Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Limbah batang tanaman Manihot esculenta Crantz merupakan salah satu
limbah yang memiliki kandungan selulosa yang cukup tinggi. Namun saat ini
limbah batang tanaman Manihot esculenta Crantz hanya menjadi limbah organik
yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Pada penelitian ini diharapkan dapat
memanfaatkan limbah batang tanaman Manihot esculenta Crantz untuk
menghasilkan produk -selulosa yang dapat dipergunakan untuk bahan baku
kertas serta mengatasi masalah perusakan lingkungan khususnya hutan. Limbah
batang tanaman Manihot esculenta Crantz sebagai bahan baku mengandung
serat 65,38%, limbah kulit 29,01%, limbah kambium 5,61% dan kadar selulosa 56,82% (Alqani, 2011).
Percobaan ini dilakukan untuk menentukan jumlah kadar selulosa batang
ubi kayu (Manihot esculenta Crantz) sehingga pada nantinya akan diketahui
apakah batang ubi kayu dapat digunakan dalam industri atau tidak.
1.2 Perumusan Masalah
Permasalahan yang dirumuskan dalam percobaan ini adalah bagaimana
cara menentukan kadar alfa selulosa dalam serat batang ubi kayu (Manihot
esculenta Crantz).
1.3 Tujuan Percobaan
Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mengetahui kadar alfa selulosa
dalam serat batang ubi kayu.
1.4 Manfaat Percobaan
Manfaat dari percobaan ini adalah dapat memahami cara menentukan
kadar alfa selulosa dalam serat batang ubi kayu.

1.5 Ruang Lingkup Percobaan

Praktikum penentuan kadar alfa selulosa ini dilakukan di Laboratorium


Kimia Organik, Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas
Sumatera Utara dalam kondisi ruangan:
Tekanan udara : 760 mmHg
Suhu
: 30C
Percobaan ini dilakukan dengan menggunakan serat batang ubi kayu
sebagai bahan yang akan ditentukan kadar alfa selulosanya. Larutan yang
digunakan untuk menentukan kadar alfa selulosa adalah NaOH 17,5% dan 8,3%
serta larutan CH3COOH 10%. Alat yang digunakan pada percobaan ini adalah
batang pengaduk, beaker glass, corong gelas, erlenmeyer, gelas ukur, kertas
lakmus, kertas saring, oven, pipet tetes, termometer dan timbangan.