Anda di halaman 1dari 4

Nama : Raditya Imam Pratana

NRP

: 1506739160

Referensi

Todd, D. and Mays, L. (2005). Groundwater hydrology. Hoboken, NJ: Wiley.

Penyebab
Proses
Terjadinya

dan

Penurunan Muka Tanah

Kejadian ini bersifat reversibel karena pada saat ada masukan air. Nevada dan Arizona. Apabila hal itu terjadi. Hydrocompaction adalah peristiwa terkenanya suatu permukaan tanah tertentu dengan air. Selain yang bersifat reversibel. Saat air di rongga habis/berkurang. tanah yang dapat mengalami hydrocompaction adalah tanah yang memiliki densitas yang rendah. permukaan tanah dapat turun secara permanen apabila penyedotan terjadi secara terus menerus sehingga rongga dalam tanah kosong dalam waktu yang cukup lama karena adanya penurunan muka air tanah. pertambangan. sedangkan berat yang harus ditopang masin tetap. hanya kerangka tanah saja yang menjadi penopang dan penjaga bentuk dari permukaan tersebut sehingga rongga di tanah tersebut menjadi kecil. kompaksi natural serta sinkhole. kekuatan topang tanah akan menurun. penurjnan sudah terjadi pada 17. air mengisi rongga-rongga pada tanah sehinga menghasilkan tekanan dan menjaga ketinggian tanah tersebut. Texas. Lebih Dari 80% pengamblesan tanah terjadi karena adamya eksploitasi air tanah secara besar-besaran. rongga menjadi lenar kembali dan tanah menjadi naik kembali. Penyebab utama penuunan muka tanah adalah kompaksi akuifer. Penurunan muka tanah sudah menjadi masalah yang bersift global. eksploitasi air tanah . Di amerika sendiri. ada faktor lain yang dapat menyebabkan adanya amblesnya tanah adalah adanya hydrocompaction. Biasanya. Hal tersebut menyebabkan rongga tanah runtuh dan tanah turun secara permanen. . Penurunan muka tanah yang terjadi bisa diejelaskan dengan konsep tekanan efektif. Pada kondisi normal.000 mil persegi lahan. Selain itu. Galloway menyatakan bahwa penuruna muka tanah yang sudah terjadi di US antara lain di California.Penurunan muka tanah memiliki keterkaitan yang cukup kuat dengan ar tanah yang ada pada di lapisan tanah tersebut.

adanya erosi angin.Selain itu. dapat pula terjadi peristiwa amblesnya tanah berupa fenomena hilangnya air dari tanah tanpa melalui proses penyedotan. peristiwa amblesnya tanah dapat terjadi berupa fenomena sinkhole. pemanasan global dapat memicu adanya penurunan muka tanah di berbagai belahan bumi karena : 1) Meningkatkan kemungkinan kekeringan 2) Mengubah kecenderungan jenis tanaman 3) Meningkatkan kemungkinan kebutuhan air tanah karena makin terbatasnya air permukaan . Berdasarkan pendapat dari para ahli. Yang terakhir. karena kebakaran. Biasanya sinkhole terjadi di daerah yang memiliki batuan-batuan kapur ( dolomit. melainkan karena adanya pengurangan daya apung dari air tanah di bawah permukaan. karena pembajakan. Sinkhole adalah peristiwa amblasnya tanah berbentuk menyerupai cup-shaped dengan waktu yang relatif cepat. dll) yang mengalami penyedotan air secara masif. dan adanya proses oksidasi bio-kimia. adanya penguapan.