Anda di halaman 1dari 1

Penyakit Pernafasan Tertinggi di Metro

SELASA, 21 JANUARI 2014 | 14:16 WIB| 313 KALI DIBACA
PUBLISHER: RIDHO

|

Send |

Print |

PDF

METRO-Dinas Kesehatan merilis 10 penyakit tertinggi yang diidap masyarakat Kota Metro
sepanjang tahun 2013. Penyakit saluran pernafasan sendiri menjadi peringkat pertama dari 10
besar penyakit tertinggi yang terjadi pada tahun 2013.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Maryati mengungkapkan 10 penyakit terbanyak ini
dihimpun dari data 11 puskesmas, dan enam pustu di Metro. ’’Penyakit saluran pernafasan bagian
atas sebanyak 44.765 kasus, dengan presentase 29 persen,’’ ujarnya.
Menyusul berturut-turut penyakit infeksi akut lainnya 32.008 kasus (20,77 persen), penyakit
lainnya 29.201 kasus (18,9 persen), penyakit sistem otot dan jaringan pengikat seperti radang
sendi, penyakit tulang belakang, dan rematik 11.787 kasus (7,65 persen).
Kemudian, penyakit gratistis 11.697 kasus (7,5 persen), penyakit kulit dan jaringan sub kutan
10.849 kasus (7,04 persen), tekanan darah tinggi 10.471 kasus (6,79 persen), penyakit lainnya
pada saluran pernafasan bagian atas 10.216 kasus (6,63 persen).
Penyakit kulit alergi 5.646 kasus (3,66 persen), kulit infeksi 3.843 kasus (2,49 persen).
Sebelumnya, Anggota Komisi II DPRD Kota Metro Nasrianto Effendi mengatakan, puskesmas
memiliki peran sangat strategis dalam pelayanan kesehatan, terutama setelah adanya Badan
Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
Karena itu, pelayanan di puskesmas harus ditingkatkan. Ia mengungkapkan, menurut Permenkes
No. 416 Tahun 2011 pasal 1 ayat 5 menyatakan, puskesmas merupakan pemberi pelayanan
kesehatan tingkat pertama atau PPK tingkat pertama. ’’Ini meliputi pelayanan rawat jalan dan
rawat inap tingkat pertama. Untuk pelayanan rawat jalan tingkat pertama bersifat umum seperti
keperluan observasi, diagnosis, pengobatan, dan atau pelayanan kesehatan lainnya,’’ tuturnya.
(uno/ced/een)