Anda di halaman 1dari 11

BAB I

PENDAHULUAN
A.

Latar Belakang
Suatu organisme atau mahluk hidup memiliki bermacam-macam sistem
jaringan atau organ dalam tubuhnya, dimana sistem tersebut memiliki fungsi
dan peranan serta manfaat tertentu bagi mahluk hidup. Salah satu sistem
yang ada pada suatu organisme yakni sistem pernapasan. Sistem pernapasan
ini sendiri memiliki fungsi dan peranan yang sangat struktural dan
terkoordinir.
Bernapas adalah bagian yang sangat penting dari aktivitas makhluk hidup.
Bernapas adalah salah satu bentuk kegiatan tubuh guna menghasilkan energi
untuk hidup. Usaha yang masuk lewat sistem pernapasan akan digunakan
untuk proses oksidasi biologi, yaitu proses yang menghasilkan energi dengan
memecah molekul yang lebih kompleks menjadi molekul yang lebih
sederhana,

terutama

molekul

gula

sederhana

diuraikan

menjadi

karbondioksida dan uap air.
Energi yang terbentuk dari hasil oksidasi biologi akan digunakan untuk
proses-proses aktivitas hidup antara lain untuk bergerak, melakukan
pertumbuhan dan perkembangan, proses reproduksi, dan mengatur suhu
tubuh serta aktivitas hidup yang lain. Itulah sebabnya, mengapa bernapas
merupakan hal yang sangat penting bagi makhluk hidup.
Dalam ilmu histologi, sistem pernapasan akan dibahas secara detail
bahkan sampai anatominya, sehingga kita bisa mengetahui organ dan saluran
apa saja yang ikut berperanan dalam menyalurkan oksigen (O2) yang kita
hirup.
B.

Tujuan
1. Untuk mengetahui dan memahami tentang pernafasan
2. Untuk mengetahui tentang apa yang dimaksud dengan anatomi sitem
pernafasan
3. Untuk mengetahui fisiologi pernapasan
4. Untuk mengetahui apa saja kelainan-kelainan dari proses pernapasan

PSIK 14_LAILA AGUSTINA |Anatomi Fisiologi Respirasi

1

Proses PSIK 14_LAILA AGUSTINA |Anatomi Fisiologi Respirasi 2 . Definisi Pernafasan (respirasi) adalah peristiwa menghirup udara dari luar yang mengandung (oksigen) ke dalam tubuh serta menghembuskan udara yang banyak mengandung CO2(karbondioksida) sebagai sisab dari oksidasi keluar dari tubuh. Jadi.dan dan dari sini keluar melalui arteri pulmonalis ke jaringan-jaringan paru-paru akhirnya dikeluarkan menembus lapisan epitel dari alveoli. ke bilik kanan. Seterusnya CO2 akan dikeluarkan melalui tractus respiratorius(jalan pernafasan) dan masuk ke dalam tubuh melalui kapiler –kapiler vena pulmonalis kemudian masuk ken serambi kiri jantung (atrium sinistra) kemudian ke aorta keseluruh tubuh disini terjadi oksidasi sebagai ampas dari pembakaran adalah CO2 dan zat ini dikeluarkan melalui peredaran darah vena masuk ke jantung. Penghisapan udara ini disebut inspirasi dan menhembuskan disebut ekspirasi. dalam paru-paru terjadi pertukaran zat antara dan oksigen ditarik dari udara masuk ke dalam darah dan CO2 akan dikeluarkan dari darah secara osmose.BAB II PEMBAHASAN A.

Pada konka nasalis terdapat sel-sel penciuman. Meatus-meatus inilah yang dilewati oleh udara pernafasan. a. Dasar dari rongga hidung dibentuk oleh tulang rahang atas. dipisahkan oleh sekat hidung ( septum nasi). sebelah dalam terdapat lubang yang berhubungan dengan tekak. Pada hidung di bagian mukosa terdapat serabut-serabut syaraf atau respektor dari saraf penciuman disebut nervus olfaktorius. yang berjumlah 3 buah : 1) konka nasalis inferior (karang hidup bagian bawah 2) konka nasalis media (karang hidung bagian tengah) 3) konka nasalis superior (karang hidung bagian atas).pengeluaran CO2 ini adalah sebagian dari sisa metabolisme sedangkan sisa dari metabolisme lainnya akan dikeluarkan melalui traktus urogenitalis. debu dan kotorankotoran yang masuk kedalam lubang hidung. B. yaitu sinus maksilaris pada rongga rahang atas. Bagian luar dinding terdiri dari kulit b. 1. keluar ujung-ujung saraf penciuman yang menuju ke konka nasalis. dan kulit. keatas rongga hidung berhubungan dengan beberapa rongga yang disebut sinus paranasalis. sinus frontalis pada rongga tulang dahi. Diantara konka-konka ini terdapat 3 buah lekukan meatus yaitu meatus superior (lekukan bagian atas). mempunyai dua lubang( cavum nasi). sinus sfenoidalis pada rongga tulang baji dan sinus etmodialis pada rongga tulang tapis. Pada sinus etmodialis. lubang ini disebut koana. Lapisan dalam terdiri dari selaput lendir yang berlipat-lipat yang dinamakan karang hidung (konka nasalis). sel tersebut terutama terdapat di bagianb atas. meatus medialis(lekukan bagian tengah dan meatus inferior (lekukan bagian bawah).paru beserta pembungkusnya ( pleura) dan rongga dada yang melindunginya. Lapisan tengah terdiri dari otot-otot dan tulang rawan c. Disebelah belakang konka bagian kiri kanan dan sebelah atas dari langitlangit terdapat satu lubang pembuluh yang menghubungkan rongga tekak PSIK 14_LAILA AGUSTINA |Anatomi Fisiologi Respirasi 3 . Rongga dada dipisahkan dengan rongga perut oleh diafragma. Anatomi Sistem Pernapasan Sistem pernafasan pada dasarnya dibentuk oleh jalan atau saluran nafas dan paru. Di dalamrongga dada terdapat juga jantung di dalamnya. Didalam terdapat bulu-bulu yang berguna untuk menyaring udara. Hidung = Naso = Nasal Hidung merupakan saluran udara yang pertama.

yang terdiri dari tulang-tulang rawan yang berfungsi pada waktu kita menelan makanan menutupi laring. yang menghubungkan telinga tengah dengan faring dan laring. Bekerja sebagai saluran udara pernafasan Sebagai penyaring udara pernafasan yang dilakukan oleh bulu-bulu hidung Dapat menghangatkan udara pernafasan oleh mukosa Membunuh kuman-kuman yang masuk. Ke depan berhubungan dengan rongga mulut. ke belakang lubang esofagus. juga dibeberapa tempat terdapat folikel getah bening. Tekak = Faring Merupakan tempat persimpangan antara jalan pernapasan dan jalan makanan. Dibawah selaput lendir terdapat jaringan ikat. dengan perantaraan lubang yang bernama koana. Bagian tengah yang sama tingginya dengan istmus fausium disebut orofaring c. dibelakang rongga hidung dan mulut sebelah depan ruas tulang leher. ke depan lubang laring. Rongga tekak dibagi dalam 3 bagian : a. Ke bawah terdapat dua lubang. Laring terdiri dari 5 tulang rawan antara lain : PSIK 14_LAILA AGUSTINA |Anatomi Fisiologi Respirasi 4 . saluran ini disebut tuba auditiva eustaki. Fungsi hidung. c. Perkumpulan getah bening ini dinamakan adenoid. b. 3. Pangkal tenggorokan itu dapat ditutup oleh sebuah empang tenggorok yang disebut epiglotis. Pangkal Tenggorokan (Laring) Merupakan saluran udara dan bertindak sebagai pembentukan suara terletak di depan bagian faring sampai ketinggian vertebra servikalis dan masuk ke dalam trakea dibawahnya. bersama-sama udara pernafasan oleh leukosit yang terdapat dalam selaput lendir (mukosa) atau hidung. Di sebelah belakang terdapat epiglotis (empang tenggorok) yang berfungsi menutup laring pada waktu menelan makanan. tempat hubungan ini bernama istmus fausium. d. 2. Bagian sebelah atas yang sama tingginya dengan koana yang disebut nasofaring.dengan rongga pendengaran tengah. Bagian bawah sekali dinamakan laringgofaring. terdiri dari : a. Hidung juga berhubungan dengan saluran air mata disebut tuba lakminaris. Hubungan faring dengan organ-organ lain keatas berhubungan dengan rongga hidung. Terdapat dibawah dasar tengkorak. b. Disebelahnya terdapat 2 buah tonsilkiri dan kanan dari tekak.

lidah dan bibir. c. a. bronkus lobaris kanan ( 3 lobus) dan bronkus lobaris kiri (2 bronkus). 4. Kartilago tiroid (1 buah) depan jakun sangat jelas terlihat pada pria.a. Sebelah dalam diliputi oleh selaput lendir yang berbulu getar yang disebut sel bersilia. Pita suara pria jauh lebih tebal daripada pita suara wanita. Kartilago ariteanoid (2 buah) yang berbentuk beker Kartilago krikoid (1 buah) yang berbentuk cincin Kartilago epiglotis (1 buah). limfatik dan saraf. Batang Tenggorokan (Trakea) Merupakan lanjutan dari laring yang terbentuk oleh 16-20 cincin yang terdiri dari tulang-tulang rawan yang berbentuk seperti kuku kuda. Bronkus segmentalisini kemudian terbagi lagi menjadi bronkus subsegmental yang dikelilingi oleh jaringan ikat yang memiliki : arteri. Bronkus lobaris kanan terbagi menjadi 10 bronkus segmental dan bronkus lobaris kiri terbagi menjadi 9 bronkus segmental. Panjang trakea 9-11 cm dan dibelakang terdiri dari jaringan ikat yang dilapisi oleh otot polos. Proses pembentukan suara merupakan hasil kerjasama antara rongga mulut. d. Bronkiolus respiratori PSIK 14_LAILA AGUSTINA |Anatomi Fisiologi Respirasi 5 . b. Bronkiolus Bronkus segmental bercabang-cabang menjadi bronkiolus. rongga hidung. laring. Yang memisahkan trakea menjadi bronkus kiri dan kanan disebut karina. b.hanya bergerak kearah luar. kecuali pita suara dan bagian epiglotis yang dilapisi oleh sel epiteliumnberlapis. Laring dilapisi oleh selaput lendir. Bronkiolus mengandung kelenjar submukosa yang memproduksi lendir yang membentuk selimut tidak terputus untuk melapisi bagian dalam jalan nafas. Perbedaan suara seseorang tergsantung pada tebal dan panjangnya pita suara. Bronkiolus terminalis Bronkiolus membentuk percabangan menjadi bronkiolus terminalis ( yang mempunyai kelenjar lendir dan silia) c. Sel-sel bersilia gunanya untuk mengeluarkan bendabenda asing yang masuk bersama-sama dengan udara pernafasan. 5. Cabang Tenggorokan (Bronkus) Bronkus terbagi menjadi bronkus kanan dan kiri.

Terdiri atas 3 tipe : a. 8. 7. Terdapat sekitar 300 juta yang jika bersatu membentuk satu lembar akan seluas 70 m2. Sel-sel alveolar tipe II : sel yang aktif secara metabolik dan nensekresikan surfaktan (suatu fosfolifid yang melapisi permukaan dalam dan mencegah alveolar agar tidak kolaps) c. Pleura viseralis yaitu yang menyelubungi setiap paru-paru Diantara pleura terdapat rongga pleura yang berisi cairan tipis pleura yang berfungsi untuk memudahkan kedua permukaan itu bergerak selama pernafsan. Paru – paru Merupakan organ yang elastis berbentuk kerucut. Terbagi menjadi 2 : a. Fisiologi Pernapasan PSIK 14_LAILA AGUSTINA |Anatomi Fisiologi Respirasi 6 . Pleura perietalis yaitu yang melapisi rongga dada b. Bronkiolus respiratori dianggap sebagai saluran transisional antara lain jalan nafas konduksi dan jalan udara pertukaran gas. Duktus alveolar dan sakus alveolar Bronkiolus respiratori kemudian mengarah ke dalam duktus alveolar dan sakus alveolar dan kemudian menjadi alvioli. Paru kiri lebih kecil dan terbagi menjadi 2 lobus. hal ini untuk mencegah kolap paru-paru C. 6. Alveoli Merupakan tempat pertukaran oksigen dan karbondioksida. Setiap paru mempunyai apeks dan basis. Tekanan dalam rongga pleura lebih rendah dari tekanan atmosfir. paru kanan lebih besar dan terbagi menjadi 3 lobus dan fisura interlobaris. d. Juga untuk mencegah pemisahan toraks dengan paru-paru. Sel-sel alveolar tipe I : sel epitel yang membentuk dinding alveoli b. Sel-sel alveolar tipe III : makrofag yang merupakan sel-sel fagotosis dan bekerja sebagai mekanisme pertahanan.Bronkiolus terminalis kemudian menjadi bronkiolus respirstori. Kedua paru dipisahkan oleh mediastinum sentral yang berisi jantung dan beberapa pembuluh dareah besar. Lobus-lobus tersebut terbagi menjadi beberapa segmen sesuai dengan segmen bronkusnya. Terletak dalam rongga dada atau toraks. Pleura Merupakan lapisan tipisyang mengandung kolagen dan jaringan elastis.

yaitu membran alveoli-kapiler. Darah meninggalkan paru – paru pada tekanan oksigen 100 mm Hg dan pada tingkat ini hemoglobinnya 95 persen jenuh oksigen. Pada pernapasan melalui paru-paru atau pernapasan eksterna. jumlah CO2 itu tidak dapat dikeluarkan. karbon dioksida. yang memisahkan oksigen dari darah. sebagai gantinya. Semua proses ini diatur sedemikian sehingga darah yang meninggalkan paruparu menerima jumlah tepat CO2 dan O2. Hanya satu lapis membran. di mana darah bergerak sangat lambat. Distribusi arus udara dan arus darah sedemikian sehingga dalam jumlah tepat dapat mencapai semua bagian tubuh 4. Darah yang telah menjenuhkan hemoglobinnya dengan oksigen (oksihemoglobin) megintari seluruh tubuh dan akhirnya mencapai kapiler. yaitu karbon dioksida. CO2 lebih mudah berdifusi drpd oksigen. lebih banyak darah datang di paru – paru membawa terlalu banyak CO2 dan terlampau sedikit O2. Pernapasan jaringan atau pernapasan interna. Oksigen menembus membran ini dan dipungut oleh hemoglobin sel darah merah dan dibawa ke jantung. 2. PSIK 14_LAILA AGUSTINA |Anatomi Fisiologi Respirasi 7 . dan darah menerima. Di dalam paru-paru. Ventilasi pulmoner. Arus darah melalui paru – paru 3. salah satu hasil buangan metabolisme. Sel jaringan memungut oksigen dari hemoglobin untuk memungkinkan oksigen berlangsung. Pada waktu gerak badan. atau gerak pernapasan yang menukar udara dalam alveoli dengan udara luar.Fungsi paru – paru ialah pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida. dinapaskan keluar melalui hidung dan mulut. Empat proses yang berhubungan dengan pernapasan pulmoner atau pernapasan eksterna : 1. Difusi gas yang menembusi membran pemisah alveoli dan kapiler. dan dapat berhubungan erat dengan darah di dalam kapiler pulmonaris. menembus membran alveoler-kapiler dari kapiler darah ke alveoli dan setelah melalui pipa bronkial dan trakea. Dari sini dipompa di dalam arteri ke semua bagian tubuh. Penambahan ventilasi ini mngeluarkan CO2 dan memungut lebih banyak O2. oksigen dipungut melalui hidung dan mulut pada waktu bernapas. oksigen masuk melalui trakea dan pipa bronkial ke alveoli. Hal ini merangsang pusat pernapasan dalam otak unutk memperbesar kecepatan dan dalamnya pernapasan. maka konsentrasinya dalam darah arteri bertambah.

......................... PSIK 14_LAILA AGUSTINA |Anatomi Fisiologi Respirasi 8 ............ kira-kira 1/10nya atau 500 ml adalah udara pasang surut (tidal air)...................................4 % Udara yang masuk alveoli mempunyai suhu dan kelembapan atmosfer Udara yang diembuskan : Nitrogen..................... Kapasitas vital......... Besar daya muat udara oleh paru – paru ialah 4................. normal 4-5 liter dan pada seorang perempuan.Perubahan – perubahan berikut terjadi pada komposisi udara dalam alveoli............................................ penyakit jantung (yang menimbulkan kongesti paru-paru) dan kelemahan otot pernapasan.........................500 ml sampai 5000 ml atau 4 1/2 sampai 5 literudara................................ 16 % Karbon dioksida .. 20 % Karbon dioksida .. 79 % Oksigen........................ Diukurnya dengan alat spirometer............. yang disebabkan pernapasan eksterna dan pernapasan interna atau pernapasan jarigan.................. 0-0.... 3-4 liter... Udara (atmosfer) yang di hirup : Nitrogen . Hanya sebagian kecil dari udara ini.. yaitu yang di hirup masuk dan diembuskan keluar pada pernapasan biasa dengan tenang... Volume udara yang dapat di capai masuk dan keluar paruparu pada penarikan napas paling kuat disebut kapasitas vital paru-paru............................................ Kapasitas itu berkurang pada penyakit paruparu...........4 % Daya muat udara oleh paru-paru........................... 4-0....... 79 % Oksigen ...... Pada seoranng laki-laki........................

organ tubuh yang sangat penting.BAB III PENUTUP A. bahkan dapat menyebabkan Kematian. B.alat ini terganggu karena penyakit atau kelainan maka proses pernapasan akan terganggu. Jika alat. bayi. Adapun anatomi dari sistem pernapasan itu meliputi hidung(nasal). mahasiswa diharapkan mampu melaksanakan pelayanan keperawatan dengan baik. anak dan dewasa. bronkus (cabang tenggorokan).alat pernapasan merupakan organ. Saran Pentingnya pengetahuan mengenai sistem respirasi sehingga diharapkan mahasiswa lebih mendalami pemahaman tentang anatomi fisiologi respirasi guna meninjau pertumbuh kembangan BBLR. trakea (batang tenggorokan). faring (tekak). laring (pangkal tenggorokan). Dari berbagai teori anatomi fisiologi sistem respirasi tersebut diharapkan mahasiswa mampu lebih memahami bagaimana mekanisme pernapasan dan jika terdapat penyakit atau gangguan bisa memberikan tindakan keperawatan secara tepat. paru-paru dan pleura. PSIK 14_LAILA AGUSTINA |Anatomi Fisiologi Respirasi 9 . Alat. alveoli. Kesimpulan Pernafasan (respirasi) merupakan suatu proses yang terjadi secara otomatis walau dalam keadaan tertidur sekalipun karena sistem pernapasan dipengaruhi oleh susunan saraf autonom.

Mosby : Philadelphia. Lewis. 2003. Ethel. Pratiwi. Jakarta : Penerbit Erlangga. 2.A. Sloane. Medical Surgical Nursing. PSIK 14_LAILA AGUSTINA |Anatomi Fisiologi Respirasi 10 . Anatomi dan Fisiologi Untuk Pemula. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC. 1992. 2003. 2000. 6. Evelyn. C.DAFTAR PUSTAKA 1. 2004. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC. Ethel. 2000. 5.Pearce. Sloane. 4. Buku Penuntun Biologi untuk SMU kelas 2. Anatomi dan Fisiologi untuk Pemula. Gibson. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama. Anatomi dan Fisiologi. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC. 3. John. Anatomi dan Fisiologi Modern untuk Perawat. D. Heitkemper & Dirksen.

PSIK 14_LAILA AGUSTINA |Anatomi Fisiologi Respirasi 11 .