Anda di halaman 1dari 14

Skripsi Pendidikan Kimia : STUDI PENENTUAN LOGAM TEMBAGA (Cu) DAN

SENG (Zn) PADA TANAMAN KEDELAI (Glycine max [L] Merril) SECARA
SPEKTROFOTOMETER SERAPAN ATOM (DI KECAMATAN TRIMURJO
KABUPATEN LAMPUNG TENGAH).

Oleh :
Priyo Raharjo
96171146
Jurusan Kimia
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR LAMPUNG
Kedelai (Glycine max [L] Merril) merupakan salah satu tanaman sumber protein yang
penting di Indonesia. Sebagai bahan pangan pokok sebagian besar penduduk
Indonesia, tanaman kedelai menjadi prioritas utama dalam pembangunan pertanian.
Berdasarkan luas panen, di Indonesia kedelai menempati urutan ke-3 sebagai tanaman
palawija setelah jagung dan ubi kayu. Rata-rata luas pertanaman per tahun sekitar
703.878 ha, dengan total produksi 518.204 ton.
Pertanian modern dengan tuntutan produksi yang tinggi, khususnya di lahan dengan
tanah tidak subur dan menggunakan varietas unggul, memerlukan masukan unsur
hara dalam jumlah besar. Kebutuhan unsur hara di atas dapat dipenuhi melalui
pemanfaatan berbagai jenis unsur hara, baik organik maupun anorganik, alami
ataupun non alami (rekayasa kimia).
Banyak faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya hasil kedelai antara lain: tanah,
varietas, pengelolaan, lingkungan, keadaan hama, pemupukan dan zat-zat pencemar
(Sumarno, 1984). Kedelai mempunyai potensi yang cukup besar untuk dikembangkan
sebagai sumber bahan makanan seperti tempe, minyak, kecap dan sebagainya.
Disamping itu kedelai merupakan tanaman dengan daerah penyebaran yang cukup
luas termasuk di daerah tropis seperti di Indoensia (AAK, 1989).
Penggunaan pupuk kimia dalam jumlah besar dapat berdampak buruk terhadap
lingkungan. Pupuk kimia dapat mengandung logam berat dalam jumlah tinggi dan
kegunaannya dapat meningkatkan konsentrasinya di dalam tanah serta bahayanya
terhadap mahluk hidup (Salam AK, 1997).
Pupuk kimia yang biasa digunakan petani untuk tanaman kedelai yaitu Urea dan TSP
yang semuanya mengandung 0,02 % Cu dan 0,02 % Zn. Petani menggunakan pupuk
tersebut pada kedelai untuk urea kira-kira 600—800 kg per hektar, TSP kira-kira
600—800 kg per hektar dan KCl kira-kira 400 kg per hektar. Untuk zat pengatur
tumbuhan (ZPT) dan pupuk pelengkap cair (PPC), petani menggunakan Dharmasri
5 EC untuk mengendalikan rayap tanah pada akar dan gandasil D untuk pertumbuhan
dau dan buah yang mengandung komposisi 12 % asam fosfat dilengkapi dengan
unsur-unsur tembaga (Cu), seng (Zn), mangan (Mn), Kobal (Co), dan Boron (B) serta
vitamin-vitamin untuk pertumbuhan tanaman seperti aneurine, laktof lavine dan

kurs tengah Dolar terhadap Rupiah. Berdasarkan latar belakang tersebut muncul beberapa permasalahan. Angka konsumsi kedelai dalam negeri cukup besar. W. impor dan permintaan kedelai dari tahun ketahun Hipotesis penelitian ini (1) Diduga permintaan kedelai domestik dan permintaan kedelai impor dipengaruhi oleh harga kedelai domestik. Data tersebut diambil dari Biro Pusat . Dengan mengetahui akibat-akibat tersebut di atas maka perlu dilakukan studi logam berat pada tanaman kedelai yang banyak dikonsumsi oleh manusia. Zat-zat pencemar merupakan senyawa yang tidak diinginkan dalam lingkungan hidup. Hal ini bukan saja karena sifat toksiknya melainkan logam berat itu pada umumnya terdapat dalam lingkungan. pendapatan penduduk dan jumlah penduduk. Diantara 2 logam-logam berat yang dapat mengganggu kesehatan tubuh adalah tembaga dan seng. Bagaimana hubungan permintaan kedelai domestik dengan kedelai impor. jumlah penduduk dan pendapatan penduduk. sehingga logam berat yang dapat memasuki jaring makanan hanya dalam jumlah terbatas dan pemupukannya di dalam jaringan tubuh mahluk hidup berada pada tingkat yang tidak membahayakan. (3) Diduga kinerja produksi kedelai domestik dan permintaan kedelai dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. vitamin dan mineral yang sering dikonsumsi masyarakat dalam negeri. hewan dan manusia harus ditekan. harga kedelai domestik dan harga kedelai impor. Mengetahui proyeksi kinerja produksi kedelai domestik. produksi dalam negeri masih relatif rendah dan memiliki kecenderungan terus menurun. Dalam studi logam ini akan ditentukan kandungan logam tembaga dan seng pada tanaman kedelai secara kuantitatif menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom. (2) Diduga elastisitas harga kedelai domestik terhadap permintaan kedelai domestik bernilai negatip. Bagaimana kinerja produksi kedelai domestik dan permintaan kedelai dari tahun ketahun. Bahan-bahan pencemar itu tergolong zat organik dan anorganik. Diantara zatzat pencemar anorganik maka logam berat seperti tembaga (Cu) dan seng (Zn) mendapat perhatian yang lebih banyak.T. Faktor apa saja yang mempengaruhi permintaan kedelai impor dan kedelai domestik. Kebutuhan kedelai tahun 2002 mencapai 1. Adapun tujuan diadakannya penelitian ini adalah mengidentifikasi variabel variabel yang mempengaruhi permintaan kedelai impor dan kedelai domestik. Kedelai merupakan sumber protein nabati yang tinggi serta sumber lemak. Hal ini menyebabkan ketergantungan akan kedelai impor terus berlangsung dan memiliki kecenderungan terus meningkat. Elastisitas harga silang kedelai domestik terhadap permintaan kedelai impor bernilai positif untuk barang substitusi. jumlah kedelai impor. harga kedelai impor.H.2 juta ton. Mengidentifikasi hubungan permintaan kedelai domestik dengan kedelai impor. Besarnya bahaya logam berat terhadap mahluk hidup di atas menunjukkan bahwa akumulasi logam berat di dalam jaringan tubuh tumbuhan. Indonesia masih harus terus melakukan impor yang rata-rata sebesar 40% dari kebutuhan kedelai nasional meningkat dari tahun ke tahun. Elastisitas pendapatan penduduk terhadap permintaan kedelai bernilai positif untuk barang normal.nicotinil acid amida (Williams and UZO.Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang meliputi data produksi kedelai domestik. 1993). Selain itu aliran logam berat melalui jaringan makanan harus diatur sedemikian rupa.

665 ton. Apabila petani tetap melakukan pola tanam yang terus berganti.880% per tahun.035%.1 dan laju pertumbuhan tiap tahunnya sebesar –0. (5) Trend produksi kedelai domestik pada tahun 1991-2002 memiliki nilai slope (kemiringan) negatif sebesar 46052.880. 1.237 ton .984% per tahun. Hal tersebut berarti apabila harga kedelai impor meningkat sebesar 1% maka permintaan kedelai domestik akan naik sebesar 0. Hal tersebut berarti apabila pendapatan penduduk naik sebesar 1% maka permintaan kedelai domestik akan turun sebesar 3. berarti bahwa setiap penambahan $ 1.perkapita pertahun maka permintaan kedelai domestik akan turun sebesar 0..501 ton. seperti beras.Statistik (BPS) dan Food Organitation (FAO).237 berarti bahwa setiap penambahan $ 1.984. Dari hasil penelitian dan pembahasan didapatkan bahwa (1) Variabel yang mempengaruhi permintaan kedelai domestik adalah variabel harga kedelai domestik (X1) sebesar 0. Nilai elastisits pendapatan penduduk terhadap permintaan kedelai domestik bernilai 2.42 dan laju pertumbuhan tiap tahunnya 0.per ton harga kedelai domestik akan meningkatkan permintaan kedelai domestik sebesar 0. Dengan demikian. yang bertujuan untuk mencapai swasembada. Karena E adalah positif maka hubungan antara kedelai domestik dan kedelai impor adalah subtitusi. sebaiknya kebijakan tersebut juga perlu diikuti dengan program pemerintah yang jelas dan terukur.773. juga perlu diadakan program budidaya bibit kedelai secara berkesinambungan yang langsung bisa dimanfaatkan oleh para petani.670. Trend permintaan kedelai domestik antara tahun 1991-2002 memiliki nilai slope negatif sebesar 44. maka produktivitas sulit untuk bisa ditingkatkan. Rencana pengenaan tarif bea masuk (BM) kedelai sebesar 10-15 % akan .684.611.317 menyatakan bahwa setiap penambahan jumlah penduduk sebanyak 1000 jiwa maka akan meningkatkan permintaan kedelai domestik sebesar 64. Nilai elastisitas harga kedelai impor terhadap permintaan kedelai domestik adalah 0. (4) Nilai elastisitas harga kedelai impor terhadap permintaan kedelai impor adalah –2.759. Akan tetapi. Nilai elastisitas pendapatan penduduk terhadap permintaan kedelai impor bernilai -3.684% (karena En>0) maka kedelai domestik disebut barang normal.2 dan laju pertumbuhannya sebesar -11%.446%. Peluang untuk meningkatkan produktivitas kedelai sulit untuk dapat dicapai. Hal tersebut berarti apabila harga kedelai impor meningkat sebesar1% maka permintaan kedelai impor akan turun sebesar 2. Trend permintaan kedelai impor pada tahun 1991-2002 memiliki slope (kemiringan) positif sebesar 29945. Variabel jumlah penduduk (X4) sebesar 64.773. Variabel pendapatan penduduk (X3) sebesar 0. (2) Variabel yang mempengaruhi permintaan kedelai impor adalah variabel harga kedelai impor (X2) sebesar 5.611% (karena En<0 maka kedelai impor disebut barang tuna nilai. (3) Nilai elastisitas harga kedelai domestik terhadap permintaan kedelai domestik adalah -0.1.670 ton.. Selain itu.per ton harga kedelai impor akan menyebabkan penurunan permintaan kedelai domestik sebesar 4759.446.501 berarti bahwa setiap penambahan Rp. harus dilakukan program perluasan lahan tanaman kedelai untuk swasembada kedelai. tanpa disertai penyediaan lahan khusus untuk upaya itu.665 berarti bahwa setiap penambahan pendapatan penduduk sebesar Rp. Selama ini pemerintah banyak melakukan kebijakan proteksi di sektor komoditas pertanian. Hal tersebut berarti apabila pendapatan penduduk meningkat sebesar 1% maka permintaan kedelai domestik akan naik sebesar 2. Variabel harga kedelai impor (X2) sebesar 4. Hal tersebut berarti apabila harga kedelai domestik bertambah sebesar1% maka permintaan kedelai domestik akan menurun sebesar 0.per ton harga kedelai impor akan menyebabkan penambahan permintaan kedelai impor sebesar 5.317 ton..829. gula dan kedelai.033%.

Konsumsi kedelai di negara kita adalah 2 juta ton/tahun dan komoditi kedelai telah menyedot devisa sebanyak 3 trilyun/tahun. Ini terjadi karena kebutuhan Indonesia yang tinggi akan kedelai putih. G. Kedelai yang dibudidayakan sebenarnya terdiri dari paling tidak dua spesies: Glycine max (disebut kedelai putih. Lahan budidaya kedelai pun diperluas dan produktivitasnya ditingkatkan. dan tempe. Kedelai putih bukan asli tanaman tropis sehingga hasilnya selalu lebih rendah daripada di Jepang dan Tiongkok. Dengan demikian. diperlukan pengenalan mengenai tanaman kedelai yang lebih mendalam. kedelai menjadi sumber gizi protein nabati utama.1 Latar Belakang Kalau pada postingan saya sebelumnya kita telah membahas tentang tanaman rambutan kali ini giliran tanaman kedelai yang akan kita bahas Pada dasarnya Kebutuhan kedelai di Indonesia setiap tahun selalu meningkat seiring dengan pertambahan penduduk dan perbaikan pendapatan perkapita. Oleh karena itu. diperlukan suplai kedelai tambahan yang harus diimpor karena produksi dalam negeri belum dapat mencukupi kebutuhan tersebut. tahu. Indonesia saat ini mendapatkan pasokan kedelai terbesar dari Amerika dan Argentina. Kedelai merupakan sumber utama protein nabati dan minyak nabati dunia. kedelai merupakan tanaman dengan kadar protein tinggi sehingga tanamannya digunakan sebagai pupuk hijau dan pakan ternak. agak putih. yang bijinya bisa berwarna kuning. Untuk pencapaian usaha tersebut. meskipun Indonesia harus mengimpor sebagian besar kebutuhan kedelai. berbiji hitam). Di Indonesia. max merupakan tanaman asli daerah . atau hijau) dan Glycine soja (kedelai hitam.meningkatkan harga jual kedelai yang gilirannya akan mengakibatkan kenaikan biaya produksi. 1. Penghasil kedelai utama dunia adalah Amerika Serikat meskipun kedelai praktis baru dibudidayakan masyarakat di luar Asia setelah 1910. Kedelai adalah salah satu tanaman polong-polongan yang menjadi bahan dasar banyak makanan dari Asia Timur seperti kecap. pengusaha akan membagi adanya penambahan beban itu kepada konsumen dengan cara menaikkan harga jual produknya di tingkat eceran oleh karena itu pemerintah hendaknya mencari solusi terbaik sehingga harga kedelai impor bisa diproteksi tetapi juga tidak merugikan konsumen.

1 Sejarah Singkat Kedelai Kedelai merupakan tanaman pangan berupa semak yang tumbuh tegak. krayon. 5. tahu (tofu). .Pemanfaatan utama kedelai adalah dari biji. tempe susu kedelai (baik bagi orang yang sensitif laktosa). Di Indonesia. misalnya vitamin (asam fitat) dan lesitin. tinta. yang aslinya dibuat dari kedelai hitam). resin. tepung kedelai. BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. 3. minyak (dari sini dapat dibuat sabun.Asia subtropik seperti Tiongkok dan Jepang selatan. bermacam-macam saus penyedap (salah satunya kecap. Kedelai merupakan sumber utama protein nabati dan minyak nabati dunia.2 Tujuan Praktikum Tujuan dari praktikum lapang ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan tanaman kedelai varietas Argoporo dengan populasi dua (P2 V5). pelarut. plastik. kosmetik. 4. dan untuk memenuhi sayarat praktkum 3 sks. Berasal dari daerah Manshukuo (Cina Utara). dan biodiesel 1. Biji kedelai kaya protein dan lemak serta beberapa bahan gizi penting lain. sementara G. Olahan biji dapat dibuat menjadi : 1. Kedelai jenis liar Glycine ururiencis. merupakan kedelai yang menurunkan berbagai kedelai yang kita kenal sekarang (Glycine max (L) Merril). 2. Penyebaran tanaman kedelai ke Indonesia berasal dari daerah Manshukuo menyebar ke daerah Mansyuria: Jepang (Asia Timur) dan ke negara-negara lain di Amerika dan Afrika. yang dibudidayakan mulai abad ke-17 sebagai tanaman makanan dan pupuk hijau. soja merupakan tanaman asli Asia tropis di Asia Tenggara.

Klasifikasi tanaman kedelai sebagai berikut : Divisio : Spermatophyta Classis : Dicotyledoneae Ordo : Rosales Familia : Papilionaceae Genus : Glycine Species: Glycine max (L. coklat. 2. yaitu bulat. Namun pada tahun 1948 telah disepakati bahwa nama botani yang dapat diterima dalam istilah ilmiah. Biji kedelai tidak mengalami masa dormansi sehingga setelah proses pembijian selesai. ungu atau hijau yang berhubungan dengan warna bunga. . Bentuk biji bervariasi.2 Kecambah Biji kedelai yang kering akan berkecambah bila memperoleh air yang cukup. yaitu Glycine soja dan Soja max. biji tersebut harus mempunyai kadar air berkisar 12-13%.) Merill 2. Kedelai yang berhipokotil ungu berbunga ungu. terbungkus kulit biji dan tidak mengandung jaringan endospperma.2 Taksonomi Tanaman kedelai Pada awalnya. Bentuk biji kedelai umumnya bulat lonjong tetapai ada pula yang bundar atau bulat agak pipih. Pusar biji (hilum) adalah jaringan bekas biji melekat pada dinding buah. Kecambah kedelai tergolong epigeous. Embrio terletak diantara keping biji. dan besar (>13 g/100 biji).3.3.) Merill. sebagian besar biji berbentuk bulat telur.1 Biji Biji kedelai berkeping dua. kedelai dikenal dengan beberapa nama botani. Namun demikian.3 Morfologi Tanaman Kedelai 2. hitam. biji kedelai mempunyai ukuran bervariasi. Namun demikian. sedang (10-13g/100 biji).2. hijau. Warna hipokotil. mulai dari kecil (sekitar 7-9 g/100 biji). yaitu Glycine max (L. biji kedelai dapat langsung ditanam. tergantung pada varietas tanaman. agak gepeng. dan bulat telur. yaitu bagian batang kecambah dibawah kepaing. yaitu keping biji muncul diatas tanah. Warna kulit biji kuning.

Tanaman pendek sampai sedang. Selain berfungsi sebagai tempat bertumpunya tanaman dan alat pengangkut air maupun unsur hara. Bagian batang kecambah yang berada diatas kotiledon tersebut dinamakan epikotil. Tipe tidak terbatas memiliki ciri berbunga secara bertahap dari bawah ke atas dan tumbuhan terus . 2. daun teratas sama besar dengan daun batang tengah. tidak terbatas (indeterminate).4 Batang dan Cabang Hipokotil pada proses perkecambahan merupakan bagian batang. bintil akar mulai terbentuk sekitar 15 – 20 hari setelah tanam. Batang dapat membentuk 3 sampai 6 cabang.3. Bakteri bintil akar dapat mengikat nitrogen langsung dari udara dalam bentuk gas N2 yang kemudian dapat digunakan oleh kedelai setelah dioksidasi menjadi nitrat (NO3). atau tidak bercabang sama sekali. mulai dari pangkal akar sampai kotiledon. Kedelai berbatang dengan tinggi 30–100 cm. Tipe pertumbuhan batang dapat dibedakan menjadi terbatas (determinate).3 Akar Tanaman kedelai mempunyai akar tunggang yang membentuk akar-akar cabang yang tumbuh menyamping (horizontal) tidak jauh dari permukaan tanah. ujung batang hampir sama besar dengan batang bagian tengah. Bintil akar tersebut berupa koloni dari bakteri pengikat nitrogen Bradyrhizobium japonicum yang bersimbiosis secara mutualis dengan kedelai.3. tetapi bila jarak antar tanaman rapat. dengan kedalaman hingga 120 cm. Jika kelembapan tanah turun. akar akan berkembang lebih ke dalam agar dapat menyerap unsur hara dan air. Hopikotil dan dua keeping kotiledon yang masih melekat pada hipokotil akan menerobos ke permukaan tanah. Pertumbuhan ke samping dapat mencapai jarak 40 cm. 2. cabang menjadi berkurang. dan setengah terbatas (semi-indeterminate). Pada tanah yang telah mengandung bakteri ini. Tipe terbatas memiliki ciri khas berbunga serentak dan mengakhiri pertumbuhan meninggi. Kecambah kedelai dapat digunakan sebagai sayuran. akar tanaman kedelai juga merupakan tempat terbentuknya bintil-bintil akar.sedang yang berhipokotil hijau berbunga putih.

Tanaman berpostur sedang sampai tinggi. berwarna ungu atau putih. Tidak semua bunga dapat menjadi polong walaupun telah terjadi penyerbukan secara sempurna. mulai dari daun yang menempel di bagian bawah batang.tumbuh. 2. 2. Masing-masing daun berbentuk oval. Selanjutnya. Helai daun tunggal memiliki tangkai pendek dan daun bertiga mempunyai tangkai agak panjang. Pembentukan bunga juga dipengaruhi oleh suhu dan kelembaban. Periode berbunga pada tanaman kedelai cukup lama yaitu 3-5 minggu untuk daerah subtropik dan 2-3 minggu di daerah tropik. pada semua buku di atasnya terbentuk daun majemuk selalu dengan tiga helai. Tunas atau bunga akan muncul pada ketiak tangkai daun majemuk. Sekitar 60% bunga rontok sebelum membentuk polong. Penyerbukan terjadi pada saat mahkota bunga masih menutup sehingga kemungkinan kawin silang alami amat kecil. Pada suhu tinggi dan kelembaban rendah. yaitu stadia kotiledon pada buku (nodus) pertama tanaman yang tumbuh dari biji terbentuk sepasang daun tunggal. Jumlah polong yang terbentuk pada setiap . 2. Bunga kedelai termasuk bunga sempurna yaitu setiap bunga mempunyai alat jantan dan alat betina.7 Buah atau Polong Polong kedelai pertama kali terbentuk sekitar 7-10 hari setelah munculnya bunga pertama. Jumlah bunga pada setiap ketiak tangkai daun sangat beragam. jumlah sinar matahari yang jatuh pada ketiak tangkai daun lebih banyak. antara 2-25 bunga.3. Permukaan daun berbulu halus (trichoma) pada kedua sisi. Hal ini akan merangsang pembentukan bunga.3.3. daun menguning dan gugur.6 Daun Tanaman kedelai mempunyai dua bentuk daun yang dominan. ujung batang lebih kecil dari bagian tengah. tergantung kondisi lingkungan tumbuh dan varietas kedelai. Tangkai bunga umumnya tumbuh dari ketiak tangkai daun yang diberi nama rasim. dan berwarna hijau. seperti di Indonesia. Bunga terletak pada ruas-ruas batang. Tipe setengah terbatas memiliki karakteristik antara kedua tipe lainnya. Panjang polong muda sekitar 1 cm. Setelah tua. tipis.5 Bunga Sebagian besar kedelai mulai berbunga pada umur antara 5-7 minggu .

b) Kedelai tidak menuntut struktur tanah yang khusus sebagai suatu persyaratan tumbuh. asal drainase dan aerasi tanah cukup baik. kecuali bila diberi tambahan pupuk organik atau kompos dalam jumlah cukup. grumosol. Kedelai yang ditanam pada tanah berkapur atau bekas ditanami padi akan lebih baik hasilnya. Pada tanah-tanah podsolik merah kuning dan tanah yang mengandung banyak pasir kwarsa. antara 1-10 buah dalam setiap kelompok. kecuali tanah yang sudah pernah ditanami Vigna sinensis (kacang panjang).4 Syarat Pertumbuhan Tanah dan iklim merupakan dua komponen lingkungan tumbuh yang berpengaruh dan pada pertumbuhan tanaman kedelai. Ukuran dan bentuk polong menjadi maksimal pada saat awal periode pemasakan biji. sebab tekstur tanahnya masih baik dan tidak perlu diberi pemupukan awal. asal tidak tergenang air yang akan menyebabkan busuknya akar. Kecepatan pembentukan polong dan pembesaran biji akan semakin cepat setelah proses pembentukan bunga berhenti. Pertumbuhan kedelai tidak bisa optimal bila hanya ada satu komponen lingkungan tumbuh optimal.1 Tanah a) Pada dasarnya kedelai menghendaki kondisi tanah yang tidak terlalu basah. latosol dan andosol. tetapi air tetap tersedia. Kedelai dapat tumbuh baik pada berbagai jenis tanah. pertumbuhan kedelai kurang baik. Jagung merupakan tanaman indikator yang baik bagi kedelai. jumlah polong dapat mencapai lebih dari 50. 2.4. dari hijau menjadi kuning kecoklatan pada saat masak. . baik pula ditanami kedelai.ketiak tangkai daun sangat beragam. Hal ini kemudian diikuti oleh perubahan warna polong. bahkan ratusan. 2. regosol. Pada setiap tanaman. d) Tanah yang baru pertama kali ditanami kedelai. Tanah yang baik ditanami jagung. c) Tanah-tanah yang cocok yaitu: alluvial. Hal ini dikarenakan kedua komponen ini harus saling mendukung satu sama lain sehingga pertumbuhan kedelai bisa optimal. Bahkan pada kondisi lahan yang kurang subur dan agak asam pun kedelai dapat tumbuh dengan baik. sebelumnya perlu diberi bakteri Rhizobium.

0 tetapi pada pH 4. Bahan organik yang cukup dalam tanah akan memperbaiki daya olah dan juga merupakan sumber makanan bagi jasad renik. 2. Pada pH kurang dari 5.4. batang tanaman pun menjadi lebih pendek dengan ukuran buku subur juga lebih pendek. sangat cocok ditanam di lahan dengan ketinggian 0. Artinya. f) Tanah berpasir dapat ditanami kedelai. Perbedaan di atas tidak hanya terjadi pada pertanaman kedelai yang ditanam di daerah . asal air dan hara tanaman untuk pertumbuhannya cukup. yaitu 15 jam perhari. Selain itu.2 Iklim a.5. sebaiknya dipilih lokasi yang topografi tanahnya datar. bahan organik sangat penting artinya. varietas kedelai berbiji kecil. bila varietas yang berproduksi tinggi dari daerah subtropik dengan panjang hari 14 – 16 jam ditanam di daerah tropik dengan rata-rata panjang hari 12 jam maka varietas tersebut akan mengalami penurunan produksi karena masa bunganya menjadi pendek. Kedelai biasanya akan tumbuh baik pada ketinggian tidak lebih dari 500 m dpl. Sedangkan varietasi kedelai berbiji besar cocok ditanam di lahan dengan ketinggian 300-500 m dpl.300 m dpl.5 pertumbuhannya sangat terlambat karena keracunan aluminium. Oleh karena itu. Tanah yang mengandung liat tinggi. yaitu dari umur 50 -60 hari menjadi 35 – 40 hari setelah tanam. g) Toleransi keasaman tanah sebagai syarat tumbuh bagi kedelai adalah pH= 5. sebaiknya diadakan perbaikan drainase dan aerasi sehingga tanaman tidak kekurangan oksigen dan tidak tergenang air waktu hujan besar. Untuk memperbaiki aerasi.e) Kedelai juga membutuhkan tanah yang kaya akan humus atau bahan organik. h) Dalam pembudidayaan tanaman kedelai. Pertumbuhan bakteri bintil dan proses nitrifikasi (proses oksidasi amoniak menjadi nitrit atau proses pembusukan) akan berjalan kurang baik. sehingga tidak perlu dibuat teras-teras dan tanggul.8-7. yang akhirnya akan membebaskan unsur hara untuk pertumbuhan tanaman. Panjang hari (photoperiode) Tanaman kedelai sangat peka terhadap perubahan panjang hari atau lama penyinaran sinar matahari karena kedelai termasuk tanaman “hari pendek”.5 pun kedelai dapat tumbuh. tanaman kedelai tidak akan berbunga bila panjang hari melebihi batas kritis. i) Ketinggian Tempat juga berpengaruh.

dan lama periode tumbuh. Hal ini dikarenakan perkecambahan biji tertekan pada kondisi kelembaban tanah tinggi. bunga tersebut akan rontok sehingga jumlah polong dan biji kedelai yang terbentuk juga menjadi berkurang. Kebutuhan air paling tinggi terjadi pada saat masa . banyak biji yang mati akibat respirasi air dari dalam biji yang terlalu cepat. Pada saat perkecambahan. Namun demikian. c. tetapi juga terjadi pada tanaman kedelai yang ditanam di dataran rendah (<20 m dpl) dan dataran tinggi (>1000 m dpl). dapat menghambat proses pembungaan dan pembentukan polong kedelai. system pengelolaan tanaman. Bila tumbuh pada suhu tanah yang rendah (<15°C). Kedelai yang ditanam di bawah naungan tanaman tahunan. jati. Jumlah air yang digunakan oleh tanaman kedelai tergantung pada kondisi iklim. akan mendapatkan sinar matahari yang lebih sedikit. Suhu tanah yang optimal dalam proses perkecambahan yaitu 30°C. Suhu lingkungan optimal untuk pembungaan bunga yaitu 24 -25°C. dan mangga. Kebutuhan air semakin bertambah seiring dengan bertambahnya umur tanaman.tropik dan subtropik. Umur berbunga pada tanaman kedelai yang ditanam di daerah dataran tinggi mundur sekitar 2-3 hari dibandingkan tanaman kedelai yang ditanam di datarn rendah. bisa mencapai 2 minggu. seperti kelapa. Bila suhu lingkungan sekitar 40°C pada masa tanaman berbunga. faktor air menjadi sangat penting karena akan berpengaruh pada proses pertumbuhan. Suhu Tanaman kedelai dapat tumbuh pada kondisi suhu yang beragam. Suhu yang terlalu rendah (10°C). pada umumnya kebutuhan air pada tanaman kedelai berkisar 350 – 450 mm selama masa pertumbuhan kedelai. proses perkecambahan menjadi sangat lambat. b. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naungan yang tidak melebihi 30% tidak banyak berpengaruh negatif terhadap penerimaan sinar matahari oleh tanaman kedelai. Disamping suhu tanah. Sementara pada suhu tinggi (>30°C). suhu lingkungan juga berpengaruh terhadap perkembangan tanaman kedelai. Distribusi curah hujan Hal yang terpenting pada aspek distribusi curah hujan yaitu jumlahnya merata sehingga kebutuhan air pada tanaman kedelai dapat terpenuhi. seperti pada daerah subtropik.

(3) Diduga kinerja produksi kedelai domestik dan permintaan kedelai dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. juga harus didasarkan pada pola distribusi curah hujan yang terjadi di daerah tersebut. Kondisi kekeringan menjadi sangat kritis pada saat tanaman kedelai berada pada stadia perkecambahan dan pembentukan polong. pendapatan penduduk dan jumlah . produksi dalam negeri masih relatif rendah dan memiliki kecenderungan terus menurun. harga kedelai domestik dan harga kedelai impor. jumlah penduduk dan pendapatan penduduk. Bagaimana hubungan permintaan kedelai domestik dengan kedelai impor. Bagaimana kinerja produksi kedelai domestik dan permintaan kedelai dari tahun ketahun. Mengidentifikasi hubungan permintaan kedelai domestik dengan kedelai impor. Selain itu. Elastisitas harga silang kedelai domestik terhadap permintaan kedelai impor bernilai positif untuk barang substitusi. Elastisitas pendapatan penduduk terhadap permintaan kedelai bernilai positif untuk barang normal. Kondisi lingkungan yang kering akan mendorong proses pemasakan biji lebih cepat dan bentuk biji yang seragam. Selama masa stadia pemasakan biji. yaitu saat kelembaban tanah sudah memadai untuk perkecambahan. khususnya pada stadia berbunga dan pembentukan polong. impor dan permintaan kedelai dari tahun ketahun Hipotesis penelitian ini (1) Diduga permintaan kedelai domestik dan permintaan kedelai impor dipengaruhi oleh harga kedelai domestik. Angka konsumsi kedelai dalam negeri cukup besar. Indonesia masih harus terus melakukan impor yang rata-rata sebesar 40% dari kebutuhan kedelai nasional meningkat dari tahun ke tahun. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang meliputi data produksi kedelai domestik. (2) Diduga elastisitas harga kedelai domestik terhadap permintaan kedelai domestik bernilai negatip.2 juta tonUntuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. dilakukan dengan waktu tanam yang tepat. Faktor apa saja yang mempengaruhi permintaan kedelai impor dan kedelai domestik. tanaman kedelai memerlukan kondisi lingkungan yang kering agar diperoleh kualitas biji yang baik. harga kedelai impor. vitamin dan mineral yang sering dikonsumsi masyarakat dalam negeri. kurs tengah Dolar terhadap Rupiah. Adapun tujuan diadakannya penelitian ini adalah mengidentifikasi variabel variabel yang mempengaruhi permintaan kedelai impor dan kedelai domestik. Berdasarkan latar belakang tersebut muncul beberapa permasalahan. Kebutuhan kedelai tahun 2002 mencapai 1.berbunga dan pengisian polong. Hal ini menyebabkan ketergantungan akan kedelai impor terus berlangsung dan memiliki kecenderungan terus meningkat. Untuk mencegah terjadinya kekeringan pada tanaman kedelai. Kedelai merupakan sumber protein nabati yang tinggi serta sumber lemak. Mengetahui proyeksi kinerja produksi kedelai domestik. Tanaman kedelai sebenarnya cukup toleran terhadap cekaman kekeringan karena dapat bertahan dan berproduksi bila kondisi cekaman kekeringan maksimal 50% dari kapasitas lapang atau kondisi tanah yang optimal. jumlah kedelai impor.

Nilai elastisitas harga kedelai impor terhadap permintaan kedelai domestik adalah 0.501 berarti bahwa setiap penambahan Rp.446. Y = a + bx.984.759.684.501 ton.611. Hal tersebut berarti apabila pendapatan penduduk naik sebesar 1% maka permintaan kedelai domestik akan turun sebesar 3.. b. a = Nilai Y apabila x = 0.773.317 menyatakan bahwa setiap penambahan jumlah penduduk sebanyak 1000 jiwa maka akan meningkatkan permintaan kedelai domestik sebesar 64.684% (karena En>0) maka kedelai domestik disebut barang normal. X= Harga kedelai impor.per ton harga kedelai domestik akan meningkatkan permintaan kedelai domestik sebesar 0.670 ton. Variabel harga kedelai impor (X2) sebesar 4. Hal tersebut berarti apabila pendapatan penduduk meningkat sebesar 1% maka permintaan kedelai domestik akan naik sebesar 2.665 ton. (2) Variabel yang mempengaruhi permintaan kedelai impor adalah variabel harga kedelai impor (X2) sebesar 5.670. Nilai elastisits pendapatan penduduk terhadap permintaan kedelai domestik bernilai 2. εi = Error term.per ton harga kedelai impor akan menyebabkan penambahan permintaan kedelai impor sebesar 5. Hal tersebut berarti apabila harga kedelai impor meningkat sebesar 1% maka permintaan kedelai domestik akan naik sebesar 0. (c)Elastisitas pendapatan terhadap permintaan E= . Dimana. (3) Nilai elastisitas harga kedelai domestik terhadap permintaan kedelai domestik adalah -0.237 berarti bahwa setiap penambahan $ 1. . X= Jumlah penduduk.880% per tahun. Dari hasil penelitian dan pembahasan didapatkan bahwa (1) Variabel yang mempengaruhi permintaan kedelai domestik adalah variabel harga kedelai domestik (X1) sebesar 0.665 berarti bahwa setiap penambahan pendapatan penduduk sebesar Rp. 1. Nilai elastisitas pendapatan penduduk terhadap permintaan kedelai impor bernilai -3.. Variabel jumlah penduduk (X4) sebesar 64. digunakan fungsi bentuk Regresi linear berganda yang menggunakan persamaan Y=a+ bX+ bX+bX + bX + εi.984% per tahun. Y = Permintaan kedelai. a= Konstanta.317 ton. (b)Elastisitas harga silang terhadap permintaan E= .773. X = Harga kedelai domestik. (4) Nilai elastisitas harga kedelai impor terhadap permintaan kedelai impor adalah – 2. x = Periode waktu.611% (karena En<0 maka kedelai impor disebut barang tuna nilai.446%. b= Besarnya perubahan variabel Y yang terjadi pada setiap perubahan satu unit variabel x. volume impor dan permintaan kedelai dari tahun ke tahun maka digunakan analisa trend.237 ton .. (2) Untuk mengetahui keterkaitan permintaan kedelai impor dan kedelai domestik maka digunakan model elastisitas permintaan yang meliputi: (a)Elastisitas harga barang itu sendiri E= .penduduk.1. Data tersebut diambil dari Biro Pusat Statistik (BPS) dan Food Organitation (FAO). (5) Trend . (3) Untuk memproyeksi kinerja produksi kedelai domestik. Y = Jumlah permintaan kedelai. Hal tersebut berarti apabila harga kedelai domestik bertambah sebesar1% maka permintaan kedelai domestik akan menurun sebesar 0.perkapita pertahun maka permintaan kedelai domestik akan turun sebesar 0.880. berarti bahwa setiap penambahan $ 1. Hal tersebut berarti apabila harga kedelai impor meningkat sebesar1% maka permintaan kedelai impor akan turun sebesar 2.. Dimana. X= Pendapatan penduduk. Karena E adalah positif maka hubungan antara kedelai domestik dan kedelai impor adalah subtitusi.b= Nilai koefesien.per ton harga kedelai impor akan menyebabkan penurunan permintaan kedelai domestik sebesar 4759. Dalam menganalisis data digunakan tiga metode analisis (1) Untuk menentukan faktorfaktor yang mempengaruhi permintaan dalam analisis statistik. Variabel pendapatan penduduk (X3) sebesar 0.

033%. pengusaha akan membagi adanya penambahan beban itu kepada konsumen dengan cara menaikkan harga jual produknya di tingkat eceran oleh karena itu pemerintah hendaknya mencari solusi terbaik sehingga harga kedelai impor bisa diproteksi tetapi juga tidak merugikan konsumen. tanpa disertai penyediaan lahan khusus untuk upaya itu. Selama ini pemerintah banyak melakukan kebijakan proteksi di sektor komoditas pertanian. seperti beras. Peluang untuk meningkatkan produktivitas kedelai sulit untuk dapat dicapai.829. gula dan kedelai. Rencana pengenaan tarif bea masuk (BM) kedelai sebesar 10-15 % akan meningkatkan harga jual kedelai yang gilirannya akan mengakibatkan kenaikan biaya produksi. harus dilakukan program perluasan lahan tanaman kedelai untuk swasembada kedelai.produksi kedelai domestik pada tahun 1991-2002 memiliki nilai slope (kemiringan) negatif sebesar 46052. juga perlu diadakan program budidaya bibit kedelai secara berkesinambungan yang langsung bisa dimanfaatkan oleh para petani. sebaiknya kebijakan tersebut juga perlu diikuti dengan program pemerintah yang jelas dan terukur.035%.1 dan laju pertumbuhan tiap tahunnya sebesar –0. maka produktivitas sulit untuk bisa ditingkatkan. Trend permintaan kedelai domestik antara tahun 1991-2002 memiliki nilai slope negatif sebesar 44. Trend permintaan kedelai impor pada tahun 1991-2002 memiliki slope (kemiringan) positif sebesar 29945. .42 dan laju pertumbuhan tiap tahunnya 0. Dengan demikian. Akan tetapi.2 dan laju pertumbuhannya sebesar -11%. yang bertujuan untuk mencapai swasembada. Apabila petani tetap melakukan pola tanam yang terus berganti. Dengan demikian. Selain itu.