Anda di halaman 1dari 2

NIZA ROSYDA AMALIA

2413100019

IMAGING SYSTEM (PROYEKTOR)


Imaging system atau sistem pencitraan merupakan suatu sistem yang keluarannya berupa citra atau
gambar. Terdapat banyak sekali imaging system dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya ialah
proyektor yang sering digunakan sebagai sarana penunjang perkuliahan di kelas.
Proyektor adalah alat optik yang berfungsi memproyeksikan gambar ke suatu layar sehingga
gambar yang pada awalnya kecil menjadi lebih besar. Berdasarkan gambar yang diproyeksikan
proyektor dibagi menjadi dua yaitu diaskop dan episkop. Dimana diaskop akan memproyeksikan
gambar yang bersifat diapositif. Gambar diapositif adalah gambar positif tembus cahaya. Yang
tergolong proyektor diaskop adalah proyektor film, proyektor slide dan OHP (overhead proyektor).
Sementara episkop memproyeksikan gambar yang tidak tembus cahaya, biasanya digunakan seniman
lukis untuk mereproduksi lukisan mereka.

Gambar 1 Proyektor

Dalam tulisan ini akan dibahas lebih dalam megenai salah satu proyektor jenis diaskop yaitu slide
proyektor. Slide proyektor ini terdiri dari bagian-bagian berikut ini:
-

Lampu proyektor
Berfungsi sebagai sumber cahaya yang memancarkan cahaya dengan intensitas yang sangat
kuat. Lampu ini merupakan bagian utama dari proyektor.
Cermin cekung
Berfungsi sebagai pengumpul cahaya agar daya pancar cahaya dipancarkan bisa lebih kuat lagi
Kondensor
Berfungsi agar sinar jatuh ke slide merata ke seluruh permukaannya, kondensor ini terdiri dari
dua buah lensa cembung-datar yang disusun bertolak belakang.
Filter
Berfungsi melindungi slide dari panas yang dihasilkan oleh lampu proyektor.
Lensa proyektor
Berfungsi sebagai pembalik, lensa ini berupa lensa cembung sehingga slide harus dipasang
terbalik agar diperoleh bayangan yang tegak

Prinsip kerja pada proyektor adalah pembiasan cahaya. Pembiasan cahaya ini dihasilkan oleh panelpanel LCD yang berjumlah tiga pada proyektor yang diberi sumber cahaya. Panel-panel ini dibuat
terpisah berdasarkan warna dasar yaitu merah, hijau, dan biru (RGB). Warna gambar yang dihasilkan
oleh proyektor adalah hasil pembiasan dari ketiga panel LCD yang telah disatukan oleh sebuah prisma
khusus. Gambar yang telah disatukan tersebut kemudian dilewatkan pada lensa cembung maka
bayangan yang dihasilkan adalah nyata, terbalik, dan diperbesar yang dijatuhkan di layar sehingga dapat
dilihat sebagai gambar utuh. Gambar yang dihasilkan proyektor LCD memiliki kedalaman warna yang

baik dan memiliki warna yang tajam karena warna yang dihasilkan olah panel LCD langsung dibiaskan
lensa ke layar.

Gambar 2 Cara Kerja LCD Proyektor

Gambar 3 Pembentukan Bayangan pada Lensa Cembung

Keterangan gambar:
1 adalah benda
2 adalah lensa cembung
3 adalah layar