Anda di halaman 1dari 15

Peran RTIK Provinsi Aceh

Dalam Implementasi gampong.id


Di Kota Banda Aceh

Tanggapan Positif
Terhadap Penetapan Pemerintah Kota Banda Aceh
sebagai pilot project Open Goverment Indonesia (OGI)

Latar Belakang

1. Open Government Indonesia (OGI) adalah sebuah gerakan untuk


membangun pemerintahan yang lebih terbuka, lebih partisipatif dan
lebih inovatif. Sekretariat Nasional OGI sedang menyusun Rencana Aksi
OGI 2016-2017 yang akan mencakup komitmen dari Pemerintah Pusat
dan Pemerintah Daerah. Kemungkinan Pemko Banda Aceh menjadi satu
dari empat daerah percontohan yang terlibat dalam OGI.
2. Kriteria pemilihan didasari pertimbangan, bahwa Pemko Banda Aceh
berkomitmen dalam mendukung terwujudnya tata kelola keterbukaan
pemerintah, antara lain inovasi keterbukaan yang sudah berjalan seperti
SP2D, Open Data, LAPOR, e-Kinerja, Musrena dan pengembangan SIPBM
Online.
3. Merujuk pada hasil assessment PeGI (komparasi data tahun 2014 dan
2015), terdapat yang signifikan dalam hal aplikasi (skor 2.33 naik
menjadi 3.13). Sebanyak 56 aplikasi publik dan 20 aplikasi privat telah
berhasil tertanam pada portal layanan.bandaacehkota.go.id.
4. Pemerintah Kota Banda Aceh, belum mengintegrasikan layanan Sistem
Informasi Desa.

Tabel Kondisi e-Gov Kota Banda Aceh


Berdasarkan hasil assessment Pemeringkatan e-Government Indonesia,
pegi.layanan.go.id
PeGI adalah salah satu indikator
pemeringkatan e-Government khususnya di
Indonesia.

Instruksi Presiden No.3 tahun 2003


tentang Kebijakan dan Strategi Nasional
yang mewajibkan Kementrian/Lembaga
Negara, Provinsi, Kabupaten dan Kota di
Indonesia untuk menerapkan eGovernment menjadi dasar Pemerintah
tingkat provinsi dalam melaksanakan eGovernment.

Penerapan e-Government bertujuan untuk


meningkatkan efektivitas proses
pemerintahan dan pelayanan yang
diberikan kepada masyarakat.

Permasalahan
Masyarakat belum merasakan manfaat yang nyata dari
aplikasi yang dikembangkan oleh Pemerintah Kota Banda
Aceh.

Masalah
1. Aplikasi publik (76 item) belum ada
sosialisasi, warga kota banda aceh
dan multi stakeholder masih
kesulitan mendapatkan data valid
dan reliable.

Upaya yang dilakukan

Membangun Gampong dengan TIK, 26 Desember 2015


FGD, 22 Januari 2016 & Rapat Koordinasi GTP3, 1 Februari 2016
Workshop Pemanfaatan Internet, 2-3 Februari 2016
Kerangka Dasar Kebijakan : UU Desa No. 6 Tahun 2014 Tentang
Desa, UU No. 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintah Aceh

Implementasi gampong.id melalui


pemanfaatan SIDEKA 1.6 sebagai Sistem
Informasi Gampong yang akan diterapkan di
Aceh.
Maksud
Tujuan
Terjadi sinergi antara:
Pemanfaatan Sistem
Informasi Desa (SID)
Pemerintah Pusat,
untuk 6K di Provinsi
Provinsi, Kabupaten/Kota
Aceh
sebagai pihak yang
WAJIB mengembangkan
Masyarakat Gampong
SID dengan;
berhak mendapatkan
informasi mengenai
Pemerintah Desa sebagai
rencana dan
pihak yang BERHAK
pelaksanaan
menggunakan SID dan
Pembangunan
WAJIB menyebarkan
Gampong dan berhak
informasi yang relevan
melakukan

Dasar Pemikiran: UU Desa, No 6/2014


WAJIB
Tahap 1 Pemerintah Pusat
Tahap 2 Provinsi Aceh
Tahap 3 Kabupaten/Kota
Tahap 4 Kecamatan - Terminasi

BERHAK

Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib


mengembangkan sistem informasi Desa dan
pembangunan Kawasan Perdesaan
Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota menyediakan
informasi perencanaan pembangunan
Kabupaten/Kota untuk Desa

Setelah Menerima SID, Gampong wajib

Level 5 Pemerintah Gampong


Desa berhak mendapatkan akses
informasi melalui sistem informasi Desa
yang dikembangkan oleh Pemerintah
Daerah Kabupaten/Kota, meliputi fasilitas
perangkat keras dan perangkat lunak,
jaringan, serta sumber daya manusia, data
Desa, data Pembangunan Desa, Kawasan
Perdesaan, serta informasi lain yang
berkaitan dengan Pembangunan Desa
dan pembangunan Kawasan Perdesaan

Pemerintah Desa wajib menginformasikan


perencanaan dan pelaksanaan Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Desa, Rencana
Kerja Pemerintah Desa, dan Anggaran Pendapatan
dan Belanja Desa kepada masyarakat Desa melalui
layanan informasi kepada umum dan melaporkannya
dalam Musyawarah Desa paling sedikit 1 (satu) tahun
sekali.

Level 6
Masyarakat

Design Implementasi 2016

NON
NON TEKNIS
TEKNIS

TEKNIS
TEKNIS

TAHAP 1:
RTIK ACEH
1.
Server
2.
Hosting
3.
Domain gampong.id
4.
Helpdesk & Executive Dashboard
5.
SIDEKA Modifikasi
TAHAP 2: RTIK ACEH
Jan-Mar 2016
50 Personel
1.
Koordinasi RTIK Pusat dan
Pemerintah Pusat (cq.
Direktorat Pemberdayaan
Informatika Kominfo RI)
2.
Inisiasi dan sosialisasi
pada Pemerintah Provinsi,
Pemerintah Kabupaten /
Kota tentang gampong.id
dalam kerangka Kebijakan,
Infrastruktur,
Kelembagaan, Aplikasi &
Konten dan Perencanaan
yang berkesinambungan.
3.
Perencanaan dan
Implementasi
1.
Pembentukkan &
Pengukuhan RTIK
Kabupaten / Kota.
2.
Seminar &
Pembekalan bagi
pendamping
gampong.id di
tingkat Kabupaten /
Kota, Kecamatan,
Gampong.
4.
Laporan Penutupan

TAHAP 3A: RTIK Kab/Kota


Semester 1 Jan-Juni, 2016
1 Kab/Kota : 40 Personel

TAHAP 4: Terminasi
Semester 1 Jan-Juni,
2016
1 Kecamatan /5
Personel
9 | 90

Banda Aceh
Pidi
e

Pidie Jaya

Saban
g

Aceh
Besar

TAHAP 3B: RTIK Kab/Kota


Semester 2 Juli-Des, 2016
1 Kab/Kota : 40 Personel
Bireuen

Aceh
Utara

TAHAP 5:
Pendampingan
Semester 1 Jan-Juni,
2016
Semester 2 Juli-Des,
2016

23 |
735

8 | 222

2 | 18

23 | 609

TAHAP 4: Terminasi
Semester 2 Juli-Des,
2016
1 Kecamatan /5
Personel
27 |
17 |
857
606

Lhokseumawe

4 | 68

Bener
Meriah

Aceh
Tengah

7 | 232

14 |
271

Aceh Barat

Nagan
Raya

12 |
321

8 | 224

1 Gampong / 1
Personel
Total Kecamatan 154
Total Gampong 4253
Target Realisasi 25%
Ouput : 1063
Website Gampong
Menggunakan
SIDEKA

Seminar & Pembekalan bagi pendamping gampong.id di tingkat Kabupaten /


Kota, Kecamatan, Gampong

Tahap 1 |

Tahap 2 |

Pengelolaan Teknis
1.
2.
3.
4.
5.

RTIK Aceh sebagai mitra


kerja Pemerintah Provinsi
Aceh selaku pihak yang
berkewajiban
mengembangkan Sistem
Informasi Desa.

Server
Hosting
Domain gampong.id
Helpdesk & Executive Dashboard
SIDEKA Modifikasi

Ruang Lingkup Tahunan

2016 | 2017 | 2018 | 2019

Personel : 50

Pengelolaan Non Teknis


1.

Koordinasi RTIK Pusat dan Pemerintah Pusat (cq. Direktorat Pemberdayaan Informatika
Kominfo RI)

2.

Inisiasi dan sosialisasi kepada Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten / Kota tentang
gampong.id dalam kerangka Kebijakan, Infrastruktur, Kelembagaan, Aplikasi & Konten dan
Perencanaan yang berkesinambungan.

3.

Koordinasi dengan RTIK Kabupaten / Kota dalam Perencanaan dan Implementasi

4.

1.

Pembentukkan & Pengukuhan RTIK Kabupaten / Kota.

2.

Seminar & Pembekalan bagi pendamping gampong.id di tingkat Kabupaten / Kota,


Kecamatan, Gampong.

Laporan Penutupan Program 2016.

Peran RTIK Kabupaten /


Kota sebagai mitra kerja
Pemerintah setempat selaku
pihak yang berkewajiban
mengembangkan Sistem
Informasi Desa.

Tahap 3 |

Ruang Lingkup Tahunan

2016 | 2017 | 2018 | 2019

Pengelolaan Teknis

Personel : 40 (per kabupaten/kota)

Pengguna Eksekutif Dashboard

Pengelolaan Non Teknis


1.

2.

Koordinasi dengan RTIK Aceh dalam Perencanaan dan Implementasi


1.

Pembentukkan & Pengukuhan RTIK Kabupaten / Kota.

2.

Seminar & Pembekalan bagi pendamping gampong.id di tingkat Kabupaten / Kota,


Kecamatan, Gampong.

Laporan Penutupan Program 2016.

Tahap 4 | Terminasi
Peran RTIK
Komisariat
Kecamatan sebagai
terminasi Sistem
Ruang
Lingkup Tahunan
Informasi
Desa.
2016 | 2017 | 2018 | 2019

Pengelolaan Teknis
Pengguna Eksekutif Dashboard

Personel : 5 (per kecamatan)

Pengelolaan Non Teknis


1.

2.

Koordinasi Pendampingan Gampong


1.

Memulai dan Menutup Implementasi Pendampingan gampong.id

2.

Monitoring & Evaluasi

Laporan Penutupan Program 2016.

Tahap 5 | Pemerintah Gampong

Pihak yang BERHAK


menggunakan SID dan
WAJIB menyebarkan
informasi yang relevan
kepada warganya.
Ruang Lingkup Tahunan

Pengelolaan Teknis
Hardware & Software SID
Pengguna Eksekutif Dashboard

2016 | 2017 | 2018 | 2019

Personel : 1 (per gampong)

Pengelolaan Non Teknis


1.

Pengelolaan Data

2.

Pengelolaan Operator Data dan Administrator Website

3.

Gampong wajib menginformasikan perencanaan dan pelaksanaan Rencana Pembangunan


Jangka Menengah Desa, Rencana Kerja Pemerintah Desa, dan Anggaran Pendapatan dan
Belanja Desa kepada masyarakat Desa melalui layanan informasi kepada umum dan
melaporkannya dalam Musyawarah Desa paling sedikit 1 (satu) tahun sekali.

Tahap 6 | Masyarakat
Pengguna Akhir (End
User) Sistem Informasi
Desa.

Hak masyarakat gampong, Pasal 82 :


1.

Masyarakat Desa berhak mendapatkan informasi mengenai rencana dan pelaksanaan


Pembangunan Desa.

2.

Masyarakat Desa berhak melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Pembangunan


Desa.

3.

Masyarakat Desa melaporkan hasil pemantauan dan berbagai keluhan terhadap


pelaksanaan Pembangunan Desa kepada Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan
Desa.

4.

Masyarakat Desa berpartisipasi dalam Musyawarah Desa untuk menanggapi laporan


pelaksanaan Pembangunan Desa.

Terima Kasih
RELAWAN TIK WILAYAH PROVINSI ACEH

Web: www.relawantik-aceh.blogspot.co.id
Facebook: www.facebook.com/relawanTIKAceh
Twitter: @rtikaceh
Slideshare: http//slideshare.net/relawantikaceh
Flickr: http//flickr.com/photos/rtikaceh

Official Address:
Jl. Sri Ratu Safiatuddin No. 1 dan 2 Banda Aceh