Anda di halaman 1dari 7

SURAT PERJANJIAN JUAL BELI

NO : ………………../ 2016

Kami yang bertanda tangan di bawah ini
Nama

: PO SUWANDI

pekerejaan

: DIREKTUR UTAMA PT. ANUGRAH MITRA GRAHA

Alamat

: Jl. Pluit Selatan Raya Jakarta Utara.

Selanjutnya akan disebut sebagai pihak penjual (PERTAMA)
Nama

: CHAERUL FAHMI

Pekerjaan

: DIREKTUR CV. RIZMA UTAMA.

Selanjutnya akan disebut sebagai pihak pembeli (KEDUA).
Pihak pertama dan kedua akan mengadakan kesepakatan perjanjian jual beli mineral logam
pasir besi dengan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam pasal-pasal sebagai berikut.
1. Pihak pertama adalah pemegang izin usaha pertambangan Pasir Besi di kabupaten
Lombok Timur Kecamatan Pringgabaya dan Labuhan Haji, izin usaha pertambangan no.
3832.A/503/PPT.1/14/2010 (EKPLORASI) dan 2821/503/PPT.11/2011 (EKSPLOITASI
PRODUKSI) dengan luas areal 1348 Hektar. Yang diterbitkan oleh Bupati Lombok Timur
(NTB) yang memiliki kewenangan untuk melakukan usaha pertambangan, termasuk
pengangkutan, penjualan,pemurnian yang dapat diserap oleh pembeli (PIHAK KEDUA)
dengan harga dan spesifikasi yang disepakati para pihak.
2. Pembeli (PIHAK KEDUA) merupakan perusahaan jasa perdagangan (trader ) yang
berdomisili di Puyung Kecamatan Jonggat , Kabupaten Lombok Tengah.
3. Bahwa pembeli (PIHAK KEDUA) memerlukan produk Pasir Besi untuk keperluan
mensupply beberapa industry peleburan di Indonesia dan penjual (PIHAK PERTAMA)
bersedia menjual Pasir Besi yang di produksi dari lokasi tambang di Kabupaten Lombok
Timur. Berdasrkan hal-hal tersebut diatas maka para pihak sepakat untuk mengadakan
perjanjian jual beli Pasir Besi, dengan ketentun dan syarat-syarat sebagai berikut.

PASAL 1.
MAKSUD DAN TUJUAN

90.Maksud dan tujuan perjanjian ini adalah untuk melakukan proses jual beli produk Pasir Besi dari penjual (PIHAK PERTAMA) kepada pembali (PIHAK KEDUA) dalam rangka memenuhi sebagian kebutuhan pembeli (PIHAK KEDUA) dalam rangka memenuhi sebagian kebutuhan pembeli (PIHAK KEDUA) sebagai trader Pasir Besi. Berita acara penerimaan pasir besi dipelabuhan penjual. Penyerahan full dokumen yang dimaksud adalah sebagai berikut a. PASAL 2. kemudian pelunasan setelah Pasir Besi ful di atas tongkang dan ful Dokumen. perjanjian ini adalah kewajiban yang sah. sampai terpenuhinya kuantitas Pasir Besi untuk kebutuhan pembeli (PIHAK KEDUA). Perjanjian ini berlaku sejak tanggal di tandatanganinya perjanjian ini sejak tanggal 18 Februari 2016. PASAL 8 PERNYATAAN.000/ Metrik ton ( sembilan puluh ribu rupiah). Para pihak sepakat bahwa cek/ giro/ transfer akan dibuka oleh pembeli pada rekening bank penjual setelah Pasir Besi di nyatakan telah siap pada tempat yang sudah disepakati sesuai aturan para pihak yang dibuktikan dengan berita acara. berlaku dan mengikat atasnya. Harga tersebut diatas akan diterima oleh pihak pertama sebesar Rp. Harga jual telah disepakati dengan harga Rp 175. Foto copy kontrak b. Penjual menyatakan dan menjamin pada saat penandatanganan perjanjian ini bahwa a. PIHAK KEDUA diwajibkan untuk membayar segala bentuk pajak daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku 4. TATA CARA PEMBAYARAN-HARGA 1. Pembayaran akan dilakukan kepada penjual (PIHAK KEDUA) dengan cara DP (down payment) sebesar 20%-30% sesuai hasil kesepakatan. . PASAL 7. 5. Surat keterangan asal barang (SKAB) d. Full set bill of lading c. dan dapat diberlakukan terhadapnya sesuai dengan syaratsyaratnya. Asli bukti pembayaran retribusi daerah e.PERNYATAAN DAN JAMINAN-JAMINAN 1. PENJUAL telah mendapatkan persetujuan yang diperlukan untuk menandatangani perjanjian ini dan sehingga. 6.000/ Metrik ton (Seratus tujuh puluh lima ribu rupiah) 2. 3. kesiapan pengiriman yang ditandatangani oleh para pihak dengan melampirkan dokumen-dokumen yang diperlukan. sampai dengan tanggal 18 Desember 2016.

PENJUAL menjamin bahwa Pasir Besi yang dikirimkan kepada PEMBELI adalah milik PENJUAL sepenuhnya dan tidak dibebankan suatu jaminan apapun diatasnya serta bebas dari segala tuntutan maupun gugatan dari pihak ketiga lainnya. menyelesaikan dan (jika perlu) membayar tuntutan /gugatan/ perkara tersebut. Pasir Besi yang dibeli oleh PEMBELI dari PENJUAL berdasarkan perjanjian ini berasal dari lokasi tambang PENJUAL sebagai pemegang Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi Nomor 2821/503/PPT. dan telah memenuhi semua perjanjian yang diperlukan untuk melakukan eksploitasi.b. dan dapat diberlakukan terhadapnya sesuai dengan syaratsyaratnya. Baik sekarang maupun dikemudian hari PEMBELI tidak akan mendapaat tuntutan apapun juga dari pihak lain yang menyatakan mempunyai hak terlebih dahulu atau turut mempunyai hak atas Pasir Besi tersebut. PEMBELI menyatakan dan menjamin pada saat penandatanganan perjanjian ini bahwa : a. PEMBELI telah mendapatkan persetujuan yang diperlukan untuk menadatangani Perjanjian ini dan sehingga. d. Nusa Tenggara Barat dan Sertificate Clear and Clean Nomor 635/Min/33B/2013.11/2011 yang diterbitkan oleh Bupati Lombok Timur. PEMBELI adalah suatu korporasi yang telah didirikan sebagaimana mestinya dan berdiri secara sah dibawah hukum Indonesia. PEMBELI dibebaskan oleh PENJUAL dari segala tuntutan apapun juga dari pihak siapapun juga mengenai hal tersebut dan semua tuntutan/gugatan/perkara atas Pasir Besi sepenuhnya merupakan beban dan tanggung jawab PENJUAL dan atas permintaan PEMBELI. PENJUAL wajib mengurus. b.pengangkutan dan penjualan. PEMBELI memiliki usaha dan wewenang korporasi penuh untuk menandatangani dan melaksanakan perjanjian ini. PASAL 10 KEADAAN KAHAN (FORCE MAJEURE) . 2. c. Perjanjian ini adalah kewajiban yang sah. berlaku dan mengikat atasnya. c. dengan wewenang korporasi untuk melangsungkan usahanya dengan cara sebagaimana usaha tersebut sedang dilangsungkan dan harus dilangsungkan menurut Perjanjian ini. e. PASAL 9 PENGALIHAN PERJANJIAN Salah satu pihak tidak dapat mengalihkan sebagian atau seluruhnya isi dan pelaksanaan perjanjian ini kepada pihak lain tanpa adanya persetujuan tertulis dari pihak lainnya.

4. yaitu a. termasuk tidak terbatas pada perubahan kebijakan pemerintah. PASAL 12 PEMUTUSAN PERJANJIAN 1. Tidak ada PIHAK manapun yang dapat memaksakan hal apapun kepada PIHAK lainnya untuk melaksanakan ketentuan-ketentuan dalam perjanjian ini dikarenakan terjadinya sesuatu peristiwa diluar kemampuan PARA PIHAK untuk menghindarinya. dengana ketentuan jangka waktu pelaksanaan yang ditetapkan dalam Perjanjian tetap mengikat. PARA PIHAK talah setuju dan mufakat untuk menyelesaikan secara musyawarah. Apabila terjadi force majeure sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) pasal ini.tuntutan apapun atau beban keuangan atau kewajiban apapun kepada PENJUAL apabila terjadi salah satu atau atau lebih hal-hal tersebut dibawah. b. Terhadap hal-hal yang dimaksud dalam ayat (1) pasal ini. disamping hal-hal lain yang telah diatur dalam pasal-pasal lain dalam perjanjian ini. Perjanjian ini secara sah dapat diputuskan secara sepihak oleh PEMBELI tanpa adanya satu ketentuan tuntutan. maka secepat mungkin pihak yang terkena force majeure memberitahukan kepada pihak lainnya bahwa keadaan telah kembali normal dan kegiatan dapat dilanjutkan. PARA PIHAK sepakat untuk mengatur dalam Perjanjian Tambahan (Amandemen) yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan perjanjian ini. mengakibatkan tidak diakuinya suatu keadaan dimaksud sebagai force majeure. . PASAL 11 AMANDEMEN PERJANJIAN Apabila terdapat hal. 3. maka waktu perpanjangan sama dengan waktu selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. Kelalaian atau keterlambatan dalam memenuhi kewajiban pemberitahuan sebagaimana dimaksu dalam ayat (2) pasal ini. Bila keadaan sudah pulih normal. Apabila Pemerintah menetapkan kebijakan baru sehingga perjanjian ini tidak mungkin dilaksanakan. 2. bencana alam dan huru hara. Apabila PENJUAL tidak memenuhi pernyataan dan jaminan sebagaimana dimaksud pada pasal 8 pada perjanjian ini.1.hal yang belum cukup diatur dalam perjanjian ini.maka maing-masing PIHAK akan melepaskan pelaksanaan kewajibannya. 5. maka PIHAK yang mengalami force majeure wajib memberitahukan secara tertulis kepada PIHAK lainnya dalam waktu 15(lima belas) hari kalender terhitung sejak terjadinya kejadian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) pasal ini.

PASAL 13 DENDA PEMBELI dapat menberikan denda kepada PENJUAL atas keterlambatan. keberlakuan dan pelaksanaan atas perjanjian ini ditetapkan menurut hukum Negara Republik Indonesia. PASAL 14 HUKUM YANG BERLAKU DAN PENYELESAIAN SENGKETA 1. termasuk tidak terbatas setiap pertanyaan mengenai keberadaan. PARA PIHAK sepakat untuk mengesampingkan berlakunya ketentuan pasal 1266 KUHP Perdata. atas jangka waktu pengiriman Pasir Besi sebagaimana yang sudah disepakati oleh para pihak dengan perhitungan besarnya denda/ penalty yang dibebankan kepada PENJUAL atas kesalahan/ kelalaian/ keterlambatan. maka salah satu pihak dapat memutus perjanjian dengan pemberitahuan tertulis 30( tiga puluh) hari sebelumnya. f. PENJUAL melanggar dan/ atau tidak menepati salah satu syarat atau ketentuan dalam perjanjian ini. Penafsiran. 2. 3. PENJUAL dinyatkan pailit oleh putusan pengadilan. maka ketentuan-ketentuan dalam perjanjian ini tetap berlaku sampai diselesaikannya hak dan kewajiban PARA PIHAK selambat-lambatnya dalm waktu 30 (tiga puluh) hari kalender terhitung sejak berakhirnya perjanjian ini. validitas. PENJUAL membubarkan atau secara sengaja menghentikan usahanya : atau e. maka setiap pihak dapat menyampaikan permasalahan sengketa . Apabila pada saat perjanjian ini berakhir atau diputuskan terhadap kewajiban yang belum dapat diselesaikan PARA PIHAK. PARA PIHAK sepakat bahwa setiap perbedaan. 4. perselisihan. Apabila denda melebihi 5% dari nilai total kontrak . konflik atau kontroversi yang timbul dari atau perhubungan dengan perjanjian ini atau pelaksanaannya. 2. Bila sebagai akibat dari keadaan kahar (force majeure) pihak yang terkena force majeure tidak dapat melaksanakan kewajibannya selama jangka waktu 60 (enam puluh) hari.c. Jika PARA PIHAK gagal untuk memperoleh kesepakatan dalam menyelesaikan sengketa dalam waktu 30 hari. PARA PIHAK akan mengusahakan dalam jangka waktu 30 (Tiga Puluh) hari setelah penerimaan atas pemberitahuan pihak lain terhadap keberadaan perselisihan untuk penyelesaian perselisihan dengan penyelesaian yang damai di antara PARA PIHAK. penghentian hak atau kewajiban-kewajiban setiap pihak (sebuah perselisihan). 3. d.

maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. Pemberitahuan di angap sah apabila dikirim kepada alamat para pihak pembeli dan penjual. persetujuan atau komunikasi lain berdasarkan perjanjian ini di angap berlaku apabila di sampaikan secara tertulis. maka PARA PIHAK sepakat untuk menyesuaikan ketentuan dalam perjanjian ini sebagaimana mestinya di atur dalam peraturan perundang-undangan tersebut. 2. 2. di tanda tangani oleh orang atau pejabat yang berwenang. Bila selama perjanjian salah satu pihak merasa dirugikan. 2. PASAL 16 PEMBERITAHUAN 1. Setiap pemberitahuan. PARA PIHAK bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak dan kewajiban yang terdapat dalam perjanjian. Demikian perjanjian ini di buat dan ditanda tangani PEMBELI dan PENJUAL pada hari dan tanggal sebagaimana tersebut diatas dan dibuat dalam rangkap 2 (dua). ………… 2016 . Judul-judul pada pasal-pasal dalam perjanjian ini hanya semata-mata sebagai referensi untuk memudahkan pemahaman atas perjanjian ini.tersebut kepada Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) sesuai dengan peraturan Arbitrase dari BANI. masing masing bermaterai cukup dan mempunyai kekuatan hukum yang sama. Mataram. PASAL 17 PENUTUP 1. PASAL 15 ITIKAD BAIK 1. Apabila dikemudian hari di terbitkan peraturan perundang-undangan yang mengharuskan perjanjian ini disesuakian. PARA PIHAK setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak.

PIHAKPERTAMA PIHAK KEDUA ( PO SUWANDI ) DIREKTUR UTAMA ( CHAERUL FAHMI ) DIREKTUR .