Anda di halaman 1dari 10

NAMA

: MHD.FADLI TRISAPUTRO

NIM

: F1D213030

PRODI

: TEKNIK GEOLOGI

Tekstur batuan beku
TEKSTUR UMUM
Derajat Kristalisasi
Derajat kristalinitas suatu batuan, dapat dibedakan menjadi 3 macam, yaitu :
1. Holokristalin (holocrystalline) : batuan yang semua penyusunnya berupa
kristal-kristal, seperti granit.
2. Holohialin (holohyaline) : batuan yang semua penyusunnya terdiri dari gelas,
seperti obsidian, dan
3. Hipokristalin atau merokristalin (hypocrystalline atau mero-crystalline) :
batuan yang penyusunnya terdiri dari campuran antara kristal dan gelas,
seperti pada batuan intrusif.
Bagi kristal-kristal halus yang memperlihatkan interferensi warna, disebut mikrolit
(microlite); jika kristal-kristal itu sangat kecil (halus), membulat, berbentuk sepertirambut/batang, dan isotropik, dinamakan kristalit.
HubunganAntarButir (Fabric/Kemas)
Berdasarkan Hubungan Antar Butir, teksur batuan beku dibagi menjadi :
Tekstur Equigranular
Batuan beku yang mineral penyusunnya berukuran relatif sama, terbagi menjadi :

Panidiomorphic-granular (automorphic-granular), bila umumnya terdiri atas

kristal-kristal yang euhedral,
Hypidiomorphic-granular (hypautomorphic-granular), bila umumnya kristal
berbentuk euhedral, selebihnya berbentuk anhedral. Tekstur ini banyak ditemukan
pada batuan beku plutonik,

Felsitic. Allotriomorphic-granular (xenomorphic-granular). Poikilitik Poikilitik merupakan tekstur yang ditandai dengan hadirnya inklusi mineralmineral secara acak dalam suatu mineral yang besar. Orthophyric. bila batuan terdiri atas mineral berbutir kasar dan halus. Microgranular. Tekstur ini kadang hadir atau dijumpai pada batuan intermediet. misalnyaorthophyres dan plagiophyres. . Tekstur ophitic. terbagi menjadi :   Tekstur porphyritic. Tekstur poikilitic. Tekstur Inequigranular Batuan beku yang menunjukkan variasi dalam ukuran butir mineral. bila kristal batuan yang berjaringan halus berbentuk anhedral atau  subhedral. bila bertekstur panidiomorphic berjaringan halus dan terdapat pada  beberapa batuan yang sangat felspathic. bila sebagian besar mineral  penyusunnya memiliki kristal berbentuk anhedral. TEKSTUR KHUSUS Tekstur Intergrowth Tekstur ini secara umum menunjukkan kenampakan pertumbuhan bersama antara 2 jenis mineral yang berbeda jenisnya. bila terdiri atas suatu massa yang seragam berupa kriptokristalin. bila kristal yang lebih kecil terdapat di dalam kristal yang lebih  besar tanpa orientasi umum pada suatu batuan. Secara umum tekstur ini dapat dijelaskan menggunakan diagram fase dengan melihat suhu kristalisasi suatu mineral hingga mencapai titik euthetic. bila kristal piroksen yang lebih besar diinklusi kristal plagioklas yang lebih kecil.

Tekstur subofitik terbentuk oleh pendinginan magma basaltic dengan pembentukan mineral piroksen terlebih dahulu selanjutnya dilanjutkan intergrowth dengan mineral plagioklas. Tekstur ofitik (Kanan) dan tekstur sub ofitik (kiri) Intersertal Tekstur ini tercirikan dengan adanya kenampakan gelas vulkanikyang mengisi ruang-ruang di antara tubuh kristal mineral plagioklas. Selanjutnya dilanjutkan kristalisasi mineral piroksen yang mengisi ruang antar plagioklas. Ketika pendinginan terjadi intergrowth antara mineral plagioklas dan piroksen. namun plagioklas telah terbentuk terlebih dahulu sehingga plagioklas cenderung memiliki bentuk euhedral hingga subhedral. Tekstur ini dapat dianalogikan seperti plagioklas euhedral sebagai fenokris pada masa dasarpiroksen dengan ukuran yang relatif lebih besar namun bentuknya subhedral. Tekstur .Tekstur ofitik sendiri terbentuk melalui pendinginan magma basaltikyang berlangsung relatif lambat.Ofitik dan Subofitik Ofitik dan Subofitik Tekstur ofitik dan subofitik memiliki kenampakan khas yang menampakkan hubungan khusus antara mineral plagioklas dan mineral piroksen. mineral plagioklas ditemukan dikelilingi oleh mineral piroksen.Tekstur ini sering ditemukan pada batuan beku vulkanikintermediet atau basa seperti andesit hingga basalt. kenampakan khas yang ditunjukkan berupa mineral piroksen yang seolah-olah dikelilingi oleh mineral plagioklas karena ukuran plagioklas yangcenderung lebih besar atau merupakan kebalikan dari tekstur ofitik. Pada tekstur ofitik. Sedangkan pada tekstur subofitik.

05 mm). di mana mineral plagioklas terbentuk terlebih dahulu laluketika magma muncul ke permukaan terjadi pendinginan yangcepat yang menyebabkan lava cenderung membentuk gelasvulkanik yang seolah-olah mengelilingi tubuh mineral plagioklasyang terbentuk terlebih dahulu. Teksturini terbentuk akibat adanya kristalisasi magma yang terjadi padadua kondisi berbeda. yaitu faneroporfiritik (masa dasardan fenokris berukuran sedang atau >0.initerbentuk melalui proses yang hampir mirip dengan teksturporfiritik. Dalam tekstur khusus ini dikenal 2terminologi yaitu fenokris (mineral dengan ukuran lebih besar) danmasa dasar (penyusun batuan dengan ukuran lebih kecil). suhu sekitar membuat magmamendingin lebih cepat sehingga akan terbentuk kristal berukuranrelatif lebih kecil daripada kristal yang terbentuk terlebih dahulu.05 mm) dan porfiroafanitik (fenokris berukuran >0.05 mm sedangkan masa dasar berukuranhalus atau berukuran <0. Fenokris akan cenderung terbentuk terlebihdahulu ketika magma masih mengalami pendinginan relatif lambat. . Porifiritik Porfiritik merupakan tekstur khusus pada batuan beku yangterbentuk akibat adanya perbedaan ukuran kristal mineral yangmenyusun suatu batuan beku.Terdapat 2 jenis tekstur porfiritik.lalu saat magma bergerak naik.

mineral inicenderung mengisi ruang-ruang antara plagioklas.Tekstur ini terbentuk akibat dari jenis magma sumber yangmenyebabkan dominasi mineral yang terbentuk berupa mineralmafik dan mineral Ca plagioklas. Graphic Pada tekstur ini tampak bahwa mineral kuarsa tertanamsecara acak dalam mineral K-feldspar. Hal ini terjadi karena adanya kehadiran fase aqueous yang .Intergranular Tekstur ini memiliki kenampakan berupa adanya kumpulan mineralmafik (biasanya piroksen) dengan ukuran relatif lebih kecil di antaramineral plagioklas yang tersusun secara acak dan tidak teratur. Proses pendinginan berlangsung secara bertahap dari mineral Ca plagioklas selanjutnya mineralpiroksen yang terbentuk pada proses pendinginan lebih cepat.Karena mineral piroksen terbentuk setelah plagioklas. Kedua mineral initumbuh secara bersama-sama dengan tingkat kristalisasi yang berbeda.

menyebabkan terjadinya intergrowth antara mineral kuarsa dengan mineral ortoklas (K-feldspar). Perhite dan Antiperhite . Myrmekitic Menunjukkan intergrowth antara kuarsa dan plagioklasdengan ciri khas berupa bentuk kuarsa yang berbentuk seperti cacing di antara plagioklas. Granophiric Terdapat kuarsa berbentuk anhedral dengan letak tidakteratur. Hal ini disebabkan mineral kuarsa yang mengkristalbersama mineral feldspar terbentuk pada daerah bataskristal lain. Hal ini terbentuk ketika kristalisasi plagioklas belum sempurna di saat itulah kuarsa masuk mengisi rongga yang belum terkristalisasi sempurna.

disini piroksin tidak terlihat jelas dan plagioklas radier terhadap piroksin. Pada perthite mineral plagioklasterbentuk terlebih dahulu dan saat belum sempurna mineralortoklas terkristalisasi pada bidang belahan yang belum sempurna terbentuk. . Perthite menampakkan intergrowth ortoklas di dalam plagioklas dengan orientasi mineralortoklas cenderung sejajar bidang belahan mineral plagioklas. Pembentukan tekstur ini juga dapat dijelaskan melalui diagram fasehingga menuju titik euthetic. Diabasik Tekstur dimana plagioklas tumbuh bersama dengan piroksin.Tekstur ini secara umum menunjukkan kenampakan intergrowth antara mineral ortoklas dan plagioklas. Corona Disebut juga reaction rim struktur yang terjadi karena adanya reaksi kimia pada sisi Kristal. Sedangkan antiperthite merupakan kebalikan dari perthite.

Hal tersebut dapat dianalogikan dengan aerodinamika. Hyalopilitic Tekstur dimana massadasar terdiri dari mikrolit plagioklas dalam gelas.Tekstur Aliran Trakhitik Tekstur ini memiliki kenampakan yang cukup menarik berupaadanya mikrolit atau Cryptocrystalline plagioklas yang menunjukkan kesejajaran di antara mineral lain. Tekstur ini terbentuk akibat adanya aliran magma atau lava yang membuat orientasi penyusunan mineral menjadi sejajar. Tekstur trakhitik sering ditemukan pada batuan beku vulkanik. . Hal ini cenderung disebabkan karena bentuk kristal plagioklas yang cenderung memanjang akan lebih mudah mengikuti arah aliran lava atau magma sesuai dengan arah memanjangnya kristal.

tetapi yang membedakan adalah Ukuran Butir yang disesuaikan untuk mencari nama batuan piroklastik tersebut. .Phyroklastic Cara pendiskripsian tekstur batuan piroklastik hampir sama dengan batuan sedimen klastik.

scribd.blogspot.wordpress.id/2011/06/batuan-beku. https://www.blogspot.com/2013/01/13/tekstur-batuan-beku/ .DAFTAR PUSTAKA 1.html 3. http://geosjepara. https://ceritageologi.id/2014/02/batuan-piroklastik.co. http://toba-geoscience.com/doc/97516556/Tekstur-Khusus-Pada-Batuan-BekuDan-Petrogenesanya 2.html 4.co.