Anda di halaman 1dari 8

Kelompok 07

TUGAS 06
Khusnil Mujib/ 21060113130136
Menpo Vascodegama/ 21060113140122
1. Consider a commercial wireless mobile telephone system whose transmitter and
receiver are located 9.2 km apart. Both use isotropic antennas. The medium through
which the communication occurs is not a free space, and it creates conditions such
that the path loss is a function of d3 and not d2. Assume that the transmitter
operating at the frequency of 800 MHz communicates with a mobile receiver with
the received power of 10-6 microwatts.
a. Find the effective area of the receiving antenna.
b. Find the required transmission power.
Jawab:
d = 9,2 Km
f = 800 MHz
path loss = d3

Pr = 10-6 mW = 10-9 W

c= f
3 108 = 800 106
8

3 10 3
=
=
8
8 10 8
a. Area efektif antena penerima
3 2 9
8
2
64
a=
=
=
=0.0112
4 4 4

()

b. Daya transmisi yang dibutuhkan


Pt
Pr =
a
3
4 d
9
Pt
64
Pr =

3
4 ( 9,2 10 ) 4
Pt 109 ( 4 )2 9,2 103
Pr =
9
64

P r=

1451,33 10
9
14

Pr=10,322 103 W
2. Assume that cellular networks were modeled by square cells
a. Find the cell coverage area, and compare it to the one using hexagonal cells.
Assume that the distance between the cell centers are identical in these two
models.
b. What are the disadvantages of this model compared to the one with hexagonal
cells?
Jawab:
a. Area cakupan cell
square cell=s 2
2

hexagonal cell=1,5 S
Sehingga,

area square cell


s2
1
1
=
=

2
areahexagonal cell 1,5 S 3 1,5 3 2,6

Area dari hexagonal cell lebih besar 2.6 kalinya dari square cell.
b. Kelemahan square cell
Square cell menjangkau seluruh area dengan tumpang tindih (overlapping).
Contohnya pada daerah geografis, square cell menjangkau area dengan banyak
celah (gap).

3. A cellular network over 1,800 km2 supports a total of 800 radio channels. Each cell
has an area of 8 km2.
a. If the cluster size is 7, find the system capacity.
b. Find the number of times a cluster of size 7 must be replicated to approximately
cover the entire area.
c. What is the impact of the cluster size on system capacity?
Jawab:
Jaringan seluler 1800 km2 , kanal radio 800, 8 km2 untuk tiap cell
Ukuran cluster = 7
800
=115
7
2
Untuk tiap hexagonal = 1,5 8 3=20,78 K m

800
Jumlah kanal tiap cell 7 =114,23=115 kanal
1800
=86,62=87 kanal
20,78

a. Kapasitas system
Kapasitas sistem 115 87=10005 kanal
b. Jumlah yang harus dilipatkan atas cluster dengan besar 7.
C=k f
k=

10005
=12,6
800

k =13 kali

c. Pengaruh dari ukuran cluster pada kapasitas sistem.


Semakin besar ukuran cluster, semaikn kecil frekuensinya tiap cell. Sehingga,
jika ukuran cell membesar, cell akan dapat mengakomodasi pengguna lebih
banyak daripada cluster dengan lebih kecil.
4. Consider a cellular network with 128 cells and a cell radius r=3 km. Let g be 420
traffic channels for a N = 7-channel cluster system.
a. Find the area of each hexagonal cell.
b. Find the total channel capacity.
c. Find the distance between the centers of nearest neighboring cochannel cells.
Jawab:
a. Area tiap cell hexagonal.
area=1,5 32 3=23,38 k m2
b. Kapasitas kanal total
420
128 cell=60 128=7680 kanal
7
c. Jarak antara pusat atas sel sekanal yang terdekat.
d= 3 1 5=5,2
m=3 r =9

n=2 d=10,4
D=d m2+ n2+ mn
D=5,2 92 +10,42 + ( 9 10,4 )
D=5,2 81+ 100,16+93,6

D=5,2 282,76=5,2 16,3155


D=87,44 km

5.

If cells split to smaller cells in high-traffic areas, the capacity of the cellular
networks for that region increases.
a. What would be the trade-off when the capacity of the system in a region
increases as a result of cell splitting?
b. Consider a network with 7-cell frequency reuse clustering. Each cell must
preserve its base station in its center. Construct the cell-splitting pattern in a
cluster performed from the center of the cluster.
Jawab:
a. Jumlah dari handoffs akan meningkat sebagai akibat dari pemisahan cell, karena
pengguna sering bergerak dari satu cell ke cell lainnya.
b.

6. We would like to simulate the mobility and handoff in cellular networks for case 4
described in this chapter. Assume 25 mph k 45 mph within city and 45 mph k 75
mph for highway. Let db be the distance a vehicle takes to reach a cell boundary,
ranging from -10 miles to 10 miles.
a. Plot the probability of reaching a cell boundary for which a handoff is required.
Discuss why the probability of reaching a boundary decreases in an exponential
manner.
b. Show that the probability of reaching a cell boundary for a vehicle that has a call
in progress is dependent on db.
c. Show the probabilities of reaching a cell boundary as a function of a vehicle's
speed.
d. Discuss why the probability of reaching a cell boundary is proportional to the
vehicle's speed.

Jawab:
a. Dimisalkan sebuah kendaraan melakukan sebuah panggilan pada sebuah cell
dengan radius 10 mil pada saat melaju dengan kecepatan 45 m/h (di area kota)
dan 75 m/h (di jalan tol). pada maka probabilitas dibutuhkan handoff sebagai
berikut

01
1

10

db
0
5
10
20
0
5
10
20
0
5
10
20

Probabilitas Handoff (%)


k = 35 m/h
k = 60 m/h
50
50
37
43
29
36
17
26
50
50
12
22
4
9
1
2
50
50
4
9
1
2
0
0

Saat kendaraan berhenti atau melaju dengan kecepatan tertentu maka


probabilitas dibutuhkannya handoff tergantung pada db . Saat nilai 01
meningkat maka probabilitas untuk mencapai batas cell menurun. Dengan nilai
db yang tetap maka probabilitas handoff pada jalan tol lebih besar dibandingkan
di area kota. Dengan meningkatnya batas kecepatan maka probabilitas untuk
mencapai batas cell semakin besar.

Meningkatnya db diiringi dengan menurunnya call holding time. Dengan


meningkatnya ukuran cell probabilitas untuk mencapai batas cell berkurang
secara eksponensial.
b. Untuk kasus 1 dan 2, probabilitas dibutuhkannya handoff tergantung pada call
holding time dan db , oleh karena itu probabilitas juga bergantung pada
kecepatan kendaraan. Meningkatnya kecepatan akan menambah probabilitas
kendaraan mencapai batas cell. Meningkatnya 01 akan menurunkan peluang
dibutuhkannya handoff.
d
P1 b , d b s=k
s
d
c.
P0 b , d b s=0+
s
P [ x ( t ) d b ]=

Pada persamaan diatas dapat diliahat bahwa nilai P1 bergantung pada s, yang
mana s=k, dengan k merupakan kecepatan kendaraan.
d. Pada saat kecepatan kendaraan 0 m/h kendaraan tak akan mencapai batas cell.
Disaat kendaraan terus melaju dengan kecepatan tertentu maka maka
probabilitas mencapai batas cell selalu 100 %. Sehingga bisa dikatakan bahwa
probabilitas mencapai batas cell proporsional dengan kecepatan kendaraan.