Anda di halaman 1dari 3
DRAMA SIMULASI RUANG IGD ALUR PROSES ASUHAN PASIEN DI IGD RUMAH SAKIT JIWA MUTIARA SUKMA PEMERAN Dokter Spesialis Jiwa dr. Sindi Dokter Jaga IGD dr. Maria Kepala Ruang IGD Ns. Mukhtardi Perawat Jaga IGD 1 Dewa Ayu Wijayanti Perawat Jaga IGD 2 Ns. Budi Hartono Pasien Ram Hardian Keluarga Pasien 1 (ayah) Ns. Alfi Rizki Nurrahmat Keluarga Pasien 2 (istri) Ns. Dewi Santikawati Dokter Puskesmas dr. Lale Muliya Perawat Puskesmas Ns. Komang Agus Narator dr. Syarifa Nurazain Pasien laki-laki an Tn Ram, usia 27th. Status Menikah. Pasien dikeluhkan gelisah, mengamuk, merusak barang dirumah, curiga berlebihan, marah-marah, bicara banyak. Faktor Stressor: pasien ingin menikah lagi tapi ditentang oleh ayahnya. Pasien ingin menikah lagi karena curiga bahwa istrinya selingkuh. Gejala sejak 3 hari yll, terparah sejak kemarin sore. Tidak ada keluhan fisik pasien, KU baik Compos Mentis TTV; TD:120/80 mmHg, N: 80x/menit, S: 36,8 C, RR: 20x/menit dalam batas normal. Riwayat Herediter (+) nenek pasien dari pihak ibu, alcohol (-), Napza (-). Sebelumnya belum pernah berobat atau dirawat di RSJ, ini Mrs pertama.        Narator membuka: bapak dan ibu sekalian yang kami hormati, berikut akan kami tampilkan drama simulasi tentang alur proses asuhan pasien di ruang igd RSJMS Perawat igd 1&2, Karu igd, dokter igd duduk di meja periksa (telpon berdering) perawat IGD1 mengangkat telpon dan berbicara dengan dokter PKM Dokter pkm menjelaskan tentang kondisi pasien sesuai SBAR (Situasi, Background, Asesmen, R) Dialog perwat1 dengan dokter pkm: jelaskan kondisi dan gejala pasien, pans ec, ada gangguan fisik atau tidak, TTV dan KU, factor stressor, jarak tempuh Setelah telpon, perawat1 mnjelaskan ke dr igd tentang hasil telpon dari dokter pkm Perawat2&karu menyiapkan brancard/tempat tidur pasien, tensi meter, kursi untuk pasien, tali fiksasi                      Menunggu psien datang semua on stage melakukan senam cuci tangan dan narrator membacakan tentang fungsi cuci tangan, kaitannya dengan akreditasi (sirine berbunyi) perawat 2 dan karu menghampiri ambulan dan mengawal pasien ke tempat duduk. Perawat pkm, keluarga pasien dan dokter jaga duduk di meja periksa. Perawat pkm melakukan operan pasien: kondisi pasien dirumah dan pkm, gejala pasien, ada gangguan fisik atau tidak, ttv di pkm, terapi yang diberikan. Perawat pkm plg Karu menemani pasien sementara perawat2 mengukur td. Pasien bisa diarahkan walau agresif dan iritable Dokter melakukan anamnesa terhadap keluarga bersama perawat1 Keluarga menjelaskan: hubungan dengan pasien, gejala pasien saat dirumah, berapa lama gejalanya, riwayat mrs atau pengobatan sebelumnya, factor stressor pasien Saat bersamaan narrator menjelaskan tentang anamnesa yang dilakukan di igd: nyeri, resiko jatuh, gizi Pasien tiba2 gelisah dan marah-marah, menyerang perawat2. Karu melakukan persuasi secara verbal Dokter mendekati pasien untuk asesmen, dan menenangkan pasien secara verbal. Dokter kembali ke keluarga dan menjelaskan tentang kondisi pasien untuk RI Jelaskan bahwa pasien akan direstrain dan tanda tangan inform consent oleh keluarga Pasien di restrain oleh ketiga perawat Dokter juga menjelaskan kepda keluarga bahwa pasien akan dikonsulkan ke psikiater yang bernama dr Maria Narrator menjelaskan tentang pelayanan terintegrasi Dokter konsul ke psikiater: o Memperkenalkan diri: dr maria, dr jaga igd o Mrs keberapa, Identitas pasien, gejala dan kondisi pasien, pans ec, ada tidaknya gangguan fisik, ttv, tindakan restrain yang sudah dilakukan o Psikiater menjelaskan untuk RI, dan terapi berikutnya: Inj lodomer im 1 amp + diazepam im 1 amp dengan spuit terpisah, dan tx oral HLP 2x5mg, Thp 2x2mg, Merlopam 0,5mg Malam o Dr jaga tidak mendengar dengan jelas dan meminta mengulangi untuk terapi yang pertama o Psikiater mengulangi lodomer dengan alphabet phonetic. o Dr mencatat hasil konsultasi dilembar status pasien Dokter mengedukasi keluarga tentang pasien yang akan di injeksi dan meminta persetujuan ttd di lembar inform consent. Dokter mendelegasikan tindakan injeksi kepada perawat2. Perawat melakukan ukur td dan laporkan ke dr. kemudian memberitahukan kepada pasien bahwa akan diinjeksi dan melakukan tindakan injeksi kepada pasien. Narrator menjelaskan ttg identifikasi pada pasien Dr menjelaskan kepada keluarga bahwa pasien akan tinggal di rsj untuk perawatan dan agar pasien sesekali di besuk. Perawat melakukan monitoring ttv dan melaporkan hasil observasi kepada dokter     Narrator menjelaskan bahwa pasien diobservasi di igd setelah stabil pasien akan ditransfer ke ruang perawatan, kemudian menjelaskan ttg akreditasi Perawat1 menelpon ruang Perawatan: mau mengirim pasien an Tn Ram, 27th. Pasien agresif, sementara fiksasi, sudah mendapat terapi Inj lodomer+Diazepam masing2 1 amp. Pan ec 25. TTV, tidak ada keluhan fisik. Bisa dikirim sekarang? Dokter menjelaskan kepada keluarga, bisa ikut mengantar pasien ke ruang perawatan Narator menutup