Anda di halaman 1dari 10

ULKUS PEPTIKUM /

TUKAK PEPTIK
HUSNA IMAN NOVIRA
201210330311162

DEFINISI TUKAK

Secara anatomis :
Suatu defek mukosa/submukosa yang berbatas
tegas dapat menembus muskularis mukosa
sampai lapisan serosa sehingga dapat terjadi
perforasi.
Secara klinis :
Hilangnya epitel superfisial atau lapisan lebih
dalam dengan diameter 5 mm yang dapat
diamati secara endoskopi atau radiologis.

PATOGENESIS

Adanya ketidakseimbangan antara faktor


defensif dengan faktor agresif mukosa lambung.
Gastric ulcer : Pada umumnya terdapat
hipersekresi asam lambung dan pepsin.
Doudenal ulcer : Biasanya sekresi asam normal
atau hipokloridia, faktor utamanya adalah
turunnya daya tahan mukosa.

ETIOLOGI
1 Adanya faktor agresif
NSAID
Faktor pemicu naiknya asam lambung/pepsin:
aspirin, steroid, kafein, alkohol, dan nikotin
Bakteri : Helicobacter pylori

2. Faktor defensif yang menurun


Terjadi gangguan satu atau beberapa faktor pertahanan
mukosa, ada 3 faktor perthanan yang berfungsi
memelihara daya tahan mukosa gastroduodenal

MANIFESTASI KLINIS
Nyeri di regio epigastrium
Rasa tidak nyaman/discomfort disertai muntah.
Pada Duodenal Ulcer :
1.Rasa sakit timbul saat pasien merasa lapar
2.Rasa sakit bisa membangunkan pasien tengah
malam.
3.Rasa sakit hilang setelah makan dan minum
obat antasida (Hunger Pain Food Relief)
4.Rasa sakit berada di sebelah kanan garis
tengah perut.

Pada Gastric Ulcer :


1. Rasa sakit timbul setelah makan
2. Rasa sakit berada di sebelah kanan garis
tengah perut

PEMERIKSAAN PENUNJANG
1.Endoskopi
2.Pemeriksaan dengan barium
3.Pemeriksaan radiologi pada abdomen
4.Analisis lambung
5.Pemeriksaan laboratorium :kadar Hb, Hct, dan
pepsinogen

PENATALAKSANAAN
1.
2.
3.
4.
5.
6.

7.
8.

Hindari rokok dan makanan yang menyebabkan


nyeri
Antasida untuk terapi simtomatik
Antagonis reseptor H2(ranitidin, cimetidine)
PPI (omeprazole)
Bismuth koloidal
Ampisilin atau tetrasiklin + metronidazole
(efektif melawan Helicobacter pylori)
Re-endoskopi pasien dengan ulkus gaster setelah
6 minggu karena terdapat risiko keganasan.
Pembedahan (Hanya diindikasikan untuk
kegagalan medikamentosa dan komplikasi)