Anda di halaman 1dari 2

"GURU MY, MY INSPIRATION

"
Oleh: Burhanudin, S.Pd *
Sebuah kenangan yang sangat indah. Masih jelas teringat sosok, dua puluh tiga
tahun yang lalu. Pada waktu itu saya sedang duduk di kelas lima sekolah dasar.
Senyumnya begitu sangat menyenangkan, sabar dan energik. Dia adalah Pak Endro
Ciptono, seorang guru di SDN 1 Kalitidu sangat inspiratif bagi saya. Dia adalah
orang yang paling dihiasi dalam hidup saya, dia telah membuat saya menjadi orang
yang berani berbicara di depan umum, dapat bekerja dalam tim dan menghargai
karya orang lain.
Banyak hal yang masih akan mengingatnya. Dia selalu ceria dan tidak pernah
marah ketika mengajar, ia terjadi untuk mengajarkan mata pelajaran ilmu
pengetahuan. Subyek bagi sebagian besar siswa dianggap sebagai pelajaran yang
sulit. Tapi, karena metode pengajarannya akhirnya bukan hanya saya tetapi juga
orang lain bisa menikmati pelajaran dengan sangat baik.
Saya juga masih ingat, ia pernah mengatakan "salah" untuk siswa, yang mendapat
jawaban yang salah untuk pertanyaan itu. Tapi dia selalu mengatakan "hampir
benar". Jadi dia tidak pernah membuat murid-muridnya merasa takut ketika
mencoba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaannya. Dan itu juga membuat
murid-muridnya berani bertanya apakah mereka mengalami kesulitan dalam
memahami pelajaran.
Last but not least, metode mengajar yang benar-benar mengubah saya. Metode
yang akhirnya membuat saya mampu tampil dan berbicara di depan umum seperti
saat ini. Mungkin bagi orang lain metode ini dianggap normal, tapi bagi saya
metode ini results.Now sangat luar biasa, saya sudah menyadari hal itu setelah
saya menjadi seorang guru juga. Metode yang ia lakukan pada saat itu sering
memberikan tugas kepada siswa untuk membuat ringkasan materi dan
mempresentasikannya di depan kelas.
Sekarang aku mengerti bahwa metode Mr Endro ini yang dilakukan pada saat itu
adalah "Model Student Facilitator And Menjelaskan" atau EALS. Mahasiswa
Fasilitator dan Menjelaskan Model (berperan) adalah pelajaran dimana siswa atau
peserta didik belajar mempresentasikan ide atau pendapat mereka di depan
peserta didik lainnya. Mahasiswa Fasilitator dan Menjelaskan Model (bermain peran)
dilakukan dengan penguasaan siswa materi pembelajaran melalui imajinasi dan
apresiasi. Pengembangan imajinasi dan penghargaan kepada siswa yang dilakukan
baik pada bermain sebagai karakter hidup atau benda mati. Model ini dapat
dilakukan secara individu maupun kelompok. Oleh karena itu, model ini dapat
meningkatkan motivasi belajar, antusiasme, keaktifan dan sukacita dalam proses
belajar siswa.
Salah satu model pembelajaran tersebut juga telah diusulkan oleh Adam dan
Mbirimujo (1990: 21) bahwa untuk mereproduksi pengalaman dan meningkatkan
motivasi belajar aktivitas belajar yang mempengaruhi siswa dengan menggunakan
model pembelajaran Student fasilitator dan menjelaskan. Dikatakan bahwa hasil

penelitian menggunakan model pembelajaran ini dapat meningkatkan semangat. keterampilan mendengarkan. motivasi. Semoga Tuhan selalu melindungi dan menjaga dirinya dan keluarganya. Karena Fasilitator Mahasiswa dan model menjelaskan peran atau bermain penguasaan beberapa cara siswa keterampilan seperti keterampilan berbicara. 2001: 15) Sekarang semakin saya mengagumi Mr Endro. . seorang guru yang benar-benar mengilhami saya untuk memberikan yang terbaik untuk murid-murid saya. dan keterampilan dalam seni bermain karakter dalam keadaan tanpa beban konteks membaca. (Prasetyo. keaktifan dan siswa sukacita dapat terjadi. keterampilan pemahaman dalam membaca teks. Sehingga sangat cocok untuk digunakan di pilih guru pada pembelajaran bahasa.