Anda di halaman 1dari 25

Melanoma Maligna :

Deteksi Dini dan Diagnosis

Wahyu Prabowo
Pembimbing:
dr. Ario Djatmiko,SpB(K)Onk

PENDAHULUAN
Keganasan

dari melanosit,
predominan pada kulit, dapat
ditemukan di mata, telinga,
saluran cerna, mening, dan
membran mukosa oral, genitalia
Insiden terus meningkat
Harapan hidup berhubungan
dengan deteksi dini.

Fifteen-year survival rate berdasarkan ketebalan


melanoma. Deteksi dini dan penanganan yang
signifikan bisa meningkatkan harapan hidup. Dikutip
dari : The Evolution of Melanoma Diagnosis : 25 Years
Beyond the ABCDs, CA CANCER J CLIN.

EPIDEMIOLOGI
Angka

kejadian tertinggi: Australia


dan Selandia Baru : 29,4 (pria) &
37,7 (wanita) (per 100.000 )
Amerika Utara : 6,7 (pria) dan
11,7 (wanita) (per 100.000)
5 years survival rate 91% (AS),
81% (Eropa) dan 40% (negara
berkembang)

FAKTOR RISIKO
Riwayat

Keluarga
Karakteristik personal
Jumlah nevus normal atau nevus
displasia
Status imunitas
Paparan sinar matahari
Paparan sinar UV-B

Faktor Risiko 2
Lokasi

geografis tempat tinggal


Sindroma atypical mole
Nevus pigmentosus
Nevus kongenital lebih dari 5%
luas permukaan tubuh
Xeroderma pigmentosum
Pemakaian tabir surya yang
mengandung psoralen

KLASIFIKASI
HISTOPATOLOGI

1. Superficial Spreading Malignant


Melanoma
2. Nodular Malignant Melanoma
3. Lentigo Malignant Melanoma
4. Acral Lentigenous Malignant
Melanoma
5. Desmoplastic Melanoma
6. Amelanotic Melanoma

STAGING

Dikutip dari : Rubin dan Hansen. TNM Staging Atlas.

MICRO-STAGING /
KLASIFIKASI MIKROSKOPIK

DETEKSI DINI
DEKADE
Sebelum
1980-an
1980-an

1990-an
2000+

INPUT

CONTOH

Gambaran secara
gross

Bleeding
Ulserasi

Gambaran klinis
morfologis
Skrining

ABCD(E)
Skrining Massal
Penyuluhan masyarakat
dan Profesional

Subsurface features Dermoscopy


Analisa Komputer
Digital features
Subcellular features Diagnosis In vivo

Kriteria

ABCDE
Glasgow/MacKies Seven-Point Melanoma Checklist
Periksa Kulit Sendiri (Skin Self Examination)
Penggunaan Teknologi untuk Memperkuat Diagnosis
secara Dini
o Dermoscopy
o Pengambilan Gambar Digital dan Analisa Komputer
o Digital Dermoscopy
o Multispectral Digital Dermoscopy dan Image
Analysis
o Diagnosis Menggunakan Laser
o Diagnostik dengan Ultrasound
o Penggunaan mRNA Patterns untuk Diagnosis
Melanoma
o Cellular Electrical Resistance (Bioimpedance)

Kriteria ABCDE

Glasgow/MacKies SevenPoint Melanoma Checklist

Kriteria Mayor

Perubahan pada lesi berpigmen :

Bentuk

Ukuran

Warna

Kriteria Minor

Diameter > 7 mm

Inflamasi

Perdarahan atau berkrusta

Perubahan sensoris

Ambil tindakan JIKA


Satu atau lebih kriteria mayor ; Dua atau lebih kriteria minor

Periksa
Kulit
Sendiri
Skin selfexaminati
on (SSE)

Penggunaan Teknologi
Dermoscop
y

Gambaran lesi
dilihat
menggunakan
polarized light
handheld
dermoscope.

Hasil epiluminescence untuk


membantu diagnosis melanoma. A.
Gambaran klinis melanoma B. Foto
dermatoscopic pada lesi yang sama
menunjukkan beberapa fitur
subsurface melanoma.

Penggunaan Teknologi
Total Body
Photography

Pasien resiko tinggi


dengan multipel
nevus, salah satu
bintik kecil bisa
merupakan

MoleMap
CD

Gambaran
program dan
foto pasien
yang dianalisa
dengan

Penggunaan Teknologi
Digital Dermoscopy

Analisis melanoma maligna (ketebalan 0,4 mm) menggunakan

Penggunaan Teknologi
Multispectral Digital Dermoscopy dan
Image Analysis

MelaFind hand-held
Imager, digunakan
untuk mendapatkan
gambaran lesi. Alat ini
terdiri dari:
Illuminator, Sistem
lensa dan Sensor
cahaya.

Analisis Multispektrum dari


melanoma mulai dari panjang
gelombang terpendek (lebih
superfisial) sampai panjang
gelombang terpanjang (terdalam)
menunjukkan
(A)Gambaran dermoscopic

Penggunaan Teknologi
Diagnosis

Menggunakan Laser
- Confocal Scanning Laser
Microscopy
- Reflectance Confocal Microscopy
- Optical Coherence Tomography
Diagnostik dengan Ultrasound
Penggunaan mRNA Patterns untuk
Diagnosis Melanoma
Cellular Electrical Resistance
(Bioimpedance)

DIAGNOSIS
ANAMNESIS

Anamnesis ditujukan untuk mencari faktorfaktor resiko:


adanya lesi prakanker sebelumnya
adanya riwayat menderita melanoma
sebelumnya
riwayat luka bakar oleh karena sinar matahari
pekerjaan sehari-hari yang terekspos
matahari
riwayat keluarga.

DIAGNOSIS
PEMERIKSAAN

FISIK
Pemeriksaan pada telapak kaki dan
tangan
Pemeriksaan pada rongga mulut,
mukosa ano-rektum, vulva dan vagina
Pemeriksaan KGB regional secara teliti
Pemeriksaan terhadap kemungkinan
adanya metastasis jauh, seperti hati,
paru, dan yang lebih jarang adalah
tulang,usus, dan vesica urinaria

DIAGNOSIS
PEMERIKSAAN

PENUNJANG
Pemeriksaan penunjang dapat
meliputi pemeriksaan radiologi,
sitologi dan patologi.

DIAGNOSIS
PATOLOGI

Temuan histologis yang patognomonis


untuk melanoma maligna tidak ada,
namun ada beberapa gambaran yang
sugestif, antara lain :
Adanya atypia sitologis dengan sel
yang membesar, nucleus yang
pleomorfik hiperkromik dan prominen
Mitosis yang banyak
Pertumbuhuan menyerupai Paget yang
menembus membran basal
Pengecatan imunohistokimia