Anda di halaman 1dari 14

Ekologi dan Ekosistem

Kata ekologi berasal dari yunani yang artinya household atau housekeeping adalah
cabang dr ilmu pengetahuan yang mengacu pada system khidan alami pada makna yang lebih
luas. Ekosistem termasuk semua jenis2 mahluk hidup yang hidup di wilayah tertentu dan
lingkungan sekitarnya. Disetiap ekosistem organisme seperti tumbuhan, berperan sebagai
produsen yang menghasilkan atom dan energy dari objek sekitar, dan mengubahnya menjadi
molekul penting bagi kehidupan. Molekul2 ini kemudan menyokong organisme lain seperti
binatang, yg berpran sebagai konsumen dalam ekosistem. Selain itu organisme seperti bakteri
dan jamur berperan sebagai decomposer yang menguraikan material2 hidup. Organisme2 ini
membentuk komunitas yang saling ketergantungan.
Sebuah ekosistem bisa saja merupakan komunitas /kelompok kecil dari oerganisme yg
hidup semak2 dalam hutan tropis. Bias saja berupa akuarium akuarium diruang tamu, danau,
termasuk ikan2, serangga, tumbuhan, dan mikoorganisme yang hidup didlamnya. Ekosistem bisa
saja berupa hamparan padang rumput yang luas, rawa, benua, bahkan sebuah planet. Tidak
peduli ukuran ekosistem yg dibicarakan, bagaimanapun jg initi dari ekologi tersebut merupakan
keseuruhan dr materi dan energy, dan tidak dapat dipisahkan satu sma lain. Setiap organisme
hidup dr sel terkecil hingga bintang kompleks atau tumbuhan bergantung pada ekosistem untu
bertahan hidup. Selain itu kelangsungan hidup dibumi tidak bergantung pada individu atau
spesies melainkan ekosistem. Poin untuk memahami organisme hidup yaitu dengan mennguji
ekosistem tempat mereka hidup. Semua itu dapat dipelajari dari mengamatti benda hidup yg
merupakan bagan dr system alami akan tetapi hal ini baru disadari. Sejak abad ke 19 contohnya
ahli biologi telah mempelajari banyak organisme hidup, namun cenderung sedikit
memperhatikan bagaimana organisme tersebut dipengaruhi oleh lingkungan. Setelah beberapa
tahun kebelakang para ahli mendiskusikan aspek2 tentang ilmu ekologi.
Karakteristik Ekosistem
Ekosistem memiliki banyak variasi. Ekosistem terdiri dari eosistem air, dan ekosistem
darat. Hingga samudra terdalam hingga pegunungan tertinggi. Namun dari perbedaan itu
ekosistem memiliki karakterik mendasar.
1. Setiap ekosistem terdiri dari benda hidup dan tdk hidup
Benda tak hidup atau abiotic berbentuk kimia dan fisik dr ekosistem baik itu di ir,
tanah, atmosfer, dsb. Contohnya iklim, suhu rata2, curah hujan, angina, dan sinar
matahari adalah unsur fisik yg penting dr ekosistem daratan, sedangkan suhu, air, kadar
garam, dan keasaman merupakan karakteristik dari samudra, danau, dan ekosistem air
lainnya.
Organisme hidup membentuk unsur biotik pada ekosistem, mereka membentuk
komunitas ekologi yg bs dibedakan dr individu yg hidup dan beriteraksi diwilyah tertentu
untuk bertahan hidup. Pada ekosistem hutan contohnya, kelompok ekosistemnya antara
lain, pohon, semak, serangga, burung, ular, tupai, bakteri, jamur, dan mikroorganisme
lain didalam tanah.

2. Aliran energy pada ekosistem


Bagian penting dari interaksi mahluk hidup pada ekosistem dapat dilihat mealui rantai
makanan atau jaring2 makanan yg menunjukan siapa memakan siapa. Setiap spesies paa
jaring2 makan memerlukan energy dan unsur2 dr organisme lainnya, sebaliknya setiap
sepsis menyediakan energy dan unsur2 untuk organisme lainnya. Serangga memakan
tumbuhan, bururng makan serangga, baktei dan jamur menguarai burung dan organisme
lain ketikan mati, dan tumbuhan memerlukan nutrisi dr dlm tanah. Jaring2 makanan pada
ekosistem bs saja sangat rumit.
Aliran energy pada level trophyc adalah karakkteristik penting pada setiap ekosistem.
Tropic pertama adalah tumbuhan yg mampu berfotosistesi yg hanya menggunakan energy
matahari, menyediakan energy untuk herbivore yg ada di tropic berikutnya. Sebaliknya
herbivore memberikan energy pada karnivora yg ada di tropic ketiga dan tropic
selanjutnya. Decomposer yaitu baketi dan jjamur, memerlukan energy dr seluruh
tingkatan tropic. Energy dialirkan dr tropic satu kelainnya, namun tdk semua energy bs
digunakan karena energy juga diubah menjadi uap. Kenyataannya, hanya 10% dr energy
yg didapatkan dr tropic. Jadi energy yg mengalir pada ekosistem harus digantikan secara
berkelanjutan.
3. Material didaur ulang melalui ekosistem
Atom mengalir dr bagian satu kebagian lainnya dibumi. Mungkin cara termudah untuk
memahami aliran atom pada biosfer bumi yaitu engan mengikuti siklus karbon. Siklus ini
bs dilustrasikan dengan mengamati atom korbon yg keluar dr paru2 setiap kali
mengeluarkan mulekul karbon dioksida setiap bernapas. Karbon ini memeasuki atmosfer
dimana apapun bisa terjadi.
Karbon diambil oleh tumbuhan pada proses fotosintesis dan dan berkumpul pada jaringan
tumbuhan. Tumbuhan kemudian dimakan oleh herbivore sehingga atom karbon tsb
menajdi bagian dr jaringan hewan herbivore. Singkatnya karbon bs saja kembali ke
atmosfer apabila tumbuhan tsb mati atau membusuk tanpa harus dimakan. Dan apabilan
herbivore tsb dimakan maka karbon atom akan berpindah. Pada akhirnya, atom carbon
akan kembali lagi ke atmosphere.
Atom karbon bisa masuk ke dalam samudera melalui kerang-kerang atau rangka
mikroorganisme mikroskopis. Dari kematian mikroorganisme ini, rangka mikroognaisme
tenggelam dan membentuk kalsium karbonat, yang berubah menjadi batuan kapur. Dalam
hal ini, atom karbon akan terkunci selama ratusan tanah hingga batuan tersebut
mengalami pelapukan sehingga terbebas pada atmosphere.
Dengan kata lain, partikel atom terkecil dapat mengalami banyak reaksi kimia yang
berbeda selama 4 hingga 5 miliar tahun, secara terus-menerus selama masih ada makhluk
hidup di Bumi ini. Hal yang sama juga dapat terjadi pada atom nitrogen atau phosphor
dan juga unsur kima lainnya.

4. Setiap Organisme Memiliki Peran Ecology


Peran penting ekosistem mengacu pada cara organisme bertahan hidup dan memperoleh
material dan energy. Pada ekosistem hutan, peranan ekositem terdapat pada organisme
berdarah panas, organisme pemakan serangga, serta binatang nocturnal seperti kelelawar.
Jamur tumbuh pada kayu yang juga memiliki peranan lainnya. Setiap tumbuhan atau
binatang pada ekosistem memiliki peranan ekologis yang berbeda-beda.
5. Ekosistem yang Stabil Memberi Keseimbangan Pada Populasi
Keseimbangan ini disebut Homeostasis, yang menunjukan bahwa material dan energy
merupakan sumber daya yang terbatas sehingga harus dibagikan kepada semua individu
pada ekosistem. Sebuah ekosistem pada Homeostasis akan memperlihatkan beberapa
variasi seperti, ukuran populasi, persediaan makanan, dan factor-faktor yang berbeda tiap
musim atau tiap tahun. Namun, distribusi spesies secara keseluruhan relative konstan. Di
satu hektar padang rumput tropis akan menghasilkan rumput, bunga, dan tumbuhtumbuhan lainnya. Tumbuhan ini akan mendukung kelangsungan hidup serangga yang
nantinya akan dimangsa oleh kawanan burung di padang rumput tersebut.
6. Ekosistem tidak Permanen namun Berubah-ubah Seiring Waktu
Ekosistem terlihat stabil meskipun sebenarnya berubah-ubah seiring waktu. Pada skala
yang lebih luas, efek dari pergeseran lempeng tektonik akan merubah iklim pada suatu
daerah, contohnya merubah gurun menjadi lahan yang subur. Pada skala yang lebih
sempit, pergeseran es memiliki dampak yang sama seperti perubahan bentuk pada
endapan. Bahkan pada skala paling kecil sekalipun, kehadiran dari spesies baru baik dari
manusia atau organisme lainnya, dapat merubah bentuk pada wilayah tersebut. Seiring
dengan perkembangan ilmu pengetahuan, memahami dan menggambarkan perubahan
ekosistem menjadi tujuan yang utama.

Pada hakekatnya, tidak mungkin mengubah satu aspek pada sebuah system tanpa
mempengaruhi bagian lain pada system tersebut. Sering kali hal ini sangat tidak bisa
dipediksi.
Kapanpun kita mengubah sesuatu pada ekosistem, maka akan diikuti oleh perubahan
lainnya, dan kita harus mempertimbangkan perubahan apa yang akan terjadi. Contohnya
dapat kita lihat pada berita-berita seperti: pembangunan pada sungai Missisipi akan
menimbulkan banjir, penyulingan minyak dan air dari dalam tanah akan menimbulkan
tanah longsor, limbah kapal yang dibuang ke lautan akan mengakibatkan erosi. Masingmasing system tersebut saling berkaitan satu sama lain, sehingga respon yang terjadi
merupakan akibat dari stimulus yang diberikan.
Sering terjadi ketika para ahli dan ilmuan mengalami system yang rumit pada pertama
kali. Berbagai observasi dan uji coba harus dilakukan sebelum memahami system
tersebut. Sayangnya, selama penelitian banyak kesalahan serius yang terjadi. Pada
akhirnya, banyak orang akan mengambil proyek yang lebih besar dengan lebih percaya

diri. Saat ini, contohnya, rekonstruksi terbesar pernah dilakukan di hutan Florida Selatan.
Tanaman hutan dipesiapkan untuk mengganti aliran air pada hutan di seluruh Florida
Selatan. Perkembangan tumbuh-tumbuhan tersebut membuat para ahli dan ilmuan
memikirkan konsekuensi perubahan system secara sungguh-sungguh.

Musibah Danau Victoria


Jutaan manusia yang hidup di tepi Danau Victoria, yang merupakan danau terbesar di
Afrika, mengetahui hokum peubahan konsekuensi. Danau yang dulunya merupakan
sumber ikan dan protein kini dirubah menjadi tempat perkembangan spesies baru yaitu
Ikan sungai Nil.
Sekitar 35 tahun yang lalu, para pemancing mencari tantangan yang lebih besar di Danau
Victoria semenjak pemangsa besar ini ada disana. Ikan ini tumbuh dan memakan populasi
ikan kecil di danau, yang mana ikan-ikan kecil tersebut merupakan komponen penting
untuk kelangsungan hidup alga dan parasit dalam air. Tak dapat dihindari, alga-alga yang
masih hidup akan tersebar di permukaan air, sementara alga yang mati akan tenggelam,
membusuk, dan mengambil oksigen di air yang merupakan sumber hidup ikan. Siput
menjadi berbahaya untuk kesehatan karena mereka membawa parasite yang akan
berpengaruh bagi manusia.
Para pemancing lokal sekarang ini bergantung pada ikan Nil karena mampu
menghasilkan ikan-ikan besar dalam jumlah yang banyak. Namun perubahan ini
berpengaruh pada ekosistem danau. Tidak seperti ikan-ikan kecil yang mencari cahaya
matahari, ikan sungai Nil membutuhkan lebih banyak panas. Tepi danau Victoria setiap
tahunnya mengalami erosi, yang mempengaruhi perubahan ekosistem danau. Jadi, satu
spesies kecil secara drastis mampu mempengaruhi ekosistem yang besar.

Pembuatan Ilmu Pengetahuan


Biogeografi pulau
Karena ekosistem sangat kompleks terkadang sangat sulit untuk mengambil kesimpulan
pada penelitian ini. Pada tahun 1963 ekologis asal amerika Robert Mac Arthur dan
Edward O. Wilson memperhatikan populasi pulau, populasi kecil didaratan dibagi oleh
perairan. Dari penelitian tsb, ditarik hipotesa: kemanapun spsies baru pergi atau
berpindah kepulau yg baru yg memiliki ekosistem stabil, ini akan berkembang apabila
spesies pada daerah tersebut menjad punah. Berdasarkan hipotesis ini hanya berberapa
spesies yg mampu hidup di satu ekosistem, dan apabila spesies baru datang, spesies yg
sebelumnya/ lama yg ada di ekosistem tsb menjadi punah.
Hipotesis ini kemudian didukung oleh Wilson dan Daniel Simberloff melalui eksperimen
ekosistem klasik beberapa tahun berikutnya. Mereka pertama2 mengamati spesies
serangga dan crustaceae pada hutan mangrove yg terletak di florida selatan. Mereka

menghilangkan semua mahluk hidup yg ada disana dengan menutupi hutan tersebut
menggunakan plastic besar dan melaukan pengasapan. Selama bertahun2 mereka
mengamati proses perubahan populasi mahluk hidup baru baik dari pulau itu ataupun
pulau lainnya. Sesuai perkiraan total spesies pada masing2 hutan sama. Kemunginan
lainnya jenis binatang yg baru memiliki sedikit perbedaan antara jenis binatang
sebelumnya. Spesies baru memiliki peran tertentu dalam ekosistem dan peran itu tidak
dapat digantikan oleh spesies yg datang selanjutnya.
Pada tahun 1995 alam membuat eksperimennya sendiri. Angin topan besar menyebabkan
banyak pohon tumbang sepanjang 15 iguana hijau, dan empat kaki kadal berduri dari
kepulauan karibian diguadeloupe ke kepulauan anguila yg berjarak 200 mil. Kelompok
iguana hijau yg baru mulai berkembang biak di anguila dan mereka mulai berkompetisi
untuk mencari makan dengan igunana coklat yg merupakan spesies asli. Para ekoloogis
menaruh perhatian yg cukup serius terhadap perubahan ekologi di pulau tsb.
ANCAMAN TERHADAP EKOSISTEM GLOBAL DAN LINGKUNGAN
Sumber daya ekosistem global sangat banyak namun terbatas, dan kita terkadang tdk
memperhatikan bagaimana mereka berubah. Dua fakta yg tdk dpt dipungkiri, tekanan
pertumbuhan manusia yg tinggi terhadap energy dan kebutuhan material menyebabkan
banyak permasalahan lingkungan. Kita akan mengacu pada empat masalah antara lain,
pencemaran limbah padat, pengiikisann lapisan ozon, hujan asam, dan efek rumah kaca.
Keempat maslah tsb sangat serius dan memerlukan solusi secara nasional bahkan
internasional. Keempat maslah tsb merupakan pandangan bagaimana respon ekosistem
terhadap aktivitas manusia, dan juga kesulitan yg harus diatasi demi berjalannya industry
dimasyarakat.
MASALAH URBANISASI
Fakta bahwa tdk ada satupun yg terbuang menjadi perhatian serius bagi para urban di
amerika. Jumlah sampah atau limbah padat sangat banyak di kota amerika dewasa ini,
kota new York menyumbang 17 ribu ton limbah padat setiap harinya.
Hal ini menyebabkan siklus karbon dan nitrogen menjadi sangat lambat. Didalam tanah
limnah padat terbenam yg kemudian dilapisi oleh debu dan sampah selama bertahun2.
Material diambil dr udara dan air, sehingga bakteri yg seharusnya mengurai sampah tsb
tdk bs bertahan hidup karena akibat dr pencemaran. Para arkeolog menggali tanah dan
menemukan koran tahun 1950an yg msih bs dibaca walupun sudah terkubur selama
setengah abad. Hal ini berarti tidak seperti gundukan tanah yg mengandung kompos,
dimana material diurai secara cepat oleh bakteri, tanah saat ini lebih tepatnya menjadi
tempat mengubur atau mendaur ulang.
Ada dua pendekatan terkait permaslahan limbah padat. Salah satu strategi adalah daur
ulang. Kaleng aluminium yg didaur ulang tdk akan mengambil tempat ditanah. Pendkatan
lainnya adlah dengan membuat areal pedesaan sebagai tmpt penyimpanan limbah yg
berasal dr tmp lainnya. Kota2 membayar lebih untuk menyimpan dan menampung

sampah pada fasilitas ini, namun biayanya tdk lebih banyak jika dibandingkan dgn
membuat tanah baru.
PERHITUNGAN ILMU PENGETAHUAN/ I.A. MENGGUNAKAN ANGKA
Sampah
Berapa banyak limbah padat yg dihasilkan oleh US setiap tahunnya ?. para insinyur
memperkirakan orang amerika menghasilkan sampah sebanyak 40 ton (80000 pound)
termasuk kaleng yg dapat dibuang, Koran, katalog lama, dan juga limbah industry
manufaktur. Berapakah volume total dari sampah ini ?, sampah yg sudah tersusun rapat
memiliki berat 80 pounds per kubik, terkadang lebih lebih padat dr air namun tdk lebih
padat dr batu. 40 ton setara dengn volume
80000 pond

1000 kubik

80 pound per kubik


Ini cukup mengisi dua truk untuk setiap laki2, wanita, dan anak2 di USA setiap tahunnya.
250 jt orang amerika menghasilkan volume sampah setiap tahunnya yaitu:
250.000.000 orang x 1000 kubik per orang = 2,5 x 10 11kubik
Jadi hampir 2 kubik sampah dihasilkan setiap tahun. Setara untuk membuat tembok
sepanjang grand canyon sepnajang 500 kaki.
TECHNOLOGI
Ilmu pengetahuan dalam proses daur ulang
Karena tanah yg digunakan untuk menampung sampah di perkotaan menjadi semakin
langka, dank arena lingkungan menggunakan banyak barang sehingga menghasilkan
semakin banyak limbah, pemerintah mulai memberi perhatian serius terhadap proses
daur ulang. Plastic susu dan kertas yg didaur ulang menghasilkan sedikit material pada
tanah, sehingga sedikit minyak bumi yg diambil atau sedikit kayu yg diubah menjadi
kertas.
Namun daur ulang tidaklah segampang kedengarannya. Proses yg panang harus
dilakukan sampai akhirnya sebuah bend abs digunakan kembali. Jadi proses yg
dibutuhkan untuk menghasilkan material baru berbeda dengan yg dibutuhkan untuk
membuat material lainnya. Prosses daur ulang plastic yg berbeda membutuhkan reaksi
kimia yg berbeda pula, dan proses daur ulang pada botol minuman ringan tdklah sama
dengan proses daur ulang pada botol saus. Hasilnya, satu jenis material memiliki
permaslahan unik untuk dipikirkan para ilmuwan.
Sebuah kertas putih contohnya, rata2 pekerja kantoran mnghasilkan 250 pounds limbah
kertas tiap tahunnya, dan banyak perkantoran dinegara ini memiliki mesin daur ulang
kertas. Langkah awalnya sederhana: kertas di remas dan dicampur dengan air hingga
menyatu,kemudian disaring menyisakan material untuk membuat kertas baru. Mesin

fotokopi dan printer laser bekerja dengan mencairkan sedikit karbon kemudian dicampur
kedallam kertas. Tinta membuat partikel lebih berat ketika kertas kertas keluar mesin.
Sampai saat ini kertas bs didaur ulang menjadi produk menjadi kartu adatu kertas tissue
yg mana kulitas tidaklah penting.
Technologi terbaru menggunakan zat lain yg disebut surfactans. Molekul pada zat ini
mengikat lebih banyka partikel tinta. Ketika molekul dimasukan kedalam tinta, berbagai
gas mulai menyatu. Zat sulfactans kemudin muncul kepermukaan bersamaan dengan
gelembung gas yg kemudian disariing untuk menghasilkan kertas bersih yg dapat
digunakan.
Maslah daur ulang nasional membutuhkan peran dari banyak proses yg berbeda. Proses
ini membutuhkan material khusus dimana setiap material harus digabungkan untuk
membentuk proses yg berkesinambungan.
MASALAH LAPISAN OZON
Meskipun matahari memberi radiasi dengan cahaya yg dapat dilihat, namun beberapa
bagian radiasi datang dalam bentuk sinar ultraviolet dari energy yg lebih tinggi dr
spectrum matahari. Sinar radiasi ultraviolet bisa jd sangat berbahaya bagi mahluk hidup
namun sinar ini jg digunakan untuk mensterilisasi alat dirumah sakit. Apabla lapisan
bumi tdk dilindungi dr sinar ultraviolet maka hidup akan menjadi sangat berbeda, apabila
memungkinkan.
Ozon, sebuah molekul yg terdiri dari 3 atom oksigen, 2 atom diantaranya menyrap radiasi
ultraviolet. Apabila pada atmosfer terdpat cukup molekul ozon maka radiasi ultraviolet dr
matahari akan diserap sehingga tdk sampai kebumi. Faktanya, lapisan ini melindungi
atmesfer bumi 100 juta tahun yg lalu, namun tdk sekarang ini.
LAPISAN OZON
Para ilmuwan mendeteksi lapisan ozon diatmosfer dengan menggunakan beberapa teknik
salah satunya dengan enerbangkan pesawat dimna ozon bs ditemukan untuk dijadikan
sampel. Bertahun2 yg lalu tehnik sampling ini digunakan oleh NOAH (National Oceanic
And Atmospheric Administration), dan sering juga disebut NOAA yg ada di banyak
Negara. Cara lain untuk mendeteeksi ozozn adalah dengan menjumlahkan karakteristik
spectruk yg dihasilkan oleh molekul ozon. Penjumlahan ini bs dilakan memlui satelit,
pesawat atau observasi didaratan. Umumnya, tehnik2 ini memberikan kita gambaran
tentang kondisi lapisan ozon. Penjumlahan ini memeparkan bahwa ozon adalah jejak gas
yg merupakan molekul yg ada pada lapisan luar atmosfer bumi. Walaupun ozon dapat
ditemukan disetiap ketinggan, namun umumnya dapat ditemukan pada jarak 30 km (20
mill) ditempat yg kita kenal dengan sebutan stratosfer. Pada stratosfer konsentrasi ozon
lebih tinggi dibanding lapisan lainnya, walupun jumlahnya lebih sedikit. Banyak
penyerapan ultraviolet terjadi dilapisan ini, tetapi lapisan ini tidaklah sama seperti awan2
yg ada diatas langit.
LUBANG DILAPISAN OZON

Pada 1985 ilmuwan inggris melakukan penelitian di antartika, mengamati bahwa saat
musim semi jumlah ozon menurun secara signifikan. Banyak penelitian lain disatelit
ataupun daratan menyetujui penelitian tsb. Pada periode itu konsentrasi ozon menurun
setiap tahunnya. Daerah di antartika dimana fenomena ini terjadi kemudian dikenal
dengan sebutan lubang ozon. Lubang zon bukannlah tempat dimana atmosfer
menghilang, namun volume ozon pada atmosfer menurun secara signifikan. Para
ilmuwan menaruh perhatian terhadap kemunculan lubang ozon karena lapisan ozon
sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia.
Pada tahun 1950an para ilmuwan memperkenalkan zat kimia baru yg disebut
kloroflurokarbon atau CFC pada industry. CFC adalah gas yg sangat stabil dan tdk
beracun merekka dpt bertahan lama dan tdk merusak apabila berada diatmosfer. CFC
sangat murah dan menjadi popular untuk bahan produk sprei, dan mereka mampu
menggantikan zat kimia lain seperti ammonia yg sudah sering digunakan paada kulkas
dan ac. CFC memiliki peran penting pada sirkulasi udara sehhingga wilayah selatan USA
menjadi sangat nyaman dimusim panas.
Pada pertengahan tahun1970am sebelum lubang ozon ditemukan beberapa peneliti
menyadari bahwa CFC mungkin saja merusak lapisan ozon pada atmosfer. Kemunculan
lubang ozon diumumkan pada tahun 1980an dimana, peran CFC sangat tinggi saat itu.
Hal ini membuat masyarakat menyadari bahwa CFC sangat berbahaya bagi lapisan ozon.
Selama beberapa waktu, molekul CFC menuju atmosfer dan dapat dihancurkan oleh
radiasi ultraviolet dr matahari. Atom klorin yg dibebaskan berperan sebagai katalisator yg
dapat dituliskan pada reaksi dibawah ini:
2O3+Cl+sunlight 3O2+Cl
Meskipun reaksi ini bergerak sangat lambat setiap atom klorin yg terbebas dr CFC setiap
tahunnya mampu merusak jutaan molekul ozon sebelum mereka diikat oleh zat kimia lain
pada atmosfer.
Pada permukaan bumi, efek atom klorin tidaklah besar karena molekul ozon yg baru
dibuat setiap waktu. Di Antartika, berbagai situasi yg tdk biasa timbul bersamaan
membuat lubang lapisan ozon. Contohnya, selama berbulan2 tdk ada cahaya matahari di
antartika. Periode kegelapan ini disebabkan oleh awan yg terbuat dr Kristal es, awan ini
disebut polar strosperik. Kristal es pada awan menyebabkan berbaggai reaksi kimia.
Reaksi ini menghambat pemecahan molekul ozon. Sinar ultraviolet kembali ka antartika
karena seiring dengan perusakan ozon olh atom klorin setiap harinya, sehingga
menyebabkan lubang ozon.
Kita bisa saja mengira bahwa hilangnya apisan ozon di antartika bukanlah permasalahan
lingkungan, namun kehidupan sangatsedikit di antartika. Lubang ozon yg sebenarnya
adalah reaksi kimi yg memiliki efek jangka panjang terhadap lapisan ozon. Lubang ozon
tumbuh semakin lebar setiap tahunnya.
Menghadapi Ancaman Pada Lapisan Ozone

Pada tahun 1986, sebuah kongres internasional diselenggarakan di Montrea. Kongres ini
menghasilkan perjanjian antara industry negara diantaranya: Satu, setuju untuk
mengurangi dan kemudian menghilangkan produksi CFC. Keputusan ini kemudian
memicu banyak aktivitas kimia di perusahaan, dimana masyarakat mulai memikirkan zat
apa yang digunakan untuk mengganti CFC. Pada tahun 1992,
pengurangan jumlah CFC turun sangat drastis meskipun target dari penghilangan CFC
adalah hingga tahun 1996. Pemerintah memberikan mandat untuk melarang penggunaan
Freon pada AC di industry auto-mobile di tahun 1994, kemudian pada tahun 1996 secara
keseluruhan CFC telah dimusnahkan. Menurut perhitungan, larangan menggunakan CFC
akan membantu mengembalikan kondisi lapisan ozon menjadi normal kembali di abad
21.
Lubang ozon adalah satu contoh dari kondisi lingkungan yang serius yang memerlukan
solusi tepat untuk mengatasinya. Para ilmuan telah mengemukakan
penyebab dari permasalahan ini. Meskipun serius, efek dari lubang ozon tidak
menghancurkan kehidupan manusia di Bumi, dan biaya yg dibutuhkan untuk
mengatasi permasalahan ini relatif rendah. Masalah dari penipisan lapisan
ozon muncul dalam hal cara kita mengatasinya.

HUJAN ASAM DAN POLUSI UDARA OLEH PARA URBAN


Pembakaran adalah reaksi kimia dari oksidasi, secara tidak langsung telah memberikan
komponen kimia pada atmosphere. Contohnya karbondioksida dan uap air, komponen
umum dari reaksi hidrokarbon, selalu dibebaskan ke udara. Namun pembakaran
menghasilkan tiga sunber polusi penting lainnya, yaitu nitrogen oksida, sulfur dan
hidrokarbon.
1. Nitrogen oksida: ketika suhu udara meningkat lebih dari 500 derajat celcius, nitrogen
dalam udara bergabung dengan oksigen yabg menghasilkan senyawa NOx, diantaranya
nitrogen monoksida (NO), Nitrogen dioksida (NO2), dan senyawa lainnya. Huruf "x"
menunjukkan perbedaan jumlah atom oksigen pada senyawa tersebut.
2. Senyawa Sulfur: minyak bumi dan fosil batu bara umumnya mengandung jumlah
sulfur yang sedikit, hanya menjadi pencemar atau bagian kecil dari senyawa tersebut.
Reaksi kimia antara oksigen dan sulfur kan menghasilkan senyawa sulfurdioksida (SO2),
yang juga dibebaskan ke atmosphere.
3. Hidrokarbon: molekul-molekul yang berantai panjang membentuk senyawa
hidrokarbon sangat jarang terbakar secara sempurna. Hasilnya, senyawa polusi akan
terbentuk yang juga dibebaskan ke atmosphere.
EFEK DARI POLUSI UDARA DAN HUJAN ASAM
Emisi dari senyawa NOx, sulfurdioksida, dan hidrokarbon, memberikan peningkatan
permasalah lingkungan yang cukup serius. Salah satunya yang memberikan konsekuensi
cukup tinggi pada urban adalah polusi udara. Cahaya matahari bereaksi dengan senyawa
nitrogen dan hidrokarbon, yang pada akhirnya memicu reaksi kimia di lapisan ozon.

Disaat ozon di lapisan stratosphere sanga penting untuk kelangsungan hidup manusia di
Bumi, ozon di permukaan bumi justru meberikan dampak berbahaya bagi sistem
pernafasan manusia. Lapisan ozon yabg buruk ini adalah dampak dari polusi udara para
Urban yang dapat kita kaitkan dengan adanya kabut asap disaat musim panas.
Polusi udara oleh Urban adalah permasalahan yang serius, namun kadang terabaikan.
Apabila kualitas udara di kota menurun, maka masyarakat akan segera diberi peringatan
oleh ramalan cuaca. Seperti halnya cuaca, intensitas polusi udara berbeda-beda dan akan
cepat berubah apabila terjadi angin kencang atau tornado.
Namun, permasalahan jangka panjang dikaitkan dengan adanya senyawa nitrogen dan
sulfur dalam udara. Masalah ini mungkin saja tidak memberikan efek langsung terhadap
tempat dimana emisi ini terjadi. Ketika senyawa ini ada di udara, mereka akan
berinteraksi dengam air, cahaya matahari, dan unsur kimia lainnya pada atmosphere
untuk membentuk titik-titik air hujan dan asam sulfur. Ketika turun hujan, titik hujan
akan bersifat asam tidak seperti air. Penomena ini dikenal dengam Hujan Asam.
Faktanya, air hujan memang bersifat asam karena karbondioksida berkumpul pada air
hujan menghasilan air hujan dengan kadar asam yang rendah. Istilah hujan asam
mengacu pada kadar asam yang meningkat pada air hujan yang disebabkan oleh aktivitas
manusia.
Kamu bisa melihat efek dari hujan asam di kota-kota. Banyak monumen bersejarah di
Eropa yang terbuat dari batuan kapur yang mudah terkena efek dari hujan asam. Selama
bertahun-tahun, hujan asam telah merusak struktur bangunan.
Di pertengahan abad 21, efek lokal dari hujan asam dan polusi lainnya di USA terjadi
karena adanya cerobong asap oleh pabrik-pabrik industri. Efeknya adalah polutan berada
di tempat yang cukup tinggi untuk dibawa angin menuju atmosphere. Namun, untuk
menjaga keputusan "kita tidak boleh membuang apapun", pendekatan itu tidak mampu
memecahkan masalah. Senyawa nitrogen dan sulfur yang dihasilkan di Midwest
kemudian turun menjadi hujan asam di hutan New England.
Hujan asam bukanlah satu-satunya penyebab kerusakan di hutan dan danau. Hal lainnya
seperti perubahan iklim lokal bisa saja merupakan penyebab kerusakan tersebut.
Meskipun demikian, lingkungan yang mulai dijaga membuat permasalah hutan dan danau
mendapat cukup banyak perhatian masyarakat.
MENGHADAPI HUJAN ASAM
Respon pemerintah terhadap polusi udara yaitu dengan mengurangi emisi dari
pembakaran fosil. Dikalifornia contohnya peraturan ketat terhadap emisi automobile
memicu produksi mobil dengan tenaga listrik. Oleh karena besarnya pasar automobile di
kalifornia hal ini diharapkan dapat menumbuhakan atau meningkatkan produksi mobil
elektrik sehingga bisa mengurangi mobil tenaga berbahan dasar minyak. Selain itu
diberbagai kota dibutuhkan banyak pohon2 besar yang mampu mengurangi jumlah
polusi, untuk industry dibutuhkan bahan bakar dengan kandungan sulfur rendah yang

disebut scruber, yang fungsinya untuk menghilangkan kandungan sulfur dlm cerobong
asap sebelum gas tersebut sampai keatmosfe.
Hujan asam dan polusi udara adalah contohh permasalahan lingkungan yang cukup serius
kita paham bahwa permasalahan yang timbul karena polusi adalah dengan mencegah
polusi itu sendiri. Biaya yang dibutuhkan untuk menangani permasalah ini mungkin lebih
tinggi dibandingkan dengan biaya yang digunakan untuk menghilangkan lapisan ozon.
Pertanyaan politik dan ekonomi terhadap permasalahan ini menjadi sangat penting.
Seberapa besar kita mampu membayar untuk membersihkan udara ? ini bukanlah
pertanyaan yang mudah, karena mungkin saja hanya ilmu pengetahuan yg mampu
menjawabnya.
EFEK RUMAH KACA
Suhu pada permukaan bumi ditentukan oleh berapa banyak gas pada atmosfer yang
menyerap radiasi infra merah. Lapisan atmosfer bersiat transparan sehingga sinar
matahari bisa terlihat dan radiasi ultraviolet terasa hangat dipermukaan bumi. Namun
radiasi ini tidak tembus cahaya sehingga menghasilkan pancaran kepermukaan bumi.
Apabila panas matahari tidak diserap oleh atmosfer, suhu rata2 dipermukaan bumi bisa
mencapai -200C. Sehingga seperti rumah kaca, atmosfer menaikkan suhu bumi hingga
mencapai -200C. suhu normal bertambah dikarenakan atmosfer tidak mampu menahan
panas karena efek rumah kaca. Diberita2 sekarang ini tentang efek rumah kaca biasnya
mengacu pada pemanasa global, baik itu perubahan suhu rata2 dan perubahan suhu antara
garis katulistiwa dan kutub. Ada tiga pon yang menjadi esepakatan umum dalam
perdebatan tenatang pemanasan global.
1. Para ilmuwa setuju bahwa CO2 menyerap radiasi infra merah dan berperan sebagai
gas rumah kaca. Planet tengga kita Venus memiliki atmosfer yang tebal akan CO2
sehingga suhu permukaannya mencapai 4000C. faktanya banyak gas diatmosfer
berkontribusi terhadap efek rumah kaca dibumi dan CO2 hanya menyerap 10% infra
merah. Uap air pada awan adalah gas rumha kaca yang dominan, sementara gas yang
terperangkap seperti methanol dan CFC yang membentuk lebih kkurang dari jutaan
gas pada atmosfer adalah kumpulan molekul yang mampu menyerap ultraviolet
dengan efisien.
2. Para ilmuwan setuju bahwa pembakaran batubara oleh manusia meningkatkan jumlah
CO2 pada atmosfer. Karbon diksida diserap oleh daun pada musim semi dan kembali
keatmosfer pada musim hujan.
3. Para ilmuwa setuju bahwa suhu rata2 bumi meningkan secara signifikan pada
beberapa yahun kebelakang, dimna pada tahun1990an adalah periode terhangat
sepanjang sejarah. 20 hingg 25 tahun terpanas dalam sejarah muncul pada tahun
1980. Selain itu tahun 2004 dan 2005 juga merupakan tahun terhangat dalam sejarah.
Beberapa bulan pada periode tersebut juga memiliki catatan sejarah, sehingga tidak
dipungkiri bumi menjadi semakin panas beberapa tahun belakangan ini.
PERDEBATAN TENTANG PERUBAHAN IKLIM GLOBAL

Perdebatan tentang pemanasan global menyebutkan bahwa kenaikan jumlah CO2 adalah
penyebab dari meningkatnya suhu global. Cara untuk emprediksi karakteristik atmosfer bumi
adalah melaui model cirkulasi global. Model ini memecah atmosfer menjadi bentuk yang tidak
realistic berjarak ratusan kilometer yang mana merupakan cara terbaik untuk memprediksi
perubahan iklim. Contohnya lapisan kasar pada atmosfer tidak mampu mengatasi efek dari awan
yang berjarak hanya beberapa mil disampingnya. Awan membiaskan cahaya matahari ke
permukaan bumi yang mana memiliki peran penting terhadap iklim. Apabila peningkatan
karbondioksida adalah meningkatnya suhu atmosfer dengan cepat konsekuensinya mungkin saja
meningkatnya penguapan air disamudra sehingga curah hujan meningkat dibeberapa tempat
dipermukaan bumi. Para ilmuwa berpendapat bahawa awan2 memberi efek karbondioksida.
Samudra dibumi adalah salah satu efek penting pada model sirkulasi global. Air dan atmosfer di
permukaan samudra dan karbondioksida bergerak dari dan menuju samudra sepanjang waktu
secara terus menerus. Faktanya jumlah karbondioksida dan endapannya yang terkunci disamudra
lebih besar disbanding dengan yang menuju ke atmosfer. Bahkan perubahan kecil pada samudra
yang berinteraksi dengan karboondioksida pada atmosfer mampu memberikan efek yang besar
terhadap iklim bumi. Sehingga, samudra mampu menyebarkan panas diseluruh permukaan bumi.
Perubahan kecil mampu memeberi efek besar terhadap iklim bumi, hal ini menyebabkan
beberapa tempat dibumi menjadi panas, sementara ditempat lain memiliki suhu yang rendah. Hal
lain yang juga dipikirkan adalah penyebab peningkatan suhu mungkin daja dikarnakan oleh hasil
energy matahari dalam jangka waktu yang singkat. Variasi sinar matahari terjadi beberapa tahun
yang lalu, contohnya pada periode pendinginan global yeng disebut little ice age pada tahun
1645-1715. Diperiode itu matahari menjadi 1% lebih dingin sehingga sangat penting untuk
mendapatkan perhitungan jangka panjang tentang hasil energy matahari. Hal lain tentang
perubahan iklim adalah prediksi tentang suhu bumi dimana karbondioksida berjumlah 2 kali
lipat. Sebuah kelompok yang dikenal dengan nama IPCC (Intergovenmental Panel on Climate
Change) merupakan kumpulan ilmuan yang memberi pengamatan tentang perubahan iklim setiap
lima tahunnya. Laporan terbaru mereka menyebutkan bahwa suhu bumi akan meningkat diantara
2-60 C pada abad berikutnya, diperkirakan meningkat sebanyak 40 C.
Kisaran tentang konsekuensi yang mungkin terjadi terkait efek pemanasan rumah kaca di
Amerika Timur juga merupakan pembicaraan dalam debat ini. Peraturan utamanya, untuk setiap
0.50 C dari pemanasan rumah kaca, suhu globala akan bergerak 100 mill ketimur. Sehingga untuk
20C pemanasan, suhu di Washington DC menajdi setara dengan Atlanta dan suhu di Mineapolis
setara dengan suhu di St.Lois. efek pada biosfer bumi dan ekosistem bisa saja tinggi atau rendah
terdantung daari besarnya pemanasan. Total pemanasan pada hemisphere sebelah timur setelah
periode ice age adalah 50C dan berlangsung ribuan tahun. Kita tahu bahwa penelitian dibawah
danau menunjukan perkembangan populasi tumbuhan yang mampu beradaptasi dan bermigrasi
kearah timur akibat pengaruh dari glatser. Belakangan ini penelitian ditimur samudra atlantik
mengidikasikan bahwa suhu didaerah tersebut mencapai 50C dalam periode yang relative singkat.
Tidak ada musibah ekologi yang muncul terkait permasalahan ini. Ilmuwan memprediksi bahwa
ini merupakan peringatan bahaya rumah kaca.
Apapun konsekuensinya, pemanasan global adalah permasalahan yang nyata dan harus
dipikirkan. Salah satu pernyataan kuat yaitu pada tahun 1995 dimana seribu ilmuwan dari

berbagai belahan dunia berkumpul. Mereka adalah anggota IPCC yang memberikan kesimpulan
tentang munculnya pemanasan global. Penelitian ini mengajukan kesepakatan internasional
tentang pegnurangan emisi karbondioksida yang dikenal dengan protocol kioto. Dari sudut
pandang kebijakan pemerintah muncul sebuah pertanyaan, konsekuensi politik dan ekonomi
apakah yang mungkin terjadi ?, sayangnya hal ini sedikit susah untuk dijawab mengggunakan
ilmu pengetahuan. Pemanasan global mampu menyebabkan perubahan peristiwa seperti banjir,
produksi agrikultur, distribusi penyakit berbahaya, curah hujan, dan intensitas angina ribut yang
mampu mempengaruhi kehidupan. Namun berapa jumlah biaya pada segi ekonomi dan social
yang dibutuhkan dari batubara ?. banyak usaha dilakukan untuk mengurangi konsumsi batubara
yang mungkin mengahbiskan banyak uang namun juga mengahasilkan perubahan gaya hidup.
Contohnya saja jumlah bahan bakar karbon yang kita gunakan. Batubara merupakan sumber
energy mendasar untuk industry automobile. Pesawat jet, kapal, dan pembangkit listriik.
Sehingga mncari pemecahan dilemma ini tidaklah mudah.
PROSES ILMU PENGETAHUAN
Mengatasi efek rumah kaca
Efek rumah kaca bisa jadi merupakan permaslahan sulit yang mengingatkan kita tentang masalah
lingkungan yang mengalami ekosistem global. Pada satu sisi sangat susah untuk memberi contoh
karena efek penambahan karbondioksida keatmosfer tidaklah nyata, dan biaya untuk melakukan
hal seperti ini sangat tinggi. Pemikiran bahwa kita mampu mengalmbil ekonomi dunia dengan
mengurangi pengurangan batu bara dan mengganti dengan sumber energy lain pada jangka
waktu yang singkat sangat tidak realistis. Dahulu kala butuh banya waktu untuk mengubah
energy yang digunakan masyarakat. Hal ini terjadi 30-50 tahun untuk mengubah bahan bakar
untuk perekonomian. Dan apabila prediksi ini benar, dalam kurun waktu 50 tahun pemanasan
global akan terjadi dan sudah sangat terlambat untuk mengatasinya.
Kesmpimpulannya ilmu pengetahuan mengindikasikan apabila bahwa pemanasan global terjadi
hal itu mungkin tidak menyebabkan perubahan lingkungan selama beberapa periode, jauh diatas
perencanaan pemerintah dan institusi lain dimasyarakat. Pertanyaannya adalah: apakah kamu
mau mengubah gaya hidupmu apabila pemanasan global mempengaruhi gaya hidup anak
cucumu ?. manusia menganggap sangat sulit untuk kesussahan dikehidupan sekarang walaupun
itu berarti mencegah sesuatu yang buruk terjadi dimasa depan.

Biologi
Energy pada
ekosistem mengalir
dari matahari
menuju tumbuhan,
herbivore, dan
karnivora

Fisika
Cerobong asap
dilengkapi dengan
saluran elektrostatik
dengan gaya
elektromagnetik
untuk
mengumpulkan
debu, dan
mengeluarkan
partikel
Ide utama

Technologi
Metode daur ulang
dengan
menggunakan
surfaktan memiliki
peran penting untuk
mengurangi limbah
padat di USA

Astronomi
Intensitas radiasi
ultraviolet dr
matahari diserap
oleh lapisan ozon
bumi

Ekosistem adalah
kelompok mahluk
hidup yangsaling
ketergantungan
yang medaur ulang
materi dan
mengalirkan energi

Kesehatan dan
keamanan
Pelepasan CFC
keatmosfer
menyebabkan
menurunya
konsentrasi ozon
sehingga memicu
terjadinya kangker
kulit

Kimia
Pembakaran batu
bara melepaskan
senyawa nitrogen
dan sulfur kemudian
bereaksi dengan air
diudara yang
membenntuk hujan
asam

Lingkungan
Karbondioksida yang
terbentuk secara
bertahap pada
atmosfer oleh efek
rumah kaca mampu
mengahsilkan
pemanasan global

Geologi
Hujan asam mampu
meningkatkan
pelapukan batuan,
khususnya batu
kapur dan sedimen
yang digunakan
untuk membangun
patung