Anda di halaman 1dari 4

LAMPIRAN

HASIL PENGAMATAN BIOREAKTOR

Gambar

Bioreaktor

Sumber : http://www.biokemi.org/assets/143/figur_f1.gif

HASIL PENGAMATAN MIKROSKOP

B
C

E
H

I
F
J
K

1. Keterangan dan Fungsi


a. Lensa Okuler untuk membentuk bayangan maya, tegak, dan diperbesar dari
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.
k.

lensa objektif
Revolver unuk mengatur perbesaran lensa objektif dengan cara memutarnya
Lensa objektif untuk membentuk bayangan nyata, terbalik, diperbesar
Pegangan sebagai tempat memegang pada saat mengangkat mikroskop
Penjepit kaca untuk menjepit kaca yang melapisi objek agar tidak mudah
bergeser
Kondensor untuk mengumpulkan cahaya yang dipantulkanoleh cermin dan
dipantulkan pada objek
Pemutar kasar untuk menggerakkan tabung sehingga objek yang terfokuskan
dapat terlihat
Tombol pengatur pentas mekanis
Pemutar halus untuk menggerakkan tabung secara halus dan teliti
Sumber cahaya untuk menambah cahaya
Kaki mikroskop untuk mikroskop berdiri dengan stabil

2. Berikut perbesaran obyektif tanpa memperhitungkan pembesaran okuler :


a. Perbesaran rendah : 10 kali

b. Perbesaran tinggi : 40-45 kali


c. Obyektif minyak imersi : 100 kali
3. Jika tidak diperlakukan secara hati-hati, Obyektif yang paling dekat dengan
spesimen serta dapat memecah slide adalah minyak imersi.
4. Jika perbesaran ditingkatkan dari perbesaran tinggi ke perbesaran minyak imersi,
maka cahaya yang diperlukan akan semakin kecil. Hal itu terjadi, karena ketika
cahaya yang digunakan semakin besar, maka spesimen akan sulit diamati.
5. Beberapa hal yang mempengaruhi resolving power :
a. Aperture
b. Panjang gelombang
c. Refraksi

HASIL PENGAMATAN BERBAGAI MEDIUM INOKULUM


Nama bahan
Nutrient Agar

Nutrient Broth

Plate Count Agar

Lactose Broth

Komposisi
Beef Extract 3g
Peptone 5g
Agar 15g
Beef extract 3g
Peptone 5g
Yeast Extract 2.5 g
Pancreatic digest of
casein 5g
Glucose 1g
Beef Extract 3g
Pepton 5g
Lactosa 5g

Kegunaan
Untuk menumbuhkan
sebagian mikroba
Media untuk
mikroorganisme yang
berbentuk cair
Sebagai medium untuk
mikroba aerobic dengan
inokulasi di atas permukaan
-

Untuk
menumbuhkan
salmonella dan
bakteri koliform dari
makanan
Sebagai media
untuk mendeteksi
adanya koliform
dalam air, makanan,
atau produk susu
Sebagai kaldu
pemerkaya untuk
salmonella

Eosin Methylene Blue


Agar

Pepson 10.0 g/L


Lactose 10.0 g/L
Dipotassium hydrogen
phosphate 2.0 g/L
Eosin 0.4 g/L
Methylene blue 0.065
g/L
Agar 15.0g/L

Untuk memilah mikroba


yang memfermentasikan
laktosa seperti S.Aurens,
P.Aerugenosa, dan
Salmonella

Plate Count Agar

Peptone from casein 5,


yeast extract 2.5,
D(+)glucose 1, Agar 14
Eosin y 0.4, methylene
blue 0.06, agar 15
Tryptone 10, glucose 5,
bromcresol purple 0.04,
agar 12
Asam Amino Hewan

Media kultur mikrobiologi

Glucose Yeast water Broth


Dextrose Tryptone
Bromcresol Purple Agar
Bacto Peptone

Bacto Yeast Extract

Untuk penggunaan
laboratorium
Mempersiapkan media kultur
mikrobiologi, penggunaan
laboratorium
Mempersiapkan media kultur
mikrobiologi, penggunaan
laboratorium
Penyedia makanan
Saccharomyces cerevisae

Yeast Extract Agar

Yeast Extract 3, peptone 5,


agar 15

Violet Red Bile Agar

Agar 12.0 Glukosa 10.0


Peptone 7.0 NaCl 5.0 Yeast
Extract 3.0 Bile Salts no.3
1.5 Neutral Red 0.03
Crystal violet 2.0

Digunakan untuk mendeteksi


dan menghitung jumlah
Enterobacteriaceae

Potato Dectrose Agar

Potato infusion 4, D(+)


glucose 20, Agar-agar 15

Skim Milk Agar

Agar 15,0; Skim milk


solution 100 ml; yeast
extract 2,5; pancreatic
digest of gelatin 5.0,
glucose 1.0

Mempersiapkan media kultur


mikrobiologi, penggunaan
laboratorium
Untuk penanaman dan
pemeliharaan Hepetosiphon
auranticus

Azide Dextrose Agar

Pancreatic digest of gelatin


15.0 Glukose 7.5 NaCl 7.5
Beef Extract 4.5 NaN3 0.2

Untuk mendeteksi dan


memperkaya Fecal
streptococci dalam air dan
limbah. Digunakan untuk
mengetahui keberadaan Fecal
streptococcus