Anda di halaman 1dari 4

MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Akuntansi Internasioanl

Oleh :
I Dewa Made Satya Prawira

(NIM. 115020300111038)

Nurul Qamaril Ramadhani

(NIM. 115020300111039)

Luluil Bahiroh

(NIM. 115020300111041)

Putri Mayang Anata Dewi S.

(NIM. 115020300111049)

Elis Nur Rohma

(NIM. 115020300111051)

JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2013

Bagaimana peran akuntansi dalam managemen risiko keuangan ?


Membantu dalam mengidentifikasi eksposur pasar

Mengkuantifikasi keseimbangan yang terkait dengan strategi respons risiko


alternatif
Mengukur potensi yang dihadapi perusahaan terhadap risiko tertentu
Mencatat produk lindung nilai tertentu dan mengevaluasi efektivitas program
lindung nilai.

Bilamana dan bagaimana mengurangi risiko kerugian translasi mata uang anak
perusahaan (yang akan dikonsolidasikan / yang akan ditranslasikan) terhadap mata uang
induk perusahaan ?
Kapan saja sebuah anak perusahaan luar perusahaan luar negeri yang memiliki posisi
aktiva bersih terpapar hendak dikonsolidasikan dengan induk perusahaan, maka akan timbul
kerugian translasi jika nilai mata uang asing mengalami penurunan relatif terhadap mata uang
induk perusahaan.
Kerugian translasi juga terjadi jika anak

perusahaan luar negeri memiliki posisi

kewajiban bersih terpapar dan nilai mata uang asing meningkat relatif terhadap mata uang
induk perusahaan.
Salah satu cara untuk meminimalkan kerugian ini adalah dengan membeli kontrak forward.
Strategi ini berarti menggunakan keuntungan transaksi yang direalisasikan dari kontrak
forward untuk mengimbangi kerugian translasi.

Bilamana dan bagaimana mengurangi risiko kerugian translasi mata uang anak
perusahaan (yang akan dikonsolidasikan / yang akan ditranslasikan) terhadap mata uang
induk perusahaan ?
Kapan saja sebuah anak perusahaan luar perusahaan luar negeri yang memiliki posisi
aktiva bersih terpapar hendak dikonsolidasikan dengan induk perusahaan, maka akan timbul
kerugian translasi jika nilai mata uang asing mengalami penurunan relatif terhadap mata uang
induk perusahaan.

Kerugian translasi juga terjadi jika anak

perusahaan luar negeri memiliki posisi

kewajiban bersih terpapar dan nilai mata uang asing meningkat relatif terhadap mata uang
induk perusahaan.
Salah satu cara untuk meminimalkan kerugian ini adalah dengan membeli kontrak
forward. Strategi ini berarti menggunakan keuntungan transaksi yang direalisasikan dari
kontrak forward untuk mengimbangi kerugian translasi.

Apa standar yang tepat untung menilai kinerja aktual hedging?


Objek dari manajemen risiko adalah untuk mencapai keseimbangan antara pengurangan
risiko dan biaya.
Untuk menilai / memperkirakan kinerja aktual hedging perlu mempertimbangkan
opportunity cost dari kegiatan itu, membandingkan risiko ketika di hedging dan tanpa di
hedging. Misalnya, perusahaan yang menolak risiko valuta asing secara otomatis, mungkin
melakukan lindung nilai terhadap potensi risiko luar negeri yang mungkin dihadapi melalui
pasar forward atau peminjaman dalam mata uang lokal. Strategi ini sekaligus merupakan
acuan alamiah digunakan untuk menilai manajemen risiko keuangan.
Kinerja suatu produk lindung nilai tertentu (seperti swap mata uang), atau kinerja
seorang manajer risiko akan dinilai dengan membandingkan imbalan ekonomi yang
dihasilkan dari transaksi yang secara aktif dilindung nilai dengan imbalan ekonomi yang
seharusnya akan diperoleh seandainya suatu perlakuan acuan telah digunakan.
Dalam kasus lain Jika program manajemen risiko valas tersentralisasi, maka acuan
yang tepat untuk mengukur keberhasilan perlindungan resiko perusahaan merupakan program
yang dapat diimplementasikan oleh manajer setempat.

Untuk mengetahui pengaruh potensial kontrak derivatif terhadap kinerja yang dilaporkan
dan juga terhadap karakteristik risiko suatu perusahaan merupakan hal yang susah untuk
dilakukan. Salah satu cara menanggulanginya adalah dengan cara pengungkapan
laporan keuangan. Hal-hal apa saja yang perlu untuk diungkapkan dalam laporan
keuangan tersebut?
Pengungkapan yang diwajibkan menurut FAS 133 dan IAS 39, yaitu :
2

a.
b.
c.
d.
e.
f.

Tujuan dan strategi manajemen resiko untuk melakukan transaksi lindung nilai
Deskripsi pos-pos yang dilindung nilai
Identifikasi resiko pasar dari pos-pos yang dilindung nilai
Deskripsi mengenai instrumen lindung nilai
Jumlah yang tidak dimasukan dalam penilaian efektivitas lindung nilai
Justifikasi awal bahwa hubungan lindung nilai tersebut akan sangat efektif untuk

meminimalkan resiko pasar.


g. Penilaian berjalan mengenai efektifitas lindung nilai aktual dari seluruh derivatif yang
digunakan selama periode berjalan

Mengapa perlu ada tolak ukur yang sesuai dalam manajemen risiko keuangan?
Karena tujuan dari manajemen risiko adalah untuk mencapai keseimbangan antara
risiko yang biaya. Oleh karena itu, standar yang tepat digunakan untuk menilai kinerja aktual
merupakan bagian yang diperlukan dalam sistem penilaian kinerja. Sehingga, tolak ukur ini
ditentukan dari awal sebelum pembuatan perlindungan dan harus didasarkan pada konsep
biaya peluang.