Anda di halaman 1dari 20

Peritonitis Generalisata

Clement Drew
Tarumanagara
406107045

Peritoneum

Peritonitis

Peritonitis adalah peradangan dari jaringan peritoneum


yang dapat bersifat terlokalisir atau difus, akut atau
kronik, dan bersifat infeksius atau aseptik

Klasifikasi

Peritonitis Primer
Peritonitis Sekunder
Peritonitis Tersier

Patofisiologi Secara Prinsip

Mekanisme pertahan mekanik


Sistem limfatik pada peritoneum akan menyaring
bakteri yang melalui rongga peritoneum
Fagositosis
Makrofag peritoneum akan memfagosit mikroba di
peritoneum dan melepaskan sitokin-sitokin proinflamatorik
Sekuestrasi & Walling off
Dinding peritoneum dapat melakukan proliferasi
jaringan ikat dan melokalisasi inoculum bakteri

Peritonitis Primer

Terjadi akibat cairan dalam rongga peritoneum


terinfeksi
Didahului penyakit yang menyebabkan ascites
Komorbiditas

Peritonitis Sekunder

Paling sering dari semua peritonitis


Kontaminasi akibat perforasi viskus
Sering terjadi sepsis
Tersering akibat perforasi sistem GIT

Perforasi Usus
Trauma, tumpul atau tembus

Perforasi atau Kebocoran dari Organ Lain


Pankreas Pankreatitis

Inflamasi
Appendisitis
Divertikulitis

Kantung empedu Kolesistitis

Kandung kemih Trauma, ruptur

Ulkus peptida
Inflammatory bowel disease

Hati Kebocoran cairan empedu setelah biopsi

Iatrogenik
Perforasi endoskopi
Kebocoran anastomosis

Tuba Falopi Salpingitis

Perdarahan ke rongga peritoneum

Perforasi kateter
Vaskuler
Embolus
Iskemia

Disrupsi integritas rongga peritoneum


Trauma

Dialisis peritoneum

Obstruksi
Adhesi

Kemoterapi intraperitoneal

Hernia strangulata
Volvulus
Intususepsi
Keganasan

Abses perinefrik

Iatrogenik ( post operatif, benda asing )

Peritonitis Tersier

Umumnya terjadi pada pasien dengan Continuous


Ambulatory Peritoneal Dialysis
Seringkali disebabkan oleh mikroba kulit dengan
kateter sebagai point of entry

Manifestasi Klinis

Peritonitis Primer
Demam
Ascites
Nyeri Abdomen
Malaise
Lethargi
Ensefalopati tanpa sebab yang jelas

Peritonitis Sekunder & Tersier


Nyeri abdomen yang bergantung pada letak ruptur
viskus ( nyeri epigastrik bila terjadi perforasi gaster )
Rasa tidak nyaman pada perut
Mual
Dephans muskuler dikeempat kuardran
Posisi tubuh yang meringkuk
Rebound tenderness
Demam
Takikardi

Diagnosa

Pemeriksaan

Diagnosis
Diketahui

Abdominal
Catastrophe

Diagnosis
Tidak
Diketahui

Observasi
Awal

Operasi Segera
Operasi Elektif

Peritonitis (+)

Peritonitis (-)

Operasi Segera
Penyakit
Non-Bedah

Studi Lanjut

Penyakit
Non-Bedah

Pemeriksaan lab darah


Leukositosis
LED meningkat
Foto roentgen
abdomen / thorax
Free air
Distensi usus
Cairan bebas
USG
CT scan abdomen
Diagnostic Peritoneal
Lavage

Penatalaksanaan

Resusitasi
Cairan
Sepsis
Terapi antibiotik
Antibiotik yang tepat untuk mikroba yang sensitif
Terapi operatif
Reparasi
Eradikasi
Dekompresi
Kontrol

THANK YOU