Anda di halaman 1dari 19

JENIS TRANSPORTASI VERTIKAL MEKANIS

1. LIFT/ELEVATOR
adalah angkutan transportasi vertikal yang digunakan untuk mengangkut orang atau
barang. Lift umumnya digunakan di gedung-gedung bertingkat tinggi; biasanya lebih
dari tiga atau empat lantai.
Jenis elevator berdasarkan prinsip kerjanya

Sumber: https://erdon.files.wordpress.com/2012/03/lift-type.png

1. sistem hidrolik
terdiri dari sebuah tabung yang didukung oleh piston yang bergerak searah atau
berlawanan dengan cairan yang diberi tekanan. Tidak diperlukan rumah lift, tapi
lift hidrolik memmiliki kecepatan rendah dan panjang piston membatasi
penggunaannya hanya pada bangunan enam lantai
2. Elevator Elektrik / Traction
terdiri dari sebuah tabung yang di pasang pada rel pemandu, didukung oleh kabel
tali baja, dan dikemudikan oleh mesin penggerak elektris pada mesin lift

KOMPONEN ELEVATOR .

Didalam ruang mesin terdapat beberapa alat penggerak elevator . dimana ruang tersebut terjadinya semua proses pengoperasian elevator berlangsung secara keseluruhan. Ruang mesin adalah ruang terpenting.DENAH DAN POTONGAN SKEMATIK SHAFT ELEVATOR Komponen elevator 1.

Governoor adalah komponen penggerak utama dalam elevator. panel ini terdapat invertermotor dan program logic control yang berfungsi untuk mengatur geraknya elevator . Motor penggerak  Motor penggerak elevator ini memiliki asupan daya tegangan bolak-balik (Ac) dari PLN yang sangat berperan dalam pelaksanaan kerja elevator. pergerakan cepat atau lambatnya elevator diatur oleh PLC (Programable Logic Control). Panel Panel ini adalah tempat control elevator secara otomatis.  Motor penggerak ini mempunyai kemampuan putar antara 50 putaran per menit sampai dengan 210 putaran per menit.  Motor penggerak ini dilengkapi dengan rem magnet (magnetic brake) yang berfungsi menahan motor ketika kereta elevator telah sampai pada lantai yang dituju. didalam governoor ini terdapat saklar yang berfungsi untuk menonaktifkan semua rangkaian sehingga otomatisasi elevator mati dan tidak berfungsi.  Motor penggerak dalam menarik dan menurunkan elevator menggunakan tali baja (rope) yang melingkar pada puli mesin (sheave).dibawah ini adalah gambar motor listrik yang digunakan pada elevator 4. pengait rem ini berfungsi untuk menghentikan kawat selling dan kawat selling ini menarik rem yang ada di kereta elevat 3.5 KW dan menggunakan arus maksimal 25 Ampere.2. Selain saklar juga terdapat pengait rem. Dengan kapasitas tegangan motor 7.

ini dikarenakan untuk keselamatan pengguna elevator atau bagian perawatan elevator . Kabin elevator beroperasi pada ruang luncur dan menapak pada rail di kedua sisinya. pada sisi kanan dan kiri terdapat pemandu rail (sliding guide) yang berfungsi memandu atau menapaki rail. cara kerja dari saklar pintu (door contact) ini adalah saklar di hubungkan kabel saklar pintu (door contact) tiap-tiap lantai secara seri. Apabila salah satu pintu dibuka secara sengaja maka elevator tidak akan bekerja. disinilah elevator menjangkau tiap-tiap lantainya. Ruang luncur Ruang Luncur ini adalah tempat dimana elevator beroperasi berbentuk lorong vertikal. 7.didalam ruang luncur ini terdapat beberapa komponen utama yang tak kalah pentingnya dibandingkan dalam ruang mesin 6.5. Saklar pintu atau sering disebut dengan door contact adalah salah satu komponen yang termasuk penting dalam pengamanan elevator.

pencahayaan yang lembut bahkan kadang-kadang dilengkapi dengan musik. Keamanan kabin. alarm kebakaran dan kelebihan beban. Bagian ini merupakan bagian yang paling bebas didesain oleh arsitek. tidak berisik. dan lubang escape. atau berhenti). dinyatakan dengan adanya pengkondisian udara. tidak terguncang pada saat akan bergerak maupun berhenti. tahan lama dan mudah dalam perawatannya . peralatan pengendali otomatis. interchome. dicerminkan dengan adanya perlengkapan pintu otomatis.8. gerakan kabin yang halus. . nyaman dan didesain sedemikian agar indah dan sesuai dengan ‘prestige’ bangunan. ventilasi. Sedangkan pada jarak tertentu pada rel (tergantung pada jarak lantai pada gedung) dipasangkan saklar-saklar pengirim sinyal ke alat pengendali mesin penggerak untuk mengatur putaran roda penggerak (mempercepat. Kabin dan rel Merupakan bagian yang paling dilihat oleh para pemakai. memperlambat. indicator tingkat lantai. Kenyamanan. karenanya harus aman. bahan-bahan yang tahan api.

PENYUSUNAN RODA PENGGERAK. KABEL DAN MESIN ELEVATOR .

Ujung-ujung truss tersandar pada penopang beton atau baja. decking. track system. motor penggerak. Berikut ini hanya akan dijelaskan tentang motor penggerak pada eskalator tersebut serta sistem start dari motor penggerak pada sebuah eskalator. peralatan pengaman dan sistem kelistrikan seperti yang terlihat pada gambar (1). Tepi muka gerigi comb plate berada dibawah permukaan cleat. Comb plate ini sedikit miring ke bawah agar geriginya tepat berada di antara celah-celah anak tangga-anak tangga. Comb plate adalah bagian antara floor plate yang statis dan anak tangga bergerak. Struktur perletakan ekskalator pada lantai gedung . Landasan penopang pada dasarnya adalah kotak berongga yang terbuat dari bagian-bagian bersisi dua yang digabungkan bersama dengan menggunakan sambungan bersilang sepanjang bagian dasar dan tepat dibawah bagian ujungnya. Landasan penopang Landasan penopang adalah struktur mekanis yang menjembatani ruang antara pendaratan bawah dan atas. EKSKLARATOR Sebuah eskalator mempunyai lebih dari sepuluh komponen utama seperti truss. sistem transmisi.2. Untuk letak dari motor listrik tersebut dapat dilihat dalam gambar (2) yaitu sistem transmisi dari escalator CARA KERJA EKSKALATOR Pendaratan/Landing Floor plate rata dengan lantai akhir dan diberi engsel atau dapat dilepaskan untuk jalan ke ruang mesin yang berada di bawah floor plates. balustrade. tangga.

Lintasan Sistem lintasan dibangun di dalam landasan penopang untuk mengantarkan rantai anak tangga. yang menarik anak tangga melalui loop tidak berujung. Terdapat dua lintasan: satu untuk bagian muka anak tangga (yang disebut lintasan roda anak tangga) dan satu untuk roda trailer anak tangga (disebut sebagai lintasan roda trailer). Perbedaan posisi dari lintasan-lintasan ini menyebabkan anak tangga-anak tangga muncul dari bawah comb plate untuk membentuk tangga dan menghilang kembali ke dalam landasan penopang SISTEM TRANSMISI PADA ESKALATOR .

Mekanisme berputarnya 2 menggunakan batang utama (shaft) 4 yang digerakkan oleh driving equipment 13 melalui rantai penggerak 1.Prinsip Kerja Eskalator secara sederhana dapat dijelaskan dengan menggunakan gambar (2) diatas: Tangga (step) dan handrail digerakkan oleh sebuah motor listrik seperti yang terlihat pada sistem transmisi eskalator dalam gambar (2). jenis motor yang digunakan adalah motor induksi 3 fasa sedangkan untuk rangkaiannya memenggunakan rangkaian pembalikan arah putaran (maju mundur . BENTUK FISIK MOTOR INDUKSI NOMOR 13 PADA GAMBAR DI ATAS Pada Eskalator. Sproket penggerak handrail dan tangga menggunakan rantai yang terpasang secara terpisah. Semua rantai mudah untuk dirakit dan dibongkar serta dijamin kuat. Ukuran dari tiap roda rantai dan jumlah giginya dirancang sesuai dengan keperluan pergerakan eskalator.

Pada gambar motor induksi di atas. motor tersebut berkekuatan sebesar 11 kW.starting Star – Delta). KOMPONEN RANGKAIAN KENDALI PADA ESCALATOR Sistem pergerakan escalator .

kaskus.co.Anak tangga (individual steps) dari Eskalator (dikutip dari http://www.id/thread/53463367f9ca17fb338b4674/yuk-simak-gancara-kerja-eskalator/ pada tanggal 3 maret 2016 pukul 22.00) .

blogspot. PLTU Suralaya mempunyai Belt Conveyor System dengan line ganda. Berikut adalah contoh dari Belt Conveyor System.com/conveyor151102092443-lva1-app6891/95/conveyor-8-638. BC 34 dan 35 3500 ton/jam.co.html pada tanggal 3 maret 2016 pukul 22.png KONSTRUKSI BELT CONVEYOR Bagian – bagian dari Belt Conveyor yaitu : Sumber : https://www.3.google.blogspot. yang setiap line mempunyai kapasitas berbeda-beda sesuai dengan kebutuhannya. CONVEYOR Belt Conveyor System adalah mesin yang dipergunakan untuk mentransportasikan batubara darihopper menuju bunker.id/2012/06/pengenalan-cara-kerja-beltconveyor-dan.co.slidesharecdn.com/-6Bi_JgVvOCg/USHcDpJ7vI/AAAAAAAAAuA/WGVxZ3WEkzE/s1600/New+Picture+ %25281%2529.jpg%253Fcb . Contohnya BC 32 dan 33 mempunyai kapasitas 2000 ton/jam.id/imgres?imgurl=http://image.bp. (dikutip dari http://teknisiberat.00) Sumber :http://3.

Reducer Peralatan yang menggandengkan sumber daya ke pulley dan berfungsi mereduksi putaran dari motor agar putaran input dari motor dapat dikurangi. Fungsinya untuk menahan belt agar tidak sobek/rusak akibat batubara yang jatuh dari atas. Dalam pengoperasiannya dihubungkan dengan gearbox dan fluid coupling. Komposisinya hanya terdiri dari 1 buah roll penyangga dan berfungsi untuk menyangga belt dengan arah putar balik. Steering idler Merupakan idler yang berfungsi untuk menjaga kelurusan belt agar tidak jogging (bergerak ke kiri/kanan). Posisinya di bagian pinggir belt. Belt Conveyor Merupakan ban berjalan yang berfungsi untuk membawa material 2. Take up pulley terhubung dengan counter weight. 7. Counter weight Merupakan bandul yang terhubung dengan take up pulley yang berfungsi untuk menjaga ketegangan belt. Return idler Berada di bawah belt pada sisi balik conveyor. 4. 10. 9. Motor Berfungsi sebagai penggerak utama dari Belt Conveyor. . Take up pulley Pulley yang berfungsi untuk menjaga ketegangan belt. 6. 8. Komposisinya terdiri dari 3 buah roll penggerak berbentuk V.slideshare. Pada bagian luarnya dilapisi dengan karet dan jarak antara satu sama lain lebih rapat.%253D1446456342&imgrefurl=http://www.net/supribarca3/conveyor54635408&h=479&w=638&tbnid=Ktfwc_xmB0AggM:&docid=6GRHPfEIUqYN9M&ei=fTLYVtO 0KM6WuAT_2774Bw&tbm=isch&ved=0ahUKEwiT57fDxqTLAhVOC44KHftD38QMwgmKAwwDA 1. Impact Idler Posisinya persis di bawah chute. Carrying idler Berfungsi untuk menjaga belt pada bagian yang berbeban atau sebagai roll penunjang ban bermuatan material. 3. 5. Fungsinya untuk memutar belt menuju ke depan. Drive pulley Merupakan pulley yang secara langsung atau tidak langsung terhubung dengan motor listrik dan dikopling dengan gearbox.

ini digunakan pada belt conveyor yang menanjak. fungsinya untuk membersihkan material yang menempel pada belt setelah material dituangkan. Head pulley menarik belt dengan prinsip adanya gesekan antara permukaan drum dengan belt. Belt digerakkan oleh drive / head pulley dengan menggunakan motor penggerak. Untuk idler terdiri dari carry roller. dimana umpan atau inlet pada sisi tail dengan menggunakan chute dan setelah sampai di head material ditumpahkan akibat belt berbalik arah. idler roller dan rubber belt. Komponen-komponen utama alat Sumber :https://justoperator. Drive system Bagian penggerak head pulley dengan menggunakan motor listrik yang diteruskan ke gear reducer dengan coupling diteruskan kembali ke head pulley. Kelangkapan alat ini ada yang dipasangi holdback / back stop untuk mencegah belt mundur saat berhenti ketika ada muatan.jpg 1. .Prinsip kerja Prinsip kerja belt conveyor adalah mentransport material yang ada di atas belt. tail pulley. Carry roller untuk menahan material transport di sisi atas sedang return roller untuk menahan belt yang kembali dari head pulley dan training roller berfungsi sebagai self alignment roller yang bertujuan agar belt tetap berada di tengah lintasannya.wordpress. Pada bagian bawah head pulley biasanya dilengkapi dengan pembersih / belt cleaner. Head pulley berguna untuk menarik belt.com/2011/01/picture11.files. take up pulley. return roller dan training roller. sedang tail pulley untuk memutar balik belt dan take up pulley sebagai beban tetap yang menjaga ketegangan pulley agar didapat friksi yang cukup sehingga tidak slip. sehingga kapasitasnya tergantung gaya gesek tersebut. Conveying component Komponen utama dari alat ini adalah head pulley. 2.

Rubber belt terbuat dari karet yang direinforcment (diperkuat) oleh carcas.files.jpg Rubber belt adalah komponen utama untuk membawa material . sehingga belt ini di reinforcment dengan anyaman kawat baja / steel cord.Bentuk bentuk pulley : Sumber :https://justoperator.wordpress. yaitu rajutan dari benang nilon atau lainnya yang sangat kuat. Secara umum persyaratan belt adalah sebagai berikut :  Tahan beban tarik  Tahan beban kejut  Perpanjangan spesifik yang rendah  Fleksibel  Tidak menyerap air . sehingga diperlukan sambungan. baik dengan sistem mechanical atau pun vulcanized (dingin atau pemanasan).com/2011/01/picture2. sedang untuk belt dengan lintasan yang cukup jauh dibutuhkan belt dengan kekuatan tarik yang cukup besar. dimana kekuatannya tergantung kepada kapasitas material yang ditransportnya. Rubber belt ini dibuat dengan panjang tertentu.

Belt terdiri dari beberapa lapis :  top cover (rubber)  Breaker ply (pelindung carcass)  Fabrik Carcass (canvas/ply)  Bottom cover Dikutip dari https://justoperator.com/2011/01/01/belt-conveyor/ .wordpress.

html .4.com/2014/10/dumbwaiter. DUMB WAITER Sumber: http://www.solusiliftrumah.

com/2014/10/dumbwaiter.solusiliftrumah.Sumber: http://www.html .