Anda di halaman 1dari 23

SURVEY DAN PEMETAAN

Pengertian ILMU UKUR


TANAH
ILMU UKUR TANAH DIDEFINISIKAN ILMU
YANG MENGAJARKAN TENTANG TEKNIKTEKNIK
/
CARA-CARA
PENGUKURAN
DIPERMUKAAN BUMI DAN BAWAH TANAH
DALAM AREAL YANG TERBATAS (20-20
ATAU 37 Km x 37 Km) UNTUK KEPERLUAAN
PEMETAAN DLL.

Survey dan pemetaan

Klasifikasi Pengukuran:

Pengukuran Geodesi (Geodetic Survey)Pengukuran dengan


mempertimbangkan
bentuk bumi yang mendekati
ellipsoida. Sehingga mempertimbangkan bentuk lengkung
bumi
Pengukuran Tanah Datar (Plane Survey) Pengukuran tanpa
mempertimbangkan bentuk bumi, dianggap sebagai bidang
datar horisontal, biasanya untuk wilayah yang tidak terlalu luas
(<= 55 km)

Survey dan pemetaan

Pekerjaan-pekerjaan yang termasuk penentuan posisi titik dan


pembuatan peta topografi pada dasarnya adalah melakukan
pengukuran jarak dan sudut. Oleh karena itu pekerjaan utama
dalam ukur tanah adalah mengukur jarak dan sudut dan
berdasarkan ini pula, maka alat-alat ukur tanah adalah alat-alat
yang dipersiapkan untuk mengukur jarak dan atau sudut.
Alat-alat yang digunakan ada yang tergolong sederhana dan ada
yang tergolong modern. Sederhana atau modernnya alat ini dapat
dilihat dari sederhana cara menggunakannya dan sederhana
komponen alatnya. Alat-alat ini ada yang tergolong alat-alat
pekerjaan kantor dan alat pekerjaan
lapangan. Alat kantor umumya berkaitan dengan alat tulis, gambar
dan hitung, sementara alat lapangan berkaitan dengan alat-alat
ukur
Survey da pemetaan

Macam-macam alat lapangan


Meteran
Kompas
Alat ukur Waterpas
Alat ukur Theodolit
Bak ukur
Statip
Yalon
Odometer
Teknologi dan Rekayasa

ROL METER
Meteran, sering disebut pita ukur atau tape karena umumnya
tersaji dalam bentuk pita dengan panjang tertentu. Sering juga
disebut rol meter karena umumnya pita ukur ini pada keadaan
tidak dipakai atau disimpan dalam bentuk gulungan atau rol,
seperti terlihat pada Gambar

Teknologi dan Rekayasa

Fungsi meteran
untuk mengukur jarak atau panjang. Kegunaan
lain yang juga pada dasarnya adalah melakukan
pengukuran jarak, antara lain
(1) mengukur sudut baik sudut
horizontal
maupun sudut vertikal atau lereng,
(2) membuat sudut siku-siku, dan

(3) membuat lingkaran.

Survey dan pemetaan

KOMPAS
Kompas adalah alat navigasi untuk mencari arah berupa sebuah
panah penunjuk magnetis yang bebas menyelaraskan dirinya
dengan medan magnet bumi secara akurat. Kompas memberikan
rujukan arah tertentu, sehingga sangat membantu dalam bidang
navigasi. Arah mata angin yang ditunjuknya adalah utara, selatan,
timur, dan barat
Secara fisik, kompas terdiri atas : a) Badan, yaitu tempat
komponen-komponen kompas lainnya berada; b) Jarum, selalu
mengarah ke utara-selatan bagaimanapun posisinya; c) Skala
penunjuk, menunjukkan derajat sistem mata angin

Kegunaan kompas
Kegunaan utama atau yang umum dari kompas adalah untuk
menentukan arah mata angin terutama arah utara atau selatan
sesuai dengan magnit yang digunakan. Kegunaan lain yang juga
didasarkan pada penunjukkan arah utara atau selatan adalah (1)
penentuan arah dari satu titik/tempat ke titik/tempat lain, yang
ditunjukkan oleh besarnya sudut azimut, yaitu besarnya sudut
yang dimulai dari arah utara atau selatan, bergerak searah jarum
jam sampai di arah yang dimaksud, (2) mengukur sudut horizontal
(3) membuat sudut siku-siku.(4) untuk menentukan letak orientasi.
(5) mencari arah utara magnetis.(6) Untuk mengukur besarnya
sudut peta

ILMU BAHAN BANGUNAN

Jenis kompas
Jenis Kompas
Secara garis besar dapat dikelompokan kedalam 2 jenis, yaitu :
(1). Kompas tangan, yaitu kompas yang pada saat digunakan
cukup dipegang dengan tangan
(2). Kompas statif, yaitu kompas yang pada saat digunakan perlu
dipasang pada kaki tiga atau statif. Salah satu contoh kompas
ini adalah kompas Bousol

Survey dan pemetaan

Alat ukur Waterpas


Waterpass adalah alat ukur penyipat datar dengan teropong yang
dilengkapi nivo dan sumbu mekanis tegak, sehingga teropong
dapat berputar ka arah horizontal.
Prinsip kerja alat
Yaitu bidik garis kesemua arah, sehingga membentuk bidang datar
atau horizontal dimana titik-titik pada bidang datar tersebut akan
menunjukkan ketinggian yang sama.

Teknik suvey dan pemetaan

Kegunaan alat waterpass


Memperoleh
pandangan
mendatar
atau
mendapatkan garis bidikan yang sama tinggi,
sehingga titik-titik yang tepat dengan garis
bidik/bidikan akan mempunyai ketinggian yang
sama. Dengan pandangan mendatar ini dan
diketahuinya jarak dari garis bidik yang dapat
dinyatakan sebagai ketinggian garis bidik
terhadap titik

survey dan pemetaan

Alat Ukur Theodolit


Teodolit dinyatakan sebagai alat ukur sudut, karena alat ini
disiapkan atau dirancang untuk mengukur sudut baik sudut
horizontal maupun sudut vertikal. Oleh karena itu kegunaan
utama dari alat ini adalah sebagai alat untuk mengukur sudut.
Kegunaan lain dari alat ini adalah sama dengan alat ukur
waterpas, yaitu dengan bantuan rambu ukur dapat digunakan
sebagai alat pengukur jarak baik jarak horizontal maupun
jarak miring

Survey dan pemetaan

Bagian bagian teodolithI


Bagian-bagian alat ukur theodolite T0
bagian-bagian theodolite t0_by risnandarweb.com Keterangan gambar theodolite
T0 :
1. Plat dasar
2. Sekerup penyetel ABC
3. Tribrack
4. Klem penggerak halus (alhidade) Horisontal
5. Klem sumbu horisontal (II)
6. Klem penyeimbang nivo tabung
7. Nivo kotak
8. Lensa Okuler teropong
9. ronsel penjelas bayangan
10. visir pembantu pembidikan
11. Nivo tabung
12. Sekerup koreksi nivo
13. Reflektor sinar
14. Klem sumbu I vertikal
15. Penggerak halus vertikal
16. Plat Pelindung
17. Lensa Obyektif teropong
18. Mikroskop pembacaan
19. Sekerup penyetel benang stadia
Survey dan pemetaan

Statip
Alat yang dipakai sebagai landasan dan
menstabilkan alat ukur survey yang
dipasang yang memiliki tiga kaki (three
foot)

Survey dan pemetaan

RAMBU UKUR
Rambu ukur adalah alat bantu dalam pengukuran jarak optis
maupun beda tinggi yang bentuk fisiknya berupa mistar dengan
panjang (pada umumnya) tiga meter atau enam meter, berskala
di dua sisisisi kanan dan sisi kiri dan bercat hitam putih atau
merah putih. Rambu terbuat dari bahan yang tahan terhadap
kondisi lapangan;

Survey dan pemetaan

Fungsi YALON

Untuk membuat garis lurus diantara dua


titik dan yalon dipasang dipasang pada
titik-titik sebanyak mungkin dengan
jarak
sesuai
kapling
yang
telah
ditentukan.
Untuk mencapai ketelitian yang cukup
tinggi yalon harus didirikan benar-benar
lurus dan dalam garis lurus tersebut

Survey dan pemetaan

gambar

Survey dan pemetaan

ODOMETER
Odometer merupakan alat sederhana berupa roda yang dapat
digelindingkan pada tongkat pengangannya, seperti pada Gambar
1.5. Yang paling sederhana pada rodanya dipasang per yang pada
setiap putaran akan menyentuh pengangan alat dan mengeluarkan
bunyi. Pada alat yang lebih maju pada pengangannya dipasang alat
hitung putaran (Counter) atau bahkan alat yang langsung
menyatakan jarak yang ditempuhnya, seperti halnya speedometer
pada motor.

Survey dan pemetaan

Cara penggunaan
Cara menggunakan alat ini reatif mudah, yaitu :
(1) Letakan alat di ujung satu dari objek yang akan diukur
(2) Gelindingkan rodanya menuju ujung lain dari objek yang akan
diukur (Bila jarak lurus yang diinginkan, maka arahnya harus
lurus, tepi bila harus belok-belok mengukuti bentuk objek yang
diukur seperti jalan atau saluran, maka jalurnya harus mengikuti
objek yang diukur tadi)
(3) Menghitung putaran roda
(4) Menghitung jarak, yaitu sama dengan jumlah putaran kali
lingkaran roda

Survey dan pemetaan

unting-unting
Unting unting atau sering juga disebut dengan bandul, adalah salah
satu alat tukang yang biasanya dipergunakan untuk mengukur
ketegakan suatu benda atau bidang. Alat ini cukup sederhana
dimana terbuat dari bahan besi dengan permukaan berwarna besi
putih, kuningan dan juga besi biasa, bentuknya
biasanya
berbentuk prisma dengan ujung lainnya dibuatkan penempatan
benang kait. Namun dapat juga dijumpai dalam berbagai bentuk
lainnya daimana salah satu ujung nya tetap dibuat runcing..

Survey dan pemetaan

TERIMA KASIH