Anda di halaman 1dari 5

NOTE: (sistem anmal, buat no 1,2 itu 3 orang.

Untuk anmal intrepretasi no 3 ada 4 orang,


anmal ke 4,5 itu dipukul rata 5 orang buat nomor 4, 5 orang buat anmal nomor 5,untuk LI itu
aku bagi RANDOM wkwk, untuk anmal dg LI diharapkan PALING TELAT besok pagi
jam 9. Aku mau request format ngirim: 2 FILE WORD, yang pertama ANMAL, kedua
LI. PISAH yo biar enak ngerekapnyo. Format pengiriman word 2003 atau 2007, kalo
2010 aku takutkan masuk kesini TANPA spasi. Terus jgn lupa cantumkan daftar
pustakanyo. Thankyou maaf merepotkan<33

SKENARIO C BLOK 15
Jessica, 5 year old girl, was referred to MH hospital for poor weight gain. Hermother said
that she frequently suffer from respiratory tract infection. Sometimes she complains of
shortness of breath after activities and easily fatique.
Post natal history : her birth weight was 3 kg.
Physical examination
Jessicas body weight: 10 kg, body height:70 cm, temp: 37 o C, RR: 28x/menit, HR: 100
bpm regular, BP:90/70 mmHg.
Chest: precordial bulging, hyperactive precordium, second heart sound (S2) is fixed and
widely split. A non specific 3/6, almost vibratory systolic ejection murmur is best heard
at the upper left sternal border, and there is also a mid diastolic rumble murmur at the
lower left sterna.
ECG : Sinus rhythm, right bundle branch blok (RBBB) pattern, right ventricular
hypertrophy (RVH), right atrial hypertropy (RAH).
Chest X-ray : Cardiothoracic ratio 60%, upward apex, increased pulmonary vascular
markings.

I.

Klarifikasi Istilah
a. Precordial bulging
b. Hyperactive precordium
c. Widely split

d. A non specific 3/6

: daerah precordial yang menonjol dari dinding


thoraks yang lain
: peningkatan aktivitas abnormal di daerah
precordium.
: suara S2 terpisah yang dihasilkan dari
penutupan yang tidak sinkron dari katup aorta
dan pulmonal saat inspirasi.
: suara murmur yang mudah di dengar dan
nyaring, 3/6 menunjukkan bising yang keras

tetapi tidak disertai getaran, penjalaran sedang.


e. Vibratory systolic ejection murmur
: Jenis bising sistolik yang

terutama

terdengar

pada

midsistolik ketika volume ejeksi


dan kecepatan aliran darah pada
keadaan maksimumnya seperti
pada stenosis aorta dan stenosis
pulmonal
f. Mid diastolic rumble murmur
: bunyi yang diakibatkan oleh
g. Right bundle branch block (RBBB) pattern : gangguan konduksi pada cabang
utama berkas His sebelah kanan
sehingga impuls terleih dulu mencapai
salah satu ventrikel kemudian menjalar
ke ventrikel lain.
h. right ventricular hypertrophy (RVH)
i. right atrial hypertropy (RAH)
II.
Identifikasi Masalah
1. Jessica, 5 year old girl, was referred to MH hospital for poor weight gain. Post
natal history : her birth weight was 3 kg.(vvv)
2. Her mother said that she frequently suffer from respiratory tract infection.
Sometimes she complains of shortness of breath after activities and easily
fatique.(vv)
3. Physical examination (v)
Jessicas body weight : 10 kg, body height :70 cm, temp : 37 o C, RR : 28x/menit,
HR :100 bpm regular, BP:90/70 mmHg.
Chest : precordial bulging, hyperactive precordium, second heart sound (S2) is
fixed and widely split. A non specific 3/6, almost vibratory systolic ejection
murmur is best heard at the upper left sternal border, and there is also a mid
diastolic rumble murmur at the lower left sterna.
4. ECG : Sinus rhythm, right bundle branch blok (RBBB) pattern, right
ventricular hypertrophy (RVH), right atrial hypertropy (RAH).(v)
5. Chest X-ray : Cardiothoracic ratio 60%, upward apex, increased pulmonary
vascular markings.(v)
III.

Analisis Masalah
1. Jessica, 5 year old girl, was referred to MH hospital for poor weight gain.
Post natal history : her birth weight was 3 kg.(vvv) YEYI, DENA, THIA
a. Faktor apa saja yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan?
b. Berapa BB ideal anak umur 5 tahun?
c. Mengapa BB jessica susah naik?

2. Her mother said that she frequently suffer from respiratory tract infection.
Sometimes she complains of shortness of breath after activities and easily fatique.
(vv) ANDINI, K DHANTY, MARETA
a. apa penyebab infeksi saluran nafas pada kasus?
b. Bagaimana hubungan infeksi saluran pernafasan dengan sulitnya kenaikan
BB pada kasus?
c. Bagaimana mekanisme infeksi saluran pernafasan pada kasus?
d. Bagaimana mekanisme dipsnea pada kasus?
e. Bagaimana mekanisme fatigue pada kasus?
f. Bagaimana hubungan antar gejala?
3. Physical examination (v) RATI, APRITA, CEPLIN
a. Jessicas body weight : 10 kg, body height :70 cm, temp : 37 o C, RR :
28x/menit, HR :100 bpm regular, BP:90/70 mmHg.
Normal 109 cm
RR : Normal,
HR : normal
BP:turun normal systolic 107-113 sistol
69-73
b. Chest : precordial bulging, hyperactive precordium, second heart sound (S2) is
fixed and widely split.

c. A non specific 3/6, almost vibratory systolic ejection murmur is best heard at
the upper left sternal border, and there is also a mid diastolic rumble murmur at
the lower left sterna.
a. Bagaimana interpretasi dari hasil pemeriksaan fisik?
b. Bagaimana mekanisme abnormal kasus?
c. Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik tersebut, apa yang dapat disimpulkan?
d. Apa DD dari hasil pemeriksaan fisik tersebut?

4. ECG : Sinus rhythm, right bundle branch blok (RBBB) pattern, right ventricular
hypertrophy (RVH), right atrial hypertropy (RAH).(v) ANDINI, K
DHANTY, MARETA, RATI, APRITA
a. Apa interpretasi dari hasil pemeriksaan ECG?
b. Bagaimana mekanisme pola RBBB pada kasus?
c. Bagaimana mekanisme right ventricular hypertrophy(RVH)?
d. Bagaimana mekanisme right atrial hypertrophy(RAH)?
e. Bagaimana gambaran ECG dari RBBB, RVH, dan RAH?
5. Chest X-ray : Cardiothoracic ratio 60%, upward apex, increased pulmonary
vascular markings.(v) EVLIN, MUTIA, THIA, DENA, BRILIA
a. Apa interpretasi dari hasil pemeriksaan ECG?
b. Bagaimana cara menghitung cardiothoracic ratio pada anak?
c. Apa makna klinis terjadinya upward apex?
d. Apa makna kenaikan pulmonary vascular markings?
e. Apa pemeriksaan tambahan lain(gold standar) pada kasus?

6. ASD (SEMUA MENCARI)


a. Etiologi
b. Patofisiologi
c. cara mendiagnosis
d. Pencegahan
e.
f.
g.
h.

IV.
V.

Tatalaksana
Prognosis
Komplikasi
SKDI pada kasus
2

Kerangka Konsep
Learning Issue
a. ASD(lebih spesifik seperti point 6) = SEMUA CARI

VI.

b. bunyi jantung = andini, mutia, mareta,


c. anatomi dan fisiologi jantung = kak ina, thiarini
d. Resiko penyakit infeksi pernapasan = aprita, brilia
e. EKG, Chest X-ray yang terkait kasus = rati amira, dena, evlin
Hipotesis
Jessica, 5th mengalami kesulitan menaikkan BB karena ASD(atrial septal defect)
Pneumonia orthostatic, atau hipostatic
Kesimpulan