu suatu butir yang masuk kedalam sistem ingatan dianalisis dalam tahapan.• Bukti pengingatan secara bebas beberapa dukungan untuk teori ingatan ganda yang paling populer berasal dari eksperimen-eksperimen tentang pengingatan secara bebas. • Pandangan alternatif Alternatif kedalaman pemrosesan.

Kita melakukan hal tersebut sebab banyak prinsip yang dapat diterapkan secara sama-sama. Namun. ada beberapa prinsip yang tampaknya hanya dapat diterapkan pada ingatan untuk materi yang kompleks dan bermakna.Ingatan yang konstruktif • Sebelumnya. • Yang paling penting dari prinsip-prinsip ini adalah bahwa ingatan itu bersifat konstruktif. ada penelitian yg menggunakan materi verbal sederhana dan materi yang lebih kompleks. .

kita akan menarik kesimpulan dari kalimat itu dan menyimpan kesimpulan tersebut bersama-sama dengan kalimatnya.• Kesimpulan sederhana bila kita membaca suatu kalimat. • Stereotipe yaitu sejumlah pengetahuan tentang sifat kepribadian atau fisik yang kita anggap sebagai sifat sekelompok orang. .

mengorganisasi dan memproses sejumlah besar informasi dengan cepat dan efisien. . yang membuat kita menyaring. Berpikir dan menghayati dengan cara ini disebut pemrosesan skematik.• Skemata Istilah yang digunakan untuk mengacu pada gagasan tentang struktur kognitif dalam ingatan yang merupakan perwujudan abstrak suatu benda atau peristiwa didunia yang sebenarnya. Proses persepsi dapat dianggap sebagai pencarian skema dalam ingatan yang paling ajek dengan informasi sensorik yang masuk.

Terima kasih .