Anda di halaman 1dari 6

Strategic Management

CASE 8: PANERA BREAD COMPANY


Panera Bread Company adalah salah satu perusahaan terbesar dalam bisnis makanan dan
restoran di Amerika Serikat. Panera menawarkan berbagai menu bakeri yang berkualitas tinggi
(premium) dan suasana makan malam yang nyaman di caf-nya. Produk dan pelayanan Panera
telah dikenal secara luas sebagai produk yang berkualitas tinggi dan mendapat berbagai
penghargaan sebagai yang terbaik.
Memasuki tahun 2007, Panera melanjutkan ekspansi pasarnya secara perlahan sebagai
bagian dari strateginya untuk menjangkau konsumen ke seluruh Amerika Serikat. Sampai tahun
2006 Panera telah mempunyai 1.027 unit caf di 36 negara bagian, baik yang dimiliki oleh
Panera sendiri maupun franchise.
Pendapatan penjualan Panera diperoleh dari bakery-caf (80,4% tahun 2006), royalti dan
fee franchise (7,4%), dan penjualan bahan roti untuk franchise (12,2%). Pada tahun 2004-2005
Panera menyediakan layanan katering untuk pegawai kantor, sekolah, pesta dan acara keluarga di
rumah. Layanan katering ini memberikan kontribusi sebesar $80 juta pada tahun 2005.
Selama periode tahun 2002 2006 Panera mengalami pertumbuhan penjualan cukup
tinggi, rata-rata 30,9% per tahun. Namun, tingkat pertumbuhan penjualan pada tahun 2006 turun
dari 33,6% menjadi 29,5% dari tahun sebelumnya. Walaupun penurunan ini tidak terlalu
signifikan, tetapi mengakibatkan margin laba operasi turun, dari 12,7% pada tahun 2005 menjadi
11% pada tahun 2006 dan margin laba bersih turun dari 8,2% menjadi 7,1%. Dengan kondisi ini,
maka agar dapat terus bertahan dengan tingkat penjualan yang tinggi, Panera Bread Company
perlu menyusun strategi untuk meningkatkan penjualannya.
FIVE FORCES ANALYSIS
Untuk menyusun strategi yang tepat guna mempertahankan dan meningkatkan penjualan
Panera Bread Company yang tinggi terlebih dahulu dilakukan analisis terhadap lima faktor
kekuatan dalam industri, yaitu:
1. Rivalry Among Competitive Sellers
Industri makanan dan restoran di Amerika merupakan industri dengan tingkat persaingan
yang tinggi. Dengan nilai pasar sebesar US$345 miliar dari total nilai pasar makanan US$511
miliar, maka akan selalu menarik pesaing baru untuk masuk. Pada exhibit 9 dapat dilihat terdapat
ratusan bahkan ribuan pesaing pada berbagai level yang berkompetisi secara nasional, regional
maupun lokal dengan strateginya masing-masing yang secara agresif mengancam pendapatan
dan pangsa pasar Panera.
2. Threat of Substitutes
Dalam industri makanan dan restoran tidak ada substitusi atas produk makanan (roti)
karena orang membutuhkan makanan setiap hari. Makanan adalah kebutuhan dasar dan tidak ada
yang dapat menggantikan, sehingga ancaman dari produk substitusi relatif rendah. Namun untuk
terdapat substitusi untuk produk Panera yang lain, yaitu tempat dan kopi.
Sebagai bagian dari strategi, Panera menawarkan caf-nya sebagai tempat untuk meeting
atau menyelesaikan pekerjaan sembari menyantap makanan. Substitusi untuk ini adalah tempat
kerja di kantor atau di rumah. Panera menawarkan alternatif yang lebih menyenangkan untuk
menyelesaikan pekerjaan dengan memberikan fasilitas dan lingkungan yang mendukung (misal:
tenpat duduk yang nyaman, music yang easy listening dan wi-fi).
Kopi adalah salah satu produk Panera. Substitusi untuk produk ini adalah minuman
berkafein dan minuman berenergi. Namun ancaman dari produk substitusi ini adalah rendah

karena masing-masing konsumen akan tetap pada seleranya, apakah minum kopi atau minuman
berenergi.
3. Threat of New Entrants
Ancaman dari pesaing baru pada industri ini sangat tinggi. Potensi pasar yang besar dan
hambatan untuk masuk yang rendah akan menarik banyak pemodal untuk masuk ke industri ini
Pebisnis baru selalu mendapat peluang untuk tumbuh, karena karakteristik konsumen yang
mencari makanan baru dan tempat makan baru, sehingga kebutuhan tempat makan baru selalu
muncul. Akibatnya banyak bisnis makanan dan restoran yang berguguran, karena menu yang
tidak disukai, tempat yang kurang nyaman dan kualitas makanan yang rendah.
4. Buyer Bargaining Power
Kekuatan tawar pembeli relatif tinggi untuk Panera. Industri makanan dan restoran sangat
kompetitif dan switching cost pembeli untuk berpindah ke produk dari perusahaan lain sangat
rendah. Dengan sangat mudah pembeli mencari produk lain yang lebih disukai.
Kekuatan tawar pembeli tinggi ini juga disebabkan akses informasi yang mudah. Pembeli
dengan mudah mengakses informasi terkait nutrisi dan kualitas makanan serta tempat makan
yang baik melalui forum-forum di internet. Pembeli akan memilih tempat makan yang sesuai
dengan preferensinya.
5. Supplier Bargaining Power
Suplier Panera mempunyai kekuatan tawar yang relatif rendah. Panera melakukan
kontrak dengan banyak suplier yang membuat kekuatan suplier secara individual lemah.
Perusahaan dapat secara mudah berpindah ke suplier lain apabila terdapat suplier yang
bermasalah, baik dari segi kualitas, kuantitas maupun harga. Dengan strategi ini Panera dapat
mengendalikan harga bahan bakunya.
REKOMENDASI STRATEGI
Berdasarkan analisis di atas dapat direkomendasikan beberapa strategi agar pertumbuhan
penjualan Panera Bread Company tetap tinggi, sebagai berikut.
1. Melakukan review dan perubahan menu secara berkala
Untuk mempertahankan pelanggan dan menarik pembeli baru, Panera perlu untuk selalu
mereview dan menyediakan menu-menu baru yang menarik dengan kualitas yang tinggi.
Dengan strategi ini dapat mempertahankan pelanggan, memenuhi perubahan preferensi
konsumen (menu diet, healthy food atau makanan untuk season tertentu) dan responsive
terhadap kebutuhan pelanggan. Hal ini untuk mengantisipasi perubahan kebutuhan dan
keinginan pelanggan di masa mendatang yang mungkin tidak sama atau sama sekali berubah.
2. Meningkatkan penjualan franchise
Franchising adalah salah salah satu kunci sukses Panera. Dengan strategi ini Panera dapat
dengan cepat berkembang dan menjangkau ke seluruh lokasi di Amerika. Pendapatan Panera
dari royalti dan fee dan dari penjualan bahan roti (dough) dapat terus meningkat, disamping
memperkuat brand Panera.
3. Menyediakan fasilitas tambahan untuk pelanggan group (rombongan)
Panera perlu membuat fasilitas ruang khusus untuk pelanggan group yang biasanya datang
dari perkantoran untuk makan bersama, meeting atau menyelesaikan pekerjaan. Fasilitas ini
berupa ruang meeting yang representatif dan cukup luas untuk sejumlah orang tertentu.
4. Mengembangkan bisnis katering
Bisnis katering yang pada tahun 2005 memberikan kontribusi penjualan yang cukup besar

perlu dikembangkan secara luas di semua outlet Panera. Bisnis katering ini belum dilirik oleh
para pesaing dalam industri yang sama dan pesaing Panera adalah perusahaan katering lokal
yang murni berbisnis katering. Selain memperluas pangsa pasar, bisnis katering ini juga akan
meningkatkan brand awareness dan brand loyalty pelanggan.
5. Menjajagi kemungkinan ekspansi internasional
Untuk memperluas pangsa pasar perlu dijajagi kemungkinan untuk melakukan ekspansi
internasional ke Eropa atau Asia. Dengan kekuatan menu yang atraktif, bervariasi dan
kualitas yang tinggi menjadi modal utama untuk terjun ke pasar internasional. Sebagai awal
Panera dapat menjajagi pasar Eropa di kota-kota besar beberapa negara misalnya Perancis,
Jerman, Belanda atau Inggris dan beberapa negara Asia seperti Jepang, China atau lainnya.
Kesuksesan Starbuck dapat menjadi model pembanding melakukan ekspansi
.
http://dokumen.tips/documents/case-8-panera-bread.html

Panera Bread Company


tugas manajemen stratejik semester lima lalu. sebenernya tugas kelompok sih, siapa dapet
bagian apa, terus digabung-gabungin deh...
Strategi Panera Bread adalah untuk membuat roti yang unggul dan tersebar luas untuk konsumen
di seluruh AS. Visi adalah untuk menyediakan konsumen dengan pilihan fresh dough, artisan
bakery yang kualitas tinggi, otentik, dan pelayanan yang cepat. Elemen-elemen kunci berikut
terdiri dari strategi Panera Bread:
a. Memanfaatkan potensi pasar dengan membuka Panera milik perusahaan dan waralaba.
Manajemen berencana untuk memperluas jumlah lokasi Panera Bread sebesar 17% per tahun
sampai 2010, dan untuk mencapai pertumbuhan EPS dari 25% per tahun. Penambahan pilihan
waralaba telah terbukti menjadi kunci dalam memperoleh penetrasi pasar yang lebih besar.
b. Menawarkan pilihan makanan yang bervariasi dan juga . Produk signature Panera Bread
adalah roti segar yang dibuat dengan bahan terbatas dan tanpa pengawet Sisa dari persembahan
menu Panera yang dibangun di atas keahlian ini roti. Kelompok menu yang fresh dipanggang,
dibuat-to-order sandwich dan salad, sup, makanan ringan untuk pembuka, dan minuman kafe.
c. Bersaing dengan sukses di lima subpasar dari industri makanan. Roti Panera memanfaatkan
menu khas, desain signature kafe, suasana mengundang, sistem operasi, dan unit strategi lokasi
untuk bersaing dengan sukses. Subpasar yang Panera bersaing dalam adalah: sarapan, makan
siang, siang hari "chill out", tarif malam yang ringan untuk dibawa pulang atau makan, dan
dibawa pulang roti. Tujuan Panera adalah untuk meningkatkan makan di waktu makan beberapa:
sarapan, makan siang, siang hari "chill out", dan makan malam.

d. Meningkatkan menu untuk menjadi merek yang diakui secara nasional dan menjadi operator
restoran yang dominan di segmen roti-kafe khusus. Perangkat tambahan Menu berfokus pada
menarik pelanggan selama jam makan malam dan kepentingan pelanggan. Panera menambahkan
makanan pembuka ringan seperti crispani dalam rangka untuk meningkatkan daya tarik untuk
pengunjung yang datang malam hari.
Rekomendasi:
Rekomendasi berikut berisi peluang atau ancaman dalam industri, kekuatan atau kelemahan yang
memungkinkan Panera untuk mengejar atau mempertahankan terhadap isu-isu kritis dan
peralatan yang diperlukan untuk mengambil tindakan segera. Dan merekomendasikan bahwa
Pnere Bread Company:
1. Siklus industri restoran masih dalam tahap fase pertumbuhan. Pertumbuhan ini ditambah
dengan Panera "kemampuan yang kuat di waralaba dengan menawarkan kesempatan yang
signifikan untuk Panera untuk mengejar kesusksesannya. Untuk mencapai hal ini Panera harus
terlebih dahulu menggunakan pemilihan lokasi saat ini dan proses analisis pasar untuk memilih
lokasi ideal untuk kafe baru di pasar yang belum dimanfaatkan. Panera juga harus memanfaatkan
proses ini untuk menilai logistik yang diperlukan untuk mendukung lokasi yang potensial.
Selanjutnya, Panera perlu memanfaatkan, kriteria franchisee seleksi yang ketat untuk
mengidentifikasi kandidat yang cocok, dan kemudian bekerja dengan waralaba yang dipilih
dengan menggunakan program waralaba bantuan yang ada untuk mendidik dan melatih waralaba
di Panera "merek yang unik, visi dan budaya. Panera juga harus menilai waralaba baru
berdasarkan bidang sejarah keberhasilan.
2. Untuk meningkatkan sales revenue, Paneras bread harus lebih gencar melakukan proses
pemasaran, selama ini Panera Bread bisa dibilang kurang dalam proses pemasaran produk
mereka, daat dilihat bahwa pengeluaran perusahaan untuk advertising lebih kecil dibandingkan
dengan perusahaan-perusahaan lain dalam industri. Dengan melakukan proses pemasaran yang
lebih gencar Panera Bread bisa mendapatkan brand recognizition dari para potensial
konsumennya. Banyak cara yang bisa digunakan oleh Panera Bread untuk memasarkan produkproduk mereka antara lain dengan menggunakan media advertising seperti melalui TV, radio,
brosur, dll, dan bisa juga dengan mengikuti eksebisi/pameran-pameran yang diselenggarakan
oleh daerah setempat atau bisa juga dengan memberikan kupon/diskon/happy hour sehingga
akan menarik pelanggan untuk berkunjung dan membeli produk Panera. Strategi yang lebih
agresif dalam promosi sementara adalah memanfaatkan starategi word-of-mouth untuk
meningkatkan pertama kali datangnya pelanggan. Panera dapat mengejar kesempatan dalam
industri jika memperkuat strategi promosi saat ini untuk mempromosikan kesadaran. Ini
membantu Panera mempromosikan kesadaran merek untuk menjadi pemimpin yang dominan
dalam industri bakery-kafe. Untuk melakukan hal ini, perusahaan harus mulai memperluas ke
pasar yang belum dimanfaatkan dan merambah kesegala segment di mana pelanggan tidak tahu
cukup banyak tentang perusahaan tersebut. Perusahaan kemudian harus meningkatkan pelayanan
tentang kafe baru sebelum membuka dengan menggunakan pemasaran gerilya. Implementasi
selanjutnya adalah untuk mendistribusikan kupon potongan atau voucher dengan masa
berakhirnya dua minggu, dan kupon tambahan yang dapat diberikan kepada teman. Sukses dapat

diukur dengan mendata alur kedatangan pelanggan kafe secara spesifik dan menghitung volume
penjualan dalam enam bulan pertama untuk sebuah kafe baru.
3. Panera Bread menyediakan fasilitas drive-thru di beberapa lokasi Panera dan penjualan di
lokasi-lokasi tersebut meningkat 20%. Oleh sebab itu untuk bisa meningkatkan sales revenue,
Panera bisa menambah fasilitas drive-thru nya di lokasi-lokasi lain, terutama di kota-kota atau
lokasi dimana banyak perkantoran/industri dimana orang-orang sangat sibuk dan mobilitas
sangat tinggi sehingga mereka tidak memiliki waktu yang banyak untuk makan.
4. Karena industri makanan adalah industri yang sangat peka pada perubahan maka Panera Bread
harus selalu update dengan preferensi kesukaan dan minat pelanggan. Menu harus selalu
diperbarui dan disesuaikan dengan kesukaan/trend yang disukai pelanggan. Selain itu karena
meningkatnya kesadaran masyarakat AS akan healthy life style, hampir 71% orang dewasa
mencoba untuk makan yang lebih sehat, Panera Bread juga harus memberikan pilihan produk
yang mengakomodasi healthy life style, menggunakan bahan-bahan organik yang tidak
mengandung bahan kimia, dan menggunakan bahan-bahan yang diproduksi secara lokal, namun
juga mereka tetap harus memperhatikan rasa dan kualitas sehingga meskipun makanan itu sehat
tapi makanan itu juga tetap enak, dengan demikian pasti pelanggan akan tetap datang.
5. Menerapkan "Oven Fresh, To Go" program yang akan meningkatkan biaya beralih pelanggan
dan loyalitas hadiah pembeli melalui diskon berdasarkan tingkat kedatangan kembali. Analisis
kami menunjukkan bahwa industri restoran terancam beralih pada biaya rendah dan loyalitas
pelanggan yang rendah. Analisis kami menunjukkan bahwa Panera memiliki kekuatan loyalitas
pembeli. Panera pertama harus dimulai langkah satu bulan sebelum dimulainya layanan ini
menggunakan promosi yang cukup kuat. Selanjutnya Panera harus mencetak menu yang
menampilkan pilihan yang fresh.
6. Mendistribusikannya pada titik penjualan. Adanya pelyanan untuk drive thru yang dapat
memudahkan pelanggan yang terbatas dengan waktunya. Panera harus membeli atau menyewa
tempat parkir 2 sampai 3 per lokasi di dekat pintu dengan papan penunjuk tempat untuk parkir
Panera, terakhir harus menempatkan kartu pos pra-bayar dengan pertanyaan survei dalam
kemasan untuk pergi dan tempat loyalitas pelanggan kartu punch dalam kemasan yang
memberikan penghargaan kembalin kepada pelanggan yang setia. Panera harus mengecek diskon
yang diberikan untuk pelanggan. Karena sifat progresif dari diskon, Panera dapat
mengidentifikasi pelanggan yang paling setia didasarkan pada tingkat tingkat diskonto.
7. Memperluas cakupan produk dan menawarkan layanan untuk memasukkan konsumen yang
lebih luas dengan makanan pembuka di pagi hari, tarif makan malam. Analisis kami dari industri
restoran mendorong kami untuk menentukan bahwa ada sejumlah besar pembeli tersedia bagi
perusahaan memberikan kesempatan bagi pangsa pasar meningkat. Analisis kami dari
kemampuan kompetitif menunjukkan bahwa Panera memiliki kekuatan internal dalam penelitian
dan pengembangan. Panera perlu memanfaatkan penelitian dan pengembangan keterampilan
untuk menentukan persembahan menu yang ideal, porsi, harga, dan lokasi yang cocok untuk bir
dan anggur. Persembahan produk baru akan diperkenalkan kepada sejumlah toko untuk
menentukan respon pelanggan dan memverifikasi skalabilitas untuk memastikan kualitas.
Langkah implementasi akhir akan menjadi pertanyaan survei pasar pada sistem point-of-sales

yang akan menentukan jumlah pelanggan baru untuk makan malam. Tujuan utama dari
rekomendasi ini adalah untuk meningkatkan pangsa pasar untuk Panera.
http://diyandewi.blogspot.co.id/2013/03/panera-bread-company.html

Anda mungkin juga menyukai