Anda di halaman 1dari 7

STATUS ILMU PENYAKIT SYARAF

Nama

: Chrysman

NRP

: 115130

Tanggal ujian : 7 Maret 2016

Keterangan Umum :

Nama

: R.K

Kawin

: Belum menikah

Jenis kelamin : Laki-laki

Agama

: Islam

Usia

: 24 tahun

Bangsa

: Indonesia

Alamat

: Bojong Suren RT3/11

OPN.TGL

: 3 Maret 2016

Pekerjaan

: Karyawan tekstil

TGL.PEM

: 5 Maret 2016

I. ANAMNESIS
Autoanamnesis dan Heteroanamnesis ( Ibu Pasien)
Keluhan Utama

: Kejang

Anamnesis khusus :
Pasien datang dengan keluhan kejang sejak 2 hari lalu, mendadak, hilang timbul jam 8 malam,
kejang 5 kali durasi setiap kejang + 10 menit, awalnya tampak kelojotan kedua tangan, muka lalu
tegang pada kedua kaki.
Sebelum kejang pasien masih sadar. Saat kejang mata mendelik keatas.Diantara kejang pasien
tidak sadar. Setelah kejang pasien terlihat lemas, langsung dibawa ke IGD RSI, di opname lalu
jam 4 subuh mulai sadar dan memanggil ibu.
1 minggu sebelum dirawat ada demam dan nyeri kepala, sudah berobat dan dinyatakan
sembuh. Pasien memiliki riwayat batuk lama. Mual, muntah, Infeksi tenggorokan, trauma kepala
disangkal.

Anamnesis tambahan :
Riwayat penyakit dahulu : Kejang demam, kencing manis disangkal
Riwayat kebiasaan

: Merokok 2 batang perhari

Riwayat alergi obat

: Disangkal

Riwayat berobat

: Ada

Riwayat lingkungan

: kontak penderita TB disangkal

II PEMERIKSAAN FISIK
KEADAAN UMUM
Kesadaran

: Compos mentis

Tensi

: 110/70 mmHg

Nadi

: 88x/mnt equal, regular,isi cukup

Respirasi

: 24x/mnt Abdominotorakal

Suhu

: 36C

Turgor

: dalam batas normal

Kepala

: Bentuk dan ukuran simetris, konjuntiva anemis +/+, sclera ikterik -/-

Leher

: KGB tidak membesar

Thorax

: Jantung : dalam batas normal


Paru-paru : dalam batas normal

Abdomen

: dalam batas normal

Pembuluh darah

: normal

PEMERIKSAAN NEUROLOGIK

1. Kepala : Bentuk dan ukuran simetris, Kolumna vertebralis : dalam batas normal
2. Rangsang Meningens :
Kaku kuduk
:+
Test Brudzinsky I
:+
Test Brudzinsky II
:Test Brudzinsky III : Test Kernig
: +/+
Test Laseque
: -/3. Saraf Otak : dalam batas normal
4. Motoris : Ext Superior : 4/4 normotonus
Ext Inferior : 5/5 normotonus
5. Sensorik : dalam batas normal
6. Koordinasi : dalam bats normal
7. Refleks Fisiologis : +/+
Refleks Patologis :
Babinsky : +/Chaddok : Oppenheim : Gordon
:Schaefer : Hofman Tromer : Refleks primitive : 8. Fungsi luhur : Baik

RESUME
Autoanamnesis dan Heteroanamnesis ( Ibu Pasien)
Keluhan Utama

: Kejang

Laki-laki 24 tahun dengan keluhan kejang sejak 2 hari lalu, mendadak, intermitten jam 8
malam, kejang 5 kali, durasi setiap kejang + 10 menit, awalnya tampak klonik kedua tangan,
muka, lalu tonik kedua kaki.
Sebelum kejang pasien sadar. Saat kejang mata mendelik keatas.Diantara kejang pasien tidak
sadar. Setelah kejang pasien lemas, dibawa ke IGD RSI opname, jam 4 subuh mulai sadar dan
memanggil ibu.
1 minggu sebelum dirawat, febris dan cefalgia sudah berobat dan sembuh. Pasien ada tussis
lama. Nausea,vomitus, laringitis, trauma capitis disangkal.
RPD

: Kejang demam (-), diabetes (-)

R kebiasaan

: Merokok 2 batang perhari

PEMERIKSAAN FISIK
Tensi

: 110/70 mmHg

Nadi

: 88x/mnt equal, regular,isi cukup

Respirasi

: 24x/mnt Abdominotorakal

Suhu

: 36C

Turgor

: dalam batas normal

Kepala

: Bentuk dan ukuran simetris, konjuntiva anemis +/+, sclera ikterik -/-

Leher

: KGB tidak membesar

Thorax

: Jantung : dalam batas normal


Paru-paru : dalam batas normal

Abdomen

: dalam batas normal

Pembuluh darah

: normal

STATUS NEUROLOGIS
Kesadaran

: Compos mentis E4 V5 M6

Kaku kuduk

:+

Test Brudzinsky I

:+

Test Kernig

: +/+

Saraf Otak : dalam batas normal


Motoris : Ext Superior : 4/4 normotonus
Ext Inferior : 5/5 normotonus
Refleks Fisiologis : +/+
Refleks Patologis : Babinsky : +/-

DIAGNOSA
Klinik

: Suspek Meningitis TBC

Lokalisasi

: Meningen

Etiologi

: Mycobacterium tuberculosis

Diagnosis Differensial : Meningitis Bakterial

PROGNOSIS
Ad Vitam

: ad bonam

Ad Functionam

: dubia ad bonam

Ad Sanationam

: dubia ad bonam

USUL PEMERIKSAAN PENUNJANG


Darah Rutin : Eritrosit, Leukosit, Trombosit, LED, Hitung Jenis
CT-Scan Kepala

Analisis cairan LCS + kultur LCS


Foto Thorax
EEG.

USUL TERAPI
Non medikamentosa :
Rawat Inap
Beri Oksigen 4 LPM
Pasang Selang infus RL 1000cc/24 jam
Pasang kateter.

Medikamentosa :
Diazepam 10-20mg iv/rectal jika kejang di ulang 15 menit
Phenytoin 15-18mg/kgBB prn
Ceftriaxone 1 gram iv tiap 12 jam
Pengobatan OAT :
INH: 10 mg/kgBB /hari (maksimum 300 mg) - selama 69 bulan
Rifampisin: 15-20 mg/kgBB/hari (maksimum 600 mg) selama 6-9 bulan
Pirazinamid: 35 mg/kgBB/hari (maksimum 2000 mg) - selama 2 bulan pertama
Etambutol: 15-25 mg/kgBB/hari (maksimum 2500 mg) atau,
Streptomisin: 30-50 mg/kgBB/hari (maksimum 1 g) selama 2 bulan