Anda di halaman 1dari 17

REFERAT

BRONKHITIS AKUT
 
Preceptor :
Dr. Tantri Dwi Kaniya, Sp. Rad
Disusun oleh:
Toni Alie Ngena Pinem, S.Ked
 
KEPANITERAAN KLINIK ILMU RADIOLOGI
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS LAMPUNG
RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK
2015

TRAKTUS RESPIRATORIUS .

.

BRONKITIS BATUK + SPUTUM DEFINISI : Bronkitis adalah penyakit respiratorius di mana membran mukosa pada jalur bronkus di paru-paru mengalami inflamasi. .

KLASIFIKASI .

ETIOLOGI  Virus > 90% dari semua kasus bronkitis akut  Jamur  Bakteri (Clamydia pneumonia. Moraxella catarrhalis. Streptococcus pneumonia. Bordetella pertussis pada anak yang tidak di vasin) .

rasa berat bernapas • Bunyi napas mengi atau ngik • Rasa tidak nyaman di dada atau sakit dada • Demam ringan .MANIFESTASI KLINIS • Batuk (berdahak atau pun tidak berdahak) • Sesak napas.

Akibatnya. Respon akibat produksi mukus yang banyak ini akhirnya ditandai dengan batuk produktif . jaringan yang melapisi lumen bronkus megalami iritasi dan membran mukosa menjadi hiperemis dan edema sehingga mengganggu fungsi mukosiliar bronkus. saluran nafas menjadi menjadi sempit akibat debris dan proses inflamasi.Selama episode bronkitis akut.

bisa juga rhonki basah dan juga wheezing Tes Faal Paru dengan spirometri VC : dapat normal/turun FEV1 : Normal/turun .PENEGAKAN DIAGNOSIS Anamnesis  Adanya riwayat batuk disertai dahak. kemudin ditemukan waktu dari semua gejala untuk menentukan jenis bronkhitis akut atau kronis Pemeriksaan Fisik  Pada pemeriksaan fisik yang didapatkan tidak khas.

.

Penyakit ini biasanya tidak hebat dan tidak ditemukan komplikasi.GAMBARAN RADIOLOGI BRONKITIS AKUT Radang akut bronkus berhubungan dengan infeksi saluran nafas bagian atas. Tetapi foto roentgen berguna jika ada komplikasi pneumonitis pada penderita dengan infeksi akut saluran nafas. Juga tidak terdapat gambaran roentgen yang positif pada keadaan ini. .

Perbandingan gambaran radiologi antara bronkitis akut dan kronik a. . dan terkadang obstruksi perifer (3). bayangan interstisial difus (2).Bronkitis akut dicirikan dengan pengaburan dari dilatasi pembuluh darah sentral yang hiperemis (1).Bronkitis kronis dicirikan termasuk interstisial difus (4). dan pembesaran bagian jantung kanan (7). b. pulmonary arterial hypertension (6). bayangan peribronkial dimana termasuk bayangan “tramline”(5). dengan emphysematous barrel chest (8).

Temuan klinis batuk pada pasien namun pada pasien ini ditemukan hiperemia sentral yang signifikan dan bayangan interstisial yang difus konsisten dengan bronkitis akut .Temun awal pada rontgen toraks pre-operatif seorang wanita usia 73 tahun. Tampak gambaran torak normal Pasien yang sama setelah 6 bulan kemudian.

DIAGNOSA BANDING Bronkiektasis Asma bronkial TB Paru .

Menciptakan lingkungan yang baik dan tepat bagi pasien 2.PENATALAKSANAAN Pengobatan konservatif Pengelolaan umum. Berhenti merokok . Mengontrol infeksi saluran napas 4. meliputi : 1. Memperbaiki drainase sekret bronkus 3.

Pengobatan Khusus Pemberian oksigen yang cukup Bronkodilator Antibiotik sesuai agen penyebab infeksi .

TERIMA KASIH .