Anda di halaman 1dari 10

Prosedur Pemakaian Pemeliharaan

Alat Manometer Oksigen
No. Dokumen
No. Revisi
Halaman
00

1/2

PUSKESMAS
BULELENG II

Prosedur Tetap

Ditetapkan Oleh :
KEPALA PUSKESMAS BULELENG II

Tgl Terbit
23 September 2010

Pengertian

Manometer oksigen adalah alat ukur untuk mengatur kecepatan aliran
oksigen yang keluar dari tabung oksigen.

Tujuan

Sebagai acuan dalam penerapan langkah – langkah pemakaian dan
pemeliharaan manometer oksigen.

Kebijakan
Prosedur

1.
2.
3.
4.
5.

Cek kelengkapan alat manometer.
Cek isi tabung oksigen
Botol pada manometer harus terisi air sampai batas yang ditentukan.
Cek apakah ada kebocoran pada lata tersebut.
Buka flow meter dan ukur kecepatan aliran oksigen sesuai
kebutuhan.

\

Prosedur Pemakaian Pemeliharaan

Simpan alat pada tempat yang telah ditentukan. 7. Dokumen Terkait - Buku inventaris alat Buku catatan pemakaian alat. bersihkan selang nasal atau masker. Prosedur Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Tensimeter . Dokumen Alat Manometer Oksigen No. Kartu pemeliharaan alat. 8. Hubungkan slang nasal atau masker dengan manometer dan pasang pada hidung pasien. Aetelah selesai digunakan.No. Unit Terkait - Ruang Tindakan. Revisi Halaman 00 1/2 PUSKESMAS BULELENG II Prosedur 6.

Prosedur Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Tensimeter . Perawat membuang sisa angin dalam manset. Perawat memeriksa level air raksa ( dalam batas lebel 0). Tujuan Sebagai pedoman dalam penerapan langkah – langkah pemakaian dan pemeliharaan alat tensimeter. Perawat memeriksa balon manset dan sambungkan dengan selang udara.No. 3. Dokumen No. Revisi Halaman 00 1/2 PUSKESMAS BULELENG II Prosedur Tetap Tgl Terbit Ditetapkan Oleh : Kepala Puskesmas Buleleng II 1 Januari 2016 Pengertian Yang dimaksud pemakaian dan pemeliharaan alat tensimeter ialah suatu cara menggunakan dan memelihara alat tensimeter yang dipergunakan untuk mengukur tekanan darah jantung didalam tubuh yang ditujukan dengan systole dan diastole. 2. Kebijakan Prosedur 1.

Unit Terkait - Unit rawat jalan. Perawat meletakkan dan mengikatkan manset pada lengan kanan pasien. Prosedur Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Oksigen . 6.No. Ruang Tindakan KIA Dokumen Terkait - Status Pasien. Perawat membuka katup pembuang udara perlahan – lahan sambil mendengarkan denyut A. Perawat memompa beberapa kali sampai level air raksa menunukkan ±200. Dokumen PUSKESMAS BULELENG II Prosedur No. 5. 7. radialis dengan stateskop dan tentukan level air raksa pada saat detak pertama dan detak terakhir terdengar. Revisi Halaman 00 2/2 4. Perawat menutup katup pembuang udara pada balon.

Sungkup muka dengan kantong rebreathing Prosedur Penggunaan dan Pemeliharaan Alat Oksigen . Persiapan alat : a.04. Dokumen No. 1. Tabung O2 b.10 01 1/2 PUSKESMAS BULELENG II Prosedur Tetap Tgl Terbit Ditetapkan Oleh : Kepala Puskesmas Buleleng II 1 Januari 2016 Pengertian Oksigen adalah memberikan aliran gas oksigen lebih dari 20 % pada tekanan/atmosfer sehingga konsebtrasi oksigen meningkat dalam darah.Kateter nasal . 1 set regulator c. Revisi Halaman 04.Sungkup muka sederhana .Kanul Nasal . Tujuan Kebijakan Prosedur Untuk memenuhi kebutuhan oksigen pasien.No. Selang oksigen yaitu : .

Pasangkan selang oksigen ke hidung pasien / tergantung jenis f. b. Pelaksana 1. Pastikan set regulator diisi dengan cairan aquabidest steril dengan batas yang sudah ditentukan. Perawat 2. Revisi Halaman 00 2/2 2. selang. Cara pemberiannya a. Alirkan oksigen yang diberikan (sesuai dengan advis dokter) dengan memutar diameter regulator kearah atas. Jelaskan prosedur tindakan pemasangan O2 terhadap pasien. Dokumen PUSKESMAS BULELENG II Prosedur No. c.No. Pasang selang oksigen ke regulator. Tabung regulator diisi dengan cairan aquabidest steril dengan batas yang sudah ditentukan. Dokter Prosedur Penggunaan dan Pemeliharaan Sterilisator . e. apabila pasien sadar. d.

Setelah selesai. 2. Letakkan scope dalam cairaan desinfektan/glutaraldehyde. Gunakan cleaning adapter untuk membersihkan bagian dalam scope. Prosedur Penggunaan dan Pemeliharaan Sterilisator . 3. Bersihkan suction channel dan air/water chanel secara bergantian dengan menggunakan cairan desinfektan. Keluarkan scope dari larutan tersebut lalu bilas dengan air bersih yang mengalir untuk membersihkan /melarutkan sisa – sisa cairan desinfektan yang menempel pada cover scope. Untuk menyeterilisasi alat/instrument kesehatan yang digunakan oleh pasien. Kebijakan Prosedur 1. 4. Dokumen No. Revisi Halaman 00 1/2 PUSKESMAS BULELENG II Prosedur Tetap Tgl Terbit Ditetapkan Oleh : Kepala Puskesmas Buleleng II 1 Januari 2016 Pengertian Alat yang digunakan untuk sterilisasi alat – alat kesehatan yang digunakan Tujuan di keperawatan. rendam scope dalam cairan desinfektan selama ± 15 – 20 menit.No.

Tekan suction button hingga tidak ada air yang tersisa pada suction channel. 8. kemudian bubuhkan silicon oil pada suction button dan air/water button lalu pasang kembali pada scope. Dokumen PUSKESMAS BULELENG II Prosedur No. Revisi Halaman 00 2/2 5.No. 6. 9. Keringkan juga suction. Keringkan bagian luar scopedengan menggunakan kain halus hingga benar – benar kering. switch on processor dan semua system terkait. Tutup connector water tank dengan jari lalu tekan air/water button untuk mengeluarkan sisa – sisa air yang masih tertinggal di dalam scope. Hubungkan dengan suction pump. 7. Keluarkan scope dari processor lalu simpan scone dalam kondisi tergantung. Hubungkan scope ke processor. air / water button dan forup valve. Unit Terkait - Instalasi rawat darurat/Ruang Tindakan Rawat jalan. 10. Pemeliharaan Alat Keperawatan / Kebidanan . Gunakan cleaning adapter sekali lagi untuk membersihkan bagian dalam scope dari sisa – sisa cairan desinfektan dengan menyemprotkan air bersih bergantian dengan udara hingga bersih dan kering. 11.

3. Dokumen No. 2. pemakaian. Tujuan Sebagai acuan dalam pemeliharaan alat . Kebijakan Prosedur 1. Revisi Halaman 00 1/2 PUSKESMAS BULELENG II Prosedur Tetap Tgl Terbit Ditetapkan Oleh : Kepala Puskesmas Buleleng II 1 Januari 2016 Pengertian Pemeliharaan alat keperawatan dan kebidanan adalah penatalaksanaan alat pada saat penyimpanan.alat keperawatan / kebidanan di setiap unit pelayanan keperawatan. Alat perawatan / kebidanan selalu dalam keadaan baik dan steril. Penyimpanan alat keperawatan/kebidanan disesuaikan dengan bahan dan kegunaan alat.No. Pemeliharaan Alat Keperawatan / Kebidanan . dan pensterilan alat. Alat yang tidak dapat digunakan/rusak dilaporkan untuk mendapat perbaikan atau penggantian. pembersihan.

Kepala Ruangan Kebidanan Perawat/Bidan Pelaksana Unit Penunjang. Kepala Ruangan Keperawatan. 5. 4. No. 3.No. 2. Revisi Halaman 00 2/2 Kepala Bidang Keperawatan. Dokumen PUSKESMAS BULELENG II Unit Terkait 1. .