Anda di halaman 1dari 18

Toksikologi Lingkungan

Higienitas dan Sanitasi Rumah
Makan dan Hidangan Istimewa
Kampung (HIK) di Kecamatan
Banjarsari

Amalia N | Bagus T | Ichsan A | Ludfiaastu R |
Rista A

yang diperuntukkan sebagai makanan ataupun minuman bagi konsumsi Peraturan manusia. Pemerintah nomor 28 tahun 2004 tentang Keamanan. Mutu dan Gizi Pangan. Diolah menjadi Jika tidak diolah dengan cara yang benar. Makanan yang dan Lezat Enak . makanan dapat membahayakan kesehatan.Pangan Pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati dan air. baik yang diolah maupun yang tidak diolah.

Adanya cemaran-cemaran fisik seperti benda-benda asing yang dapat membahayakan manusia jika termakan. kerikil. stapler dan benda asing lainnya. pecahan logam. dan parasit. makanan dapat memBAHAYAkan kesehatan. seperti pecahan gelas.Jika tidak diolah dengan cara yang benar. Bahaya biologis adalah bahaya berupa cemaran mikroba penyebab penyakit (patogen). Dapat berupa tercemarnya bahan pangan dari pestisida di kebun karena penggunaan pestisida yang berlebihan atau karena penyemprotan pestisida masih dilakukan walaupun sayuran atau buah-buahan hendak dipanen. potongan kawat. paku. Bahaya Biologis Bahaya Kimia Bahaya Fisika Bahaya bagi kesehatan dapa diMINIMALISIR dengan pengolahan yang benar. termasuk di dalamnya . virus.

sedangkan sanitasi lebih mengarah pada kebersihan faktor-faktor lingkungannya (Azwar. pengangkutan. membuang bagian makanan yang rusak untuk melindungi keutuhan makanan secara keseluruhan.upaya kesehatan dengan cara Pengertian hygiene adalah memelihara dan melindungi kebersihan individu.Istilah hygiene dan sanitasi tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain karena sangat erat kaitannya. Tetapi bila kita kaji lebih mendalam pengertian hygiene dan sanitasi ini mempunyai perbedaan. selama dalam proses pengolahan. penyimpanan. 1990). yaitu hygiene lebih mengarah pada kebersihan individu. Sanitasi makanan adalah salah satu usaha pencegahan yang menitikberatkan kegiatan dan tindakan yang perlu untuk membebaskan makanan dan minuman dari segala bahaya yang dapat menganggu atau merusak kesehatan. mulai dari sebelum makanan diproduksi. cuci piring untuk melindungi kebersihan piring. . sampai pada saat dimana makanan dan minuman tersebut siap untuk dikonsumsi masyarakat atau konsumen. Misalnya mencuci tangan untuk melindungi kebersihan tangan.

Kondisi alat dan air 8. Perlengkapan pedagang dalam bekerja 4. Penyajian makanan 6. Pengolahan makanan 5. Perilaku sehat pedagang 3. Pembuangan sampah . Kebersihan individu pedagang 2.Parameter yang digunakan dalam Survey : 1. Penyimpanan makanan 7.

1. Tangan dan kuku dalam keadaan dalam keadaan bersih Rambut yang bersih bersih Rambut yang bersih dan rapi 3.Kebersihan individu pedagang Kebersihan karyawan dan higienen karyawan merupakan salah satu hal yang sangat penting yang harus diperhatikan industri pangan agar produk pangannya bermutu dan aman untuk dikonsumsi. Ya Tida (% k ) 85 (%) 15 N Parameter o. 1. Tangan dan kuku 2. Pakaian bersih dan rapi Ya Tida (% k ) 65 (%) 35 70 30 60 40 . Pakaian bersih dan rapi 70 65 30 2. bersihan individu pedagang (rumahKebersihan makan) individu pedagang (HIK) N Parameter o. 35 dan rapi 3.

bekerja Tidak merokok saat 95 5 7. Cuci tangan sebelum 2. badan saat bekerja Tidak bercengkrama saat 80 20 6. bekerja Tidak memegang 30 70 (menerima/mengembalikan k ) 5 menggunakan alat 80 (% 20 4. bekerja Tidak merokok saat 70 30 menggunakan alat pengambil bahan 4. Parameter 1. bekerja Makanan diambil Ya (%) 10 10 80 Tida k (%) 90 90 20 No . Ya Tida Parameter (%) 95 1. Cuci tangan sebelum 2. bekerja Tidak bercengkrama saat 60 40 6. menjamah makanan Cuci tangan setelah 3. makanan Tidak menggaruk anggota badan saat .. Perilaku sehat pedagang Hygiene karyawan yang baik adalah upaya untuk mencegah tercemarnya pangan oleh campuran fisik. pengambil bahan makanan Tidak menggaruk anggota 5. Dilakukan dengan membangun kebiasaan baik dan melatih karyawan untuk meninggalkan kebiasaan buruk Perilaku sehat pedagang (HIK) erilaku sehat pedagang (rumah makan) No . menjamah makanan Cuci tangan setelah 5 95 3. kimia maupun biologis dari tubuh karyawan. bekerja Makanan diambil 60 40 80 20 5.

Pemakaian sarung 5 5 95 95 N o. Parameter tangan Menurut Moehyi (1992) pakaian kerja yang bersih akan tangan menjamin sanitasi dan higiene pengolahan makanan karena tidak terdapat debu atau kotoran yang melekat pada pakaian yang secara tidak langsung dapat menyebabkan pencemaran makanan. dapat menjadikan cermin kebersihan dari makanan yang diolahnya. Pemakaian 2. celemek Pemakaian sarung 20 80 Perlengkapan pedagang dalam bekerja (HIK) Ya Tida (% k 1. Pemakaian pakaian ) 5 (%) 95 kerja 2. pakaian kerja Pemakaian 40 60 3.Perlengkapan pedagang dalam bekerja Perlengkapan pedagang dalam bekerja. . Perlengkapan pedagang dalam bekerja (rumah makan) No. Parameter Ya Tida (% k ) 40 (%) 60 1. Pemakaian celemek 3.

k Ya Tida 4. dimasak Bahan digunakan 40 sebelum yang 70 30 masih segar segar 5. (%) 20 70 No . karena pencucian tersebut dapat mengurangi bahan-bahan menggunakan air menggunakan air kimia (jika ada) seperti pestisida ataupun kuman. Pengolahan makanan engolahan makanan (rumah makan) Pengolahan makanan (HIK) Ya Tida No. goreng yang jernih Penggantian minyak 30 3. Parameter (% 1. Memasak 80 sebelum 20 5. Penggunaan 2. Parameter (% ) minyak 80 1. goreng yang jernih Penggantian minyak 30 70 goreng yang teratur untuk memasak Pencucian bahan 70 untuk memasak Pencucian bahan 60 dimasak Bahan digunakan 30 3. Memasak 80 Pencucian bahan makanan dimasak juga penting. sebelum yang 70 masih makanan 30 k ) minyak 60 goreng yang teratur makanan 4. Penggunaan (%) 40 2. dan bersih bersih sebaiknya dalam mencuci bahan makanan dalam air yang 20 .4.

Plastik bekas 70 mengakibatkan kanker. Plastik bekas tidak 95 5 diproses menggunakan Benzana. Ya Tida Parameter 1. 2. Pembungkus makanan ( % ) 80 Tida No k . Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahkan .5. Plastik pembungkus styrofoam dan kertas 10 60 40 40 60 berwarna putih ataupun tidak berwarna putih berwarna 3. Styrofoam terbuat dari Kopolimer digunakan sebagai Styrene yang 4. Pembungkus makanan 20 dan minuman tidak 0 menggunakan styrofoam dan kertas non kemasan. Sedotan berwarna ataupun tidak berwarna 3. Plastik pembungkus (% 85 15 putih ataupun tidak berwarnawadah makanan dapat putih ataupun Styrofoam sendiritidak apabila digunakan sebagai 4. Sedotan berwarna (%) 0 (%) menggunakan 90 k ) 10 dan minuman tidak non kemasan. dan efeknya lebih efektif bila tidak digunakan 80 sebagai berwarna wadah makanan panas. Penyajian makanan enyajian makanan (rumah makan)Penyajian makanan (HIK) Ya N o. Parameter 1. 2.

Memiliki pencahayaan 80 20 yang cukup . Makanan terbebas dari debu dan polusi ( 60 40 debu dan polusi udara 3. Ya Tida Parameter Ya (% k N ) (%) o Parameter 1. Makanan terbebas dari serangga 4. Penyimpanan makanan Penyimpanan makanan (HIK) enyimpanan makanan (rumah makan) No . Makanan ditempatkan dalam 80 20 75 25 85 15 serangga 4.6. Makanan bebas dari 40 60 serangan tikus dan 85 15 60 40 tertutup 2. Memiliki pencahayaan yang cukup Tida k (%) 1. Makanan ditempatkan dalam keadaan udara 3. Makanan bebas dari serangan tikus dan % ) keadaan tertutup 2.

dan tempat pembuangan sampah.Suplai air bersih yang cukup.Sanitasi Sanitasi merupakan indikator potensial dalam penentuan tempat makan yang bebas dari kontaminan. air yang berasal dari sumur seharusnya diberi perlakuan penjernihan dan pencucihamaan terlebih dahulu. Sanitasi yang baik : . baik untuk kebutuhan pengolahan maupun untuk kebutuhan pencucian dan pembersihan.Suplai air bersih dapat berasal dari PAM atau dari sumur termasuk sumur bor. Parameter sanitasi yang di gunakan antara lain kondisi alat dan air. . Oleh karena itu. Air yang mengalami kontak langsung dengan pangan atau digunakan dalam pengolahan harus memenui persyaratan bahan baku air minum. .

pencucian alat makan Penirisan alat-alat setelah 80 20 5. berupa air mengalir Terdapat saluran air kotor Penggunaan sabun dalam 10 75 90 25 4. berupa air mengalir Terdapat saluran air 80 20 3.7. keadaan bersih Terdapat kain lap bersih 60 40 8. kotor Penggunaan sabun 90 10 dalam pencucian alat 4. Parameter Ya (%) Tida k 1. Parameter Ya Tida (% k ) 80 (%) 20 1. dalam keadaan tertutup Meja makan dalam 7. ataupun tissue Tidak terdapat air tergenang di sekitar 85 80 80 90 15 20 20 10 No . dicuci Penempatan alat makan 60 40 6. setelah dicuci Penempatan alat makan 6. Air mencuci alat makan 2. makan Penirisan alat-alat 5. Kondisi alat dan air ondisi alat dan air (rumah makan) Kondisi alat dan air (HIK) No . 3. dalam keadaan tertutup Meja makan dalam 70 30 7. Air mencuci alat makan 10 (%) 90 2. ataupun tissue Tidak terdapat air 60 40 60 40 tergenang di sekitar 85 15 9. tempat penjualan Tempat penjualan terawat dan bersih . keadaan bersih Terdapat kain lap bersih 8.

menimbulkan bau Tempat sampah 25 10 10 Menurut (Menkes 2003) tempat di buat kedap perturan air 65 35 kedapsampah air 65 dari bahan kedap air dan tidak mudah berkarat. Tempat sampah mudah diangkut 3. Parameter ( % ) Tida k (%) 1. sampah di lantai Tempat sampah 90 10 5. mempunyai tutup dan .. Tempat sampah dalam keadaan Ya No . Tempat sampah 90 % ) 1. Tempat pembuangan sampah embuangan sampah (rumah makan) Pembuangan sampah (HIK) Ya No . 60 Parameter ( Tida k (%) Tempat sampah dalam keadaan 25 75 2. Tempat sampah 90 menimbulkan bau 5. Tidak terdapat 75 sampah di lantai 4. mudah diangkut Tidak terdapat 60 40 4. memakai kantong plastic untuk sisa-sisa bahan makanan 35 . tertutup Tempat sampah 35 65 3. 40 tertutup 2.

pedagang dalam bekerja. Higientias dan sanitasi pada HIK dan rumah makan di Kecamatan Banjarsari masih kurang baik sehingga bakteri. Namun pada perilaku sehat pedagang dan perlengkapan pedagang dalam bekerja pada HIK dan rumah makan masih ada pedagang yang tidak mencuci tangan setelah dan sebelum bekerja . >> Sanitasi pada HIK di Kecamatan Banjarsari masih rendah dari sanitasi di rumah makan hal ini terlihat dari masih banyak genangan air di HIK. air yang digunakan untuk mencuci bukan air mengalir dan tempat sampah yang dalam keadaan terbuka.. logam berat dapat memasuki tubuh melalui kontak dengan pedagang yang tidak bersih. dan penanganan makanan yang berkaitan dengan pengolahan makanan dan penyajian makanan.KESIMPULAN >> Pada beberapa parameter yang digunakan higienitas HIK dan rumah makan di Kecamatan Banjarsari sekitar 70% kebersihan pedagang sudah baik baik di HIK dan di rumah makan. para pedagang juga masih memegang uang saat menyajikan makanan. peralatan makan yang tidak bersih ataupun makanan yang kontak langsung denga udara kotor sehingga menjadi sumber .

.

.

Terima Kasih .