Anda di halaman 1dari 4

Latihan Soal Akuntansi Pajak (PSAK 46) dan PPH 24, 25

arif budiarto (arif7000@yahoo.com)

Latihan 1
PT Matahari tahun 2015 mempunyai data tentang beban penyusutan dan beban operasional lain
sebagai berikut:
LABA KOMERSIAL
Rp100.000.000
BEBAN PENYUSUTAN FISKAL
Rp 20.000.000
BEBAN PENYUSUTAN KOMERSIAL
Rp 10.000.000
BEBAN SUMBANGAN
Rp 5.000.000
BEBAN PROMOSI/IKLAN
Rp 15.000.000
PERTANYAAN:
1. Hitung jumlah koreksi positif dan negatif
2. Hitung laba fiskal ( Penghasilan Kena Pajak)
3. Hitung PPh badan terutang menurut akuntansi (komersial)
4. Hitung PPH badan terutang menurut fiskal
Latihan 2
PT ABC tahun 2013 mempunyai data sebagai berikut:
1. Laba bersih sebelum pajak komersial Rp 500.000.000
2. Penjualan bruto Rp 2.000.000.000
3. Bunga deposito Rp 20.000.000
4. Sumbangan bencana alam (langsung diberikan ke masyrakat) Rp 5.000.000
5. Pemberian sembako kepada karyawan Rp 6.000.000
6. Pendapatan sewa bangunan Rp 10.000.000
7. Beban jamuan (entertain) tamu Rp 3.000.000 ( yang sebesar Rp 1 juta tidak ada bukti)
8. Aset tetap yang dimiliki terdiri atas:
Aset
tetap
Tanah
Bangunan
kendaraan
Peralatan & mesin
Inventaris kantor

Tahun
perolehan
2010
2010
2012
2011
2013

Kos
Perolehan (Rp)
300.000.000
800.000.000
400.000.000
200.000.000
100.000.000

Masa manfaat
(komersial)
25
5
4
4

Masa manfaat
(fiskal)
permanen
Kelompok 1
Kelompok 2
Kelompok 2

Metode
penyusutan
Garis lurus
Garis lurus
Menurun ganda
Garis lurus
Menurun ganda

Hitung:
a. Beban penyusutan aset tahun 2013 menurut komersial
b. Beban penyusutan aset tahun 2013 menurut fiskal
c. PPh terutang kini (current tax) menurut fiskal
d. Taksiran Pajak Penghasilan (PPh) menurut komersial
e. Hitung aset pajak tangguhan atau kewajiban pajak tangguhan yang terjadi
f. Jurnal dan penyajian dalam laporan keuangan

Page | 1

Latihan 3
PT ANDIKA tahun 2014 mempunyai data sebagai berikut:
1. Laba bersih sebelum pajak komersial Rp 5.000.000.000
2. Penjualan bruto Rp 15.000.000.000
3. Pendapatan jasa giro Rp 5.000.000
4. Sumbangan ke panti Asuhan dan yayasan amal Rp 16.000.000
5. PPh tahun berjalan sebesar Rp 20.000.000
6. Pendapatan sewa bangunan Rp 10.000.000
7. Beban kerugian piutang sebesar Rp 30.000.000 (tidak memenuhi persyaratan Ps 6, 1)
8. Aset tetap yang dimiliki terdiri atas:
Aset
tetap
Tanah
Bangunan
kendaraan
Peralatan & mesin
Inventaris kantor

Tahun
perolehan
2010
2010
2011
2011
2013

Kos
Perolehan (Rp)
200.000.000
600.000.000
300.000.000
400.000.000
150.000.000

Masa manfaat
(komersial)
25
5
5
4

Masa manfaat
(fiskal)
permanen
Kelompok 2
Kelompok 1
Kelompok 1

Metode
penyusutan
Garis lurus
Garis lurus
Menurun ganda
Garis lurus
Menurun ganda

Hitung:
a.
b.
c.
d.
e.
f.

Beban penyusutan aset tahun 2014 menurut komersial


Beban penyusutan aset tahun 2014 menurut fiskal
PPh terutang kini (current tax) menurut fiskal
Taksiran Pajak Penghasilan PPh) menurut komersial
Hitung aset pajak tangguhan atau kewajiban pajak tangguhan yang terjadi
Jurnal dan penyajian dalam laporan keuangan

Latihan 4
PT Indira mempunyai laba sebelum pajak tahun 2013 sebesar Rp6.000.000.000. koreksi fiskal atas laba
tersebut adalah sbb:
1. Pendapatan sewa bangunan Rp 50.000.000
2. Beban bunga pajak Rp10.000.000
3. Beban pemberian sembako kepada karyawan Rp40.000.000
4. Penyusutan komersial Rp 10.000.000 lebih tinggi dari penyusutan fiskal
5. Pendapatan jasa giro Rp 20.000.000
6. Beban PPh badan Rp6.000.000
7. Amortisasi fiskal Rp15.000.000 lebih tinggi dari amortisasi komersial
8. Kredit pajak:
a. PPh 22 Rp 10.000.000
b. PPh 23 Rp100.000.000
c. PPh 24 Rp 25.000.000
Hitung:
a. PPh terutang komersial dan fiskal
b. Hitung aset pajak tangguhan atau kewajiban pajak tangguhan yang terjadi
c. Buat jurnal dan penyajian dalam laporan keuangan

Page | 2

Latihan 5
PT INDIRA tahun 2013 mempunyai data sebagai berikut:
9. Laba bersih sebelum pajak komersial Rp 2.000.000.000
10. Penjualan bruto setahun Rp 4.500.000.000
11. Pendapatan jasa giro Rp 10.000.000
12. Sumbangan bencana alam (langsung diberikan ke masyarakat) Rp 50.000.000
13. Pemberian sembako kepada karyawan Rp 100.000.000
14. Pendapatan sewa bangunan Rp 30.000.000
15. Beban jamuan (entertain) tamu Rp 30.000.000 ( yang sebesar Rp 5 juta tidak ada bukti)
16. Beban PPh badan yang dibayar dimuka Rp 35.000.000
17. Pembayaran deviden interim kepada pemegang saham Rp200.000.000
18. Beban denda dan bunga pajak karena keterlambatan pelaporan SPT masa Rp5.000.000
19. Aset tetap yang dimiliki terdiri atas:
Aset
tetap
Bangunan
kendaraan
Peralatan & mesin
Inventaris kantor

Tahun
perolehan
2010
2012
2011
2013

Kos
Perolehan (Rp)
500.000.000
350.000.000
400.000.000
200.000.000

Masa manfaat
(komersial)
25
5
4
4

Masa manfaat
(fiskal)
permanen
Kelompok 1
Kelompok 2
Kelompok 1

Metode
penyusutan
Garis lurus
Menurun ganda
Garis lurus
Menurun ganda

Pertanyaan:
g.
h.
i.
j.
k.

Beban penyusutan aset tahun 2013 menurut komersial


Beban penyusutan aset tahun 2013 menurut fiskal
PPh terutang kini (current tax) menurut fiskal
Taksiran Pajak Penghasilan (PPh) menurut komersial
Hitung aset pajak tangguhan atau kewajiban pajak tangguhan yang terjadi

Jurnal dan penyajian dalam laporan keuangan


Latihan 6
PT ABC mempunyai data tentang penghasilan dan penyusutan tahun 2013 sbb:
1. Laba kena pajak komersial
Rp 3 milyar
2. Peredaran bruto setahun
Rp 15 milyar
3. Data beban penyusutan aset sbb:
Nama aset
Penyusutan komersial
Penyusutan fiskal
Gedung
50.000.000
55.000.000
Kendaraan
25.000.000
23.000.000
Mesin & peralatan
40.000.000
48.000.000
Meubelair & inventaris
15.000.000
22.000.000
Dari data di atas, Hitung:
a. Jumlah koreksi fiskal positif atau negatif
b. Penghasilan kena pajak (PKP) fiskal
c. Pajak penghasilan terutang (PPh) menurut komersial dan fiskal
d. Jumlah aset/kewajiban pajak tangguhan
e. Jurnal untuk mencatat PPh badan terutang dan aset/kewajiban pajak tangguhan
f. Penyajian dalam laporan keuangan
Page | 3

Latihan 7
PT Rajawali berkedudukan di Jogjakarta mempunyai kegiatan di Indonesia dan di beberapa negara lain. Data
tahun 2015 sebagai berikut
Negara A; laba fiskal
Rp 5.000.000.000 dengan tarip pajak penghasilan 30%
Negara B; laba fiskal
Rp 8.500.000.000 dengan tarip pajak penghasilan 20%
Negara C; laba fiskal
Rp 6.500.000.000 dengan tarip pajak penghasilan 15%
Negara D; rugi fiskal
Rp 1.500.000.000 dengan tarip pajak penghasilan 25%
Indonesia; laba fiskal
Rp 10.000.000.000
Informasi:
Penghasilan/pendapatan bruto setahun sebesar Rp 40.000.000.000
HITUNG PPH TERUTANG, PPH PASAL 24 PER NEGARA DAN PPH KURANG BAYAR TAHUN FISKAL 2015
Latihan 8
PT Indira Jaya mempunyai berbagai cabang usaha baik di dalam negeri dan diluar negeri. Informasi yang
berhubungan dengan penghasilan fiskal tahun 2015 adalah sbb:
USAHA DI DALAM NEGERI
PENGHASILAN BRUTO
Rp 18.000.000.000
BIAYA USAHA FISKAL
16.000.000.000
USAHA DI LUAR NEGERI:

PENGHASILAN NETO (setelah PPh):


NEGARA A
Rp 1.200.000.000, sudah dibayar PPh 40%
NEGARA B
2.250.000.000, sudah dibayar PPh 25%

PENGHASILAN BRUTO LN:

NEGARA A
NEGARA B

Rp 17.000.000.000
25.000.000.000

HITUNG:
Penghasilan neto per negara, PPh terutang, kredit pajak per negara dan PPh kurang bayar

Latihan 9
Bank Harapan adalah Bank umum, berdasarkan laporan triwulan IV tahun 2015, memperoleh penghasilan
neto Rp 300.000.000, triwulan I Rp 250.000.000,; triwulan II Rp40.000.000 dan triwulan III Rp 350.000.000.
hitung PPh pasal 25 untuk triwulan 1, II, III taHUN 2016
Stoppp.

Page | 4

Anda mungkin juga menyukai