Anda di halaman 1dari 4

Station

Judul
Kompetensi

Gastroenterologi
Gizi kurang ec. intoleransi laktosa
4A

Skenario:
Seorang anak perempuan, 9 bulan, datang dengan diare
Tugas
1.
2.
3.
4.
5.
1.
2.
3.
4.
5.
6.

:
Lakukan anamnesis!
Lakukan pemeriksaan fisik!
Lakukan pemeriksaan penunjang!
Tegakkan diagnosis dan diagnosis banding!
Berikan tatalaksana nonfarmako dan edukasi!

ANAMNESIS
Sudah berapa lama dialami?
Diare bersifat hilang timbul atau terus
menerus?
Berapa kali BAB/ hari ? apakah yang
dikeluarkan ? Apakah ampas > air atau
hanya air?
Apakah kira-kira faktor yang
mecetuskan diare?
Apakah ada demam ?
Bagaimana nafsu makan pasien?

RPT : Pernah mengalami hal yang seperti
ini? [pernah, terutama bila pasien sehabis
meminum susu formula]
RPO: Apakah sudah pernah berobat? Alergi
obat?
RPK: adakah keluarga yang memiliki
keluhan yang sama?
R. Gizi : selama ini pasien makan apa?
Apakah menerima asi eksklusif? Apakah
makanan tambahan pasien ? Ada tidak
diberikan susu formula ? Apakah akhir-akhir
ini ada menukar produk susu?
R. Imunisasi : imunisasi apa saja yang telah
didapatkan anak?
PEMERIKSAAN FISIK
1. Menilai tanda vital
Polse: 115x/i, RR: 30x/I, Temp: 37,6oC
2. Melakukan pemeriksaan antropometri
BB 6 kg, PB 70 cm
3. Interpretasi kurva CDC atau WHO
4. Melakukan pemeriksaan fisik Umum
Anak tampak kurus, tulang iga tampak
jelas, rambut tipis
Abdomen: peristaltik usus meningkat,
turgor kulit baik

Nilai
……. X 3 =

Skor :
1  1-4 poin
2  5-8 poin
3  9-12 poin

…….. x 3 =
Skor :
1  1 poin
2  2-3 poin
3  4 poin

Catatan

Gizi kurang ec intoleransi laktosa 2. Bila sudah tidak ada gejala. Selama anak mau minum. Keluarga juga mengamati keadaaan pasien selama pengobatan 4. Kenyamanan pasien 3.. Pembatasan nutrisi yang menyebabkan intoleransi 2. dicoba untuk melakukan titrasi kandungan penyebab intoleransi tetap …. x 2 = Skor : 1  1 poin 2  2 poin 3  2 poin dan interpretasi DIAGNOSIS 1.. berikan minum 2. Informed consent 2. Cuci tangan sebelum dan sesudah pemeriksaan …….x2 = Skor 1  1 poin 2  2 poin 3  > 2 poin …….. Perlu dilakukan konsultasi ke spesialis penyakit bila keluhan tidak menghilang walaupun tanpa terpapar dan bila tampak tanda-tada dehidrasi rujuk ke rs PERILAKU PROFESIONAL 1. Dd/ ec disentri amoeba 3.x2 = yang Skor: 1  1 poin 2  2 poin 3  3 poin boleh pada EDUKASI 1. Menghentikan asupan makanan mengandung susu 3. Keluarga ikut membantu dalam hal pembatasan nutrisi tertentu pada pasien 3. x 1 = Skor : 1  1 poin 2  2 poin 3  3 poin .PEMERIKSAAN PENUNJANG Darah Lengkap Feses Rutin Toleransi laktosa ? ……. Dd/ ec defisiensi laktosa ……… x 2 = 1  benar 2  benar 3  benar diagnosa diagosa dan 1 dd diagnosa dan 2 dd PENATALAKSANAAN FARMAKOTERAPI Tidak ada PENATALAKSANAAN NON FARMAKOTERAPI 1.

GLOBAL RATING 1 2 3 4 .

5. sejak 3 bulan yang lalu sering mencret. 9 bulan. lendir (-).000mm Pemeriksaan feses rutin Feses warna kuning. terutama setelah minum susu. dengan nasi lunak Hasil Pemeriksaan Penunjang Pemeriksaan darah 1. Trombosit 220. 9 bln Keluhan utama : Diare Sejak 1 minggu ini. tidak dijumpai mikroorganisme protozoa atau pun parasit . 2. 3. Hb 11 g/dl 2. Haematocrite 30 3. : Lakukan anamnesis! Lakukan pemeriksaan fisik! Lakukan pemeriksaan penunjang! Tegakkan diagnosis dan diagnosis banding! Berikan tatalaksana nonfarmako dan edukasi! Skenario : Anak perempuan. Leukosit 7000/mm³ 4. hilang timbul. Gizi : makan biasa. BAB cair. PB 70 cm RPT : . konsistensi cair.Skenario: Seorang anak perempuan. datang dengan diare Tugas 1. darah (-) lendir (-) BB 6 kg. RPO : tidak ada R. darah (-). 4.